Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelaksanaan Pelatihan Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Literasi Digital Guru-guru Sekolah Dasar Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Sri Marmoah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i2.75705

Abstract

Kemampuan literasi digital guru masih kurang, khususnya dalam memanfaatkan platform pembelajaran belum maksimal dan kreatif. Tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan literasi digital, khususnya dalam pengoperasian aplikasi canva sebagai media pembelajaran di kelas, untuk mendukung proses pembelajaran lebih interaktif. Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan menggunakan pendekatan klasikal dengan metode ceramah, praktek dan pemberian tugas. Evaluasi mengukur keberhasilan pelatihan menggunakan lembar observasi dan rubrik penilaian. Hasil yang telah dicapai melalui pelatihan ini pertama, peningkatan kemampuan literasi digital guru cukup baik, yang terdiri dari aspek; kemampuan melakukan pencarian sumber di internet 85%, kemampuan menggunakan hypertext, hyperlink, 73%, kemampuan menggunakan aplikasi 70%, kemampuan berkomunikasi menggunakan teknologi digital, 83%). Kedua, kreativitas dalam menggunakan teknologi digital seperti membuat media ajar sangat baik, 80%. Simpulan dari pelatihan ini berhasil dengan baik dapat meningkatkan kemampuan literasi digital para guru dengan rata- rata keberhasilan 78,2%. Implikasi dari pelatihan ini adalah meningkatnya kemampuan dan kreatifitas guru -guru dalam merancang dan menggunakan aplikasi Canva untuk menciptakan pembelajaran lebih interaktif.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MERANCANG INSTRUMEN ASSESSMENT FOR LEARNING BERBASIS PORTOFOLIO PADA GURU-GURU SEKOLAH Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Winarni, Retno
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.1 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.28423

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan  dan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang maupun menyusun instrumen assessment for learning berbasis portofolio yang dilengkapi dengan rubric penilaian bagi guru-guru SD di kecamatan Laweyan Surakarta. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu: 1). pemaparan materi asesmen, 2) pelatihan menyusun instrumen penilaian berbasis porofolio, 3) pendampingan dalam mengimplementasikan instrumen penilaian portofolio dalam kelas, 4) Evaluasi kegiatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif, dan pendampingan terdiri atas tahapan analisis kebutuhan peserta pelatihan, merancang instumen assessment for learning berbasis portofolio dan melakukan pendampingan di sekolah. Subjek yang dilibatkan sebanyak 20 guru SD di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Pengumpulan data yang digunakan adalah memberian tugas dalam merancang instrumen penilaian portofolio. Hasil pengabdian menunjukkan respon positif guru dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun assessment for learning berbasis portofolio. Hal ini dapat dilihat dari persentase kehadiran peserta latihan 90 %, dan 82.% dari total peserta telah berhasil menyusun dan mempresentasikan instrumen penilaian portofolio.
PELATIHAN MENYUSUN INSTRUMEN ASESMEN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA GURU-GURU SD DI KECAMATAN SIMO BOYOLALI Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Marmoah, Sri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.45588

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan  kepada guru-guru sekolah dasar dalam menyusun instrumen asesmen pembelajaran berbasis proyek agar dapat diimplementasikan  dalam kegiatan pembelajaran baik secara daring maupun luring. Pelatihan ini dilaksanakan di kecamatan Simo Boyolali melibatkan guru-guru Sekolah Dasar dan kepala sekolah beserta anggota tim pengabdian. Metode yang digunakan antara lain: ceramah menjelaskan konsep-konsep asesmen dan tahapan menyusun instrumen asesmen berbasis proyek, tanya jawab, diskusi kelompok, praktek  membuat instrumen, dan persentasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan antara lain tahap perencanaan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan guru guru menyusun instrumen asesmen berbasis proyek sangat baik ada peningkatan 13.15% dari sebelum diadakan pelatihan dengan setelah diadakan pelatihan dan  tingkat partisipasi guru-guru mengikuti kegiatan pelatihan secara keseluruhan cukup baik, 70% peserta pelatihan berpartisipasi dengan baik dalam mengikuti kegiatan pelatihan.  
Peran Guru dalam Membangun Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar Istiyati, Siti; Marmoah, Sri; Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Supianto, Supianto; Sukarno, Sukarno
INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 2 (2025): Inopendas : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Agustus 2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jino.v8i2.15302

Abstract

Guru berperan penting di dunia pendidikan, tidak hanya mengajar dan mencerdaskan tetapi juga sebagai teladan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam membangun karakter peserta didik, nilai sikap atau karakter yang ditanamkan guru kepada peserta didik, dan hambatannya. Metode penelitian menggunakan kualitatif studi kasus, pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Studi ini melibatkan kepala sekolah dan guru yang terdapat di Kecamatan Polokarto, tepatnya SD di Gugus 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin positif dapat dilakukan pendidik untuk meningkatkan karakter jujur, disiplin, tanggung jawab, dan kolaborasi yang dilakukan di kelas. Penanaman karakter melalui bekerja sama membersihkan kelas, disiplin untuk sholat dhuha bersama dan jujur dalam mengerjakan tugas, apabila tidak mengerjakan tugas akan diberi teguran yang mendidik untuk meningkatkan kedisiplinan. Namun terdapat beberapa kendala yaitu kurang perhatiannya keluarga dan kurang mendukungnya lingkungan, sehingga perlu adanya sinergitas dari guru, keluarga, dan masyarakat.
ROAD USERS' PERCEPTIONS OF VISITORS' THERMAL COMFORT AND ITS RELATIONSHIP WITH THERMAL COMFORT ATTRIBUTES IN STREET CANYON, MH THAMRIN STREET, CENTRAL JAKARTA Tarigan, Doksa Safira; Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v4i2.2663

