aldin ardian, aldin
Department of Mining Engineering, Faculty of Mineral Technology, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Yogyakarta 55283 Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Evaluasi Jalan Tambang Berdasarkan Kerusakan Jalan Dalam Upaya Meningkatkan Travel Speed Alat Angkut Pada PT Putra Perkasa Abadi Jobsite PT Adaro Indonesia Tabalong Kalimantan Selatan Febriawan, Figgo; Ernawati, Rika; Linggasari, Shenny; Pambayu, Aldio Kresna; Ardian, Aldin; Winda
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 10 No. 2 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v10i2.15135

Abstract

PT Putra Perkasa Abadi (PPA) adalah salah satu perusahaan kontraktor yang bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia di sektor pertambangan batubara. PT PPA menerapkan sistem penambangan terbuka menggunakan metode open pit. Kegiatan operasional PT PPA di lokasi tambang PT Adaro Indonesia meliputi pembersihan lahan hingga pengangkutan batubara ke ROM stockpile. Aktivitas penambangan yang dilakukan oleh PT PPA mencakup pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan. Salah satu persyaratan penting dalam proses pengangkutan adalah ketersediaan jalan angkut yang memadai. Berdasarkan pengamatan di lapangan, ditemukan adanya kerusakan pada segmen jalan, khususnya pada jalan poros yang mengarah ke disposal. Kerusakan ini terjadi akibat tidak mampunya daya dukung tanah untuk menahan beban kendaraan, yang mengharuskan dilakukan evaluasi terhadap kondisi jalan. Evaluasi ini menggunakan metode qualitative rolling resistance assessment dengan target rolling resistance sebesar 2%. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rolling resistance pada Jalan Spanyol mencapai 3,1, sementara pada Jalan Monte Bawah tercatat 3,2. Nilai tersebut masih lebih tinggi dari target yang ditetapkan perusahaan, yaitu 2%. Faktor utama yang mempengaruhi nilai rolling resistance adalah kerusakan berupa potholes, corrugation, ruts, loose material, dan stoniness. Hal ini terjadi karena nilai CBR (California Bearing Ratio) pada kedua jalan tersebut belum memenuhi standar CBR minimum yang dibutuhkan untuk kendaraan HD 785, yaitu sebesar 39%. Setelah dilakukan perbaikan pada daya dukung tanah menggunakan metode Giroud-Han, nilai rolling resistance berhasil diturunkan menjadi 2%, sesuai dengan target perusahaan. Sebagai hasil dari perbaikan tersebut, rata-rata kecepatan hauler mengalami peningkatan. Kecepatan hauler di Jalan Monte Bawah meningkat dari 14,23 km/jam (kecepatan aktual) menjadi 20 km/jam (kecepatan setelah perbaikan), sementara di Jalan Spanyol, kecepatan hauler meningkat dari 22,35 km/jam (kecepatan aktual) menjadi 26,64 km/jam (kecepatan setelah perbaikan). Kecepatan maksimum yang dapat dicapai oleh hauler, sesuai dengan handbook Komatsu 785, adalah 70 km/jam.
The Effect of Purun Tikus (Eleocharis dulcis) and Organic Material Addition in Constructed Wetland Systems on the Improvement of Acid Mine Drainage Quality Simamora, Eprilia; Nurcholis, Mohammad; Ardian, Aldin; Ernawati, Rika; Winarno, Eddy
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Volume 8, No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i2.14694

Abstract

Coal mining activities often cause environmental challenges, one of which is acid mine drainage (AMD) with low pH and elevated concentrations of heavy metals and suspended solids. This study aimed to assess water quality improvement through a constructed wetland system using Purun tikus (Eleocharis dulcis) and palm oil empty fruit bunch compost (TKKS). Laboratory-scale experiments were conducted with five treatment variations and three replications over a 20-day retention period. Results indicated that the media combination, with or without limestone addition, significantly altered the water quality parameters. The pH increased from 3.35 to 7.76; TSS decreased from 1,373.3 mg/L to 151 mg/L; Fe decreased from 33.15 mg/L to 2.68 mg/L; and Mn decreased from 7.06 mg/L to 0.45 mg/L over 20 days. These results indicate the potential of constructed wetlands using native plants and organic materials as an environmentally friendly strategy for treating mining wastewater.
RANCANGAN MINE SEQUENCE PADA PENAMBANGAN BATUBARA UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI PIT J NORTH PT MULTI HARAPAN UTAMA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Alfianto, Danny; Ardian, Aldin; Inmarlinianto, Inmarlinianto; Soekamto, Untung; R.Horman, Juanita; Cahyadi, Tedy Agung
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 9 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v9i2.11874

