Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN SMOCK DENGAN KOMBINASI TEKNIK KORSASE DAN MANIK MUTIARA PADA LENAN RUMAH TANGGA Nilam Sari .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15345

Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas produk lenan rumah tangga dari penerapan smock dengan kombinasi teknik korsase dan manik mutiara dilihat dari prinsip dan unsur desain. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi (lembar uji panelis) dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, dan tidak baik),dan diuji oleh 18 orang panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh skor 2,62 secara keseluruhan dengan kategori hasil yang baik dan dapat dikatakan berkualitas. Hal ini dapat dilihat pada, (1) keselarasan memperoleh skor 2,76 berada dalam kategori baik,(2) keseimbangan memperoleh skor 2,57 berada dalam kategori baik, (3) irama memperoleh skor 2,59 berada dalam kategori baik, (4) pusat perhatian (center of interest) memperoleh skor 2,48 berada dalam kategori baik, (5) kesatuan memperoleh skor 2,69 berada dalam kategori baikKata Kunci : kualitas, korsase, lenan rumah tangga, smock This study aims to determine the quality of household linen products from the application of smock with a combination of corsage techniques and pearl beads seen from the principles and design elements. The type of this research is experimental research, data collection used observation method. The instrument used in this research is the observation sheet (panelist test sheet) and converted with 3 (good, fair, and not good) guideline, tested by 18 trained panelists. Quality test data were analyzed by using quantitative descriptive technique. The results obtained a score of 2.62 overall with good results category and can be said to be qualified. This can be seen in, (1) the alignment of getting a score of 2.76 is in either category, (2) the balance of scoring 2.57 is in either category, (3) the rhythm getting the score of 2.59 is in either category, (4) ) the center of interest earned a score of 2.48 in either category, (5) the unity score of 2.69 was in either category.keyword : corsages, household linen, qulity, smock
Tata Rias Tari Rejang Desa Adat Tenganan Pegringsingan Kabupaten Karangasem Bali Ni Ketut Dewi Tara Dipa .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias wajah, tata rias rambut, dan busana tari rejang di Desa Tenganan Pegringsingan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2018 di Desa Tenganan Pegringsingan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah mendeskripsikan tata rias wajah, tata rias rambut, dan busana dari tari rejang di Desa Tenganan Pegringsingan (1) untuk tata rias wajah tari rejang Palak, Mombongin, dan Nyandang Kebo, hanya memakai riasan yang sederhana yaitu alis-alis, perona mata, shading pada hidung, perona pipi dan perona bibir, tetapi untuk tari rejang Dewa tidak memakai riasan wajah sama sekali, (2) pada tata rias rambut tari rejang Palak, rejang Mombongin, Rejang Nyandang Kebo menggunakan sanggul pusung kaput serta hiasan bunga kuping, bunga cempaka emas, sandat emas, suah, cecunduk, pacek, pending, bunga cempaka kuning, dan bunga pucuk arjuna, tetapi untuk rejang dewa tidak memakai hiasan kepala maupun sanggul pusung kaput, (3) menggunakan kain tenun gringsing sebagai busana pokok dari tari rejang yang ada di Desa Tenganan Pegringsingan. Kata Kunci : aksesoris, busana, tari rejang, tata rias wajah, tata rias rambut This study aims to describe the makeup, hair make up, and rejang dance clothes in Tenganan Pegringsingan Village. Research conducted is descriptive research. This research was conducted from July to August 2018 in Tenganan Pegringsingan Village, Manggis District, Karangasem Regency. Data collection method is done by observation and interview. Data analysis techniques used in the study are descriptive techniques. The results of this study are describing makeup, hair make up, and clothing from the rejang dance in Tenganan Pegringsingan village (1) for the makeup of the dance rejang Palak, Mombongin, and Nyandang Kebo, using only simple makeup, namely eyebrows, blushes. eyes, shading nose, blush and lip blush, but for rejang Dewa dance do not wear face makeup at all, (2) on the hair make up of the rejang Palak dance, rejang Mombongin, Rejang Nyandang Kebo using pusung kaput bun and ear flower ornaments, cempaka flowers gold, gold plate, suah, cecunduk, pacek, pending, yellow cempaka flowers, and arjuna shoot flowers, but for rejang dewa not wearing a headdress or a pusung kaput bun, (3) using gringsing woven cloth as the staple of the existing rejang dance in Tenganan Pegringsingan Village.keyword : accessories, clothing, rejang dance, makeup, hair make up
