Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Kinerja Bagian Jalinan (Studi Kasus : Jl. Niaga 1 – Jl. Yos Sudarso, Kota Tarakan) Iif Ahmad Syarif; Noerman Adi Prasetya; Rahmad Aidil; Rahmat Faizal; Edy Utomo; Ahmad Hernadi
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v1i2.597

Abstract

This study aims to determine the performance on a single weave that occurred on Jl.Niaga I - Jl. Yos Sudarso, Tarakan City. The performance is capacity, degree of saturation, speed, and travel time. With these performance parameters serve as based of planning in transportation infrastructure. The results of this study are also expected to provide recommendations to users, planners and policy makers in an effort to solve traffic problems, especially to reduce the delay that occurs in a single wave that occurred on Jl Niaga I-Jl. Yos Sudarso Kota Tarakan.
Analysis Of The Effect Of Foreword Performance On The Quality Of Construction Projects In Tarakan City eko prihartanto; Iif Ahmad Syarif; Edy Utomo
GATOTKACA Journal (Teknik Sipil, Informatika, Mesin dan Arsitektur) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/gatotkaca.v2i2.387

Abstract

Tarakan City is a developing city for development where the city has undergone many developments so that it requires quality human resources in managing development. If human resources are able to manage development with good quality, it can be said to be successful in the development process. To improve the quality of a construction project, it is necessary to pay attention to the determination of workers with good quality, therefore before starting the construction of a construction project it is necessary to make a selection made by the contractor of the foremen workers which is important so that the foremen selected have good quality. So far, the discussion in Tarakan City is not yet known how the foreman's performance affects the quality of construction project work in Tarakan City.In this study, the type of research used is quantitative research using a Likert scale. Place and time of research in the Project for Improving the Quality of Slums in the Karang Rejo Area of Tarakan City. The data used is the foreman's performance data on construction projects in Tarakan City with the foreman's performance aspects seen are work ability, participation, work facilitation, bias, providing examples of experience on the quality of construction projects in Tarakan City. Supporting data from the internet, books and so on.The results obtained from this study are the indicators that most influence the quality of construction work in Tarakan City, namely the foreman's ability to read and understand working drawings, being able and skilled in doing his work, being able to organize materials. well and able to organize the tools well. able to solve problems that occur in the field.
Development of the East Coast of Tarakan as a Tourism Potential (Case Study: Tanjung Pasir) Eko Prihartanto; Edy Utomo; Iif Ahmad Syarif
GATOTKACA Journal (Teknik Sipil, Informatika, Mesin dan Arsitektur) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/gatotkaca.v2i1.386

Abstract

In orderTanjung Pasir is a coastal area located in the Mamburungan village, which is located at the very end of East Tarakan. In the Tanjung Pasir area, there are RT, one of which is RT 18. In this area most of the people make a living as fishermen and seaweed. Responding to this, researchers are interested in seeing the potential of the coast of the sand dune and how the forms of tourism management exist in the sand dune. In this study used qualitative research methods using a qualitative descriptive approach (Qualitative Descriptive). The location of this research is in the Mamburungan Village, Tanjung Pasir Village, Tarakan Timur District, Tarakan City, the survey was conducted several times, namely interviews in November and December 2019. The data collection stage used was that there were several techniques, namely Observation, Interview, Documentation, and Field Notes. . The data obtained are primary data, namely the results of direct interviews and the distribution of questionnaires to the community around the coastal area of Tanjung Pasir. In addition to primary data, there is also secondary data obtained from the internet and other sources. In this study, validation and rehabilitation were also tested. The results show that the potential of the ecosystem in the Tanjung Pasir area is very good and the sea conditions are also strategic for fishermen to be used as a place of livelihood by some local residents. The potential for tourism development is very good if done.
Sandwich Panel Manufacturing Method In Form of Test Specimens For Ship Construction Edy Utomo; Achmad Zubaydi; Agung Budipriyanto
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i1.2194

Abstract

Sandwich panel as a composite materials require special method of manufacture, to produce the best of physical condition. This study give the manufacturing process of sandwich panel for the purpose of testing the strength of material. Sandwich panel created with molding method for simplify the process of work and can be repeated if a failure occurs. Saveral failures occur in creating process until preparation specimen process that are influenced by saveral things, such as damage caused by the temperature of the sun, difference in viscosity between the layers of the conditions faceplate (smooth and rough), and the method of cutting the sandwich panel which requires cutting methods at low temperatures and does not produce the high vibration to avoid damage to the material before material strength test were performed.
Kajian Aplikasi Robot dalam Industri Perkapalan Edy Utomo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 9 No. 1 (2015)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v9i1.2663

