Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BUSANA FANTASI DENGAN SUMBER IDE BUSANA TRADISIONAL DAYAK Kadek Onny Swastini; I Gede Sudirtha; Ketut Widiartini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i2.22138

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu : analisis, (analyze), desain (design), pegembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penilaian instrumen pengembangan busana fantasi dengan sumber ide busana tradisional Dayak. Instrumen ini diuji oleh dua ahli isi, yang dihitung dengan rumus Gregory, sehingga validitas instrumen diperoleh sebesar 0,90 dengan kriteria validitas sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk uji produk. Hasil pengembangan busana fantasi terdiri dari 2 busana, yaitu busana fantasi dengan siluet L, dan busana fantasi dengan siluet A yang bersumber ide busana tradisional Dayak. Hasil produk busana fantasi ini memiliki kualifikasi sangat baik dengan presentase 94,54% pada uji produk busana. Kata Kunci : Busana Fantasi, Pengembangan, Sumber Ide Abstract The research aims is to describe the results of fantasy fashion development, which the ideas come from the traditional Dayak fashion. The type of this research is Research and Development and it is used the model of ADDIE development which consists of 5 stages, namely : analyze, design, development, implementation, and evaluation. The method of data collection in this study was carried out by assessing the instruments of fantasy fashion development with sources of Dayak tradisional fashion ideas. This instruments was tested by two content experts, which ware calculated by Gregory‟s formula, so the instruments validity was 0,90 with very high validity criteria so that it could be used for product testing. The results of the development of fantasy fashion consisted of 2 fashions, namely fashion fantasy with L silhouette, and fantasy fashion with A silhouette sourced from traditional Dayak fashion ideas. The results of this fantasy fashion product have very good qualifications with a percentage is 94,54 % in the fashion product test. Key words : fantasy fashion, development, source of ideas.
RAGAM HIAS KAIN TENUN SONGKET TRADISIONAL DI DESA SUKARARA KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH NENI PEBRIYANA .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd. .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.23937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Jenis-jenis ragam hias tradisional (2) Penerapan ragam hias songket tradisional sesuai fungsinya (3) Penerapan komposisi ragam hias. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Jenis ragam hias tradisional Desa Sukarara: (a) Subahnale (b) Serat penginang (c) Bulan berkurung (d) Nanas (e) Keker (f) Wayang (2) Penerapan ragam hias sesuai dengan fungsinya: (a) Ragam hias subahnale kain tenun songket tradisional mempunyai fungsi dan kegunaan seperti digunakan untuk acara adat (b) Ragam hias serat penginang pada kain tenun songket tradisional mempunyai kegunaan yaitu dikenakan untuk kelengkapan seserahan adat (c) Kain songket ragam hias bulan berkurung dikenakan untuk upacara adat (d) Kain songket ragam hias keker digunakan pasangan pengantin yang baru menikah (e) Kain songket ragam hias wayang biasanya digunakan untuk pasangan pengantin dan kelengkapan upacara adat (3) Penerapan komposisi ragam hias kain songket tradisional di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah meliputi: Prinsip komposisi ragam hias kain songket subahnale, serat penginang, bulan berkurung, keker, nanas, dan wayang meliputi repetisi, harmony, unity, dan balanceKata Kunci : Ragam Hias, Songket, Sukarara This study aims to describe (1) Types of traditional decoration (2) The application of traditional songket decoration according to its function (3) Application of decorative compositions. Type of this research is qualitative descriptive study. Methods of data collection is done using the method of observation, interviews, documentation. The results showed that (1) Types of traditional decoration Sukarara Village (a) Subahnale (b) Serat penginang (c) Bulan berkurung (d) Nanas (e) Keker (f) Wayang (2) The application of decoration according to its function: (a) Subahnale traditional songket has the functionality and usability as used for custom events (b) Serat penginang decoration on a traditional songket has use for completeness according to customary (c) Bulan bekurung songket is worn for traditional ceremonies (d) keker songket used by newly married bride and groom (e) Wayang songket is usually used for bridal couples and the completeness of traditional ceremonies. (3) The application of traditional songket fabric composition composition in Sukarara Village, Jonggat District, Central Lombok Regency covering : The principle composition of ornamental variety of songket subahnale, serat penginang, keker, nanas and wayang covering repetition, harmony, unity, and balance. keyword : Ornamental Variety, Songket, Sukarara.
