Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analysis Digital Track of Hate Speech on Instagram Using a Forensic Linguistic Katuuk, Nadia Novernia Cristy; Wantasen, Isnawaty Lydia; Imbang, Djeinnie
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4439

Abstract

This research investigates the phenomenon of hate speech on social media with data obtained from comments on Instagram posts by Gibran Rakabuming Raka, a public figure and politician who is currently the elected vice president. The study employs a qualitative descriptive method with the observation method and utilizes forensic linguistic theory in investigating hate speech comments. It analyzes five examples of hate speech found in the comment section of his private Instagram account @gibran_rakabuming. The data includes five forms of hate speech on Instagram, covering (1) insulting hate speech, (2) provocative hate speech, (3) inciting hate speech, (4) spreading false news hate speech, and (5) defamation hate speech. These findings underscore the importance of awareness in commenting on social media to avoid hate speech and the need for effective prevention measures to mitigate its negative impact on social media platforms. It highlights the importance of awareness and collective efforts to create a safer and more inclusive digital environment. This research contributes to understanding the dynamics of hate speech in the realm of social media.
Analisis Kontrastif Infiksasi Bahasa Tombulu dan Bahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Morfosintaksis Imbang, Djeinnie; Korompis, Ferry Lourens Sampel; Pua, Christo; Palit, Anatje; Mogi, Amelia Cindy
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5606

Abstract

Morfosintaksis adalah salah satu cabang linguistik yang memadukan antara morfologi dan sintaksis dalam suatu struktur bahasa. Salah satu yang dipelajari adalah afiksasi yang keberadaannya dapat mengubah struktur kalimat. Dalam rangka menambah bahan pembelajaran bahasa untuk pemertahanan bahasa daerah, penelitian ini mengkaji infiksasi, salah satu jenis afiksasi pada bahasa Minahasa dialek Tombulu yang kemudian dikontraskan dengan bahasa Indonesia dari sudut pandang morfosintaksis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbandingan infiksasi bahasa Tombulu dan infiksasi bahasa Indonesia melalui pendekatan morfosintaksis. Studi ini mengambil pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengambilan data berupa wawancara, observasi dan studi pustaka kemudian dianalisis dengan teknik Pilah. Model ini menggabungkan metode dasar, teknik Pilah Unsur Penentu (PUP), dengan metode lanjutan, teknik Hubung Banding (HB) dan teknik Hubung Banding Menyamakan Hal Pokok (HBSP). Hasil yang ditemukan adalah dialek Tombulu mengalami cukup kaya akan proses infiksasi (14 kata menggunakan infiks -in-, 5 kata menggunakan infiks -um-, dan 9 kata menggunakan infiks -im-) dibandingkan bahasa Indonesia (3 kata dengan infiks -in-, 2 kata dengan infiks -el-, 3 kata dengan infiks -em-, dan 1 kata dengan infiks -er-) dan proses infiksasi memiliki pengaruh sintaksis lebih signifikan dibanding infiks dalam bahasa Indonesia.
Geografi Dialek Bahasa Daerah Tombulu di Kota Tomohon Imbang, Djeinnie; Tulung, Golda Juliet; Pua, Christo; Mogi, Amelia Cindy
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7359

Abstract

Penelitian ini berjudul “Geografi Dialek Bahasa Daerah Tombulu di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini adanya keanekaragaman  bahasa yang digunakan di daerah tersebut. Penelitian dialektologi mengenai bahasa daerah di wilayah ini belum pernah dilakukan, sehingga belum tersedianya peta bahasa yang mendeskripsikan secara menyeluruh kondisi kebahasaan di daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan di empat kelurahan yang ada di Kota Tomohon. Dalam pelaksanaan, tahapan penyediaan data digunakan metode cakap (wawancara) dengan teknik cakap semuka dan  teknik catat. Selanjutnya analisis data digunakan metode dialektometri, yaitu menghitung persentase leksikon untuk pengkategorisasian beda bahasa, beda dialek, beda subdialek, beda wicara atau tidak ada perbedaan.  Metode dialektometri ini  mengacu pada daftar kosakata dasar   yang berjumlah 795 kata dan beberapa frasa/klausa berdasarkan taksonomi sebagaimana contoh daftar pertanyaan yang ada pada bagian lampiran buku Nadra dan Reniwati (2023) yang disesuaikan dengan keadaan alam dan masyarakat daerah penelitian. Hasil penelitian ini adalah adanya perbedaan fonologi dan leksikal.  Berdasarkan hasil akhir penghitungan persentase kosakata, diperoleh simpulan bahwa tingkat kekerabatan bahasa berdasarkan penghitungan leksikon  terjadi perbedaan subdialek, yakni di bawah 25%.  Tampak dari 21 taksonomi yang terdiri atas 725 glos  pada keempat titik pengamatan,  perbedaannya berada pada  5,65 persen. Demikian juga dengan frasa dan klausa yang berjumlah 68 glos, hasilnya tidak ada perbedaan, perbedaan pada variasi tataran wicara saja.   Hasil ini menunjukkan bahwa dialek Tombulu  pada 4 titik pengamatan,  umumnya memiliki kesamaan karena berada di atas rata-rata atau sejumlah 94,35%.   Setiap taksonomi berbeda jumlah glos, disesuaikan dengan keadaan geografis titik pengamatan