Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Asupan Zat Gizi Pada Balita Stunting di Puskesmas Dasan Agung Baiq Ricca Afrida; Ni Putu Aryani; Susilia Idyawati; Sri Hawari Jnnati
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i1.2024.525

Abstract

Kejadian Stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Tingginya angka kejadian stunting menunjukkan rendahnya kwalitas gizi pada balita, stunting merupakan suatu gangguan pertumbuhan yang dapat mempengaruhi perkembangan psikomotorik dan kognitif. Upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui deteksi dini status gizi, beberapa faktor penyebab terjadinya stunting salah satunya yaitu asupan gizi, dapat dilakukan dengan menggunakan  food recall 1x24 jam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan asupan gizi dengan tingkat stunting. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan lokasi penelitian Puskesmas Dasan Agung. Penelitian ini dilakukan dalam satu waktu menggunakan SOP konseling food recall dalam satu kali 24 jam. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 25 balita dengan diagnosis stunting. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan asupan zat gizi dengan balita stunting. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa balita dengan asupan zat gizi kurang memiliki resiko 2,686 mengalami kejadian stunting dibandingkan balita dengan gizi baik.
Site Plan Analysis Based on Measured and Unmeasured Criteria for Housing Development According to Investor Assessment Aryani, Ni Putu; Wahyuadi, Hendra; Kusumowidagdo, Astrid; Fayola, Karen; Widodo, Stephanie Kaori
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 4, No 2 (2023): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2023.v4i2.5144

Abstract

The high rate of urbanization has encouraged housing development to meet housing needs, especially in border areas. This research was conducted to obtain investment feasibility data by professionals/investors. Three Site Plan designs that have different lot sizes and house types were analysed simultaneously. Quantitative and qualitative methods were used to analyse the measurable criteria and unmeasured criteria. The results of both were assessed by investors using rational-intuitive decision models. This study finds, the analysis of measurable criteria produces Site Plan A having 60 lots with the lowest production costs and selling prices. Meanwhile, Site Plan B and Site Plan C planned 37 and 35 lots with higher production costs and selling prices. Therefore, the financial feasibility simulation generated a significant difference. The results of the analysis of unmeasured criteria indicated that the different category values of each Site Plan dominated each other. The rational-intuitive model divided the percentage based on profit, which was 75% measurable and 25% unmeasurable. The calculation results stated that Site Plan A was more feasible to implement financially and fulfilled the planning as part of an urban area. In conclusion, the results of measured and unmeasured analyses had significant differences. However, by evaluating rational-intuitive decision models performed by professionals, decisions that meet both types of analysis could be produced. Therefore, the calculation of financial feasibility is not the only tool to determine the feasibility of a project. The ability of an investor is also a determining factor in deciding the feasibility of an investment.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Lahan Kolam Lele sebagai Upaya Pencegahan Stunting Aryani, Ni Putu; Afrida, Baic Ricca; Idyawati, Susilia; Jannati, Sri Hawari
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v6i1.644

Abstract

Nutritional problem that still often occurs in toddlers is stunting. The prevalence of stunting in NTB was recorded at 33.5%, still above the national figure of 29.6%. Empower the community to use catfish pond land as an effort to prevent stunting. Implementation methods include preparation, implementation and evaluation. The preparation stage involved obtaining permits from institutions and the local government. The implementation stage involved providing material about using land as a catfish pond to prevent stunting to 30 heads of families. In the evaluation of activities, there was an increase in knowledge about handling stunting and how to prevent it by using catfish pond land as an effort. Conclusion: Together with the village government, the community will try to utilize the yard as a way to prevent stunting in toddlers
Edukasi Cuci Tangan dan Pembagian Masker bagi Ibu Hamil Afrida, Bq. Ricca; Aryani, Ni Putu; Annisa, Nurul Hikmah; Idyawati, Susilia
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.122 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i1.90

Abstract

Maternal mortality in Indonesia remains a big challenge. Currently, maternal health services cannot be separated from the impact both in terms of access and quality due to the outbreak of the coronavirus disease 2019 (COVID-19). The World Health Organization stated that strict health care during a pandemic will have an impact on the use of health services, especially reproductive health services. The form of this activity is education on hand washing and distribution of masks for pregnant women. The expected output from this activity is the publication of an accredited institutional journal or journal. In addition, the results of this activity will be presented and published in a community service seminar. These activities include hand washing education, hand washing practices, provision of facilities for washing hands, distribution of masks and education on how to use masks correctly. Outreach and demonstrations have been proven effective in increasing knowledge and skills about washing hands and using masks as an effort to prevent transmission of COVID-19
EDUKASI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI BAHAN MP-ASI UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI DAN MENCEGAH STUNTING PADA BALITA DI DESA BUG-BUG Aryani, Ni Putu; Afrida, Baiq Ricca; Idyawati, Susilia; Jannati, Hawari; Jannah, Raudatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39051