PENGEMBANGAN DESAIN KEBAYA DENGAN PENERAPAN TEKNIK SULAMAN BULION DAN PAYET Made Mahatmi Pradnya Pramita .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd. .; Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.24785

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu 1.untuk mengetahui proses pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet. 2. untuk mengetahui hasil pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet. Jenis penelitian ini adalah (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri terdiri dari 5 langkah yaitu : analyze (analisa), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Metode pengumpulan data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Proses pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet ini dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu a). tahap analisis merupakan tahapan dari analisis pada desain yang akan digunakan untuk acuan pembuatan kebaya. b). tahap desain merupakan tahap pembuatan desain berdasarkan hasil dari analisis. c). tahap pengembangan merupakan tahap pengembangan kebaya sesuai dengan rancangan, tahap ini melalui 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. d). tahap implementasi merupakan tahap melakukan uji produk untuk mengetahui kelayakan produk. e). tahap evaluasi merupakan tahapan ini diperoleh dari hasil uji produk. 2). hasil pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet berdasarkan instrumen ini diuji oleh ahli isi kemudian dihitung dengan rumus Gregory sehingga validitas instrument diperoleh sebesar 0,90 dengan kreteria validitas sangat tinggi dan dapat digunakan untuk uji produk hasil dari penelitian ini yaitu berupa satu produk kebaya dengan teknik sulaman bulion dan payet. Berdasarkan hasil pengembangan produk kebaya ini memiliki kualifikasi sangat baik dengan persentase 97,00% pada penilaian uji produk yang dinilai oleh 2 orang ahli busana.Kata Kunci : Pengembangan Kebaya, Teknik Sulaman, Bulion, Payet. This research aims at; 1. Finding out the process of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques, 2.Finding out the results of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques. This type of research is (Research and Development) with ADDIE development model consisting of 5 steps, namely; analyze, design, development, implementation, and evaluation. Data collection methods were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique and qualitative descriptive analysis technique. The results of this study indicated that 1). The process of developing “kebaya design” by applying bullion and sequin embroidery techniques was developed through several stages, namely; a). analysis phase is the stage of the analysis of the design that will be used as a reference for making kebaya. b). design phase is a phase based on the results of the analysis. c). development stage is stage of the kebaya in accordance with the design, this stage came from 3 stages, namely planning, implementation, and evaluation. d). implementation stage is the stage of product testing to determine product viability. e). evaluation stage is the stage obtained from the product test results. 2). the results of of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques based on this instrument were tested by content experts and then calculated with the Gregory formula.Thus, the instrument's validity was obtained at 0.90 with very high validity criteria and could be used for product test results from this research in the form of one product kebaya with embroidery techniques and sequins embroidery. Based on the results of developing this kebaya product has a very good qualification with a percentage of 97.00% in the product test assessment which was assessed by 2 fashion experts.keyword : Kebaya Development, Embroidery Technique, Bullion, Sequin
Tata Rias Pengantin Bali Madya Khas Kabupaten Jembrana Made Yustika Yani; Ni Ketut Widiartini; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v12i1.32286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana yang ditinjau dari segi tata rias wajah, tatanan rambut, busana, serta aksesoris yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan tata rias wajah pengantin wanita meliputi: serinata, alis-alis, gecek, foundation, bedak, shading, eyeshadow, dan lipstik. Pengantin pria: foundation, bedak, alis-alis, eyeshadow dan lipstik. Tatanan rambut pengantin wanita meliputi: penggunaan sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, bancangan, puspo lembo, bunga sandat emas, bunga kap, bunga cempaka putih, kuning, bunga sandat dan bunga pucuk emas. Pengantin pria: tidak ada penataan khusus, hanya rambut yang disisir rapi dan di hair spray. Busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamben motif cerari kotak, selendang motif rujak boni, selendang motif mastuli hitam, selendang motif jembatan cinta. Pengantin pria: kamben, saput, stagen, umpal dan udeng. Aksesoris pelengkap pengantin wanita meliputi: subeng cerorot, kalung binar, gelang nagasatru. Pengantin pria: rumbing, bros binar, dan keris. Di setiap Kabupaten memiliki perbedaan dan ciri khas tersendiri serta memiliki 3 tingkatan dalam tata rias serta busananya. Tata rias pengantin Bali Madya khas Kabupaten Jembrana memiliki ciri khas yaitu sanggul gelung tanduk, bunga menori putih, serta busananya sebagian besar menggunakan kain tenunan khas Jembrana.