Abstract

Paper ini membahas tentang aplikasi sistem robot dalam proses pembangunan kapal. Aplikasi yang ditinjau untuk pekerjaan welding, blasting dan painting, baik untuk struktur terbuka atau struktur tertutup (double hull). Beberapa kelebihan dan kekurangan pada aplikasi robot akan dibahas untuk mengembangkan aplikasi penggunaan robot yang sudah ada, salah satunya adalah dengan menggunakan konsep humanoid. Studi ini juga mengusulkan beberapa modifikasi aplikasi robot yang sudah ada dalam pembangunan kapal. Hasil dari usulan konsep membutuhkan studi analisis lanjut baik mengenai struktural mekanik pada body robot maupun kajian sistem yang lebih tepat untuk diterapkan.
Perilaku Konstruksi Jembatan Hutan Wisata Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Bekantan Kota Tarakan Tahun 2021 Edy Utomo; Hutagamissufardal Hutagamissufardal
Buletin Profesi Insinyur Vol 4, No 2 (2021): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v4i2.99

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keadaan konstruksi jembatan Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Bekantan (KKMB) Kota Tarakan dari pengaruh respon spektra gempa tahun 2021. Metode analisis menggunakan bantuan pemodelan software FEA yang dibuat pada 3 tahun kejadian, yaitu tahun 2009, 2021, dan 2030. Beberapa perubahan sifat material juga masuk dalam tahap pemodelan, seperti pertambahan nilai kuat tekan beton, perubahan dimensi tulangan besi, dan kejadian ekspansi beton akibat adanya fenomena korosi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pada tahun 2030 kemungkinan akan terjadinya kegagalan elemen konstruksi jembatan pada kondisi Kuat I adalah sebesar 2,19% dengan tingkat kerusakan 100% pada pilar-pilar jembatan. Sedangkan pada kondisi getaran gempa maksimum yang dimodelkan, diperkirakan akan terjadi kegagalan dari elemen konstruksi sebesar 6,94% dengan tingkat kerusakan 100% pada pilar dan beberapa balok-balok jembatan. Saat ini, kondisi jembatan masih masuk dalam kategori aman berdasarkan pertimbangan struktur pada kondisi pembebanan tetap. Apabila pengaruh spektrum gempa terjadi, maka pada tahun 2021, diperkirakan jembatan akan mengalami kegagalan sebesar 5,03% dengan dominan kerusakan terjadi pada pilar-pilar jembatan. Rehabilitasi atau revitalisasi diperlukan untuk mengurangi dampak kerusakan yang terjadi.Kata kunci: FEA, jembatan, mangrove, korosi, hutan wisata
PENGEMBANGAN WILAYAH PESISIR TIMUR KOTA TARAKAN SEBAGAI POTENSI WISATA (Studi kasus : Tanjung Pasir) Edy Utomo; Eko Prihartanto; Iif Ahmad Syarif
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.55 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.602

Abstract

Tanjung Pasir merupakan daerah pesisir yang terletak di kelurahan Mamburungan yang terletak di paling ujung Tarakan Timur. Di wilayah ini sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani rumput laut. Menyikapi hal itu membuat peneliti tertarik untuk melihat potensi pesisir tanjung pasir dan bagaimana bentuk pengelolaan pariwisata yang ada di tanjung pasir. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif (Qualitatif Descriptive). Adapun lokasi dari penelitian ini ialah di Kelurahan Mamburungan Desa Tanjung pasir Kecamatan Tarakan Timur kota Tarakan, survey dilakukan beberapa kali yaitu wawancara pada di bulan juni hingga Juli 2021. Tahap pengumpulan data yang digunakan ialah ada beberapa teknik yaitu Observasi, Wawancara, Dokumentasi, serta Catatan Lapangan. Adapun data yang diperoleh ialah data primer yaitu hasil wawancara langsung serta pembagian kuisioner kepada masyarakat sekitar wilayah pesisir tanjung pasir. Selain data primer ada juga data sekunder yang diperoleh dari internet dan sumber lainnya. Pada penelitian ini juga di uji validasi serta reabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ekosistem pada kawasan tanjung pasir sangat baik dan kondisi laut juga strategis bagi para nelayan untuk dimanfaatkan sebagai tempat mata pencaharian oleh beberapa warga setempat. Potensi pengembangan pariwisata sangat baik jika dilakukan.
ANALISA PENGARUH KINERJA MANDOR TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TARAKAN Eko Prihartanto; Iif Ahmad Syarif; Edy Utomo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.609 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.603