Abstract

Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan anak balita terhambat akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan, terutama selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Desa bug-bug adalah salah satu desa yang ada di provinsi NTB yang masih tinggi kasus stuntingnya, dengan jumlah balita sebanyak 269 orang, dengan 18 balita mengalami stunting. Tingginya kejadian ini disebabkan oleh pola konsumsi yang tidak seimbang dan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya asupan gizi yang mencukupi. Setiap daerah memiliki pangan lokal yang kaya akan nutrisi, namun masih belum banyak masyarakat yang memanfaatkan dalam olahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pemanfaatan pangan lokal dalam pengolahan MP-ASI merupakan salah satu upaya strategis untuk mencegah stunting. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui penggunaan pangan lokal sebagai bahan dasar MP-ASI yang bernutrisi di Desa Bug-Bug. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan demonstrasi serta lomba pembuatan MP-ASI berbahan dasar pangan lokal yang memiliki kandungan gizi tinggi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal, dengan kenaikan pengetahuan sebesar 50,41
Karakteristik Ibu (Usia, Paritas, Pendidikan) Dan Dukungan Suami Dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Jannati, Sri Hawari; Afrida, Baiq Ricca; Idyawati, Susilia; Aryani, Ni Putu
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1094

Abstract

Kehamilan menyebabkan perubahan fisik, psikologis, dan hormonal yang dapat memicu kecemasan dan depresi, terutama pada trimester ketiga ketika ibu mendekati persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara karakteristik ibu (usia, kesetaraan, pendidikan) dan dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Kuripan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik melalui studi desain cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 86 ibu hamil trimester ketiga yang diambil dengan teknik pengambilan sampel total. Instrumen ini menggunakan PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan.  Data dianalisis menggunakan uji chi kuadrat untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah ibu primigravida 69%, pada usia tidak berisiko 78%, memiliki pendidikan SD-SMP 73%, mendapatkan dukungan suami 90,7% dan tidak mengalami kecemasan 68,6%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan, paritas dan dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil trimester III (p-value <0,05). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan, kesetaraan, dan dukungan suami terkait dengan kecemasan ibu hamil trimester ketiga
Efek Suplementasi Madu Trigona Laeviceps Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Jannah , Raudatul; Idyawati, Susilia; Afrida, Baiq Ricca; Jannati, Hawari; Aryani, Ni Putu; Winda Nurmayani
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1107

Abstract

Anemia pada ibu hamil, ditandai dengan kadar hemoglobin kurang dari 11 gram/dl, meningkatkan risiko komplikasi seperti perdarahan dan kelahiran prematur. Secara global, prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 43,9%. Madu Trigona mengandung vitamin C, A, besi (Fe), dan vitamin B12, yang dapat membantu pembentukan sel darah merah serta meningkatkan imunitas tubuh, meningkatkan hemoglobin, serta mencegah anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek suplementasi madu trigona terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Gerung. Penelitian kuantitatif dengan desain true-eksperimen menggunakan rancangan Pretest-Posttest with control group Design. Teknik purposive sampling digunakan dengan 16 responden, dua kelompok diteliti: kelompok perlakuan diberikan madu trigona dan diukur kadar hemoglobinnya sebelum dan sesudah, sementara kelompok kontrol hanya diukur kadar Hb-nya. Ada efek konsumsi suplementasi madu  trigona pada ibu hami anemia. Analisis data menggunakan paired t Test dengan nilai signifikansi p= 0.000. Nilai p yang < 0.05 menunjukan bahwa perubahan dalam kelompok eksperimen sangat signifikan. Pemberian madu trigona efektif dalam membantu ibu hamil dengan anemia dalam menaikkan hemoglobin.
OPTIMALISASI ASUPAN GIZI BALITA STUNTING MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN MENU SEIMBANG BERBASIS PANGAN LOKAL Aryani, Ni Putu; Afrida, Baiq Ricca; Idyawati, Susilia; Jannati, Sri Hawari
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i1.571

Abstract

Stunting in toddlers is a condition of growth failure due to chronic malnutrition over a long period of time, that can be made to prevent stunting include providing health education and training. The purpose of this community service was to provide information and training on preparing balanced menus based on local foods to mothers with toddlers. This activity was carried out in Lembar Selatan Village, Lembar District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province in September 2025. The target of this activity is 30 mothers with toddlers. The methods used are health education, discussion and training. The results of the measurement showed that there was an increase in understanding of mothers with toddlers about preparing balanced menus based on local foods by 40% (the average initial measurement value was 40 and the average final measurement value was 80). Attitudes also showed an increase of 38% and skills increased by 100%. This demonstrates that health education and training are effective in improving mothers with toddlers' understanding, attitudes, and skills regarding preparing balanced menus based on local foods
Harmonisasi Fungsi dan Simbolisme: Evaluasi Perancangan Gazebo Petilasan di Kawasan Warisan Budaya Anggraini, Lya Dewi; Nuradhi, Laurensia Maureen; Aryani, Ni Putu; Budi, Hutomo Setia
Journal Community Service Consortium Vol 6 No 1 (2026): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v6i1.5867

