Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMANFAATAN SAMPAH UNTUK MENDUKUNG USAHA TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DAN AGROEKOSISTEM DI DESA BENTENG, KECAMATAN CIAMPEA, KABUPATEN BOGOR (Waste Utilisation to Support Herbal Medicine Family Enterprise and Agroecosystem in Benteng Village, Ciampea) Siti Amanah; Inta P.N. Damanik; Helda Ibrahim
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 21, No 1 (2014): Maret
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18516

Abstract

ABSTRAKVolume sampah yang semakin meningkat merupakan isu yang ditemui di kota dan desa seiring meningkatnya populasi dan aktivitas manusia.  Sampah perlu dikelola dengan baik agar tidak berakibat buruk bagi kehidupan manusia. Penanganan sampah memerlukan keterampilan khusus, dan penelitian ini mengkaji upaya penanganan sampah oleh perempuan tani di Desa Benteng, Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian meliputi mengetahui persepsi masyarakat tentang lingkungan, menganalisis pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi pupuk organik, dan  menganalisis tingkat kepedulian masyarakat tentang lingkungan demi kelestariannya. Penelitian dilaksanakan dengan teknik penilaian tentang sampah dan lingkungan oleh 30 responden wanita tani tanaman obat keluarga (toga), dilanjutkan dengan kaji tindak.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga tani di Desa Benteng mempunyai persepsi yang positif tentang lingkungan dan mendukung pemeliharaan alam, namun persepsi tersebut belum diikuti oleh tindakan nyata.  Aksi bersama berupa praktik bersama mengolah sampah menjadi pupuk organik (kompos) merupakan salah satu forum mendorong masyarakat mengelola sampah. Sampah yang diolah menjadi pupuk organik dimanfaatkan perempuan tani memupuk tanaman obat keluarga (Toga) yang ditekuni oleh wanita tani.  Aksi bersama tersebut perlu disertai penyuluhan tentang pengolahan kompos untuk usaha toga. Hal ini dapat memantapkan difusi-adopsi dalam pertanian berwawasan lingkungan. ABSTRACTThe volume of garbage keep increase and needs waste management to prevent human life from hazard.  The issue of increasing volume of garbage has also found in Kampung Gunung Leutik, Benteng Village, in Ciampea, District of Bogor.  Kampung Gunung Leutik has been known as Kampung Toga (herbal village). The women group run Toga expect that the village can exist as eco-village with characterised by ability to conserve the ecosystem through processing organic waste into compost. The research objectives are to know community perception about environment, to analyse ability of the members of women Toga group  to process waste into organic fertilizer (compost), and to analyse the community awareness to the environment conservation for the sustainabilty.  A number of 30 respondents were interviewed for their perception to the environment and to manage the waste.  Assessment was followed by concrete action in composting conducted at the research site.  The research results showed that perception of the community to the environment is positive and care to the environment, but this perception has not followed by concrete action. The women farmer’s group felt the needs to make organic fertilizer (compost) from waste, then they involved in a co-learning through a training to make  compost. The compost was  used to fertilize the medicinal plants that cultivated by the women. Further extension on composting is needed to enhance community willingness to support diffusion-adoption in waste management by making compost as organic fertilizer to support their agribusiness in herbal family medicine.
Strategi Peningkatan Kapasitas Pembentukan Modal Pada Kelompok Tani Di Desa Waimital Provinsi Maluku Meilvis E. Tahitu; Inta P. N. Damanik; Esther Kembauw
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 7 No. 4 (2023): Article Research Volume 7 Nomor 4 Oktober 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v7i4.1884

