Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Jalar Ungu Terhadap Karakteristik Fisik Roti Kukus Dengan Sourdough Dari Air Rendaman Apel Rini Rahayu Sihmawati; Wardah; Ayu Anggraini Cahya Pitaloka
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 02 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.02.10810.%p

Abstract

This study aimed to determine the effect of flour substitution levels on the moisture content, expansion, and texture of steamed bread. The treatments consisted of five formulations: F0 (0%), F1 (10%), F2 (20%), F3 (30%), and F4 (40%) flour substitution. Data were analyzed using the Least Significant Difference (LSD) test at a 5% significance level to evaluate the effect of treatments on each physical parameter. The results showed that increasing the level of flour substitution had a significant effect on all tested parameters. The highest moisture content was observed in F4 (40%) at 39.22%, while the lowest was in F1 (10%) at 36.53%. Texture softness decreased as the substitution level increased, with the highest value in F0 (167.44 mm/100g/10s) and the lowest in F4 (88.52 mm/100g/10s). The expansion of steamed bread also tended to decrease, from 8.40% in F0 to 7.53% in F4. These results indicate that higher flour substitution levels reduce the dough’s ability to expand and form an elastic crumb structure due to decreased gluten content. Overall, the best formulation was obtained in treatments F1 (10%) to F2 (20%), as they produced steamed bread with balanced moisture, soft texture, and optimal expansion.   Keywords: steamed bread, flour substitution, moisture content, expansion, texture
TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN BUAH MANGROVE UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR Ismawati, I; Kastiawan, I Made; Ainun, Moh Baqir; Fajaryaningtyas, Dyah Ayu; Murnawan, Hery; Sihmawati, Rini Rahayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20184

Abstract

Abstrak: Buah mangrove belum banyak yang mengetahui dan memanfaatkan potensinya menjadi suatu produk olahan. Kelompok masyarakat Poklahsar raji Pandawa dan Pokmaswas Reng Paseser memiliki keinginan untuk mengolah mangrove menjadi produk olahan yang bernilai jual namun masih terkendala di aspek teknologi. Tujuan kegiatan abdimas yaitu memberikan teknologi tepat guna dan pemahaman pengolahan kopi dan sirup mangrove sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat pesisir yang sbelumnya hanya bertumpu pada perikanan tangkap. Keiatan dilakukan dengan tahapan sosialisai, pelatihan, pengukuran hasil pelatihan, monitoring dan evaluasi. Hasil yang telah dicapai terjadi peningkatan pemahaman dalam penggunaan Teknologi Tepat Guna pada 20 orang mitra. Pemahaman Teknologi Tepat Guna pengolahan mangrove ini yaitu pada aspek pengetahuan pengoperasian alat pemeras mangrove dan alat sangrai masing – masing meningkat 50% sedangkan pada aspek pengetahuan tahapan proses pengolahan kopi mangrove sejumlah 35% dan peningkatan pengetahuan proses pengolahan sirup mangrove sejumlah 20%.Abstract: People do not know the potential of mangrove fruit as a food productThe Poklahsar Raji Pandawa and Pokmaswas Reng Paseser community groups have the desire to process mangroves into marketable food products but are still hampered by technological aspects. The aim of community service activities is to provide appropriate technology and understanding of coffee and mangrove syrup processing as an effort to increase the income of coastal communities which previously only relied on fishing. Activities are carried out in the stages of socialization, training, measuring training results, monitoring and evaluation. The results that have been achieved are an increase in understanding in the use of Appropriate Technology among 20 partners. Understanding Appropriate Technology for mangrove processing, namely in the aspect of knowledge of the operation of mangrove pressing tools and roasting equipment, each increased by 50%, while in the aspect of the stages of knowledge of the mangrove coffee processing process it was 35% and the increase in knowledge of the mangrove syrup processing process was 20%.
Pengaruh Substitusi Tepung Jamur Shiitake (Lentinula edodes) Terhadap Peningkatan Kandungan Vitamin C, Vitamin D Dan Asam Folat Pada Cookies Sebagai Pangan Fungsional Untuk Ibu Hamil Rini Rahayu Sihmawati; Wardah
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 19 No 01 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.19.01.11431.%p

Abstract

This study aimed to analyze the effect of shiitake mushroom (Lentinula edodes) flour substitution on the content of vitamin C, vitamin D, and folate in cookies as a functional food product. A single-factor experimental design using a Completely Randomized Design (CRD) was applied with five levels of shiitake flour substitution (0%, 7.5%, 15%, 22.5%, and 30%), each conducted in five replications. The results demonstrated that the contents of vitamin C, vitamin D, and folate increased progressively with higher levels of shiitake flour substitution. Statistical analysis revealed that the increases in vitamin C, vitamin D, and folate were significant (p<0.05) across all treatment levels, with the highest values observed at 30% substitution. This trend indicates that shiitake flour serves as an effective natural source of micronutrients, particularly vitamin C, vitamin D, and folate. Therefore, cookies formulated with 30% shiitake flour substitution can be recommended as a functional food with the potential to enhance the intake of essential micronutrients, especially for pregnant women.   Keywords : Shiitake mushroom; functional food; vitamin C, vitamin D; folate 
PENDAMPINGAN PENINGKATAN MUTU MELALUI INOVASI LAMA SIMPAN PRODUK SAMBAL KECOMBRANG DI UMKM DUTA KARTA KIRANA KABUPATEN MALANG Wardah Wardah; Rini Rahayu Sihmawati
ABDIMAS Vol 6 No 03 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i03.1763

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) telah dikenal sejak lama oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman hias, sayur, dan obat tradisional. Rimpang, batang, daun, buah, bunga dan minyak atsiri merupakan bagian yang sering digunakan sehari-hari. UMKM Duta Karta Kirana (DeKaKa) beralamat di jl. Raya Jatikerto no. 292 RT: 24/RW:03, Kromengan Kab. Malang telah berdiri sejak 2019 telah memproduksi beberapa produk dari tanaman kecombrang antara lain : sambal kecombrang, frozen kecombrang, bumbu dasar dan camilan maupun memanfaatkan buah kecombrang sebagai sirup maupun camilan yang lainnya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh pihak mitra yaitu UMKM Duta Karta Kirana yang mengolah berbagai produk makanan berbahan dasar tanaman kecombrang. Lama simpan dan keawetan produk menjadi bagian yang terpenting dalam kegiatan PKM ini. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini berupa introdusir teknologi tepat guna berupa peralatan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan cara pengawetan produk-produknya. Pelatihan dan pendampingan telah dilakukan terhadap UMKM terhadap mutu produk, kemasan maupun cara pengolahan yang benar dengan menggunakan peralatan yang sesuai.
PENGEMBANGAN KETRAMPILAN SULAM PITA SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF PADA PENGURUS DAERAH PERSATUAN ISTERI VETERAN INDONESIA (PIVERI) JAWA TIMUR Rini Rahayu Sihmawati; Wardah; Tiurma Wiliana Susanti Panjaitan
ABDIMAS Vol 6 No 03 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i03.2742

Abstract

Pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sulam pita sebagai strategi pemberdayaan ekonomi kreatif pada Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) Pengurus Daerah Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Subjek kegiatan berjumlah 25 peserta yang merupakan anggota aktif organisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam teknik sulam pita, yang ditunjukkan dengan kemampuan menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai estetika dan layak jual. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap aspek kewirausahaan, termasuk penentuan harga, pengemasan produk, dan pemasaran sederhana berbasis digital. Pendampingan yang dilakukan juga berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta untuk memulai usaha berbasis kerajinan.