Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI GURU, MINAT BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR LOGIS PESERTA DIDIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA KELAS X SMA SE-KOTA KENDARI Khamalt, Rachmawati; Fahyuddin, Fahyuddin; Sudiana, I Nyoman
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.521 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i1.13759

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mendeskripsikan kompetensi professional, kompetensi pedagogik, keterampilan berpikir logis, dan minat belajar siswa serta mempelajari pengaruh keempat variabel terhadap prestasi belajar siswa SMA. Sampel penelitian ini terdiri dari 8 orang guru Fisika dan 193 orang siswa kelas X dari sejumlah SMA di Kota Kendari. Guru diambil secara purposife dari 20 guru fisika, sedangkan siswa diambil secara acak dari masing-masing kelas sampel guru berdasarkan akreditasi SMA. Jenis penelitian ini tergolong penelitian korelasional. Data kompetensi pedagogik dan professional guru diambil dari hasil tes Ujian Kompetensi Guru (UKG) pada tahun 2015. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan yaitu kompetensi professional, kompetensi pedagogik bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap  keterampilan berpikir logis, variabel kompetensi professional, kompetensi pedagogik, keterampilan berpikir logis bersama-sama  berpengaruh signifikan terhadap minat belajar dan kompetensi professional, kompetensi pedagogik, keterampilan berpikir logis dan minat belajar siswa bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar Fisika SMA. Secara individu kemampuan berpikir logis merupakan variabel yang berkontribusi sangat besar pada prestasi belajar Fisika dibandingkan 3 variabel lainnya.Kata Kunci: kompetensi professional, kompetensi pedagogik, keterampilan berpikir logis, minat belajar siswa dan prestasi belajar fisika
PERBANDINGAN PROJECT BASED LERNING DAN GUIDED INQUIRY PADA PENGEMBANGAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK SMA Kaharudin, La Ode; Fahyuddin, Fahyuddin; Muzuni, Muzuni
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.562 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i1.13721

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pemahaman konsep pada materi sistem ekskresi antara peserta didik diajar menggunakan project based learning (PjBL) dan guided inquiry (GI). Penelitian ini berupa quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Kendari, Tahun pelajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen yang diajarkan dengan model PjBL dan peserta didik kelas XI MIPA 2, diajar dengan model GI. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan program SPSS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep pada materi sistem ekskresi antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran project based learning dengan peserta didik yang diajar dengan model guided inquiry dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai rata-rata posttest peserta didik dan nilai G-gain pada masing-masing indikator pemahaman konsep, (2) Peserta didik kelas model project based learning memperoleh peningkatan pemahaman konsep yang lebih tinggi secara signifikan dari kelompok peserta didik pada kelas model guided inquiry. Kata Kunci: project based learning, guided inquiry, pemahaman konsep
EFEKTIFITAS MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SD Puspa Arini, Dewi; Fahyuddin, Fahyuddin; Saefuddin, Saefuddin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.858 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i1.7170

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  untuk menguji efektifitas model Discovery Learning (DL) terhadap pembelajaran langsung dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA.  Sampel penelitian adalah 43 siswa kelas IV SD  pada tahun ajaran 2016/2017 yang terdistribusi pada pada dua kelas paralel, yaitu kelas IVA (N = 20 orang) dan kelas IVB (N = 23 orang). Salah satu kelas dipilih secara acak dan mendapatkan pembelajaran IPA menggunakan model DL, sedangkan kelas lainnya diberikan pembelajaran langsung. Pemahaman konsep (PK) IPA materi  Gaya diukur menggunakan tes pilihan ganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan  model discovery learning dan pembelajaran langsung dapat meningkatan pemahaman konsep siswa  pada kategori sedang. Meskipun demikian, sebagian siswa memperoleh N-gain PK kategori rendah pada kelas DL dan PL. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan (N-gain) pemahaman konsep siswa yang mendapatkan model discovery learning lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan siswa dalam kelas pembelajaran langsung. Peningkatan PK siswa pada indikator memberikan contoh dan menjelaskan tidak berbeda secara signifikant antara hasil PL dan DL. Akan tetapi,  siswa dalam kelas DL memperoleh peningkatan (N-gain) PK mengklasifikasi yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kelompok siswa pada kelas PL. Kata Kunci: pemahaman konsep,efektifitas, discovery learning, pembelajaran langsung
The Effect of the Implementation of Project Based Learning (PjBL) in Improving the Cognitive Learning Outcomes on the Material of Atomic Structure Sukmaningsih, Gusti Ayu Diah; Fahyuddin, Fahyuddin; Musta, Rustam
The Future of Education Journal Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i1.1558

Abstract

This study aimed to analyze students’ cognitive learning outcomes taught using the Project Based Learning (PjBL) model compared to direct instruction, examine the effect of PjBL on improving cognitive learning outcomes on atomic structure material, and describe students’ responses to the PjBL implementation. The research employed a quasi-experimental method with a Control Group Pretest–Posttest design. The subjects were 62 tenth-grade students of SMA Negeri 12 Kendari in the 2025/2026 academic year, consisting of 31 students in the experimental class and 31 students in the control class. The instruments used were a cognitive learning outcomes test and a student response questionnaire. Data were analyzed using inferential statistical tests. The results showed that the experimental class achieved a higher average cognitive score of 82.90 (very good category) compared to the control class, which obtained an average score of 73.23 (good category). The independent sample t-test revealed a significance value of 0.001 (< 0.05), indicating that the PjBL model significantly improved students’ cognitive learning outcomes. Students’ responses toward the PjBL model were also very positive, with an average percentage of 80.13%. These findings indicate that the PjBL model is effective in teaching atomic structure material to enhance students’ cognitive learning outcomes .