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan strategi yang sesuai untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani di Desa Waimital khususnya untuk membentuk modal kelompok. Kapasitas pembentukan modal kelompok merupakan salah satu hal penting bagi kelompok tani di Desa Waimital karena berbagai kegiatan kelompok yang terkait dengan usaha tani tidak dapat dilakukan akibat ketiadaan modal kelompok. Konsekuensinya kelompok tani bersifat stagnan, hanya melakukan rutinitas saja padahal anggota kelompok tani di Desa Waimital adalah petani yang suka mencoba hal-hal baru. Sebagai populasi adalah seluruh kelompok tani di Desa Waimital, yaitu 12 kelompok tani. Sebagai responden ditentukan lima orang mewakili setiap kelompok yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan tiga anggota kelompok. Data primer berasal dari responden yang dikumpulkan melalui wawancara berstruktur menggunakan kuesioner. Data primer diantaranya tentang berbagai kegiatan kelompok terkait pembentukan modal kelompok. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber, diantaranya dari Kantor Desa Waimital, Badan Pusat Statistik, dan sumber-sumber lain. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang sesuai untuk peningkatan kapasitas pembentukan modal kelompok bagi kelompok tani di Desa Waimital adalah dengan meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan tentang pembentukan modal kelompok. Ini dapat dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan tentang pembentukan modal kelompok, manajemen pengelolaan modal kelompok dan diikuti dengan dukungan regulasi (kebijakan) yang sesuai, dukungan sarana produksi dan alat serta mesin pertanian. Strategi yang akan dilakukan membutuhkan kerjasama dan sinergitas dari berbagai pihak terkait, yaitu pihak perguruan tinggi; perbankan; pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten terkait dengan dinas-dinas yang relevan, diantaranya dinas pertanian.
The Effect of Implementing 12/14 Day Harvest Rotation on FFB Production and Harvest Employee Income: Case Study at PT Nusaina Agro Kobi Manise Memem, Jusri; Girsang, Wardis; Damanik, Inta PN
International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Vol. 5 No. 5 (2024): International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Rese
Publisher : Future Science / FSH-PH Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijmaber.05.05.15

Abstract

The policy regarding crop rotation is relatively new. However, this policy is still being debated, because it is not yet known that a consistent harvest rotation pattern has a significant effect on harvest premiums, FFB production and harvest employee income at PT Nusaina Agro Kobi Manise. This research aims to analyze the effect of 12/14 day harvest rotation and harvest premiums on FFB production and harvest employee income. This research uses quantitative descriptive methods. Data were analyzed using SmartPLS 3.0 Software. The results of the research show the effect of implementing 12/14 day harvest rotation and harvest premiums on FFB production and harvest employee income. It is clear that implementing 12/14 day harvest rotation does not have a direct influence on FFB production and harvest employee income but the implementation of 12/14 day harvest rotation days have an indirect influence through harvest premiums on production and harvest employee income. The t-calculated path coefficient value of 12.140 is greater than the t-table value of 1.96 with a p-value of 0.00 which is smaller than 0.05 so that the variable implementing 12/14 day harvest rotation has a significant effect on the harvest premium variable. The specific indirect effect value of implementing a 12/14 day harvest rotation has an effect on the harvest premium and in turn has an effect on FFB production with a calculated t-value of 2.500 which is greater than the t-table value of 1.96 and with a p-value of 0.013 which is smaller than 0.05 so can be said to have a significant effect.
Respon Petani terhadap Rencana Pengembangan Agroeduwisata di Desa Waimital, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku Damanik, Inta P.N.; Tahitu, Meilvis E; Kembauw, Esther
Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 02 (2024): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/20202451871

