Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Karakteristik fisikokimia serbuk minuman jahe merah instan dengan penambahan rumput laut (Kappaphycus alvarezii): Physicochemical characteristics of instant red ginger beverage powder with the addition of seaweed (Kappaphycus alvarezii) Afdhaliah, Nurul; Kusumaningrum, Indrati; Zuraida, Ita
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 27 No. 3 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v27i3.47028

Abstract

Minuman jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) sebagai penghangat tubuh memiliki nilai fungsional lain dengan menambahkan Kappaphycus alvarezii sebagai sumber serat. Tujuan penelitian ini untuk menentukan pengaruh penambahan rumput laut K. alvarezii terhadap karakteristik fisikokimia dan penerimaan konsumen minuman jahe merah instan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan persentase bubur rumput laut (0, 20, 40, 60, dan 80%) terhadap rendemen, viskositas, derajat putih, daya larut, komposisi kimia, pH, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan K. alvarezii tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap nilai kesukaan panelis pada aroma, rasa, dan kekentalan kecuali warna, namun berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap karakteristik viskositas, daya larut, derajat putih, pH, kadar air, abu, dan serat kasar. Karakteristik fisikokimia serbuk minuman jahe merah K. alvarezii instan, yaitu viskositas 1,3-9,2 cP, derajat putih 64,82-76,82%, daya larut 99,46-99,69%, kadar air 1,33-2,86%, abu 0,41-0,62%, serat kasar 4,15-5,62% dan pH 6,30-7,05. Kadar air dan abu produk memenuhi syarat SNI minuman bubuk. Hasil uji hedonik konsumen meliputi warna 4,20-5,30; aroma 4,20-4,80; rasa 4,37-5,20 dan kekentalan 4,57-5,00.
Physicochemical characteristics of flavor powder of blue swimmer crab (Portunus pelagicus) lemi with maltodextrin addition: Karakteristik fisikokimia flavor bubuk lemi rajungan (Portunus pelagicus) dengan penambahan maltodekstrin Kusumaningrum, Indrati; Afiah, Rahmania Nur; Adhihendra, Brian Gregory
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 1 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(1)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v28i1.59919

Abstract

The blue swimmer crab is one of the most important commodities and has high economic value. High export demand is followed by an increase in the volume of by-products, namely semi-solid substances (lemi). Lemi can be used as a flavor, but the product in the market is not optimal. Fillers such as maltodextrin need to be added to improve the flavor characteristics of the powder. This study aimed to determine the best concentration of maltodextrin on the physicochemical characteristics of crab lemi powder flavor. We used a completely randomized design (CRD) to compare the effects of various maltodextrin concentrations (5%, 10%, and 15%) on the yield, cooking loss, bulk density, and proximate composition of the flavor powder. The best concentration was 10% maltodextrin with a 26.68% yield, 73.54% cooking loss, 0.58 g/mL bulk density, 3.14% moisture content, 11.60% ash, 42.40% protein, 11.69% fat, and 31.18% carbohydrate. The addition of maltodextrin to the flavored blue swimmer crab lemi powder has the potential to transform it into a powdered flavoring suitable for a variety of food types.
Nutritional improvement of gluten-free arrowroot biscuits through catfish flour enrichment: Peningkatan gizi biskuit tepung garut bebas gluten melalui penambahan tepung ikan lele Afiah, Rahmania Nur; Kusumaningrum, Indrati
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 3 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v28i3.63072

Abstract

Permintaan produk bebas gluten meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan intoleransi dan sensitivitas gluten. Penggunaan tepung alternatif, misalnya umbi lokal dan teknik fortifikasi tepung ikan dapat membantu meningkatkan kandungan gizi produk bebas gluten. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi tepung ikan lele terbaik berdasarkan kandungan gizi dan hedonik biskuit berbasis tepung garut. Rancangan acak lengkap (RAL) digunakan dengan empat konsentrasi penambahan tepung ikan lele (0, 2, 4, dan 6%). Analisis yang dilakukan, yaitu uji proksimat, tekstur, warna, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ikan lele 6% memiliki karakteristik biskuit meliputi kadar air 5,59%; abu 1,63%; protein 8,57%; lemak 28,46%; dan karbohidrat 55,39%. Biskuit dengan penambahan tepung ikan lele 6% merupakan perlakuan terbaik, dengan karakteristik tekstur 3,43 N, warna L* 70,82, a* 2,46, dan b* 37,69 serta memenuhi SNI 2973:2022 untuk parameter protein. Uji hedonik menunjukkan penambahan tepung ikan lele pada biskuit dapat diterima dan disukai oleh panelis. Secara keseluruhan, tepung ikan lele bermanfaat meningkatkan kandungan nutrisi biskuit bebas gluten berbahan dasar tepung garut. Biskuit ini berpotensi menjadi camilan bebas gluten yang bergizi.
EVALUASI PROGRAM PRAKTIK KERJA INDUSTRI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SMK MUHAMMADIYAH 1 PADANG Putra, ZE Ferdi Fauzan; Ridwan, Ridwan; Kusumaningrum, Indrati
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.435 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.1.1