Busana Adat Tradisional Usaba Kasa Desa Tenganan Pegringsingan KOMANG WIDIASTARI .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16020

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) busana adat Usaba Kasa Desa Tenganan Pegringsingan khususnya menggunakan kain tenun gringsing dan (2) mengetahui makna dan fungsi dari busana adat Tradisional Usaba Kasa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu deskriptif. Sumber informan dari penelitian ini yaitu Kepala Desa, Desa Tenganan Pegringsingaan. Instrumen pada penelitian ini berupa lembar wawancara dan lebar observasi. Adapun hasil dari penelitian ini (1) busana adat Usaba Kasa dimana terdiri dari: Perlengkapan busana yang meliputi stagen, tapih, kamen celagi manis, kain gegalaran, kain gringsing, kain lapis, kain tepi. Aksesoris yang digunakan. Tahapan menggunakan kain tapih, menggunakan kamen celagi manis, stagen, kain lapis, kain tepi, kain gegalaran, kain gringsing kecil, dan untuk petemu kaja dimulai dari: menggunakan tapih, menggunakan stagen, celagi manis, menggunakan kain gringsing. (2) Busana adat Usaba Kasa Desa Tenganan Pegringsingan memiliki makna dan fungsinya masing-masing. Dilihat dari penggunaan kain tenun gringsing yang dipercaya sebagai penolak bala. Pada penggunaan busana dan aksesoris untuk petemu kaja dan petemu kelod memiliki unsur warna merah, hitam, putih yang mempunyai makna dari dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa.Kata Kunci : Busana Adat Tradisional, Tenganan Pegringsingan, Usaba Kasa The purpose of the research was to find out (1) Usaba Kasa traditional clothing in Tenganan Village, Pegringsingan specifically using gringsing woven cloth and (2) the meaning of meaning and function of Usaba Kasa customary customs. The type of research used is descriptive qualitative research. Research methods used and interviews. Data analysis techniques in this study are descriptive. The source of information from this study is the village head, Desa Tenganan Pegringsingaan. The instruments in this study were interview sheets and measurements. The results of this study (1) Usaba Kasa traditional clothing which consists of: fashion equipment which includes stagen, tapih, kamen celagi manis,. Accessories that are Tahapan uses tapih cloth, using kamen celagi manis, stagen, lapis cloth, edge cloth, gegalaran cloth, small gringsing cloth, and for petemu kaja Starting from: using tapih, using stagen, sweet celagi, using gringsing cloth. (2) Usaba Kasa traditional clothing in Tenganan Pegringsingan village has its own meaning and function. Read from the use of gringsing woven cloth that is valuable as a repellent for reinforcements. In the application of clothing and accessories for gatherers, kaja and petemu kelod have red, black, and white colors that have the meaning of Lord Brahma, Vishnu, and Shiva.keyword : Traditional Traditional Clothing, Tenganan Pegringsingan, Usaba Kasa
TATA RIAS PENGANTIN AGUNG JEMBRANA Kadek Hermayani .