Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Tindakan Penghisapan Lendir Endotrakeal Tube (ETT) terhadap Kadar Saturasi Oksigen pada Pasien yang Dirawat di Ruang ICU Kitu, Novia Bertha; Rohana, Nana; Tri Sakti Widyaningsih, Tri Sakti
Jurnal Ners Widya Husada Vol 6, No 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.218 KB) | DOI: 10.33666/jners.v6i2.349

Abstract

Suctioning atau penghisapan merupakan tindakan untuk mempertahankan jalan nafas sehingga memungkinkan terjadinya proses pertukaran gas yang adekuat dengan cara mengeluarkan sekret pada klien yang tidak mampu mengeluarkan sendiri, sedangkan endotrakeal tube merupakan alat yang digunakan untuk mengamankan jalan napas atas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tindakan penghisapan lendir Endotrakeal Tube ( ETT ) terhadap kadar saturasi oksigen pada pasien yang dirawat di ruang ICU RSUD Kota Salatiga. Metode penelitian  yang digunakan yang digunakan yaitu penelitian eksperimental dengan desain pra-eksperimental rancangan pra-pascates one-grup pra-post tes design without control. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Didapat 15 responden. pengumpulan data melalui lembar observasi. Analisis bivariat dengan uji paired sampel t-test. Nilai signifikansi p value = 0,000 ≤ α = 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima keputusannya adalah ada Pengaruh Tindakan Penghisapan Lendir Endotrakeal Tube (ETT) Terhadap Kadar Saturasi Oksigen Pada Pasien Yang Dirawat Di Ruang ICU RSUD Kota Salatiga. Ada Pengaruh Tindakan Penghisapan Lendir Endotrakeal Tube (ETT) Terhadap Kadar Saturasi Oksigen Pada Pasien Yang Dirawat Di Ruang ICU RSUD Kota Salatiga.Kata kunci: penghisapan ETT, saturasi oksigenTHE EFFECT OF ENDOTRACHEAL TUBE (ETT) MUCUS SUCTIONING ON OXYGEN SATURATION LEVELS IN PATIENTS TREATED IN THE ICU ROOMABSTRACTSuctioning is an act to maintain the airway so as to enable an adequate gas exchange process by removing secretions from clients who are unable to remove themselves, whereas the endotracheal tube is a device used to secure the upper airway. This research to determine the effect of endotracheal tube (ETT) mucus suctioning on oxygen saturation levels in patients treated in the ICU room of Salatiga City Hospital. The research method used is experimental research with pre-experimental design pre-post-test one-group pre-post design test without control. Sampling using consecutive sampling techniques. Obtained 15 respondents. data collection through observation sheets. Bivariate analysis with paired sample t-test. Significance value of p value = 0,000 α = 0.05, then Ho was rejected Ha, the decision was accepted that there was an Effect of Endotracheal Tube Mucus Suction Acts on Oxygen Saturation Levels in Patients Treated in ICU Room at Salatiga City Hospital. There Are Effects of Endotracheal Tube (ETT) Mucus Suction on Oxygen Saturation Levels in Patients Treated in ICU Room of Salatiga City Hospital. Keywords: suction ETT, oxygen saturation
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PENCEGAHAN PASIEN RESIKO JATUH DI RAWAT INAP RSUD DR. H. SOEWONDO KENDAL Kustriyani, Menik; Rohana, Nana; Maulidina, Umi Atika
Jurnal Ners Widya Husada Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.729 KB) | DOI: 10.33666/jners.v3i1.163