Perkembangan Tata Rias Pengantin Bali Madya Gaya Badung Cok Istri Sri Pradnya Dewi; Made Diah Angendari; Ni Ketut Widiartini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v11i3.32289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan tata rias pengantin Bali Madya gaya Badung di tinjau dari (1) tata rias wajah, (2) penataan rambut, (3 )busana, dan (4) aksesoris. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Hasil ini menunjukkan (1) bahwa telah terjadi perkembangan pada tata rias pengantin Bali Madya gaya Badung terkait, tata rias wajah, (2) penataan rambut, (3) busana, dan (4) aksesoris. Perubahan terjadi dikarenakan ketersediaan bahan yang terbatas dan penyesuaian hiasan kepala dengan busana. Pada penataan rambutnya yaitu semi tidak dibentuk menggunakan malem karena sulitnya mencari bahan tersebut. Busana pengantin Bali Madya tidak mengalami perubahan yang signifikan hanya terdapat perkembangan pada motif dan warna. Pada hiasan kepala pria dahulu menggunakan songket dan sekarang menggunakan prada disesuaikan dengan busana yang digunakan tanpa mengubah teknik melipat agar tidak menghilangkan makna yang terkandung di dalamnya.
Identifikasi Tenun Gegambir di Kelompok Tenun Sari Bhakti Banjar Pesalakan, Pejeng Kangin, Gianyar. Ni Luh Sukaniti; Ni Ketut Widiartini; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 13 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v13i1.43926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Proses pembuatan Tenun Gegambir, (2) Karakteristik Tenun Gegambir pada Kelompok Tenun Sari Bhakti Banjar Pesalakan, Pejeng Kangin, Gianyar. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Proses pembuatan Tenun Gegambir dibagi menjadi 2 tahapan yaitu: (a) proses awal pembuatan dimulai dari persiapan benang hingga alat, (b) dilanjutkan dengan proses menenun yang dimulai dari nyulak (pemintalan benang lungsi), nganyinan (pengaturan dan menghitung jumlah benang yang diperlukan sesuai dengan lebar dan pajang tenun), nusuk (memasukan benang lungsi ke serat/sisir), nyasah (pengaturan benang lungsi pada papan yang ada pada alat tenun cagcag), ngeliing (proses pemintalan benang pakan), dan terakhir adalah penenunan yang berbeda dari cara menenun tenun tradisional lainnya yaitu pengrajin dibantu dengan alat bantu bernama cobo yang sudah digulung dengan benang tambahan yang akan diatur oleh pengrajin untuk membentuk lubang yang tersusun sesuai bentuk/pola sesuai dengan kreasi para pengrajin. (2) Karakteristik Tenun Gegambir yang menjadi ciri khas dari tenunan ini dibandingkan dengan tenun pada umumnya terletak pada warna yang bervariasi, motif berlubang dan teknik menenun dengan menggunakan alat bantu cobo. Kata Kunci: Tenun, Tenun Gegambir, Proses Pembuatan, Karakteristik
Penerapan Teknik Painting dan Teknik Sulam Pada Motif Hias Busana Pesta Siang Ikka Apriliasari; Ni Ketut Widiartini; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 13 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v13i1.44344

Abstract

 PeneIitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan kuaIitas motif hias dengan teknik painting dan teknik suIam pada busana busana pesta siang berdasarkan prinsip-prinsip desain yaitu keseIarasan, keseimbangan, irama, dan kesatuan. Metode pengumpuIan data yang digunakan daIam peneIitian ini yaitu metode kuesioner. DaIam peneIitian ini diIibatkan dua orang ahIi isi untuk menguji instrumen dan dua orang ahIi busana dan ahIi painting untuk menguji kuaIitas produk yang dihasiIkan. SeteIah instrumen dinyatakan vaIid, instrumen akan digunakan untuk uji produk. PeniIaian produk diniIai berdasarkan 4 aspek kuaIitas yaitu keseIarasan, keseimbangan, irama, dan kesatuan, dengan tingkat pencapaian sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Data uji kuaIitas dianaIisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan uji produk yang teIah diIakukan oIeh para ahIi busana mendapatkan hasiI 95,23% dari penguji 1, dan 95,23% oIeh penguji ke 2, rata-rata presentase yang menunjukkan hasiI bahwa penerapan teknik painting dan teknik suIam pada motif hias busana pesta siang memiIiki kuaIifikasi yang sangat baik dengan rata-rata 95,23%.Kata Kunci : motif hias, painting, suIam, busana pesta.This type of experimentaI research aims to describe the quaIity of decorative motifs with techniques painting and embroidery techniques on afternoon party dresses based on design principIes, nameIy harmony, baIance, rhythm, and unity. The data coIIection method used in this research is the questionnaire method. In this study, two content experts were invoIved to test the instrument and two fashion experts andexperts were invoIved painting to test the quaIity of the resuIting product. After the instrument is decIared vaIid, the instrument wiII be used for product testing. Product assessment is assessed based on 4 aspects of quaIity, nameIy harmony, baIance, rhythm, and unity, with the IeveI of achievement in accordance with the specified criteria. QuaIity test data were anaIyzed using quantitative descriptive techniques. Based on product test conducted by experts fashion to get the 95.23% of the testers 1, and 95.23% by the examiner to 2, the average percentage of which showed that the appIication of the techniques of painting and embroidery techniques on decorative motif during the party dress have very good quaIifications with an average of 95.23%.Keywords : decorative motifs, painting, embroidery, party dress.DAFTAR PUSTAKAAli, M. (1993). Strategi Penelitian Pendidikan. Angkasa.Alsa, A. (2004). Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. pustaka pelajar.Hadi, S. (1985). Metodologi Research Jilid 4. Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM.Hery Suhersono. (2004). Desain Motif. Puspa Terampil.Kotler, P. and A. (2012). Principles of Marketing (N. Jersey (ed.); 14 ed.). Pearson : Prentice Hall.Malik, Y. (2014). Karya Ilmiah Remaja Trend Mode Pada Remaja. http://yhulianayuli.blogspot.com/2014/02/karya-ilmiah-remaja-trend-mode-pada.htmlNetty Juiana. (2013). Desain Tekstil. http://nettyjuliana14.blogspot.com/2013/09/bab-i-arti-kriya-tekstil-keragaman-seni.htmlPebrianti, R. (2017). “Penerapan Motif Hias pada Kain Jadi dengan Menggunakan Kombinasi Teknik Painting dan Bordir.” Undiksha, 8.Prapti Karomah; Sicilia Sawitri. (1998). Pengetahuan Busana. IKIP Yogyakarta.Schumpeter, J. (1934). The Theory of Economic Development. Harvard University Press.Simbolon, A. (2016). Analisis Kemampuan Membuat Hiasan pada Rok dengan Teknik Sulaman Tiongkok Siswa Kelas XI Tata Busana SMK Negeri 1 Laguboti. Universitas Negeri Medan.Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta.Tegeh, Dkk. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Graha Ilmu.Tiara Arliani,.dkk,. (2016). “Pengembangan Motif Kerawang Gayo pada Busana Pesta Wanita di Aceh Tengah.” Undiksha, 1.
