Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Manajemen Insiden dan Masalah pada Helpdesk Terhadap Perbaikan Kualitas Pelayanan Publik Berdasarkan Framework ITIL V4: (Studi Kasus: Dispendukcapil Kota kediri) Putri, Intan Rahma Diana; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i1.59108

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri merupakan lembaga pemerintah yang menyediakan layanan dan optimalisasi teknologi dalam bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur capability level sehingga mengetahui GAP Analysis pada hepldesk terkait manajemen insiden dan masalah yang terjadi sehingga dapat memberikan rekomendasi aktivitas berdasarkan ITIL V4. Pedoman yang digunakan adalah framework Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 4 dimana framework ini telah banyak diadopsi oleh perusahaan/lembaga. Penelitian ini berfokus pada praktik manajemen insiden dan manajemen masalah yang terjadi pada helpdesk dan metode yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner untuk menganalisis kemampuan lembaga. Narasumber atau responden didapat berdasarkan RACI Model pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Hasil dari penelitian dapat berupa rekomendasi aktivitas, penilaian level kemampuan dan kesenjangan yang terjadi dalam aktivitas manajemen insiden dan masalah. Level kemampuan manajemen insiden dan masalah pada helpdesk di Dispendukcapil Kota Kediri berada pada level 3 (defined) dimana semua aktivitas telah didefinisikan, didokumentasikan, distandarisasi, dan terintegrasi bersama. Dari hasil penilaian ini, aktivitas manajemen insiden dan masalah pada helpdesk di Dispendukcapil Kota Kediri belum memenuhi harapan penulis berdasarkan framework ITIL V4, namun insiden dan masalah yang terjadi telah dikelola dengan baik.
Analisis Usability Terhadap User Rapor Online Menggunakan Metode WEBUSE dan Heuristic Evaluation (Studi Kasus : SD Al Kautsar Surabaya) Adawiyah, Robbiatul; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i2.59454

Abstract

Perancangan User Interface / User Experience Pada Game Edukasi Kesenian Wayang “Metabharata” Berbasis Mobile Dengan Pendekatan Design Thinking Mubaroq, Husnul; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i2.59540

Abstract

Dalam era digital saat ini, permainan edukasi menjadi sarana efektif untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan hiburan. Kesenian wayang merupakan warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai dan sejarah, namun minat terhadap wayang khususnya di kalangan muda cenderung menurun, terdesak oleh budaya asing dan keterbatasan waktu luang. Mengingat efektivitas game edukasi sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, Metabharata dirancang untuk merevitalisasi dan meningkatkan apresiasi terhadap kesenian wayang, sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya.. Penelitian ini menggunakan metodologi design thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan testing, dengan dukungan tools Figma untuk desain dan Maze untuk usability testing. Hasil studi literatur, survei, dan analisis kebutuhan pengguna dijadikan dasar dalam merancang UI/UX game yang tidak hanya menarik secara visual tapi juga fungsional dan informatif. Prototype yang dihasilkan kemudian diuji coba untuk mendapatkan feedback dari pengguna target, yaitu pelajar dan mahasiswa berusia 15-25 tahun. Hasil pengujian mendapatkan nilai sebesar 96% yang menunjukkan bahwa desain UI/UX Metabharata diterima dengan baik, dimana pengguna merasa tertarik dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan serta edukatif terkait kesenian wayang. Peneliti berharap Metabharata dapat menjadi salah satu media alternatif dalam mengedukasi dan menghibur, sekaligus memperkenalkan kesenian wayang kepada generasi muda, mengingat pentingnya pelestarian budaya dalam menghadapi globalisasi dan arus informasi modern.
Forecasting Model of Ice Poci Tea Sales with Linear Regression Algorithm and Determination of Reorder Point Using Safety Stock and Reorder Point Methods: Model Peramalan Penjualan Teh Poci dengan Algoritma Linear Regression dan Penentuan Reorder Point Menggunakan Metode Safety Stock dan Reorder Point Kurniawati, Devi Riskhi; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i2.59545