Abstract

Agroeduwisata merupakan perpaduan dari konsep agrowisata dan edukasi. Agroeduwisata dapat dikembangkan di Desa Waimital, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku sebagai desa pertanian dengan berbagai cabang usaha tani yang didominasi padi sawah. Terkait hal tersebut, penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis respon petani terhadap rencana pengembangan agroeduwisata, dan (2) menemukan strategi pengembangan agroeduwisata berdasarkan respon petani pada tujuan (1). Desa Waimital dipilih secara sengaja sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi pengembangan agroeduwisata. Populasi penelitian adalah seluruh kelompok tani aktif di Desa Waimital, yaitu 19 kelompok; selanjutnya dari setiap kelompok ditentukan ketua kelompok dan dua anggota kelompok menjadi responden. Pemilihan anggota sebagai responden dilakukan secara acak sederhana. Data yang dikumpulkan meliputi data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan responden menggunakan kuesioner dan data sekunder dari berbagai sumber relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan statistik sederhana. Hasil penelitian ternyata respon petani bersifat positif terhadap rencana pengembangan agroeduwisata, namun ditemukan berbagai hal yang membutuhkan kesepakatan, yaitu: (1) penentuan lokasi wisata, (2) tugas petani dalam program agroeduwisata, dan (3) pengelolaan keuangan agroeduwisata. Terkait hal tersebut, dibutuhkan strategi untuk pengembangan agroeduwisata melalui kerjasama antar pihak terkait guna memenuhi kesepakatan melalui berbagai kegiatan diantaranya pemetaan lokasi wisata, sosialisasi dan pelatihan sesuai kebutuhan.
Analisis Pemanfaatan Pekarangan Rumah Dalam Penurunan Stunting di Desa Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon Lefubun, Maria Lusia; Damanik, Inta P. N.; Leatemia, Ester D.
Media Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i2.4610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi ibu rumah tangga terhadap stunting dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk penurunan stunting di Desa Passo. Pengambilan populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang anaknya mengalami stunting, sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sensus sehingga jumlah sampe yang diambil adalah 41 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi ibu rumah tangga terhadap stunting dapat dilihat berdasarkan pengertian stunting, penyebab stunting, dampak dan pencegahan stunting. Pemanfaatan pekarangan di Desa Passo dimanfaatan dengan berbagai jenis tanaman sayuran, buah-buahan, tanaman rempah dan tanaman hias.
DAMPAK PERUSAHAAN PT. BINTANG LIMA MAKMUR TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT ROHUA DESA SEPAKABUPATEN MALUKU TENGAH Peirissa, Maria; Damanik, Inta P. N; Puttileihalat, Paulus M
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 1 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i1.1686

Abstract

Perusahaan sebagai salah satu pelaku ekonomi mempunyai peranan yang sangat penting terhadap kelangsungan hidup perekonomian dan masyarakat luas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak keberadaan PT. BLM terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Dusun Rohua Desa Sepa Kabupaten Maluku Tengah. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Pengambilan sampel responden dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive Sampling. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan penduduk di Dusun Rohua mengalami peningkatan setelah  adanya Perusahaan PT. BLM, karena pendapatan  masyarakat yang meningkat sehingga bisa menabung untuk pendidikan anak. Tingkat kesehatan jauh lebih baik setelah adanya PT. BLM. Selain dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat yang bekerja tetapi terdapat juga dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat  di sekitar PT. BLM 
PENGUATAN KAPASITAS MANAJEMEN KELOMPOK USAHA ARIKA AMA ORY MELALUI PELATIHAN PARTISIPATIF DI DESA PASSO, KOTA AMBON Damanik, Inta P. N.; Tahitu, Meilvis E.
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2025.6.1.93-101

Abstract

The purpose of this community service activity is to help the Arika Ama Ory group improve their group management capacity includes planning, organizing, implementing, and monitoring and evaluating group activities with method of the activity consists of identifying problems, socialization, and training. The participants of the activity were all members of the Arika Ama Ory group, totaling 12 housewives. The increase in group management capacity was analyzed based on the results of the pretest and posttest. The results of the pretest and posttest showed that knowledge, attitudes, and skills in managing groups increased, which was manifested through the group's success in preparing group plans including plans for organizing activities, implementing activities, and monitoring/evaluating activities. It can be concluded that participatory socialization and training methods can significantly increase the management capacity of the Arika Ama Ory group. Furthermore, mentoring is needed so that the behavioural changes that have occurred can be internalized in the members of the Arika Ama Ory group. Mentoring can be carried out by the Passo Village Government, universities through various field activities of lecturers and students, and other parties involved in the development of rural human resources.
Penguatan Kapasitas Ibu-Ibu Rumah Tangga untuk Mendukung Penurunan dan Pencegahan Stunting di Kecamatan Baguala, Kota Ambon Damanik, Inta P. N.; Walsen, Anthony; Augustyn, Gelora H.; Titioka, Lodia E.; Hutubessy, Jacky D.
Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 02 (2025): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/21202561652