Abstract

Kota Tarakan merupakan Kota yang berkembang akan pembangunan yang mana kota ini terdapat pembangunan yang banyak sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kualitas dalam mengelolah pembangunan. Untuk meningkatkan kualitas pada suatu pembangunan proyek kontruksi maka pertimbangan untuk menentukan para pekerja dengan kualitas yang baik sangat diperlukan, oleh karena itu sebelum memulai pembangunan proyek kontruksi maka diperlukan seleksi yang dilakukan oleh kontraktor terhadap pekerja mandor yang mana ini penting agar mandor yang dipilih memiliki kualitas yang baik. Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan ialah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Adapun tempat dan waktu penelitian ialah di Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kawasan Karang Rejo Kota Tarakan. Data yang digunakan ialah data kinerja mandor pada proyek konstruksi di Kota Tarakan dengan aspek kinerja mandor yang dilihat ialah kemampuan kerja, partisipasi, work fasilitation, bias, memberi contoh pengalaman terhadap kualitas proyek konstruksi di Kota Tarakan.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah indikator yang paling berpengaruh terhadap Kualitas Pekerjaan Konstruksi di Kota Tarakan ialah pada Faktor Kemampuan kerja adalah mandor membaca dan memahami gambar kerja, Mampu dan terampil dalam melakukan pekerjaannya, Mampu mengorganisasikan bahan dengan baik dan Mampu mengngoorganisasikan alat dengan baik, mampu memecahkan permasalahan yang terjadi dilapangan.
IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN WILAYAH PESISIR KELURAHAN KARANG ANYAR PANTAI KOTA TARAKAN Iif Ahmad Syarif; Edy Utomo; Eko Prihartanto
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.513 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.604

Abstract

Kelurahan karang anyar pantai merupakan salah satu kelurahan yang kaya sumberdaya alam. Kelurahan karang anyar pantai merupakan wilayah pesisir, dengan memiliki luas daerah 81,7 Ha. Kelurahan karang anyar pantai merupakan wilayah pesisir di kota tarakan yang dimana masyarakatnya sebagian besar sebagai nelayan. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis data kuantitatif dan kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis Triangulasi untuk mengetahui kondisi prasarana dan sarana dan ketersedian prasarana dan sarana di RT 25 dan RT 30 kelurahan Karang Anyar Pantai. Waktu penelitian dilaksanakan pada Bulan juni Hingga juli 2021 .Penelitian ini mengambil lokasi di Kelurahan Karang Anyar Pantai kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di wilayah Jembatan Bongkok yang terdiri dari RT 25 dan RT 30. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data primer berupa kuesioner (angket). Responden pada penelitian ini ialah masyarakat Karang Anyar Pantai, kota Tarakan. Penelitian ini memiliki tujuan Untuk mengetahui apa saja sarana dan prasarana yang ada serta bagaimana perkembangan wilayah pesisir di kelurahan karang anyar pantai. Sehingga hasil yang diperoleh pada penelitian ini ialah Di kelurahan karang anyar pantai terdapat sarana dan prasarana berupa jalan, jembatan, posyandu, masjid, dan sebagainya. Akan tetapi kondisi sarana dan prasarana di daerah terebut masih terbilang kurang berkembang.
Pendampingan Perencanaan Bangunan Gedung Masjid Al-Awwabin Kelurahan Karang Balik Kota Tarakan Edy Utomo; Zulfikhar Ade Mahendra; Giar Tri Haryanti
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 1 No. 1: December 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.639 KB) | DOI: 10.33369/icomes.v1i1.19076

Abstract

Al-Awwabin Mosque is a mosque built in 1967. Currently the condition of the building is no longer able to accommodate pilgrims. Based on this, the mosque administrator took the initiative to build a new mosque, with a more adequate capacity. However, the mosque administrator experienced some obstacles in planning process of the mosque, including 1. Complexity of land topography problems, 2. Form of architectural design, structure, and preparation of the necessary budget plan, 3. The absence of human resources that have adequate competence in building planning. Based on this, the PKM team from the Department of Civil Engineering, University of Borneo Tarakan strives to make a scientific contribution in the planning of the mosque building, which aims to produce a mosque design with adequate capacity and has architectural value and structural strength in accordance with applicable standardization. The method is initiated by mapping the land, soil investigation (CPT), making preliminary architectural designs, analyzing building structures, making detailed drawings of building construction, and finally calculating the value of the required cost budget plan. The results of this activity is to provide an alternative design with a capacity of 659 worshippers, greater than the capacity of the mosque today. The resulting design of the new mosque consists of 3 floors of the building, where the 1st floor serves as a vehicle parking area and secretariat office, the 2nd and 3rd floors function as the main worship space. The construction of the mosque uses reinforced concrete material with a deep foundation that is Strouss Pile at a depth of 13,00 meters. The estimated value of the cost budget plan is Rp. 10.735.848.000,- based on the basic price of employment and material wages in the Tarakan City area.  All design documents consisting of detail drawings, structure design, and DED are submitted to the mosque administrator, which will further serve for the management of building permits as well as references in the implementation of mosque construction. Keywords : Design of the mosque; Community service; Structure of the building; Civil engineering.