Abstract

Latar Belakang : Standar prosedur operasional merupakan suatu intruksi / langkah-langkah yang dibakukan untuk menyelesaikan suatu proses kerja rutin tertentu dimana saat ini banyak perawat tidak menggunakannya dalam melakukan tindakan terutama pada pencegahan pasien resiko jatuh dirawat inap. Berdasarkan fenomena maka peneliti tertarik untuk meneliti karakteristik perawat (Usia, Tingkat Pendidikan, Lama Kerja dan Pelatihan) perawat dalam melakukan SPO rumah sakit. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan karakteristik perawat dengan pelaksanaan standar prosedur operasional pencegahan pasien resiko jatuh di rawat inap RSUD dr. H. Soewondo Kendal. Metode  : Penelitian kuantitatif non eksperimental analitik dengan desain cross-sectional. Tehnik sampling dengan proposional random sampling, sejumlah 138 sampel dari 210 populasi. Data yang diperoleh dengan uji statistik menggunakan uji rank spearman. Hasil : Berdasarkan uji rank spearman dari 4 variabel yaitu usia (p-value 0,062, rho -0,159), tingkat pendidikan (p-value 0,396, rho -0,073), lama kerja (p-value 0,009, rho -0,222) dan pelatihan (p-value 0,072, rho 0,154) hanya terdapat 1 variabel yakni lama kerja yang bergubungan dengan pelaksanaan SPO. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara usia, tingkat pendidikan dan pelatihan dengan pelaksanaan SPO pencegahan pasien resiko jatuh. Terdapat hubungan antara lama kerja dengan pelaksanaan SPO pelaksanaan pencegahan pasien resiko jatuh. Kata Kunci : Karakteristik Perawat, Pasien Resiko Jatuh, Standar Prosedur Operasional,
Hubungan penerapan metode DASH (dietary approach to stop hypertension) dengan tingkat hipertensi Apriana, Rista; Rohana, Nana; Simorangkir, Yohanna
MEDISAINS Vol 15, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v15i3.2083

Abstract

Latar belakang: Prevalensi penderita hipertensi di Indonesia terus meningkat. Hasil Riskedas 2013 menunjukkan penduduk berusia 18 tahun yang mengalami hipertensi sebesar 26,4%. Peningkatan prevalensi hipertensi berbanding lurus dengan peningkatan usia. Data dinas Kesehatan kota Semarang tahun 2015 menyebutkan prevalensi hipertensi pada tahun 2025 akan meningkat dari 37% menjadi sebesar 42%. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi hipertensi dan faktor yang penting adalah pola makan/pola Diit. Diit yang paling efektif untuk mengontrol hipertensi adalah Diit DASH (Dietary Approach To Stop Hypertension). Tujuan: Mengetahui hubungan penerapan metode DASH dengan tingkat hipertensi pada lansia di KelurahanTambakharjo Semarang Barat. Metode: Jenis penelitian ini adalah non eksperimen research dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di Kelurahan Tambakharjo Semarang Barat. Populasi penelitian adalah seluruh lansia di Kleurahan Tambakharjo Semarang Barat, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang diambil dengan teknik tehnik total sampling. Instrumen penelitian menggunkan kuesioner dan data di analisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar penerapan diit kategori baik sejumlah 18 orang (45,0%) dan sebagian besar lansia pada hipertensi stadium I sejumlah 17 orang (42,5%). Uji statistik korelasi Spearman rank menunjukkan hasil p value=0,000 dengan koefisien korelasi (r) = 0,686. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan metode DASH dengan tingkat hipertensi pada lansia
Pendekatan Arsitektur Analogi pada Perancangan Islamic Center Leppangang di Kabupaten Pinrang Bastian, Alif; Abdullah, Ashari; Rohana, Nana; Idrus, Irnawaty; Latif, Sahabuddin; Paddiyatu, Nurhikma
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14089

