Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERANCANGAN PUSAT LITERASI BERBASIS KOMUNITAS DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS PARTISIPATIF Tuah, Nayla Istiqomah Sukarno; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Asharsinyo, Doddy Friestya
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi jugamencakup keterampilan komunikasi, berpikir kritis, serta pemahaman dan penggunaaninformasi dalam berbagai konteks. Kota Bandung, sebagai pusat pendidikan dan budaya,menghadapi tantangan dalam mempertahankan keberlanjutan komunitas literasi di tengah arusdigitalisasi. Meski begitu, potensi literasi di kota ini tetap tinggi dengan dukungan pemerintah,komunitas, dan program-program literasi yang terus berkembang. Perancangan pusat literasiberbasis komunitas di Bandung diarahkan untuk menciptakan tempat berkumpul untukkelompok minat khusus, seperti klub buku atau komunitas penulis, fotografi, dan lainnya yangmemperkuat ikatan sosial di antara anggota masyarakat. Menyediakan ruang untuk kegiatankreatif seperti menulis, menggambar, atau produksi video, mengadakan kompetisi menulis ataupameran seni lokal untuk mendorong pengunjung berpartisipasi dan mengekspresikan dirimereka secara kreatif. Pusat ini tidak hanya menyediakan akses ke koleksi buku cetak dan digital,tetapi juga mendukung kegiatan kreatif, edukatif, dan rekreatif. Dengan penggabunganteknologi, inovasi desain, serta kolaborasi berbagai pihak, pusat literasi ini diharapkan dapatmeningkatkan minat baca masyarakat, memperkuat budaya literasi, dan menjadi modelpengembangan literasi nasional.Kata Kunci: Literasi, Pusat Literasi, Komunitas Literasi, Literasi Digital.
KAJIAN TEORI COLLABORATIVE LEARNING DALAM PERANCANGAN INTERIOR RUANG KELAS SLBN NEGERI TAMANSARI Nabila, Nasya; Asharsinyo, Doddy Friestya; Nanda, Rexha Septine Faril
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ulang SLB Negeri Tamansari di Tasikmalaya denganpendekatan Collaborative Learning bertujuan menciptakan lingkungan belajar yanginklusif, aman, nyaman, serta sepenuhnya mendukung kebutuhan siswaberkebutuhan khusus dalam berbagai aspek perkembangan mereka. Proyek iniberangkat dari identifikasi sejumlah permasalahan nyata di lapangan, seperti ruangkelas yang terlalu sempit untuk aktivitas belajar yang optimal, furnitur yang tidakergonomis dan kurang ramah bagi siswa dengan keterbatasan fisik, minimnya zonaindividual untuk konsentrasi belajar, serta kurangnya fasilitas keamanan dan sistempemeliharaan bangunan yang memadai. Melalui pendekatan desain yangmenitikberatkan pada kerja sama, fleksibilitas tata ruang, dan integrasi fungsi,perancangan mencakup penyediaan furnitur yang sepenuhnya ramah disabilitas,pencahayaan alami yang memadai, ventilasi silang yang baik, serta elemen desainyang mendukung stimulasi sensorik positif bagi siswa dengan beragam kebutuhan.Selain itu, rancangan juga memperhatikan kemudahan aksesibilitas antar ruang,penataan area belajar kelompok dan ruang pribadi secara proporsional, penggunaanmaterial yang aman, ramah lingkungan, dan mudah dirawat, serta penambahanruang terbuka hijau dan area bermain interaktif untuk mendorong perkembanganfisik, emosional, dan sosial siswa. Hasil desain diharapkan mampu meningkatkankenyamanan, efektivitas pembelajaran, interaksi sosial yang inklusif, sekaligusmenjadi model referensi yang dapat diaplikasikan pada pengembangan sekolahinklusif lainnya di Indonesia.Kata kunci: Collaborative Learning, inklusivitas, desain interior, SLB, disabilitas.
PERANCANGAN ULANG UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA DENGAN PENDEKATAN LEARNING COMMONS Martiza, Sharla Rahma; Asharsinyo, Doddy Friestya; Salayanti, Santi; Palupi, Fajarsani Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UPT Perpustakaan Universitas Kristen Maranatha memiliki peran pentingdalam mendukung kegiatan akademik. Namun, memiliki sejumlah tantangan terkaittata letak, fasilitas dan kebutuhan pengguna yang terus berkembang di era digital.Penelitian ini bertujuan untuk mencancang ulang perpustakaan dengan pendekatanlearning commons guna menciptakan ruang yang produktif, kolaboratif dan adaptifterhadap kebutuhan generasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalahpendekatan kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan kepala UPTPerpustakaan Universitas Kristen Maranatha serta penyebaran kuesioner kepadamahasiswa lintas fakultas. Hasil analisis menunjukkan perlunya penataan zonaberdasarkan aktivitas, penyediaan fasilitas teknologi serta pengolahan desaininterior yang mencerminkan tema PLAYce (Productive, Learning dan Active Space).Perancangan ini menggabungkan konsep fleksibilitas ruang, ergonomi, kenyamananserta identitas visual kampus. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwatransformasi perpustakaan dengan pendekatan learning commons mampumeningkatkan kualitas ruang dan mendukung proses pembelajaran aktif. Penelitianini memberikan manfaat dalam pengembangan desain ruang belajar yang sesuaidengan kebutuhan pengguna dan standar perpustakaan modern.Kata Kunci: Perpustakaan Perguruan Tinggi, Learning Commons, Desain Interior
Perancangan Aplikasi Virtual Reality untuk Pengembangan Presentasi Imersif Desain Bangunan Akhmadi Akhmadi; Mochamad Yudha Febrianta; Doddy Friestya Asharsinyo; Sultan Sunny Pangestu; Saraswati Lismawan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i1.9809