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias pengantin Agung Jembrana, fungsi dan makna tata rias pengantin Agung Jembrana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Instrument penelitian berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian tata rias pengantin agung Jembrana terdiri dari (a) tata rias wajah meliputi: serinata, alis-alis, shading, eyeshadow dan lipstick yang digunakan pada pengantin wanita. (b) tatanan rambut pengantin wanita meliputi: bunga mawar, bunga cempaka putih dan kuning, bunga sandat, bunga menori putih, bunga menori kuncup putih, bunga bancangan, bunga emas, bunga kap, garuda mungkur, puspa lembo dan sanggul gelung tanduk. Pada pengantin pria meliputi: udeng. (c) busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamen songket, selendang bersulam benang emas, selendang cerari dan baju bludru hitam. Pengantin pria meliputi: kamen mastuli penuh, saput songket, umpal cerari dan baju bludru hitam. (d) aksesoris pengantin wanita meliputi: subeng, sabuk pending, gelang nagasatru dan kalung binar. Pengantin pria meliputi: rumbing, gelang nagasatru dan gelang kaki, keris dan pucuk emas. Keseluruhan maknanya menandakan pengantin telah dewasa, mampu menata di kehidupan barunya, mampu memposisikan dirinya dan mempunyai hak dan kewajiban yang baru. Fungsinya sesuai dengan bentuk dan penempatannya. Kata Kunci : Fungsi, Makna, Tata Rias, Pengantin Agung, Kabupaten Jembrana This study aimed at describing the bridal makeup of Agung Jembrana, the meaning and function of the bridal makeup of Agung Jembrana. This study employed descriptive qualitative research. The research location of this study was at LKP W & W Asri. This study used observation and interview method for collecting the data. The research instruments were observation sheet and interview guidelines. The results indicated that, the bridal makeup of Agung Jembrana consisted of (a) makeup, included: serinata, eyebrows. (b) the bride’s hairdo, included: white menori flower, bud-white menori flower, and sanggul gelung tanduk. Meanwhile, the groom, included: udeng. (c) bridal gowns, included: tapih wali, kamen songket, scarves embroidered by gold thread, cerari scraves, black velvet shirt. The groom, included: full of kamen mastuli, saput songket, umpal cerari, and black velvet shirt. (d) bridal accessories, included: subeng, pending belt, naga satru bracelets, and binar necklace. The groom, included: rumbing, naga satru bracelets and anklets, keris, and the flower put on the udeng. keyword : Function, Mean, Great Bridal Makeup Agung. Regency, Jembrana
PENGEMBANGAN KEBAYA LONGTORSO DENGAN TEKNIK BORDIR Ni Nyoman Dina Triana Dewi .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18435

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan kebaya longtorso dengan teknik bordir. Penelitian pengembangan atau Research and Development dengan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penilaian instrumen pengembangan kebaya longtorso dengan teknik bordir. Instrumen ini diuji oleh dua ahli isi, yang dihitung dengan rumus Greogory, sehingga validitas instrumen diperoleh sebesar 1. Instrumen ini berkategori sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk uji produk. Penelitian ini memperoleh hasil pada setiap langkah ADDIE, diantaranya (a) Analysis, menganalisis desain, bahan, bentuk, warna dengan teliti sehingga rancangan yang dibuat dapat diterapkan pada tahap berikutnya. (b) Desain dibuat sesuai dengan model kebaya longtorso yang dikembangkan. (c) Development/ pengembangan longtorso yang dijadikan model kebaya tanpa menghilangkan pakem kebaya itu sendiri. (d) Implementation, hasil penilaian produk mendapatkan nilai rerata 96,97% dari paha ahli produk. (e) Evaluation pada setiap tahapan pengembangan kebaya longtorso.Kata Kunci : Pengembangan Kebaya, Longtorso, Teknik Bordir The purpose of this study was to determine the development of kebaya longtorso with embroidery techniques. Research or Development research using the ADDIE method (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). This study uses descriptive qualitative and quantitative research methods. The method of data collection is done by assessing the instrument for developing kebaya longtorso with embroidery techniques. This instrument was tested by two content experts, calculated by Greogory formula, so that the validity of the instrument was obtained by 1. This instrument is categorized very high so that it can be used for product testing. This research obtained results in each ADDIE step, including (a) Analysis, analyzing the design, material, shape, color carefully so that the design made can be applied in the next stage. (b) The design is made in according to the kebaya longtorso model developed. (c) Development of a longtorso that is used as a model kebaya without losing the standard of the kebaya itself. (d) Implementation, the product assessment results get an average value of 96,97% of the product thigh expert. (e) Evaluation at each stage of development of kebaya longtorso.keyword : Kebaya development, Longtorso, embroidery techniques