Abstract

Penurunan dan pencegahan stunting menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk ibu-ibu rumah tangga, di antaranya dengan menyediakan makanan sehat dan bergizi. Bagi masyarakat di Kecamatan Baguala, khususnya di daerah Benteng Karang, Desa Passo sebagai lokasi khusus penanganan stunting di Kota Ambon, pemenuhan sayur sehat masih menjadi kendala karena hanya tergantung dari membeli. Keadaan ekonomi rumah tangga sering menyebabkan kebutuhan sayur tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas kelompok ibu-ibu rumah tangga anggota kelompok Arika Ama Ory dalam membudidayakan sayuran secara hidroponik dan mengolah makanan bergizi dan sehat untuk penurunan dan pencegahan stunting serta melakukan upaya untuk meningkatkan kapasitas tersebut. Penelitian dilakukan dengan mengambil kelompok Arika Ama Ory sebagai populasi sekaligus sampel penelitian. Seluruh anggota kelompok dijadikan responden dan sumber data primer. Data sekunder diperoleh dari berbagai instansi terkait. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kelompok Arika Ama Ory masih perlu ditingkatkan dan kegiatan sosialisasi dan pelatihan menggunakan pendekatan kelompok berhasil meningkatkan kapasitas kelompok Arika Ama Ory dalam membudidayakan sayuran secara hidroponik dan menyediakan makanan bergizi dan sehat. Diharapkan kelompok ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sayur rumah tangga di Benteng Karang Desa Passo sehingga dapat mendukung penurunan dan pencegahan stunting.
Analysis of Farmer’s Group Functions in the Adoption Process of Superior Seed Innovation in Waimital Village, Kairatu District Damanik, Inta P. N.; Tahitu, Meilvis E.; Kembauw, Esther
International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Vol. 2 No. 1 (2023): International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, Article January 2
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijmdsa.v1i2.2017

Abstract

The objective of this research was to analyze the function of farmer groups in the process of adopting superior seed innovation in Waimital Village, including Inpari Sidenuk. The research was conducted in Waimital Village as one of the centers of rice production in Maluku. The research population was all farmer groups who participated in the trial of planting superior seeds of Inpari Sidenuk, there were 11 groups and all of groups was taken as sample with 82 farmers as group member.  The data were analyzed using a simple statistical test, namely cross tabulation and then was interpreted according to the research objectives. The results showed that according to the farmers the function of farmer groups (as a vehicle for learning and for collaboration) was useful in general, but in making the decision to adopt or not to adopt a superior seed, including Inpari Sidenuk, there was no farmer group involvement. Each farmer was free to decide whether or not to adopt the new superior seeds. After the trial planting, the majority of farmers did not adopt seeds of Inpari Sidenuk because they worried about the availability of the seed and other production facilities and the difficulties to sell the yields. These worries should be anticipated by farmer groups by increasing the capacity of farmer groups as a vehicle for learning and collaboration.  For example, making farmer groups as "farm shops" and as "farm product marketing agents". For this, it is necessary to make improvements of farmer group management, make cooperation with distributors of agricultural production facilities and with product buyers.  Another thing is to keep quality, quantity, and continuously product.
INDENTIFIKASI PELUANG DAN TANTANGAN PENANGGULAGAN STUNTING DI DESA PASSO KECAMATAN BAGUALA KOTA AMBON Leo Siregar; Inta P. N. Damanik; J. M. Luhukay
JURNAL ILMIAH PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Extension, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56189/jippm.v5i2.84

Abstract

Stunting is a condition of impaired child growth, characterized by an abnormal height for their age. This is generally caused by chronic malnutrition and repeated infections during the early period of life, especially in the first 1,000 days. This condition not only affects the physical but also the development of children's thinking and learning abilities which have the potential to affect their learning and productive capacity later. Stunting can also be defined as a condition where toddlers experience obstacles in physical growth due to long-term malnutrition, which results in children being shorter than children of the same age. Stunting is the development of the brain and intelligence of children. Apart from malnutrition, environmental factors and unhealthy food and lack of attention or family support for children's health are the causes of stunting. Stunting can be anticipated if a healthy environment and parental attention to the growth and development of children's activities are always maintained. Becoming one of the factors in overcoming stunting.