Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Reka Cipta Salaka Sebagai Upaya Akselerasi Ekonomi Masyarakat Prasejahtera Di Desa Hargobinangun Al Ghifary, Dzaffrin; Rachmadina, Farizka Zahra; Nuraini, Afridha; Meliala, Rana Nurul Anisa Nabil Syah Ali; Raqi, Muhammad; Amalia, Dzakira Fitri; Zahro, Qonitah Fathimah; Salsabila, Kayla Azzahrah; Bara, Putri Florensia; Rizki, Nurfaiz Muhamad; Gunawan, Indra; Setyana, Nafiah Rahma; Wahyono, Tri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.81.1381

Abstract

Hargobinangun Village in Sleman Regency has an area of 184.2 hectares of snake fruit plantations. This shows great potential in snake fruit management. However, the village community still faces economic challenges due to the low selling price of snake fruit, lack of snake fruit processing innovation, and limited access to market products. In addition, the high unemployment rate and the community's dependence on government assistance are the main problems that hinder economic growth in Hargobinangun Village. Based on this, the service program carried out focuses on processing innovative products made from snake fruit, ranging from snake fruit skin tea, snake fruit seed coffee, and snake fruit jam. This program aims to improve the knowledge and skills of the people of Hargobinangung village in processing snake fruit. This program involves community groups such as KWT Ngestimakmur, PKK Wonorejo-Ponggol, and Karang Taruna GMWP (Wonorejo Ponggol Youth Generation). The methods used include socialization, skills training, and product innovation workshops. In addition, we also train target communities in the field of product marketing through the use of digital media, including e-commerce and social media platforms, to expand market reach. The results of the program implementation show that there is an increase in people's understanding and skills in processing snake fruit, as well as confidence in marketing products. The positive impact obtained is the strengthening of collaboration between community groups so as to support the creation of a local entrepreneurial ecosystem. Through this success, Hargobinangun Village is expected to be able to develop into an entrepreneur-based independent village with salak processed innovation products as a superior product identity. This empowerment strategy shows that optimizing local potential can be an effective solution to improve people's welfare and encourage sustainable economic growth.
Rancang Bangun Mesin Press Hidrolik Untuk Pembuatan Piring Daun Yudha, Fitroh Anugrah Kusuma; Riyanta, Bambang; Wahyono, Tri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik adalah penyumbang terbesar masalah lingkungan. Plastik pada awlnya merupakan bahan pengemasan makanan terbaik karena daya tahan dan harganya murah. Namun, diluar dugaan, penggunaan plastik yang tidak berkelanjutan merupakan bahaya yang mengancam bumi. Penggunaan plastik sekali pakia misalnya piring, kotak makanan, sendok, garpu, dan sedotan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan Ketika dibuang setelah digunakan. 48- 12,7 juta ton sampah plastik baru masuk ke laut setiap tahun. Hanya Sebagian kecil dari plsatik ini kurang dari 10 % yang didaur ulang, sedangkan sisanya berakhir di darat dan laut. Produk perlu diganti dengan bahan yang lain untuk pengganti plastik dapat dikurangi di kemudian hari. Salah satu solusi yang diberikan adalah dengan menggunakan piring berbahan daun. Permasalahan yang ada di desa pabelan banyak tumbuh pohon bambu yang menyebabkan banyak limbah daun bambu yang belum termanfaatkan. Untuk itu di pengabdian masyarakat ini merencanakan untuk pemanfaatan limbah daun bambu tersebut yang akan dijadikan sebagai bahan baku pembuat piring snack. Pengolahan limbah daun bambu dan sosialisasi kemasyarakat dengan pelatihan dan pembuatan mesin press untuk mencetak piring snack berbahan baku limbah daun bamboo. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mendapatkan proses produksi piring daun yang memenuhi persyaratan kualitas segi ekonomi, daya tahan dan kebersihan. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah piring daun bisa digunakan untuk makanan panas dan berkuah. Metode penelitian meliputi penentuan bahan desain piring dan desain mesin cetakan, produksi peralatan percetakan, pengujian bahan. Piring daun dapat diproduksi dengan benar dan produknya dapat bersaing dengan produk lainnya. Hasil yang didapat dari pengabdian ini adalah mesin press cetak piring snack yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil di desa pabelan
Pelatihan Sistem Keuangan Desa Untuk Desa Mitra UMY Caroko, Novi; Wahyono, Tri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 5: 2: December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.58.1388

Abstract

Desa memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, desa melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Pemerintah desa diharapkan dapat lebih mandiri dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, mengelola seluruh potensi yang ada di desa, baik sumber daya alam yang dimiliki maupun pengelolaan keuangan dan aset desa. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang efektif memiliki kaitan langsung dengan keberhasilan upaya peningkatan kinerja pegawai, baik pada tingkat individu, kelompok kerja, maupun tingkat organisasi. Pemerintah dengan kemampuan administrasi yang lemah biasanya mengalami kendala dalam pengelolaan keuangan mereka. Kualitas sumber daya manusia aparatur desa dalam mewujudkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 perlu ditingkatkan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada desa mitra Universitas Muhammadiyah Yogyakarta guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur desa di bidang sistem administrasi dan keuangan desa. Metode pelaksanaan program pengabdian ini berupa pendampingan kepada aparatur desa mitra dengan tahapan persiapan, perizinan, survei dan observasi, sosialisasi kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan dalam bentuk edukasi, pelatihan, dan pengukuran hasil. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga pertemuan yang bertempat di 1912 Café dan Ruang Sidang lantai 1 Gedung D, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Materi pelatihan mencakup komunikasi pelayanan publik, kepemimpinan, serta sistem keuangan desa berbasis teknologi informasi.