Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

The Effectiveness of Health Education with Flip Chart Media on Student's Knowledge of Basic Sanitation for Islamic Boarding Schools Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana
Journal of Health Education Vol 7 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v7i1.42715

Abstract

Background: Islamic boarding school sanitation is a public health effort that focuses on monitoring the physical structure, where people use it as a shelter which affects the degree of human health. If monitoring activities are not carried out at the Islamic Boarding School, it can increase the risk or the emergence of a disease, such as diarrhea, ARI, and scabies. Based on a preliminary survey conducted at Raudlatuth Thullab Islamic Boarding School, the sanitation inspection activity obtained a score of 1,950, which means that sanitation problems are still found at the Islamic Boarding School. The standard score that meets the requirements for Islamic boarding schools is in the range of 2,130 - 3,550. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of health education using flip chart media on increasing students' knowledge about basic sanitation at Islamic boarding schools. Methods: This research is a type of pre-experimental research with a one-group pretest-posttest design. The number of samples in this study was 32 students who lived in Raudlatuth Thullab Islamic Boarding School. Results: The results of this study indicate that Health Promotion using flip chart media is effective in increasing students' knowledge about basic sanitation at Raudlatuth Thullab Islamic Boarding School. Conclusions: Health Promotion using flip chart media has a role in increasing students' knowledge of Islamic boarding school basic sanitation, so it is hoped that proper basic sanitation can reduce the incidence of infectious diseases in Islamic boarding schools.
Optimalisasi Permainan Tradisional Ular Tangga untuk Menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Sekolah Dasar Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Arifan, Ahmad Dafa; Kumala, Dewi; Lakhmudien, Lakhmudien
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i3.70

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah sangat penting dilakukan dalam upaya mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Terdapat delapan indikator PHBS di sekolah yang harus diterapkan peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS dengan permainan tradisional ular tangga. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan koordinasi terkait data permasalahan PHBS, penyusunan media ular tangga dilengkapi dengan pertanyaan dengan sasaran anak sekolah dasar kelas 4 dan 5, dan pelaksanaan permainan tradisional ular tangga. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berdasarkan koordinasi dengan pihak sekolah didapatkan permasalahan PHBS antara lain kesadaran siswa dalam mencuci tangan setelah bermain masih rendah dan masih banyak siswa yang jajan sembarangan. Sehingga dirancang edukasi kesehatan menggunakan media permainan tradisional ular tangga yang berisi pertanyaan tentang PHBS sebanyak 23 pertanyaan. Pada pelaksanaan permainan ular tangga PHBS siswa sangat antusias, selain itu siswa bermain sportif, percaya diri, dan berani. Simpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapatnya ular dan tangga memungkinkan ada pertanyaan yang diulang-ulang pada siswa, sehingga hal ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS.
Edukasi dan Pendampingan Keluarga dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Pencegahan Covid-19 Dewi, Ervi Rachma; Mubaroq, Muhammad Husni; Puspitasari, Febriana
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Juli 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v1i2.269

Abstract

Pemerintah Indonesia menerapkan gerakan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, serta menerapkan (PHBS) Perilaku Hidup Bersih dan Sehatyang bertujuan untuk mencegah penularan Corona Virus. Namun, budaya masyarakat Kabupaten Kudus yang menyukai silaturahim dan kurangnya pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat menyebabkan Kapubaten Kudus menjadi tertinggi di kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan mengalami zona merah. Pencegahan penularan Covid-19 membutuhkan peran dalam hal ini ibu rumah tangga untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dan pemenuhan nutrisi keluarga yang cukup. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi dan pendampingan kepada ibu rumah tangga di Desa Bakalan Krapyak Kabupaten Kudus sebanyak 20 orang. Hasil dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melalui kegiatan edukasi dan pendampingan masyarakat meningkat pengetahuannya baik pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat maupun pemahaman tentang penularan Covid-19. Simpulan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Covid-19 di kelurahan mitra sudah baik namun sikap dan tindakan masih perlu ditingkatkan. Perlu adanya faktor-faktor pendukung untuk meningkatkan sikap positif dan tindakan yang baik.
Edukasi Melalui Metode ABAT tentang HIV/AIDS pada Remaja Dewi, Ervi Rachma; Mubaroq, M. Husni; Nimah, Dzurrotun Putri; Arifan, A. Dafa
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1: Januari 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v4i1.546