Abstract

Studi ini merupakan evaluasi proyek perancangan partisipatif yang melibatkan mahasiswa arsitektur semester dua Universitas Ciputra (UC) bersama Pondok Alam Adat Budaya Nusantara (PAABN) di kawasan warisan budaya Candi Jolotundo, Jawa Timur. Proyek ini bertujuan merancang gazebo modular ramah lingkungan yang responsif terhadap topografi curam, keterbatasan lahan, serta nilai budaya dan spiritual setempat. Proses perancangan dilakukan melalui pendekatan problem-based learning yang mencakup observasi tapak, pembuatan prototipe secara iteratif, serta evaluasi kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan mitra komunitas. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbedaan fokus penilaian, yakni dosen cenderung menekankan aspek kreativitas dan inovasi, sedangkan mitra lebih mengutamakan fungsionalitas praktis seperti simbolisme bentuk atap, orientasi ruang, dan kemudahan konstruksi. Selain menghasilkan solusi arsitektur yang kontekstual, studi ini berhasil mendorong pemberdayaan komunitas serta meningkatkan kesadaran perilaku pro-lingkungan. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan integrasi nilai masyarakat dan kearifan lokal ke dalam kurikulum pendidikan arsitektur. Langkah ini penting untuk memperkaya standar akademik dengan praktik yang relevan secara budaya dan selaras dengan norma sosial masyarakat yang berkelanjutan.
Postpartum Care Behavior Of Mothers With A History Of Anemia Idyawati, Susilia; Afrida, Baiq Rica; Aryani, Ni Putu; Jannati, Sri Hawari; Jannah, Raudatul; Khairunnisa, Nina Zalfa
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i1.23275

Abstract

Latar belakang: Masa nifas merupakan fase penting bagi pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, terutama pada ibu dengan riwayat anemia yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap komplikasi pascapersalinan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku ibu nifas dengan riwayat anemia dalam perawatan diri.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk menggambarkan pengalaman hidup para ibu. Informan utama terdiri atas lima ibu nifas dengan riwayat anemia yang dipilih dengan teknik purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas Jembatan Kembar. Penelitian dilaksanakan pada bulan  Agustus 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) gejala anemia yang dirasakan, (2) pola makan, (3) kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dan (4) perawatan diri selama masa nifas. Sebagian besar ibu mengalami kelelahan, pusing, dan penglihatan kabur namun menganggapnya hal yang wajar. Kepercayaan budaya memengaruhi pantangan makanan sehingga membatasi konsumsi pangan tinggi zat besi. Kepatuhan minum tablet tambah darah bervariasi karena efek samping dan kurangnya pendampingan. Dukungan keluarga berperan penting dalam membantu ibu memenuhi kebutuhan gizi, istirahat, dan kebersihan diri. Kesimpulannya, perilaku perawatan ibu nifas dengan riwayat anemia masih belum optimal.Saran: Diperlukan intervensi edukatif, pendampingan gizi, serta penguatan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan perawatan diri ibu dan mencegah kekambuhan anemia. Kata kunci: perawatan nifas, anemia, perilaku ibu ABSTRACT Background: The postpartum period is a crucial phase for maternal recovery after childbirth, especially for mothers with a history of anemia who are at higher risk of postpartum complications.Objective: This study aimed to explore the self-care behaviors of postpartum mothers with a history of anemia.Methods: This research employed a qualitative approach with a phenomenological design to describe the lived experiences of the participants. The main informants consisted of five postpartum mothers with a history of anemia selected through purposive sampling in the working area of the Jembatan Kembar Health Center. The study was conducted in August 2025. Data were collected through in-depth interviews and analyzed thematically.Results: The findings revealed four main themes: (1) perceived symptoms of anemia, (2) dietary patterns, (3) adherence to iron supplementation, and (4) self-care during the postpartum period. Most mothers experienced fatigue, dizziness, and blurred vision but considered these symptoms normal. Cultural beliefs influenced dietary restrictions, limiting the intake of iron-rich foods. Compliance with iron supplementation varied due to side effects and lack of guidance. Family support played an important role in helping mothers meet nutritional needs, maintain adequate rest, and practice personal hygiene. It was concluded that postpartum self-care behavior among mothers with a history of anemia remains suboptimal.Recommendations: Educational interventions, nutritional assistance, and strengthened family and healthcare support are essential to improve maternal self-care and prevent recurrent anemia during the postpartum period. Keywords: postpartum care, anemia, maternal behavior