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Kebutuhan akan keterampilan industri digital, khususnya bagi desainer dan konsultan desain, semakin tinggi. Menanggapi hal ini, Telkom University bersama mitra Kontraktor Center Jaya Interior menginisiasi kegiatan Abdimas berupa pelatihan dan praktik pengembangan aplikasi Virtual Reality (VR) untuk presentasi desain interior. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan keterampilan Desainer, Drafter, dan Operator Presentasi dalam menguasai teknologi presentasi digital imersif. Melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi, diharapkan tercipta produk aplikasi presentasi yang inovatif, menarik, dan mampu memperkuat hubungan antara desainer dan klien. Hasil utama dari Abdimas ini adalah aplikasi presentasi digital imersif yang memvisualisasikan desain bangunan secara realistis, danĀ  kemampuan mitra dalam mengoperasikan teknologi VR sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi terkini. Dengan penguasaan teknologi imersif ini, mitra dapat lebih efektif menyampaikan ide desain dan meningkatkan peluang memperoleh kontrak kerja. Abdimas ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kualitas SDM serta mendukung transformasi digital nasional secara berkelanjutan.
KAJIAN TELAAH PLACE IDENTITY DALAM KONTEKS INTERIORITAS: KAJIAN TELAAH PLACE IDENTITY DALAM KONTEKS INTERIORITAS doddy friestya asharsinyo; Ully Irma Maulina Hanafiah
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Idealog Vol 10 No 1
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The term "place identity" is open to multiple interpretations because it applies both to the identity of a place and to the identity of people and their process of identifying with that place, two elements that are both socially constructed and develop reciprocally, both among themselves and with the place itself. In the context of interior spaces, which have an enclosure and a defined spatial content with clear boundaries and positions, the concept of place identity is often associated with the brand identity of a commercial enterprise or service provider. This study aims to examine the concept of place identity by identifying various relevant discussions and classifying them based on the levels of place identity dimensions ranging from individual to communal interpretations of interior spaces, to broader scales related to brand/corporate identity and place image. The research was conducted using a systematic concept analysis approach to formulate a broad and comprehensive definition, by reviewing the literature to identify similarities and differences among concepts, and to develop a formulation of place identity that can represent identity within the context of interiority The research findings identified three main components that shape place identity in the context of interior spaces: the physical environment, activity, and meaning. These three components provide a conceptual framework for explaining the process of place identity formation in interior spaces. Keywords : Place identity, Activity, Physical environment, Meaning, Interiority
Metode studio oriented learning environment untuk meningkatkan kualitas belajar mahasiswa dalam studio perancangan interior Ully Hanafiah; Doddy Friestya Asharsinyo
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 6 No 2 (2021): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Mei 2021 ~ Agustus 2021
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/arteks.v6i2.455

Abstract

Due to the complexity of activities and interior elements in the studio-oriented learning environment, it is essential to apply the right method in all stages to ensure they proceed sequentially and systematically. This is because presently the in-depth design method associated with this learning environment has not been fully explored to fulfill user needs in accordance with the design project. Therefore, this research aims to determine the right method used to improve students learning quality in the teaching process at the Interior Design studio, to obtain better responses. This research was carried out using the CAR model proposed by Kemmis and Mc Taggart consisting of four components, namely planning, action, observation, and reflection. The result showed that after the re-planning process, a reflection in the form of a separate cycle is conducted. Furthermore, independent learning methods in a conducive environment are carried out based on the Studio Oriented Learning Environment (SOLE) method, with assessments conducted by lecturers and students in each assistance group. This research has the ability to improve students thinking ability sequentially and systematically, as well as increase their participation and collaboration in producing quality designs.