Abstract

Franchising is a form of cooperation between business owners and other parties with certain terms and conditions. Poci Iced Tea in Widodaren sub-district is one of the franchised businesses. However, this business often experiences problems in its business, especially the problem of controlling raw materials. Problems in business related to inventory control are shortages or excess inventory which leads to increased storage costs. To avoid these problems, it can be done by forecasting sales. In this study, the authors used the Linear Regression algorithm to create a sales forecasting model for iced tea pots. Researchers conducted a collection to obtain historical data based on the required variables, namely the number of sales of jasmine and vanilla variants of iced tea, rainfall, days, and ice cube usage. The results of this study obtained that the Iced Tea Poci Shop needs to prepare a Safety Stock of 48 pcs of jasmine variant tea, or each type of 16 pcs; and as many as 25 pcs of vanilla variant tea; and as many as 6 ball cups of 16oz teapots, for safety raw materials in case of unexpected sales. The Iced Tea Poci shop needs to reorder raw materials if there are 243 pcs of jasmine variant tea left or 81 pcs of each type left, a total of 3,900 pcs or 1,300 pcs for each type of tea; and if there are 88 pcs of vanilla variant tea left, a total of 1,275 pcs of tea, and if there are 28 balls left, a total of 431 balls of 16oz teacups.
Menganalisa Pola Pembelian Pelanggan Menggunakan Metode Data Mining: Customer Segementation dan Market Basket Analysis Dengan Algoritme K-Means dan Eclat Sari, Dewi Kumala; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i2.60048

Abstract

Rancang Ulang Pemodelan Proses Bisnis dalam Proses Pemenuhan Pesanan di Konveksi Raya Dupak Surabaya Bashir, Alifia Octaviany; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i2.60590

Abstract

Diketahui proses bisnis yang terjadi saat ini adalah make-to-order yaitu proses produksi dapat diproses apabila mendapat pesanan masuk. Setiap ada pesanan masuk, pemilik akan menginformasikan kapan estimasi pesanan selesai dan waktu pengiriman. Selama ini penentuan estimasi pesanan selesai hanya didasarkan pada perkiraan pemilik Konveksi Raya Dupak, sehingga sering mengalami keterlambatan dalam proses pemenuhan pesanan. Untuk mengejar tenggat waktu, Konveksi Raya Dupak seringkali melakukan subkontrak ke konveksi lain yang mengakibatkan bertambahnya biaya produksi dari yang seharusnya. Sedangkan untuk menjaga kualitas layanan, ketepatan waktu merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, dapat digunakan Business Process Management (BPM) adalah pendekatan dengan memetakan proses bisnis yang ada (as-is). Setelah itu, dilakukan analisis kualitatif terhadap model proses as-is menggunakan metode value-added analysis dan root cause analysis untuk mengidentifikasi sumber masalah terkait waktu. Selanjutnya dilakukan perancangan ulang proses bisnis (to-be) yang kemudian hasil redesign tersebut disimulasikan untuk mengetahui model paling optimal untuk meningkatkan efisiensi waktu. Diperoleh dua model proses bisnis to-be yang dapat meningkatkan efisiensi waktu, yaitu activity elimination dan automation-integration. Setelah disimulasikan, hasil simulasi to- be yang memiliki nilai paling signifikan adalah model Redesign 1 (activity elimination) yaitu sebesar 7,608 atau lebih cepat 5 hari kerja. Sedangkan model Redesign 2 (automation-integration) memiliki nilai sebesar 1,957 atau lebih cepat 1 hari kerja. Oleh karenanya, model Redesign 1 atau activity elimination adalah model yang paling optimal untuk meningkatkan efisiensi waktu.
VIRTOURAL: MOBILE APPS AS VIRTUAL TOURISM AND E-MARKETPLACE INTEGRATED WITH VIRTUAL REALITY TO IMPROVE TOURISM AND UMKM IN PACITAN DISTRICT: VIRTOURAL : MOBILE APPS SEBAGAI VIRTUAL TOURISM DAN E-MARKETPLACE TERINSTEGRASI VIRTUAL REALITY GUNA MENINGKATKAN PARIWISATA DAN UMKM KABUPATEN PACITAN Shihabudin, Ahmad; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i3.61028

