Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENINGKATAN PRODUKSI IKAN KONSUMSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DENGAN TEKNOLOGI CULTURE BASED FISHERIES ( CBF) DI MA BAHRUL ULUM MULIASARI, BANYUASIN Rahma Mulyani; Sumantriyadi Sumantriyadi; Lia Perwita Sari; Yulia Puspita Sari; Santi Mayasari; Humairani Humairani
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i2.626

Abstract

One of the aquaculture techniques is Culture Based Fisheries (CBF). CBF or Cultivation-Based Capture Fisheries is a capture fishery activity where the caught fish come from cultured fish seeds that are spread into water bodies, and the stocked fish seeds will grow by utilizing available natural food in increasing consumption fish production based on local wisdom. The purpose of this activity is to add insight and information for teachers and students about aquaculture using the CBF technique. The method used is the observation and preparation stage, the coordination stage, the tool and material preparation stage, and finally the implementation stage. The results of PKM activities The target audience in this Community Service activity is the community in general, but specifically it is addressed to the Santri/Students and Teachers at MA Bahrul Ulum Muliasari Tanjung Lago, Banyuasin Regency, which specifically has been attended by 41 people. During the PKL implementation, activities were carried out in 3 activities, the first was a speech from the head of MA Bahrul Ulum and also the PKL Team Leader, in the second session followed by a presentation session of 6 materials and the last was a demonstration activity or practice of measuring water quality as well as socialization of aquaculture study programs. fish. The results of this PKM are used to increase the willingness and knowledge of the community through students/teachers in developing their area to apply CBF technology to develop the fisheries sector in the area which looks quite promising.
TEKNOLOGI RESIRKULASI SISTEM PADA LAHAN TERBATAS UNTUK MENIKATKAN PRODUKSI IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy Lac) Muhammad Dennoh; Sumantriyadi Sumantriyadi; Sofian Sofian
JURNAL AKUAKULTURA Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.142 KB) | DOI: 10.35308/ja.v3i2.1645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan Gurame dengan padat tebar yang berbeda dalam sistem Resirkulasi. Perlakuan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu padat tebar 10 ekor , 15 ekor dan 20 ekor serta 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peningkatan padat penebaran pada sistem resirkulasi dari 10 ekorhingga 20 ekor memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap pertumbuhan panjang dan bobot harian, pertumbuhan panjang dan bobot mutlak Ikan Gurami. Namun penambahan padat tebar tidak berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup Ikan Gurami hasil penelitian menunjukkan, bahwa peningkatan padat penebaran dari 10 hingga 20 ekor memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadapa pertumbuhan panjang dan berat mutlak 3,93(cm), 3,34(cm), 3,09(cm) dan 8,44(g), 7,54(g), 6,78(g), efisiensi pakan 59,89(%), 53,41(%), 38,42(%) namun tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup 86,67(%), 82,22(%), 78,33(%).
Komposisi Fermentasi Kotoran Puyuh, Ampas Tahu Dan Tepung Kentang Yang Berbeda Terhadap Populasi Dan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex Sp) Deri Anggara; Indah Anggraini Yusanti; Sumantriyadi Sumantriyadi
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v17i2.8108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis populasi dan biomassa cacing sutera (Tubifex sp) yang dibudidayakan pada komposisi fermentasi kotoran puyuh, ampas tahu, dan tepung kentang yang berbeda. Penelitian ini mengunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakukan dan 3 pengulangan. Komposisi perlakuan meliputi P0 (kotoran puyuh 100%), P1 (50% kotoran puyuh, 35% ampas tahu dan 15% tepung kentang), P2 (50% kotoran puyuh, 25% ampas tahu dan 25% tepung kentang), P3 (50% kotoran puyuh, 15% ampas tahu dan 35% tepung kentang). Cacing suetra dipelihara selama 42 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi cacing sutera tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 sebesar 240 ind/gr, sedangkan biomassa tertinggi didapatkan pada perlakuan P2 yaitu sebesar 121.17 gr dan kualitas air selama penelitian mampu menunjang budidaya cacing sutera.  
PENINGKATAN KUALITAS WARNA IKAN SUMATERA (Puntius tetrazona) MELALUI SUPLEMENTASI ASTAXANTHIN DALAM PAKAN Sumantriyadi, Sumantriyadi; Sopian, Sopian; Anwar, Saeful
JURNAL AKUAKULTURA Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v5i1.4103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerahan warna dan kinerja pertumbuhan ikan sumatera (Puntius tetrazona) dengan penambahan astaxanthin dalam pakan. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Ikan sumatera yang digunakan merupakan hasil tangkapan alam dengan bobot rata-rata 1,22±0,17 g. Ikan diperliharan selama 30 hari dalam akuarium berukuran 30x20x20 cm3. Perlakuan yang diujikan yaitu kontrol (Tubifex sp), 0 mg astaxanthin per kg pakan dan 100 mg astaxanthin per kg pakan. Parameter yang diamati yaitu tingkat perubahan warna, kelangsungan hidup, pertmbuhan dan parameter kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi astaxanthin pada dosis 100 mg/kg pakan menghasilkan kecerahan warna. Penambahan astaxanthin dalam pakan tidak mempengaruhi kinerja pertumbuhan ikan sumatera.