Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Communication Management

Standarisasi Content Creator dalam Mengemas Postingan di Media Sosial Instagram Rayinda Aliya Ikhtiyar; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i1.11741

Abstract

Abstract. In the current era of disruption, new professions have emerged in the digital media landscape, including the rise of content creators. This profession involves the creation of various content types such as text, images, audio, video, or other visual combinations tailored for digital media and distribution across social platforms. Utilizing social media platforms for personal branding has become a means of self-existence, as exemplified by Rofie Fauzie, a content creator. The research problem formulated in this study is "To what extent does Rofie Fauzie adhere to standards as a content creator in the realm of personal branding?" The research paradigm employed is positivistic, utilizing a descriptive study with a quantitative approach, employing simple random sampling resulting in a sample size of 93 respondents. Data collection techniques include questionnaires, interviews, observations, and literature studies. The data analysis technique used is descriptive analysis. The findings reveal that Rofie's standards or characteristics exhibited on social media include seriousness, poignancy, and melancholy to support the establishment of personal branding. According to Personal Branding theory (McNally & Speak, 2004), these standards contribute meaningfully to the potency of the executed personal branding. Abstrak. Di era disrupsi saat ini, lahir profesi-profesi baru di media digital. Seperti lahirnya content creator yaitu merupakan profesi yang melakukan pembuatan konten, baik berupa teks, gambar, suara, video atau kombinasi visual lainnya. Konten yang dibuat nantinya untuk kebutuhan media digital dan di distribusikan ke dalam media sosial. Salah satu cara eksistensi diri sebagai kegiatan personal branding dilakukan melalui pemanfaatan media sosial, seperti yang dilakukan oleh Rofie Fauzie yang merupakan seorang content creator. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Sejauh mana standar Rofie Fauzie sebagai content creator terhadap kegiatan personal branding?”. Paradigma yang digunakan yaitu paradigma positivistik dengan studi deskriptif dan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling diperoleh jumlah sampel penelitian sebanyak 93 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah : Standar atau karakter yang diterapkan Rofie di media sosial adalah serius, mengharukan, dan sedih untuk mendukung pembentukan personal branding. Melalui teori Personal Branding, (McNally & Speak, 2004) standar akan memberikan makna terhadap kekuatan personal branding yang dilakukan.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pedagang Daging Sapi dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Yajid Aosa; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.13182

Abstract

Abstract. This research analyzes the marketing communication strategies used by beef traders in Ciroyom Market, Bandung City, to maintain customer loyalty amidst intense business competition. Customer loyalty is an important asset for increasing profitability. This research uses a qualitative method with a case study approach, and data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Customer Relationship Management (CRM) theory from Ghonston, Clark, & Shulver (2012) was used as the theoretical basis. The results showed that beef traders implement various marketing communication strategies to build trust and emotional attachment with customers. These efforts are mainly aimed at customers who buy beef for resale or as raw materials for processed foods. Merchants implement marketing communications that are informative and motivating, provide knowledge about customer needs, and indirectly apply the concept of planned CRM. These strategies are the main focus of merchants in maintaining customer loyalty, which is very important for the sustainability of their business in Ciroyom Market, Bandung City. Abstrak. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh pedagang daging sapi di Pasar Ciroyom, Kota Bandung, untuk mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan bisnis yang ketat. Loyalitas pelanggan merupakan aset penting bagi peningkatan profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori Customer Relationship Management (CRM) dari Ghonston, Clark, & Shulver (2012) digunakan sebagai landasan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang daging sapi menerapkan berbagai strategi komunikasi pemasaran untuk membangun kepercayaan dan keterikatan emosional dengan pelanggan. Upaya ini terutama ditujukan kepada pelanggan yang membeli daging sapi untuk dijual kembali atau dijadikan bahan baku makanan olahan. Pedagang mengimplementasikan komunikasi pemasaran yang informatif dan memotivasi, memberikan pengetahuan tentang kebutuhan pelanggan, serta secara tidak langsung menerapkan konsep CRM yang terencana. Strategi-strategi ini menjadi fokus utama pedagang dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, yang sangat penting bagi keberlanjutan bisnis mereka di Pasar Ciroyom, Kota Bandung.