PENGARUH PENERAPAN TEKNIK CUT CREASE UNTUK KOREKSI MATA SIPIT PADA RIAS WAJAH PENGANTIN Putu Nada Widiya Purnashita .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18628

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh penerapan teknik cut crease untuk koreksi mata sipit pada rias wajah pengantin. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi uji panelis yang diujikan kepada lima panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian eksperimen ini adalah analisis data uji-t atau t-test. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan penerapan teknik cut crease untuk koreksi bentuk mata sipit pada rias wajah pengantin. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikan independent sampel t test yakni 0,022 kurang dari 0,05 serta nilai t hitung 2,846 yang lebih dari nilai t tabel yakni 2,306, dilihat dari nilai rata – rata skor pada koreksi mata sipit tanpa menerapkan teknik cut crease (control) yakni 18,40 lebih kecil dibandingkan dengan nilai rata – rata skor koreksi mata sipit dengan menerapkan teknik cut crease (eksperimen) yakni 20,20. Disarankan menerapan teknik cut crease untuk koreksi bentuk mata sipit pada rias wajah pengantin agar membuat riasan lebih sempurna.Kata Kunci : Mata Sipit, Cut Crease, Rias Wajah Pengantin This experimental study aims to find out about the effect of applying cut crease techniques to narrow eyes correction on bridal makeup. The data collection method used in this study is the observation method. The instrument used in this study was a panelist observation sheet which was tested on five trained panelists. Quality test data were analyzed using quantitative descriptive techniques. The data analysis technique used in this experimental study is the analysis of t-test data or t-test. The result of this study is that there are differences in the application of cut crease techniques for correction of slanted eye shape on bridal makeup. This is indicated by the significant value of the independent sample t test which is 0.022 less than 0.05 and the value of t count 2.846 which is more than the value of t table which is 2.306, judging by the average score on the narrow eye correction without applying the cut crease technique (control) ie 18.40 is smaller than the average slit eye correction score by applying the cut crease technique, which is 20.20. It is recommended to apply the cut crease technique to correct the slanted eye shape on the bridal makeup to make the makeup more perfect. keyword : Key Words: Slit Eye, Cut Crease, Bridal Face Makeup
PENERAPAN MEDIA MACROMEDIA FLASH TERHADAP EFIKASI DIRI SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MENJAHIT DI KELAS X TATA BUSANA SMK NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Oktasari .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran Macromedia Flash terhadap efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit di kelas X Tata Busana SMK Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Singaraja pada siswa kelas X Busana. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimen dengan desain One Shot Case Study. Penelitian ini menggunakan satu kelompok sampel yang diberikan penerapan media pembelajaran Macromedia Flash. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Busana SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 31 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel jenuh dimana seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non tes yaitu menggunakan angket untuk mengetahui efikasi diri siswa. Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif diperoleh hasil rerata skor efikasi diri siswa setelah diberi perlakuan yaitu 112,84. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung sebesar 28,69 sedangkan ttabel dengan dk = (31-1) dengan taraf signifikan 5% adalah 1,69. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat peningkatan efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit setelah penerapan media pembelajaran macromedia flash di kelas x tata busana SMK Negeri 2 Singaraja. Kata Kunci : Efikasi Diri, Macromedia flash, Teknologi Menjahit Aim of this study is to describing the usage of Macromedia Flash learning media to students’ self-efficacy on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja. This study is done at SMK Negeri 2 Singaraja among 10th grade Fashion Design students. Type of this study is pre-eksperimen and categorized as One Shot Case Study. Only one group is used as the sample which the usage of Micromedia Flash learning media is applied. Population in this sudy is all 31 students of 10th grade fashion design in SMK 2 Singaraja academic year 2018/2019. The method for choosing the sample uses sample jenuh technique where all the population is used as the sample. Method and technique of collecting the data for this study is non-test method which uses questionnaires to analyze the students’ self-efficacy. Based on the analysis with descriptive statistical calculations obtained the average scor of student’s self-efficacy scores after being given treatment namely 112.84. Based on the results of calculations with t-test obtained tcount of 28.69 while ttable with dk = (31-1) with a significance level of 5% is 1.69. This means, tcount is greater than ttable (tcount> ttable) so that H0 is rejected and H1 is accepted. This means that there is an increase in students' self-efficacy through the application of Macromedia Flash learning on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja.keyword : Self-efficacy, Macromedia Flash, Sewing Technology
Pengembangan Busana Fantasi Dengan Sumber Ide Busana Tradisional Dayak Kadek Onny Swastini .; Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.19115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu : analisis, (analyze), desain (design), pegembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penilaian instrumen pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Instrumen ini diuji oleh dua ahli isi, yang dihitung dengan rumus Gregory, sehingga validitas instrumen diperoleh sebesar 0,90 dengan kriteria validitas sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk uji produk. Hasil pengembangan busana fantasi terdiri dari 2 busana, yaitu busana fantasi dengan siluet L, dan busana fantasi dengan siluet A yang bersumber ide busana tradisional Dayak. Hasil produk busana fantasi ini memiliki kualifikasi sangat baik dengan presentase 94,54% pada uji produk busana. Kata Kunci : Busana Fantasi, Pengembangan, Sumber Ide The research aims is to describe the results of fantasy fashion development, which the ideas come from the traditional Dayak fashion. The type of this research is Research and Development and it is used the model of ADDIE development which consists of 5 stages, namely : analyze, design, development, implementation, and evaluation. The method of data collection in this study was carried out by assessing the instruments of fantasy fashion development with sources of Dayak tradisional fashion ideas. This instruments was tested by two content experts, which ware calculated by Gregory’s formula, so the instruments validity was 0,90 with very high validity criteria so that it could be used for product testing. The results of the development of fantasy fashion consisted of 2 fashions, namely fashion fantasy with L silhouette, and fantasy fashion with A silhouette sourced from traditional Dayak fashion ideas. The results of this fantasy fashion product have very good qualifications with a percentage is 94,54 % in the fashion product test.keyword : fantasy fashion, development, source of ideas.
PENERAPAN MEDIA MACROMEDIA FLASH TERHADAP EFIKASI DIRI PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MENJAHIT DI KELAS X TATA BUSANA SMK NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Oktasari; I Dewa Ayu Made Budhyani; Ni Ketut Widiartini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i1.22124