Abstract

This research aims to describe the concept design and implementation of Virtoural, which is Mobile Apps as Virtual Tourism and E-Marketplace Integrated Virtual Reality To Improve Tourism and MSMEs in Pacitan Regency. This research uses the R&D method (Research and Development) which consists of four stages, namely stage Define, Design, Develop, and Dissermination. But for developmen tmobile app This only reaches the Develop stage, namely creating a Virtoural prototype. Virtoural is an application as virtual tourism Pacitan Regency ande-marketplace by using the Pacitan Regency tourist destination as its base by integratingVirtual Reality inside it. The features in Virtoural are the start/registration page, main menu, tourist exploration menu, best destination menu, souvenir menu, and user account menu. The stages for designing mobile app Virtoural is the problem identification stage, design stage, assembly stage, trial & evaluation stage, implementation stage, and product evaluation & development stage. In this way the Virtoural application can be implemented well. After this application is implemented, it is hoped that it can help the tourism sector and MSMEs in Pacitan Regency.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Layanan GOPAY Menggunakan Structural Equation Modeling (Studi Kasus: Kota Surabaya) Rosida, Aulia Mufidatur; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i3.61145

Abstract

GOPAY adalah dompet digital yang dapat digunakan oleh masyarakat umum, khususnya warga Surabaya, kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia yang sebagian besar masyarakatnya menggunakan ponsel untuk bertransaksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi kebahagiaan pengguna GOPAY. ada 6 faktor yang berkaitan dalam pengaruh kepuasan pelanggan, yaitu technological self-efficacy, perceived ease of use, perceived usefulness, perceived risk, security system, dan perceived trust. Ada 100 responden survei masyarakat Surabaya yang menggunakan minimal 1 kali tranksasi aplikasi GOPAY. Penyebaran kuesioner secara online menjadi sumber data utama untuk penelitian ini. Karena model SEM digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data, maka model yang digunakan tidak terbatas untuk menggunakan variabel tambahan lain pada model penelitian dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini yaitu pengaruh perceived ease of use terhadap customer satisfaction, technological self-efficacy terhadap customer satisfaction, perceived ease of use terhadap perceived usefulness, dan perceived ease of use terhadap customer satisfaction menunjukkan hubungan signifikan dan positif yang menimbulkan ada 3 faktor yang saling mempengaruhi pada kepuasan pelanggan yang menggunakan layanan GOPAY.
Analisis Opinion Mining Pada Topik Chatgpt di Aplikasi X Dengan Pendekatan Algoritma SVM Berbasis Lexicon Prismala, Darisva; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i3.61575

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya dalam bentuk chatbot seperti ChatGPT, telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk interaksi di platform media sosial seperti aplikasi X. Analisis sentimen terhadap opini pengguna sangat penting untuk memahami sikap dan reaksi mereka, yang dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembang untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini masyarakat terhadap topik ChatGPT di aplikasi X menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) berbasis lexicon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SVM berbasis lexicon dapat secara efektif mengklasifikasikan sentimen Tweet dengan tingkat akurasi yang tinggi. Pelabelan data menggunakan kamus VADER Lexicon menunjukkan hasil sebagai berikut: 431 sentimen positif, 1307 sentimen netral, dan 115 sentimen negatif. Sementara itu, hasil klasifikasi menggunakan algoritma SVM menunjukkan 188 sentimen positif, 1264 sentimen netral, dan 1593 sentimen negatif. Akurasi pengujian menggunakan Cross Validation menghasilkan akurasi sebesar 78.06%, dengan precision 53.72% untuk sentimen positif, 76.74% untuk sentimen netral, dan 81.98% untuk sentimen negatif. Recall untuk masing-masing kelas adalah 23.43% (positif), 74.22% (netral), dan 99.92% (negatif).
Modeling Business Process Improvement (BPI) Distribution Flow at PT. DWI PUTRA MANUNGGAL using the Business Process Model and Notation (BPMN) Approach: Modeliing Business Process Improvment (BPI) Alur Distribusi pada PT. DWI PUTRA MANUNGGAL dengan Pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN) Primasari, Bela Dwi; Nuryana, I Kadek Dwi
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i3.61584