Abstract

Abstrak: Program Prakerin diharapkan bisa menjadi sarana bagi siswa untuk menjadi tenaga kerja yang profesional yang siap mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi di kemudian hari. Namun, kondisi dan fakta di lapangan saat ini tidak seperti yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana konteks, masukan, proses, dan hasil pada program Praktik Kerja Industri di SMK Muhammadiyah 1 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode yang digunakan adalah metode kombinasi (Mixed Method) secara urutan pembuktian. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa program Praktik Kerja Industri SMK Muhammadiyah 1 Padang sudah berada pada kategori baik, namun masih perlu perbaikan dan peningkatan pada komponen proses (process).
Formulasi dan evaluasi bumbu instan nasi goreng yang diperkaya dengan bubuk lemi rajungan: Formulasi dan evaluasi bumbu instan nasi goreng yang diperkaya dengan bubuk lemi rajungan Kusumaningrum, Indrati; Khotimah, Khusnul; Melati, Rahadina Praba; Afiah, Rahmania Nur; Affandi, Dian Rachmawanti
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 12 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(12)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/36x19x73

Abstract

Fried rice is one of Indonesia’s most popular dishes, creating a demand for practical seasoning alternatives such as instant seasoning made from crab lemi powder (LP), which provides a distinctive seafood flavor. This study aimed to evaluate the chemical, physical, and sensory characteristics of instant fried rice seasoning with varying proportions of LP and MSG. Four formulations (P0–P3) were developed using a completely randomized design. Chemical analyses included moisture, ash, protein, fat, carbohydrate, NaCl, and glutamate content. The physical analyses comprised measurements of bulk density, flowability, angle of repose, and color (L*, a*, and b*). Sensory evaluation was conducted using a hedonic test to assess color, aroma, taste, texture, and overall acceptability. Formulas P1 (34% LP : 3% MSG) and P2 (31% LP : 6% MSG) met the SNI standards for protein and fat content, with sodium levels significantly below the maximum limit, despite water content exceeds the standard (≤4%). Physically, all formulations showed densities of 0.71 to 0.74 g·mL⁻¹, flow times of 7.88 and 8.95 g·s⁻¹, and angles of repose below 30° (27.88°-28.61°), indicating excellent flowability and consistent color. Hedonic testing revealed that MSG addition had no significant impact on color, aroma, and texture but significantly improved taste and overall acceptability (p<0.05). Consequently, formulation P1, which had a lower MSG level, was identified as optimal, providing the best balance of physical stability, chemical quality, and sensory acceptability. This suggests its potential for development as a practical and safe instant fried rice seasoning product that is aligned with consumer preferences.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Bumbu Lemi Rajungan UMKM Pandega Food, Sukoharjo Afiah, Rahmania Nur; Kusumaningrum, Indrati; Melati, Rahadina Praba; Affandi, Dian Rachmawanti; Khotimah, Khusnul
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2325

Abstract

UMKM Pandega Food merupakan mitra usaha pengolahan bumbu penyedap berbasis limbah rajungan (lemi) yang menghadapi permasalahan ketidakstabilan mutu bubuk serta belum optimalnya manajemen stok bahan baku.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas produk, efisiensi produksi, dan efektivitas pengelolaan bahan baku melalui penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan teknis sehingga mampu bersaing secara lokal maupun nasional. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, pelatihan penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), pengadaan alat powder grinder dan powder mixer, serta pelatihan manajemen stok bahan baku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan homogenitas bubuk, penurunan waktu proses, dan perbaikan daya simpan produk. Selain itu, mitra mampu menerapkan sistem pencatatan stok dan perencanaan bahan baku secara lebih terstruktur. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas usaha dan kemandirian mitra, serta membuka peluang pengembangan produk turunan berbasis hasil samping rajungan secara berkelanjutan.
Pengaruh formula perbandingan daging dan tulang ikan lele (Clarias sp.) serta labu kuning (Cucurbita sp.) terhadap karakteristik sensori snack ikan Sulistiawati, Septiana; Rusdin, Ilmiani; Kusumaningrum, Indrati
Journal of Tropical AgriFood Volume 4, Nomor 2, Tahun 2022
Publisher : Department of Agricultural Products Technology, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.4.2.2022.9465.77-82

Abstract

Snack ikan merupakan camilan berbentuk stik yang dapat dikonsumsi untuk anak-anak maupun orang dewasa. Konsumsi snack dengan perpaduan bahan baku ikan lele meliputi bagian daging dan tulang serta penambahan labu dapat dijadikan upaya untuk meningkatkan nilai gizi produk olahan pangan dan penerimaan yang baik bagi panelis dari segi organoleptik. Tujuan penelitian adalah menentukan formulasi terbaik stik ikan dari variasi penambahan daging dan tulang ikan lele serta labu kuning berdasarkan penerimaan konsumen. Penelitian ini menggunakan 3 perlakuan yaitu formula perbandingan daging dan tulang ikan lele 1:1, dan formula perbandingan daging ikan lele, tulang ikan lele, dan labu kuning berturut-turut 1:1:1 dan 1:2:1. Tingkat penerimaan konsumen dilakukan dengan uji hedonik untuk atribut warna, aroma, rasa, kerenyahan dan penerimaan keseluruhan. berdasarkan penerimaan panelis secara keseluruhan formula perbandingan daging ikan lele, tulang ikan lele dan labu kuning yang menghasilkan stik ikan leleterbaik 1:1:1.