Perkembangan Kain Tenun Endek Kolok Di Desa Bengkala Suryani Suryani; Ni Ketut Widiartini; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 13 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v13i1.45051

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) perkembangan motif kain tenun endek kolok, dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan motif kain tenun endek kolok di Desa Bengkala. Metode deskriptif kualitatif ialah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini.  cara yang digunakan pada pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi kepada pengrajin dan ketua KEM (Kawasan Ekonomi Masyarakat) Kajanan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar wawancara, sumber informan sebanyak 2 orang. Hasil dalam penelitian ini menunjukan (1) perkembangan motif kain tenun endek kolok pada desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng mengalami perkembangan dari segi motif. Mulai dari terciptanya kain tenun endek tanpa motif, kemudian mulai menciptakan kain tenun endek yang bermotif namun motif yang diciptakan masih motif endek pada umumnya. Seiring berjalannya waktu KEM Kajanan di  Desa Bengkala mulai membuat kain yang menciri khaskan desa Bengkala yaitu motif kolok. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan motif kain tenun endek kolok di Desa Bengkala terbagi menjadi dua yaitu faktor eksternal dan faktor internal, dimana faktor internal yaitu: kemauan, dan pengetahuan Sedangkan faktor eksternal ada faktor budaya, ekonomi, lingkungan, hubungan sosial, dan teknologi.
Development of instruments for DIVAYANA evaluation model Dewa Gede Hendra Divayana; P Wayan Arta Suyasa; Ni Ketut Widiartini
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/petier.v3i2.68

Abstract

The purpose of this research showed a valid DIVAYANA evaluation model instruments were used to evaluate the implementation of e-learning. This research approach was the development of evaluation instruments. The evaluation instruments developed were in the form of interview guides and questionnaires. The interview guidelines that resulted were related to several DIVAYANA evaluation components, included: the Description component, Input component, Verification component, and Yack component. Questionnaires were generated on several DIVAYANA evaluation components, included: the Verification component, Action component, and Yack component. The subjects involved in the content validity test of the interview guidelines were two experts, including an informatics education expert and an educational evaluation expert. The content validity tests of questionnaires were conducted by six experts, including three education evaluation experts and three informatics education experts. The content validity calculation process of the interview guidelines used the Gregory formula, while the content validity of the questionnaires used Lawshe’s CVR formula. The content validity average of interview guidelines on the Description, Input, Verification, and Yack components was 0.882 so it was included in the very good category. The content validity average of questionnaires on the Verification, Action, and Yack components was 0.774 so it was in a good category. The implication of this research is the realization of valid measuring instruments that can be used in evaluating the implementation of e-learning.
Karakteristik Busana Tari Rejang dan Tari Baris di Desa Bali Aga (Pedawa) untuk Melsetarikan Budaya Tradisional Ni Luh Putu Anggi Widiastiti; Ni Ketut Widiartini; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v13i2.37600

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui karakteristik Busana Tari Rejang dan (2) Mengetahui karakteristik Busana Tari Baris di Desa Bali Aga (Pedawa) sebagai upaya untuk melestarian budaya tradisional yang dilihat dari (a) Busana pokok, (b) Busana pelengkap, (c) Aksesoris, dan (d) Tatanan penggunaan busana tarian. Rancangan penelitian ini menggunakan metode desktriptif kualitatif. Lokasi penelitian  bertempat di Desa Pedawa, Kecematan Banjar, Kabupaten Buleleng. Untuk menentukan informan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling, dengan sumber informan kunci berasal dari Kelian adat Desa Pedawa dan Ulu Desa Pedawa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah (a) metode observasi, (b) metode wawancara, dan (c) metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Karakteristik Busana Tari Rejang yang dilihat dari busana pokok yang terdiri dari BH/Longtorso, tapih, kamben, sabuk, unteng, tepi, gegedaan, dan kain kain rembang atau kain tenun gringsing. Busana pelengkap yang terdiri dari kembang waru dan aksesoris yang terdiri dari hiasan kepala, gelang tangan, kalung, bros, subeng, dan cincin yang terkemas menjadi satu perhiasan yang biasa disebut dengan alpaka. Adapun tatanan penggunaan Busana Tari Rejang di Desa Pedawa dimulai dari penggunaan  busana pokok, busana pelengkap, dan aksesoris yang digunakan. (2) Karakteristik Busana Tari Baris yang dilihat dari busana pokok yang terdiri dari baju kemeja/baju safari, kamben, dan sesaputan. Busana pelengkap yang terdiri dari selendang dan stagen, dan aksesoris yang terdiri dari udeng, keris, dan tombak. Adapun tatanan penggunaan Busana Tari Baris di Desa Pedawa dimulai dari penggunaan busana pokok, busana pelengkap, hingga aksesoris yang digunakan.