Abstract

A company must maintain the stability of its business processes. To ensure smooth business operations, one approach is to enhance competitive quality for consumers. Maintaining consumer trust can be achieved by ensuring the stability of quality products and fast service. This study was conducted at PT. Dwi Putra Manunggal, located in Malang Regency, East Java. The company faces inefficiencies in its distribution process, causing delays in getting products to consumers. To improve business processes, an analysis using the Business Process Improvement (BPI) method can be performed. BPI is used to find solutions to ongoing business process issues. To evaluate and implement improvements, modeling notation written in Business Process Model and Notation (BPMN) can be used, providing stakeholders with an overview of the business process improvements made. By using BPMN notation, the actual (as-is) and recommended (to-be) business process simulations and models can be identified. As a result, PT. Dwi Putra Manunggal's business processes need improvement through BPI, with several parts of the business process requiring simplification. The simplification, simulated and modeled using BPMN, results in a minimum time of 7 hours, a maximum time of 13 hours, and an average time of 13 hours and 10 minutes.A company must maintain the stability of its business processes. To ensure smooth business operations, one approach is to enhance competitive quality for consumers. Maintaining consumer trust can be achieved by ensuring the stability of quality products and fast service. This study was conducted at PT. Dwi Putra Manunggal, located in Malang Regency, East Java. The company faces inefficiencies in its distribution process, causing delays in getting products to consumers. To improve business processes, an analysis using the Business Process Improvement (BPI) method can be performed. BPI is used to find solutions to ongoing business process issues. To evaluate and implement improvements, modeling notation written in Business Process Model and Notation (BPMN) can be used, providing stakeholders with an overview of the business process improvements made. By using BPMN notation, the actual (as-is) and recommended (to-be) business process simulations and models can be identified. As a result, PT. Dwi Putra Manunggal's business processes need improvement through BPI, with several parts of the business process requiring simplification. The simplification, simulated and modeled using BPMN, results in a minimum time of 7 hours, a maximum time of 13 hours, and an average time of 13 hours and 10 minutes.Keywords: BPI, BPMN, Modeling and Simulation, Distribution
Co-Authors Abidin, Ananda Rizky Agustin, Putri Amelia Aisyiah, Jamilatul Al Hakim, Mochamad Muzayyid Andik, Achmad Ardiansyah, Fernando Aries Dwi Indriyanti, Aries Dwi Arsydi, Mohammad Dandi Auliyaurroshidin, Maulana AZIZ Bagus, Bagus Laksono Yudo Atmojo Bashir, Alifia Octaviany Bayhaqi, Fachrul Bernika, Hilda Chlarasasti, Yefi Daniswara, Anak Agung Aryasatya Dewi Kumala Sari Dewi, Sherlyani Puspita Dzulfaqqor, Moh. Fatihul Farras Elwino, Elwino Alif Ramadhan Fadhila, Lizza Nur Ferdani, Happy Septian Firdausi, Atika Shima Hadi, Febria Erliana Hamdani, Hilman Hanif, Zidny Hasan, Jamal Hasna, Widya Berlian Dliya Herviyandasari, Jasica Ardana I Gusti Lanang Putra Eka Prismana, I Gusti Lanang Putra Eka Iranti, Alda Maretina Istiqomah, Nurul - Kartikasari, Dinda Kirom, Mohammad Ulil Kurniawati, Devi Riskhi Lailia, Mairatul Lathifatuz zuhroh Madani, Heru Galang Ardi Reda Maghfiroh, Saidatul Moch. Faisal Moerdyanto, Octarian Prasetya Mubaroq, Husnul Muizadin, Irwan Mujianto, Ahmad Heru Niasmara, Jeptika Herni Ningrum, Puspita Westi Erlitiya Nur Alian, Galang Maftuh Nur Rahmatullah, Muhammad Rafi Atha Panama, Mochamad Ghozy Satur Prameswari, Alinda Ayu Pramudita, Genta Pratama, Kevin Krisna Adji Pratiwi, Dwi Septia Primasari, Bela Dwi Prismala, Darisva Putri, Amara Indah Putri, Intan Rahma Diana Rafeda Ramma, Rafif Ramadhan, Gemilang Idam Rengganis, Rohmanialuhri Rizqiyah, Anis Maulidatur Robbiatul Adawiyah Rohma, Riska Wahyuni Ainun Rohmadianto, Zidan Rosida, Aulia Mufidatur Sa'diyah, Lailatul Mukharromatus Salsabilah, Balqist Naurah Santoso, M Haries Eko Sari, Devit Etika Shihabudin, Ahmad Susanto, Deafitria Putri Ulumudin, Febri Nur Ustadha, Muchtarotun Novia Utomo, Ilham Wahyu Wicaksono, Satria Adi