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran macromedia flash terhadap efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit di kelas X Tata Busana SMK Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Singaraja pada siswa kelas X Busana. Jenis penelitian Pre-Eksperimen dengan desain One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X Busana SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 31 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non tes yaitu menggunakan angket. Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif diperoleh hasil rerata skor efikasi diri siswa setelah diberi perlakuan yaitu 112,84. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung sebesar 28,69 sedangkan ttabel dengan dk = (31-1) dengan taraf signifikan 5% adalah 1,69. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat peningkatan efikasi diri siswa pada mata pelajaran teknologi menjahit setelah penerapan media pembelajaran macromedia flash di kelas x tata busana SMK Negeri 2 Singaraja. Kata kunci: efikasi diri, macromedia flash, teknologi menjahit Abstract Aim of this study is to describing the usage of macromedia flash learning media to students’ self-efficacy on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja. This study is done at SMK Negeri 2 Singaraja among 10th grade Fashion Design students. Type of this study is pre-eksperimen and categorized as One Shot Case Study. Population in this sudy is all 31 students of 10th grade fashion design in SMK 2 Singaraja academic year 2018/2019. The method for choosing the sample uses sample jenuh technique. Method and technique of collecting the data for this study is non-test method. Based on the analysis with descriptive statistical calculations obtained the average scor of student’s self-efficacy scores after being given treatment namely 112.84. Based on the results of calculations with t-test obtained tcount of 28.69 while ttable with dk = (31-1) with a significance level of 5% is 1.69. This means, tcount is greater than ttable (tcount> ttable) so that H0 is rejected and H1 is accepted. This means that there is an increase in students' self-efficacy through the application of Macromedia Flash learning on Sewing Technology subject in 10th grade students of Fashion Design in SMK 2 singaraja.Keyword: self-efficacy, macromedia flash, sewing technology 
TATA RIAS PENGANTIN AGUNG JEMBRANA Kadek Hermayani; Ni Ketut Widiartini; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i2.22135

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias pengantin Agung Jembrana, fungsi dan makna tata rias pengantin Agung Jembrana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Instrument penelitian berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian tata rias pengantin agung Jembrana yang berbeda pada umumnya terdiri dari (a) tata rias wajah meliputi: serinata dan alis-alis (b) tatanan rambut pengantin wanita meliputi: bunga menori putih, bunga menori kuncup putih dan sanggul gelung tanduk. Pada pengantin pria meliputi: udeng. (c) busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamen songket, selendang bersulam benang emas, selendang cerari dan baju bludru hitam. Pengantin pria meliputi: kamen mastuli penuh, saput songket, umpal cerari dan baju bludru hitam. (d) aksesoris pengantin wanita meliputi: subeng, sabuk pending, gelang nagasatru dan kalung binar. Pengantin pria meliputi: rumbing, gelang nagasatru dan gelang kaki, keris dan pucuk emas. Kata Kunci: Fungsi, Makna, Tata Rias, Pengantin Agung, Kabupaten Jembrana Abstract This study aimed at describing the bridal makeup of Agung Jembrana, the meaning and function of the bridal makeup of Agung Jembrana. This study employed descriptive qualitative research. The research location of this study was at LKP W & W Asri. This study used observation and interview method for collecting the data. The research instruments were observation sheet and interview guidelines. The results indicated that, the bridal makeup of Agung Jembrana consisted of (a) makeup, included: serinata, eyebrows. (b) the bride’s hairdo, included: white menori flower, bud-white menori flower, and sanggul gelung tanduk. Meanwhile, the groom, included: udeng. (c) bridal gowns, included: tapih wali, kamen songket, scarves embroidered by gold thread, cerari scraves, black velvet shirt. The groom, included: full of kamen mastuli, saput songket, umpal cerari, and black velvet shirt. (d) bridal accessories, included: subeng, pending belt, naga satru bracelets, and binar necklace. The groom, included: rumbing, naga satru bracelets and anklets, keris, and the flower put on the udeng. Key Word: Function, Mean, Great Bridal Makeup Agung. Regency, Jembrana