Abstract

PT Multi Harapan Utama (PT MHU) adalah perusahaan pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang bergerak di bidang pertambangan batubara. PT MHU berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Salah satu area kerja PT MHU adalah pit J North, di mana sistem penambangan yang digunakan adalah sistem tambang terbuka dengan metode open pit coal mining. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan teknis penambangan batubara dari bulan Februari hingga April 2023. Berdasarkan desain bulan Februari 2023, didapatkan volume overburden sebesar 2.188.953 Bcm dan batubara sebesar 121.899 ton dengan SR 17,38 : 1; pada bulan Maret 2023, didapatkan volume overburden sebesar 2.206.138 Bcm dan batubara sebesar 117.476 dengan SR 18,78 : 1; pada bulan April 2023, didapatkan volume overburden sebesar 1.965.037 Bcm dan batubara sebesar 107.229 ton dengan SR 18,33 : 1. Rancangan disposalterletak di sebelah timur dari pit. Luas dari disposal adalah 52,7 Ha dengan kapasitas sebesar 8.640.258 Lcm. Berdasarkan desain, disposal yang diterapkan adalah teracce dump karena topografi di daerah penelitian relatif landai (author).
Karakteristik Batubara Formasi Warukin di Kalimantan Selatan serta Implikasinya pada Teknologi Pencairan Batubara Nursanto, Edy; Haq, Shofa Rijalul; Ardian, Aldin
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan Volume 7 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v7i2.11075

Abstract

Batubara di Indonesia didominasi oleh peringkat rendah (low rank coal) prosentase lebih dari 85% dari total cadangan batubara. Meskipun demikian, batubara peringkat rendah lebih mudah diolah untuk meningkatkan nilai tambahnya karena struktur molekul dan gugus hidroksil batubara peringkat rendah yang reaktif dibandingkan dengan batubara peringkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik batubara peringkat rendah formasi Warukin pada proses pencairan batubara. Data primer berupa pengambilan sampel batubara dan arah kedudukannya serta kemiringannya diperoleh dengan metode pengambilan ply by ply. Analisis proksimat, ultimat, maseral dan reflektan vitrinit dilakukan pada sampel-sampel tersebut dengan variasi pengujian, kemudian diolah dengan analisis secara teoritis empiris yang disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan berdasarkan hasil pengujian di laboratorium secara deskriptif kualitatif.  Dengan penelitian ini, sebaran sifat dan kualitas batubara dapat dievaluasi, serta alternatif teknologi penambangan dengan pencairan dapat direncanakan secara efektif dan efisien dengan penciri maseral liptinit mempunyai persentasi besar, yaitu rata-rata 34,28 % pada lapisan.
Karakteristik Batubara Formasi Warukin di Kalimantan Selatan serta Implikasinya pada Teknologi Pencairan Batubara Nursanto, Edy; Haq, Shofa Rijalul; Ardian, Aldin
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan Volume 7 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v7i2.11075

Abstract

Batubara di Indonesia didominasi oleh peringkat rendah (low rank coal) prosentase lebih dari 85% dari total cadangan batubara. Meskipun demikian, batubara peringkat rendah lebih mudah diolah untuk meningkatkan nilai tambahnya karena struktur molekul dan gugus hidroksil batubara peringkat rendah yang reaktif dibandingkan dengan batubara peringkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik batubara peringkat rendah formasi Warukin pada proses pencairan batubara. Data primer berupa pengambilan sampel batubara dan arah kedudukannya serta kemiringannya diperoleh dengan metode pengambilan ply by ply. Analisis proksimat, ultimat, maseral dan reflektan vitrinit dilakukan pada sampel-sampel tersebut dengan variasi pengujian, kemudian diolah dengan analisis secara teoritis empiris yang disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan berdasarkan hasil pengujian di laboratorium secara deskriptif kualitatif.  Dengan penelitian ini, sebaran sifat dan kualitas batubara dapat dievaluasi, serta alternatif teknologi penambangan dengan pencairan dapat direncanakan secara efektif dan efisien dengan penciri maseral liptinit mempunyai persentasi besar, yaitu rata-rata 34,28 % pada lapisan.
The Effect of Purun Tikus (Eleocharis dulcis) and Organic Material Addition in Constructed Wetland Systems on the Improvement of Acid Mine Drainage Quality Simamora, Eprilia; Nurcholis, Mohammad; Ardian, Aldin; Ernawati, Rika; Winarno, Eddy
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Volume 8, No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v8i2.14694

Abstract

Coal mining activities often cause environmental challenges, one of which is acid mine drainage (AMD) with low pH and elevated concentrations of heavy metals and suspended solids. This study aimed to assess water quality improvement through a constructed wetland system using Purun tikus (Eleocharis dulcis) and palm oil empty fruit bunch compost (TKKS). Laboratory-scale experiments were conducted with five treatment variations and three replications over a 20-day retention period. Results indicated that the media combination, with or without limestone addition, significantly altered the water quality parameters. The pH increased from 3.35 to 7.76; TSS decreased from 1,373.3 mg/L to 151 mg/L; Fe decreased from 33.15 mg/L to 2.68 mg/L; and Mn decreased from 7.06 mg/L to 0.45 mg/L over 20 days. These results indicate the potential of constructed wetlands using native plants and organic materials as an environmentally friendly strategy for treating mining wastewater.