Abstract

Penyebaran penyakit HIV/AIDS telah menyentuh semua lapisan masyarakat dengan berbagai faktor risiko, sehingga perlu untuk mencegah penyebarannya di mulai dari anak-anak hingga dewasa. Anak remaja dirasa perlu untuk diberikan edukasi tentang pencegahan HIV/AIDS karena mereka dianggap kelompok yang rentan akibat sikap dan perilaku mereka yang cenderung ke arah pencarian jati diri sehingga mudah terjerumus. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan penyakit HIV/AIDS. Metode yang digunakan pre-test dilanjutkan ceramah dan tanya jawab menggunakan power point dan video tentang Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) mengenai pencegahan HIV/AIDS, selanjutnya diakhiri dengan post-test. Hasil dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini responden yang memperoleh skor baik pada pre-test sebesar 79,16% meningkat menjadi 97,91% responden pada hasil skor post-test. Sehingga didapatkan simpulan terdapat peningkatan skor responden antara pre-test dan post-test dengan intervensi edukasi melalui metode ABAT tentang pencegahan HIV/AIDS.
Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun pada Siswa Sekolah Dasar Caesar, David Laksamana; Dewi, Ervi Rachma; Mubaroq, M. Husni; Irawan, Adytia Fery; Suryaningtyas, Amanda Fitria; Kurniasari, Annisa; Muayana; Yunanda, Shelvia
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v4i2.652

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku seseorang yang mengutamakan Kesehatan untuk mencapai kehidupan yang lebih berkualitas. Banyak kegiatan yang merupakan bagian dari PHBS, salah satunya adanya cuci tangan pakai sabun (CTPS). Perilaku CTPS pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu upaya untuk mencetak generasi yang cerdas dan sehat, yang terbebas dari berbagai penyakit menular, salah satunya adalah diare. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui Gerakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kegiatan ini dilakukan pada siswa sekolah dasar di Desa Kandangmas yaitu pada SDN 2 Kandangmas dan SDN 4 Kandangmas. Jumlah siswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 158 siswa yang terdiri dari siswa kelas 1 sampai dengan kelas 3. Beberapa metode kegiatan yang digunakan antara lain ceramah, pemutaran video, simulasi, ice breaking, dan diskusi. Hasl kegiatan menunjukan, kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengkombinasikan berbagai macam metode ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang cuci tangan pakai sabun. Selain aspek pengetahuan, siswa juga sudah bisa mempraktikan Gerakan cuci tangan pakai sabun dengan baik dan benar.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Upaya Meningkatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi Masyarakat Kabupaten Kudus: Pemanfaatan Media Sosial dalam Upaya Meningkatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi Masyarakat Kabupaten Kudus Dewi, Ervi Rachma; Ulfa, Maria; Caesar, David Laksamana; Prasetyo, Eko; Wachid, Abdul; Mubaroq, Muhammad Husni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/7cdb8h62

Abstract

Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tertuang pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK 01.07/Menkes/33/2025 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun. Program ini dilaksanakan serentak di seluruh puskesmas di Indonesia mulai bulan Februari 2025. Sasaran kegiatan PKG adalah bayi baru lahir (2 hari), balita, dan anak usia pra sekolah (1-6 tahun), usia sekolah dan remaja (7-17 tahun), dewasa (18-59 tahun), dan usia lanjut (>60 tahun). Program ini diinisiasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan kemampuan untuk mendeteksi masalah sejak dini. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memperluas informasi tentang PKG sehingga dapat meningkatkan cakupan PKG di Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan adalah koordinasi dengan puskesmas, pemetaan media sosial dan target sasaran, serta penyusunan media dan penyebaran informasi PKG, dengan target seluruh warga Kabupaten Kudus. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah telah disusun media poster digital dan video edukasi PKG, selanjutnya media tersebut dipublikasikan melalui media sosial WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Youtube.
IMPROVING THE ADOLESCENTS’ CAPACITY WITH VIDEO AND DISASTER MITIGATION SIMULATION-BASED TRAINING Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Ulfa, Maria; Wachid, Abdul; Aziza, Naisya Zaidatul
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i4.2514

Abstract

High cliffs in the mountainous area surround the village of Rahtawu make the area more vulnerable and prone to natural disasters. This community service empowered the youth in Rahtawu Village regarding disaster mitigation with interactive training method-based videos and disaster response simulations. The respondents to the community service activity consisted of 55 adolescents from four hamlets in Rahtawu Village. The stages of the community service activities included pre-test, video-based training, disaster mitigation simulation, and post-test. The questionnaire contains 20 questions about adolescents' knowledge and attitudes regarding disasters, disaster prevention, and the role of adolescents during disasters. The community service activity resulted in an increase in knowledge and attitudes both before and after the intervention, taking the form of video-based training and disaster mitigation simulations. The adolescents were very enthusiastic about following each discussion topic. Adolescents Understood the importance of disaster mitigation. The researchers expect these adolescents can spread knowledge about disaster mitigation in their surroundings.
Pemberdayaan Siswa sebagai Kader Simantik (Siswa Pemantau Jentik) dalam Upaya Sekolah Bebas Nyamuk Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Jamaludin, Jamaludin; Almayda, Akbar Raihan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i1.7