Abstract

MH Thamrin is a street canyon area experiencing global warming, and impact on the level of thermal comfort. This study aims to provide an overview of thermal comfort attributes and user perceptions of thermal comfort in Street Canyon, Jl. Based on the measurement results, it was found that the air temperature in the non-dense green space segment was higher than the dense green space segment, with a total average of 31.12°C and 30.27°C. Air humidity is more humid in the dense green space segment (62.69%) than the non-dense green space segment (62.16%). The amount of wind speed in the dense greenery segment is 1.41m/s, while for the non-dense greenery segment it is 0.99m/s. The lowest surface temperature in the non-dense greenery segment is around 26.95°C, and the highest is 39.1°C. The maximum surface temperature of the dense greenery segment is 33.9°C with a minimum surface temperature of 26.1°C. Through the results of road user perceptions, it was found that user perceptions in the dense green spaces segment fell into the moderate category (15.67≤X<19.33). Meanwhile, the level of thermal comfort in the segment of non-dense green spaces on MH Thamrin Street also in medium category. Spearman rank correlation analysis results show the entire thermal comfort attributes associated with user perceptions. Air temperature with user perception has a strong correlation and unidirectional relationship direction (correlation coefficient -0.853). Surface temperature and user perception is also strongly correlated with the direction of the relationship is not unidirectional (correlation coefficient -0.928). In contrast, air humidity and user perception also have a strong correlation, but the direction of the relationship is unidirectional (correlation coefficient 0.911). Wind speed and road user perceptions are strongly correlated and the direction of the relationship is unidirectional (correlation coefficient 0.893).
Elementary School Teacher's Competence in Implementing Differentiated Learning in Surakarta City Istiyati, Siti; Supianto; Marmoah, Sri; Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Sukarno
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.9026

Abstract

In elementary schools, differentiated learning is crucial as this phase is a critical period for establishing fundamental learning and child development. Differentiated learning aims not only to improve academic outcomes but also to develop students' social and emotional skills. The findings are expected to offer concrete recommendations for developing more effective teacher training programs and educational policies that support differentiated learning, enhancing education quality and student learning outcomes in elementary schools. This study evaluates elementary school teachers' competencies in implementing differentiated learning in Surakarta. A survey research design was used to collect data on teachers' abilities to plan, implement, and evaluate differentiated learning. Using a quantitative approach, the study involved 214 teachers randomly selected from various elementary schools in Surakarta. The distributed questionnaire collected data on knowledge, skills, and differentiated learning practices. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis with SPSS software. The results reveal variation in teacher competencies, with strengths primarily in using differentiated learning media and practice reflection, while the greatest challenges are in assessing student learning progress and implementing strategies. These findings highlight the need for additional training and support to enhance the effectiveness of differentiated learning implementation in elementary schools.
WORKSHOP PEYUSUNAN INSTRUMEN TES BAGI GURU SEKOLAH DASAR Supianto, Supianto; Marmoah, Sri; Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Sukarno, Sukarno; Istiyati, Siti; Mahfud, Hasan
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v7i2.7323

Abstract

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusunan instrumen tes yang berkualitas, valid, dan dapat diandalkan. Workshop ini melibatkan 40 guru dari 5 Sekolah Dasar Penggerak di Kabupaten Wonogiri. Workshop ini terdiri dari dua sesi, sesi pertama mencakup pemaparan materi mengenai konsep dasar evaluasi, asesmen diagnostik pada Kurikulum Merdeka, dan pengembangan instrumen tes. Sesi kedua, peserta melakukan praktek pengembangan instrumen tes di bawah bimbingan tim PkM. Pada sesi dua, peserta dibagi dalam 5 kelompok. Peserta dalam kelompok menentukan spesifikasi tes, dan menyusun instrumen tes. Setelah penyusunan, soal-soal dievaluasi dan divalidasi oleh kelompok lain. Proses ini melibatkan pemeriksaan kriteria-kriteria soal yang yang berkualitas meliputi kejelasan soal, konsistensi pilihan jawaban, dan berbagai aspek kualitas lainnya hingga instrumen tes disempurnakan berdasarkan masukan dan revisi yang diberikan selama proses validasi. Workshop ini selain berhasil memberikan pemahaman teoretis dan konseptual mengenai konsep dasar evaluasi kepada guru-guru peserta, juga berhasil memberikan keterampilan kepada guru dalam dalam menyusun soal yang berkualitas.
A Comparative Study of Education Equity Policy in Remote Areas in Indonesia and Malaysia Supianto, Supianto; Marmoah, Sri; Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Istiyati, Siti; Mahfud, Hasan; Sukarno, Sukarno
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v19i2.2866

Abstract

This research aims to compare the education equity policies in remote areas of Indonesia and Malaysia to identify the differences, similarities, and effectiveness in addressing socioeconomic disparities between urban and remote regions. The study examines policy documents, government reports, and previous research using a qualitative comparative approach. Indonesia employs a regional autonomy approach, while Malaysia adheres to a centralized system in education policy. Both countries have adopted financial assistance programs to increase the participation of students from low-income families in remote areas. Critical challenges in policy implementation include limited facilities and infrastructure, demanding access to transportation, limited human resources, and sociocultural barriers. The study finds that policy successes are evident in increased student participation, improved infrastructure accessibility, provision of teaching staff, and community support. However, budget constraints and human resource limitations remain significant obstacles. The research concludes that effective education equity policies require proactive government involvement, active community participation, and periodic monitoring and evaluation to enhance policy effectiveness.