Co-Authors . SURYANI ., Anak Agung Ratih Urmila Santhi ., Dwi Sekrita Rizki ., Kadek Devi Saras Patmawati ., Kadek Mirayanti ., KETUT SURA SUARDANA ., Khaeriyah Ramdani ., Kiki Agus Winarsih ., Luh Putu Sri Indra Partiwi ., Made Mahatmi Pradnya Pramita ., Muniah ., Ni Ketut Dewi Tara Dipa ., Ni Made Devi Meilasari ., NI MADE GUNARSIH DWIPAWATI ., Ni Made Oktasari ., Ni Nyoman Dina Triana Dewi ., Ni Putu Ayu Ari Anggarwati ., NI WAYAN SRI BUDI ., Nilam Sari ., Nurmayana ., Putu Nada Widiya Purnashita ., Ririn Pebrianti ., Rizki Ari Safitri AGUS SOLEH . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anak Agung Ratih Urmila Santhi . ANAK AGUNG SRI SUARNITI ., ANAK AGUNG SRI SUARNITI Annisa Ikhtiari apriliasari, ikka Ariasa, I Wayan Artanayasa, Wayan Asih, Ni Made Utami Asnur, Rukdianti Aslinda Asti Noviana . Cok Istri Sri Pradnya Dewi Darmawan, Made Deddy Desak Putu Parmiti desi gusti yani Dewa Ayu Putu Widya Wulandari . Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra DEWA GEDE SUJANA ., DEWA GEDE SUJANA Dewi, Cok Istri Sri Pradnya Dewi, Kadek Ariek Kusuma dilla, ayu Dwi Sekrita Rizki . Dwitanaya, Made Susanta Gusti ayu, Dindayanti Hermayani, Kadek I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Ayu Made Budhyani I DEWA NYOMAN GDE SANDYAGRAHA . I GD PURNAMA EKA SAPUTRA ., I GD PURNAMA EKA SAPUTRA I GEDE CAKRA ., I GEDE CAKRA I Gede Ratnaya I Gede Sudirtha I Gst Lanang Agung Parwata I GUSTI AYU DARIYATI ., I GUSTI AYU DARIYATI I Gusti Ngurah Pujawan I Made Candiasa I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA ., I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA I Nyoman Natajaya I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA ., I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA I WAYAN PISKA YUDIAWAN ., I WAYAN PISKA YUDIAWAN I WAYAN SUKARYANA . Ida Ayu Reviena Damasanti Ika Mayani . Ikhtiari, Annisa ikka apriliasari Ismail, Nauval Syafiq Jurani . Kadek Devi Saras Patmawati . Kadek Hermayani Kadek Hermayani . Kadek Mirayanti . Kadek Onny Swastini Kadek Onny Swastini . Kadek Wedi Qinardy Kartini, Siluh Made Surya KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA ., KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA Khaeriyah Ramdani . Kiki Agus Winarsih . Komang Erna Astari . Komang Setemen KOMANG WIDIASTARI . LUH MERTASARI . Luh Puspaningsih . Luh Putu Sri Indra Partiwi . Made Diah Angendari Made Mahatmi Pradnya Pramita . MADE SURYADANA . Made Yustika Yani Milarika, Ni Putu Oka Muniah . NENI PEBRIYANA . Ni Kadek Budi Adnyani Ni Ketut Dewi Tara Dipa . Ni Ketut Suarni NI LUH MADE MERRIYANTHI ASMI . Ni Luh Sukaniti Ni Made Devi Meilasari . Ni Made Novi Indah Puspita Ni Made Oktasari Ni Made Oktasari . Ni Made Sari Rezeki . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suriani Ni Nyoman Dina Triana Dewi . Ni Putu Ayu Ari Anggarwati . Ni Putu Novi Darmini Ni Putu Veny Lismaharti . Ni Putu Veny Lismaharti ., Ni Putu Veny Lismaharti Ni Wayan Widya Sami . Nilam Sari . Nyoman Dantes Oktasari, Ni Made P. WAYAN ARTA SUYASA Paramartha, I Putu Gede Indra Prengki Gito Sudarsono Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA . PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Putu Agus Mayuni Putu Ayu Dinda Deviyanti Putu Nada Widiya Purnashita . RATNA SARI DEWI . renianggraini renianggraini Rewo, Josep Marsianus Ririn Pebrianti . Rizki Ari Safitri . Sang Ayu Alit Wilantari . SANG AYU KETUT SUMARGI ., SANG AYU KETUT SUMARGI Sanjaya, Putu Dharma Sawitri, Ni Luh Sukaniti, Ni Luh Suryani Suryani Swastini, Kadek Onny Syifaullinnas Hs . Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Widad Azizah Yani, Made Yustika Yuliawan, Ketut Darma Yundari, Yundari