Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN SARANA PRASARANA UKS DENGAN PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH SD/MI DI KECAMATAN SUKOLILO KABUPATEN PATI Wachid, Abdul; Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Rusmini, Rusmini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2911

Abstract

Abstrak Sarana prasarana UKS merupakan berbagai macam peralatan kesehatan yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah. Hal tersebut dikarenakan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) menjadi salah satu ruangan yang wajib dimiliki oleh sekolah selain daripada ruang kelas.  Hasil observasi awal dari 10 guru UKS diperoleh sebanyak 6 (60%) guru UKS menyatakan tidak pernah melaksanakan pemeriksaan UKS yaitu (1) Mengukur tinggi badan / TB; (2) Mengukur berat badan / BB; (3) Pemeriksaan ketajaman penglihatan; (4) Pemeriksaan pendengaran; (5) Deteksi dini penyimpangan mental emosional; (6) Pengukuran kesegaran jasmani. Sebanyak 4 (40%) guru UKS pernah melaksanakan pemeriksaan UKS ketika sakit dengan diberikan obat penurun rasa sakit kepala dan pemberian minyak kayu putih saat pingsan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan cros sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 27 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Pedoman observasi yang digunakan sarana prasarana menggunakan 10 item pertanyaan dan pelaksanaan UKS menggunakan 9 pertanyaan. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian  berdasarkan sarana prasarana UKS diperoleh paling banyak sarana prasarana UKS baik sebanyak 19  responden (70,4%) dan berdasarkan pelaksanaan UKS SD/MI diperoleh paling banyak responden melaksanakan UKS baik sebanyak 17 responden (63,0%). Hasil uji analisis Fisher's Exact Test (table (2x2) didapatkan nilai ? value 0,005 kurang dari 0,05 dan hasil nilai OR yaitu 11,250. Hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.                                                                                                                          
Hubungan literasi keuangan dan sikap ibu dengan efektivitas penggunaan dana program keluarga harapan Mubaroq, Muhammad Husni; Dewi, Ervi Rachma; Agustina, Lina; Caesar, David Laksamana; Ulfa, Maria
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nj9ch205

Abstract

Latar Belakang: Pola konsumsi makanan sehat keluarga PKH ditentukan oleh literasi keuangan dan sikap ibu dalam mengelola bantuan tunai. Penelitian ini berlokasi di Desa Tlogodowo (wilayah stunting tinggi) dan bertujuan menganalisis hubungan simultan antara literasi keuangan dan sikap ibu dengan efektivitas penggunaan dana PKH untuk penyediaan makanan sehat.Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan pada 60 ibu penerima PKH (simple random sampling). Data kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR). Penelitian ini telah mendapatkan izin dan persetujuan etik.Hasil: Sebagian besar ibu penerima PKH menunjukkan literasi keuangan baik (46,7%) dan sikap positif (75%), berkorelasi dengan tingginya efektivitas penggunaan dana (86,7%); uji statistik mengonfirmasi bahwa baik literasi keuangan (p = 0,004; OR = 1,54) maupun sikap ibu (p = 0,021; OR = 7,00) berhubungan signifikan dengan efektivitas penggunaan dana.Kesimpulan: Ada hubungan antara literasi keuangan dan sikap ibu dengan pemanfaatan bantuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan pangan bergizi.
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Anti Perundungan pada Mahasiswa Caesar, David Laksamana; Husna, Arina Hafadhotul; Dewi, Ervi Rachma; Aziza, Naisya Zaidatul
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i4.597

Abstract

Kasus perundungan di perguruan tinggi dalam lima tahun terakhir terus mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan bahwa 3 dari 10 perempuan pernah mengalami kekerasan seksual, dengan sebagian besar kasus terjadi di lingkungan perguruan tinggi. Provinsi Jawa Tengah mencatat peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan, hal ini menunjukan bahwa kampus belum menjadi zona aman dari tindakan kekerasan seksual dan perundungan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang pencegahan kekerasan seksual dan anti perundungan di lingkungan kampus, harapanya melalui kegiatan ini mahasiswa paham tentang konsep kekerasan seksual dan perundungan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan beberapa metode yaitu ceramah, diskusi, dan simulasi. Media yang digunakan dalam kegiatan antara lain power point dan video. Hasil kegiatan menunjukan bahwa mahasiswa memahami tentang dasar hukum, konsep relasi kuasa, dampak kekerasan seksual dan perundungan. Mahasiswa juga mengetahui mekanisme pelaporan dan pendampingan, jika terjadi kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan kampus.
Edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dalam rangka Pengurangan Risiko Bencana Prasetyo, Eko; Mubaroq, Muhammad Husni; Dewi, Ervi Rachma; Wahyuni, Sri; Febriyanti, Marisa Salsa; Almayda, Akbar Raihan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.96

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan bencana, termasuk wilayah Desa Rahtawu Kudus yang memiliki potensi tinggi terhadap tanah longsor dan banjir. Anak usia sekolah dasar menjadi kelompok rentan sehingga diperlukan upaya pengurangan risiko bencana berbasis satuan pendidikan melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana melalui sosialisasi dan demonstrasi SPAB di SDN 1 Rahtawu Kudus. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 40 siswa dengan metode ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi dan simulasi sederhana kesiapsiagaan bencana. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta, serta observasi keaktifan selama kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan peserta. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20,0% sebelum kegiatan menjadi 67,5% setelah kegiatan, sementara kategori pengetahuan kurang menurun dari 47,5% menjadi 7,5%. Sosialisasi dan demonstrasi SPAB terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana siswa sekolah dasar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah dan mendukung penerapan SPAB secara berkelanjutan.
Health Digital Literacy: Edukasi Kesehatan Remaja Dengan Media Digital Interaktif Dewi, Ervi Rachma; Budiati, Risna Endah; Prasetyo, Eko; Yusuf, M. Maulana; Lathifah, Ulya
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i2.620

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat meningkatkan akses internet di kalangan remaja, namun juga diiringi dengan risiko rendahnya literasi digital kesehatan yang dapat berdampak pada kesalahan pengambilan keputusan terkait kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam memahami, menilai, serta memanfaatkan informasi kesehatan secara aman, efektif, dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan selama satu pekan (21–28 Januari 2026) di SMP Negeri 1 Mejobo Kudus dengan sasaran 40 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi, workshop penyusunan media digital kesehatan, serta pendampingan edukasi teman sebaya. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta penilaian keterampilan penyusunan media.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditunjukkan dari perubahan kategori pengetahuan dari mayoritas kurang (62,5%) sebelum intervensi menjadi mayoritas baik (87,5%) setelah intervensi. Peserta juga mampu menyusun media edukasi kesehatan digital seperti poster dan menyampaikan informasi kesehatan kepada teman sebaya melalui kegiatan pameran. Selain itu, terbentuk agen edukator sebaya yang berperan dalam memperluas edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital kesehatan remaja serta menghasilkan media edukasi kesehatan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, integrasi program literasi digital kesehatan dalam kegiatan rutin sekolah sangat direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif di kalangan remaja.