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) telah menyebar luas ke seluruh wilayah provinsi di Indonesia. Penyakit ini sering muncul sebagai kejadian luar biasa (KLB) dengan angka kesakitan dan kematian yang relatif tinggi.  Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus menemukan 48 kasus DBD pada awal 2024 di 19 Puskesmas yang tersebar di Kota Kretek. Mayoritas kasus DBD menyerang anak-anak usia 5 sampai dengan 15 tahun. Penyebaran penyakit DBD diduga terjadi saat anak beraktivitas di sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar terbentuk kader Simantik dan terwujudnya sekolah bebas nyamuk.  Metode dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan ceramah dengan media power point, pelatihan praktik pemantauan jentik dengan menggunakan form pemantauan jentik dan evaluasi pemahaman peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di 10 SD di wilayah Kecamatan Mejobo dengan jumlah peserta 150 siswa. Seluruh siswa mengikuti serangkaian kegiatan pemberdayaan dengan antusias dan pada saat evaluasi seluruh peserta mampu menjawab pertanyaan dari fasilitator. Simpulan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi sosialisasi dengan metode ceramah mengenai sekolah bebas nyamuk dan penyakit DBD.  Selanjutnya dilakukan pelatihan praktik pemantauan jentik di lingkungan sekolah dan diakhiri dengan diskusi.  
HUBUNGAN SARANA PRASARANA UKS DENGAN PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH SD/MI DI KECAMATAN SUKOLILO KABUPATEN PATI Wachid, Abdul; Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Rusmini, Rusmini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2911

Abstract

Abstrak Sarana prasarana UKS merupakan berbagai macam peralatan kesehatan yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah. Hal tersebut dikarenakan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) menjadi salah satu ruangan yang wajib dimiliki oleh sekolah selain daripada ruang kelas.  Hasil observasi awal dari 10 guru UKS diperoleh sebanyak 6 (60%) guru UKS menyatakan tidak pernah melaksanakan pemeriksaan UKS yaitu (1) Mengukur tinggi badan / TB; (2) Mengukur berat badan / BB; (3) Pemeriksaan ketajaman penglihatan; (4) Pemeriksaan pendengaran; (5) Deteksi dini penyimpangan mental emosional; (6) Pengukuran kesegaran jasmani. Sebanyak 4 (40%) guru UKS pernah melaksanakan pemeriksaan UKS ketika sakit dengan diberikan obat penurun rasa sakit kepala dan pemberian minyak kayu putih saat pingsan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan cros sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 27 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Pedoman observasi yang digunakan sarana prasarana menggunakan 10 item pertanyaan dan pelaksanaan UKS menggunakan 9 pertanyaan. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian  berdasarkan sarana prasarana UKS diperoleh paling banyak sarana prasarana UKS baik sebanyak 19  responden (70,4%) dan berdasarkan pelaksanaan UKS SD/MI diperoleh paling banyak responden melaksanakan UKS baik sebanyak 17 responden (63,0%). Hasil uji analisis Fisher's Exact Test (table (2x2) didapatkan nilai ? value 0,005 kurang dari 0,05 dan hasil nilai OR yaitu 11,250. Hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.                                                                                                                          
Hubungan literasi keuangan dan sikap ibu dengan efektivitas penggunaan dana program keluarga harapan Mubaroq, Muhammad Husni; Dewi, Ervi Rachma; Agustina, Lina; Caesar, David Laksamana; Ulfa, Maria
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nj9ch205

Abstract

Latar Belakang: Pola konsumsi makanan sehat keluarga PKH ditentukan oleh literasi keuangan dan sikap ibu dalam mengelola bantuan tunai. Penelitian ini berlokasi di Desa Tlogodowo (wilayah stunting tinggi) dan bertujuan menganalisis hubungan simultan antara literasi keuangan dan sikap ibu dengan efektivitas penggunaan dana PKH untuk penyediaan makanan sehat.Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan pada 60 ibu penerima PKH (simple random sampling). Data kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR). Penelitian ini telah mendapatkan izin dan persetujuan etik.Hasil: Sebagian besar ibu penerima PKH menunjukkan literasi keuangan baik (46,7%) dan sikap positif (75%), berkorelasi dengan tingginya efektivitas penggunaan dana (86,7%); uji statistik mengonfirmasi bahwa baik literasi keuangan (p = 0,004; OR = 1,54) maupun sikap ibu (p = 0,021; OR = 7,00) berhubungan signifikan dengan efektivitas penggunaan dana.Kesimpulan: Ada hubungan antara literasi keuangan dan sikap ibu dengan pemanfaatan bantuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan pangan bergizi.