Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penyuluhan dan praktik pembuatan jahe instan sebagai upaya pemeliharaan kesehatan di Desa Gurudug Kecamatan Pondoksalam Kabupaten Purwakarta Andriani, Susi
Journal of Holistic Community Service Vol 1 No 1 (2023): Journal of Holistic and Community Service
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v1i1.19

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Pemanfaatan bahan alam rempah di Indonesia masih dinilai kurang, terutama pengolahan rempah menjadi produk untuk kesehatan yang praktis dan bernilai jual. Masyarakat membutuhkan penyuluhan pembuatan sediaan praktis salah satunya jahe instan dimana pemilihan tanaman ini mudah untuk dibudidaya disekitar rumah. Selain manfaatnya digunakan sebagai bumbu masak, jahe dapat dibuat minuman kesehatan. Pembuatan jahe instan tidak membutuhkan biaya yang besar, prosesnya mudah, lebih tahan lama, dan mudah diperoleh. Jahe mengandung minyak atsiri, gingerol, shigeol dan zingeron, yang manfaatnya sebagai obat herbal diantaranya mengobati masuk angin, menurunkan kadar asam urat dan hipertensi. Tujuan: agar masyarakat khususnya di desa Gurudug dapat membuat sediaan serbuk instan dari jahe dan melaksanakan pengobatan mandiri dengan tanaman disekitar rumah, serta mampu meningkatkan pendapatan keluarga dengan membuat produk yang praktis dan bernilai jual. Metode: yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan dan praktik pembuatan jahe instan kepada masyarakat secara langsung. Hasil: Berdasarkan tingkat kepuasan atau antusiasme warga akan kegiatan PKM yang sudah dilakukan yaitu dari 22 orang warga yang mengikuti praktik pembuatan jahe instan terdapat sebanyak 14 orang atau 77,07% menyatakan sangat setuju dengan adanya kegiatan pelatihan ini, 6 orang atau 22% menyatakan setuju, 0% yang menyatakan tidak setuju dan hanya 2 orang atau 1% yang tidak mengisi angket. Kesimpulan: Tingginya antusiasme masyarakat akan kegiatan PKM di desa Gurudug yaitu khususnya pada praktik pembuatan jahe instan, dan ketertarikan masyarakat akan tanaman berkhasiat obat yaitu jahe tidak diimbangi dengan informasi penggunaan, serta pembuatan secara praktis yang didapat, sehingga kegiatan seperti ini sangat bermanfaat.
MEMPERKUAT PEMAHAMAN TENTANG WARISAN BUDAYA TAK BENDA INDONESIA UNTUK MAHASISWA HEBEI MELALUI PELATIHAN TARI REYOG PONOROGO Nursilah, Nursilah; Andriani, Susi; Akbar Pahala, Agam
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 3 No. 3 (2024): Artikel Pengabdian bulan Oktober-Desember 2024
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v3i3.2392

Abstract

Program pengabdian masyarakat internasional ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memperkuat pemahaman tentang warisan budaya tak benda Indonesia, khususnya tari Reyog Ponorogo, kepada mahasiswa Universitas Studi Internasional Hebei, Tiongkok. Program ini mengintegrasikan pelatihan tari dengan pembelajaran bahasa Indonesia untuk memberi pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk daring dan luring selama satu tahun. Melalui program ini, peserta tidak hanya mempelajari teknik tari Reyog Ponorogo, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan apresiasi terhadap budaya Indonesia, serta penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok melalui diplomasi budaya. Program ini juga memberikan kontribusi terhadap pemajuan budaya Indonesia di kancah internasional, sekaligus mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.
Investigating Students’ Mathematical Problem-Solving Abilities in the Context of Social Arithmetic through the Lens of Learning Styles Andriani, Susi; Ermika, Tia; Izzati, Nur; Putri, Alyana Rahmadani; Mardani, Hesti Setyo
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 4 (2025): October - December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i4.3636

Abstract

This study investigates how students solve mathematical problems in social arithmetic and examines the influence of different learning styles on their problem-solving performance. Although mathematical problem solving has been widely studied, limited attention has been given to how students’ learning styles interact with specific domains such as social arithmetic, which requires both conceptual understanding and procedural fluency. The study involved 20 seventh-grade students from SMPN 013 Satu Atap Bukit Bestari, Indonesia, and employed a qualitative descriptive design. Three instruments were used: a learning style questionnaire to categorize students into visual, auditory, and kinesthetic groups; a written test structured according to Polya’s four stages of problem solving; and semi-structured interviews to explore students’ reasoning processes in each stage. The findings showed that kinesthetic learners achieved the highest results across all indicators of problem solving. Auditory learners were proficient in understanding problems and planning strategies but struggled with evaluating their answers, while visual learners displayed strong initial comprehension but faced challenges in developing and implementing solution plans. Classroom elements such as group discussions and oral presentations were found to enhance engagement, particularly for kinesthetic learners. Overall, the study highlights the importance of aligning instructional approaches with students’ learning styles to improve mathematics learning outcomes. These results provide empirical support for differentiated instruction in mathematics, especially for context-based topics like social arithmetic that remain underexplored in current learning styles research.
Efektivitas Program Jumantik dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Teluk Lobam Andriani, Susi; Tampubolon, Ayu Lestari; Wulandari, Dea Aisyah; Nuraini, Eka Putri; Raisa, Raisa; Junita, Junita; Andika, Kurnia; Dewa, Albertus Agung; Ramadhan, Gilang; Suhendra, Donni
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1079