Abstract

Islamic Center Lepanggang bertujuan untuk memberikan wadah fisik bagi masyarakat di Kabupaten Pinrang dalam rangka menigkatkan kegiatan ke Islaman dengan pelatihan dan pengembangan manusia atas dasar ajaran agama Islam yang meliputi; ibadah, muamalah, takwa dan dakwa. Perancangan Islamic Center ini menggunakan pendekatan Analogi, memberikan pandangan atau cara menyampaikan pesan agar suatu konsep menjadi lebih mudah untuk diterima akal. Masalah dan pemecahan masalah adalah objek nonreal yang dianalogikan untuk memahami konsep dan definisinya. Perancangan Islamic Center di Kabupaten Pinrang yang terletak di Leppangang Kecamatan Patampanua, dengan luas lahan 60.000m² (6 hektar) dapat menampung 1.500 hingga 2.000 jamaah. Islamic Center Leppagang Ini terletak di tengah-tengah Kabupaten Pinrang. Pendekatan analogi yang digunakan adalah konsep dari kisah Nabi Nuh tentang membuat bahtera besar yang mampu menampung makhluk hidup sehingga selamat dari banjir besar.
Pendekatan Ekologi pada Perancangan Kawasn Wisata Permandian Alam di Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto Sofyan, Muhammad; Idrus, Irnawaty; paddiyatu, Nurhikmah; Latif, Sahabuddin; Rohana, Nana; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14221

Abstract

Pengembangan Pariwisata Kabupaten Jeneponto dapat menjadi referensi bagi seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata dan memberikan arah pengembangan yang jelas untuk memposisikan pariwisata Kabupaten Jeneponto di tingkat provinsi dan nasional, yang sama pentingnya untuk mencapai sinergi positif dan menghindari konflik di antara keduanya.Selain itu Pembinaan Pariwisata Kabupaten Jeneponto dapat memberikan tatanan yang jelas dalam pelaksanaan pembangunan kepariwisataan di bidangnya, antara lain mekanisme kerjasama berbagai pemangku kepentingan, siapa yang melakukan apa, baik di instansi pemerintah provinsi maupun kabupaten, dan keterkaitan antar industri dan alangkah baik jika pemangku jabatan lebih memperhatikan tempat wisata di jeneponto yang sebenarnya banyak,tidak kalah dengan destinasi wisata yang ada di Indonesia hanya saja kurangya perhatian dari pemerintah setempat.Dan ini juga salasatu peluang besar untuk Jenenponto bahwasanya Jeneponto bisa bersaing di skala nasional bahkan skala internasional dalam keparawisataan Jika dapat perhatian dari pemerintah setempat.Di samping itu hal -hal tersebut di atas, juga mempertimbangkan perubahan paradigma pembangunan yang sebelumnya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi menjadi pembangunan yang berkelanjutan.Pembangunan berkelanjutan adalah suatu proses pembangunan yang mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dengan menyelaraskan sumber daya manusia dalam Pembangunan.Untuk bisa merancang Kawasan wisata alam tentunya harus sesuai dengan apa yang ada di lapangan, maka dari itu untuk pengumpulan data bagian menjadi dua yaitu yang pertama:metode opservasi:Dengan melaukan pengamatan langsung terhadap tapak untuk emperoleh informasih dan kondisi tapak dan yang ke dua:metode literatur: metode dengan menkaji data litearatur yang saya Memperoleh dari sumber-sumber tentang kawsan di rumbia untuk mendukung desain dan perancanaan
Pendidikan Islam dalam UU SISDIKNAS No 20 Tahun 2003 Tompunu, Ilham; Sujai, Muhammad; Rohana, Nana; Rusyidi, St. Rajiah
IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : IQRA : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demografi pelajar muslim di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, menuntut perlunya adopsi paradigma baru dalam sistem pendidikan. Pentingnya totalitas kebijakan pemerintah terhadap pendidikan Islam menjadi krusial untuk dikembangkan di lingkup pendidikan negeri. Diperlukan implementasi kurikulum yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan pelajar muslim dalam proses pembelajaran, serta perhatian khusus terhadap sarana, prasarana, dan tenaga pendidik agar proporsional dengan jumlah pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pendidikan Islam dalam UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003, dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan terhadap literatur-literatur yang membahas pendidikan Islam dan UU Pendidikan atau UU Sisdiknas. Melalui teknik pengumpulan data dan analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa: (1) Pendidikan Islam harus tetap eksis dalam ruang lingkup pendidikan nasional, dan (2) UU Sisdiknas memberikan jaminan terhadap keberadaan pendidikan Islam. Perkembangan ini menunjukkan urgensi peningkatan peran dan dukungan bagi pendidikan Islam di Indonesia