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Teluk Lobam, Kabupaten Bintan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat, kader Jumantik, staf puskesmas, serta mahasiswa KKN. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil survei pada 37 rumah menunjukkan bahwa 43,2% ditemukan jentik nyamuk, sedangkan 56,8% bebas dari jentik. Sebanyak 83,8% rumah telah memiliki jamban, namun kondisi penampungan air seperti bak mandi dan drum terbuka masih menjadi faktor utama perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Data kasus DBD juga menunjukkan peningkatan dari 3 kasus pada tahun 2024 menjadi 6 kasus pada tahun 2025, termasuk satu kasus kematian. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun program Jumantik telah berjalan lama, efektivitasnya belum optimal karena keterbatasan kader, sarana pendukung, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam penerapan 3M. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas kader, penyediaan sarana seperti larvasida, sosialisasi yang lebih intensif, serta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas pencegahan DBD di wilayah tersebut.
Edukasi Lintas Budaya Melalui Tradisi Seni Minum Teh Tiongkok Wikarti, Aprilia Ruby; Prasetyaningtyas, Hudiyekti; Andriani, Susi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16621

Abstract

Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Jakarta (PSPBM UNJ) senantiasa berupaya mencapai visi, misi, dan tujuan melalui berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik. Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan SMA dan SMK sebagai mitra pendidikan formal yang menyiapkan lulusan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun, minimnya pengetahuan siswa SMA/SMK khususnya di wilayah Jabodetabek mengenai bahasa dan budaya Tiongkok memengaruhi rendahnya minat untuk memilih Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin. Untuk itu, pengenalan program studi melalui pendekatan budaya menjadi penting agar siswa memperoleh wawasan mengenai relevansi bahasa Mandarin di dunia kerja saat ini maupun masa depan. Sejalan dengan hal tersebut, PSPBM UNJ menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2025 dengan tema “Edukasi Lintas Budaya melalui Tradisi Seni Minum Teh Tiongkok”. Kegiatan ini diikuti siswa dan guru pendamping berasal dari 5 sekolah di Jabodetabek. Para peserta memberikan respon positif dan sangat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Peserta kegiatan mendapatkan pengalaman langsung memahami tradisi seni minum the Tiongkok sebagai pintu masuk untuk meningkatkan ketertarikan mereka terhadap studi bahasa Mandarin.
Edukasi dan pelatihan pembuatan minuman Daun Kersen (Muntingia calabura L) dengan Madu sebagai upaya preventif Diabetes Mellitus di Desa Cibingbin Purwakarta Suharti, Suharti; Andriani, Susi
Journal of Holistic Community Service Vol 3 No 2 (2026): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v3i2.90

Abstract

Latar belakang: Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan bahan alam sebagai upaya preventif dan terapi penyakit mendorong penggunaan tanaman herbal di lingkungan sekitar. Tanaman kersen (Muntingia calabura L.) yang tumbuh liar di pekarangan rumah diketahui secara empiris dimanfaatkan sebagai alternatif pencegahan Diabetes Mellitus. Optimalisasi pemanfaatan tanaman ini perlu didukung melalui edukasi yang tepat kepada masyarakat. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus pelatihan pembuatan minuman herbal daun kersen sebagai alternatif upaya pencegahan Diabetes Mellitus bagi masyarakat Desa Cibingbin, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Metode: Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2025.  kegiatan yang melibatkan 23 partisipan dilakukan  melalui penyuluhan interaktif dan demonstrasi pembuatan minuman herbal .ini berupa informasi dan praktek pembuatan minuman herbal Daun kersen. Pelaksanaan  dilakukan melalui 2 tahapan utamayaitu  penyuluhan interaktif dan  praktek pembuatan minuman Herbal.Evaluasi program diukur menggunakan kuesioner post test berskala  Likert untuk mengetahui sejauh mana informasi terserap oleh warga. Hasil: Sebanyak  23 orang warga Desa Cibingbin berpartisipasi dalam penyuluhan ini dan memberikan umpan balik melelui  kuesioner  evaluasi.hasil survei menunjukan respon positif terhadap relevansi dan penyampaian materi .Secara detail ,47,8 % warga merasa sangat terbantu oleh manfaat kegiatan,sementara 78,3% lainnya menyatakan sangat puas dengan penyelenggaraan acara secara umum. Secara kolektif ,rata – rata tingkat kesetujuan responden pada kategori “sangat setuju “ berada pada angka 30,4%,yang mengindikasikan bahwa program ini diterima dengan sangat baik oleh warga setempat . Kesimpulan: Warga Desa Cibingbin memberikan respon yang  positif terhadap penyuluhan  pencegahan Diabetes Mellitus  berbasis herbal Daun Kersen,sehingga dapat memberikan informasi dan  pengetahuan  tentang Penyakit Diabetes Mellitus dan  pemanfaatan tanaman herbal untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitasi hidup.