Co-Authors . SURYANI ., Anak Agung Ratih Urmila Santhi ., Dwi Sekrita Rizki ., Kadek Devi Saras Patmawati ., Kadek Mirayanti ., KETUT SURA SUARDANA ., Khaeriyah Ramdani ., Kiki Agus Winarsih ., Luh Putu Sri Indra Partiwi ., Made Mahatmi Pradnya Pramita ., Muniah ., Ni Ketut Dewi Tara Dipa ., Ni Made Devi Meilasari ., NI MADE GUNARSIH DWIPAWATI ., Ni Made Oktasari ., Ni Nyoman Dina Triana Dewi ., Ni Putu Ayu Ari Anggarwati ., NI WAYAN SRI BUDI ., Nilam Sari ., Nurmayana ., Putu Nada Widiya Purnashita ., Ririn Pebrianti ., Rizki Ari Safitri AGUS SOLEH . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Anak Agung Ratih Urmila Santhi . ANAK AGUNG SRI SUARNITI ., ANAK AGUNG SRI SUARNITI Annisa Ikhtiari apriliasari, ikka Ariasa, I Wayan Artanayasa, Wayan Asih, Ni Made Utami Asnur, Rukdianti Aslinda Asti Noviana . Cok Istri Sri Pradnya Dewi Darmawan, Made Deddy Desak Putu Parmiti desi gusti yani Dewa Ayu Putu Widya Wulandari . Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra DEWA GEDE SUJANA ., DEWA GEDE SUJANA Dewi, Cok Istri Sri Pradnya Dewi, Kadek Ariek Kusuma dilla, ayu Dwi Sekrita Rizki . Dwitanaya, Made Susanta Gusti ayu, Dindayanti Hermayani, Kadek I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Ayu Made Budhyani I DEWA NYOMAN GDE SANDYAGRAHA . I GD PURNAMA EKA SAPUTRA ., I GD PURNAMA EKA SAPUTRA I GEDE CAKRA ., I GEDE CAKRA I Gede Ratnaya I Gede Sudirtha I Gst Lanang Agung Parwata I GUSTI AYU DARIYATI ., I GUSTI AYU DARIYATI I Gusti Ngurah Pujawan I Made Candiasa I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA ., I MADE GEDE ARTA MAHARDIKA I Nyoman Natajaya I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA ., I NYOMAN TRI PRAJA KENCANA I WAYAN PISKA YUDIAWAN ., I WAYAN PISKA YUDIAWAN I WAYAN SUKARYANA . Ida Ayu Reviena Damasanti Ika Mayani . Ikhtiari, Annisa ikka apriliasari Ismail, Nauval Syafiq Jurani . Kadek Devi Saras Patmawati . Kadek Hermayani Kadek Hermayani . Kadek Mirayanti . Kadek Onny Swastini Kadek Onny Swastini . Kadek Wedi Qinardy Kartini, Siluh Made Surya KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA ., KETUT GEDE RAHADI DIANA PUTRA Khaeriyah Ramdani . Kiki Agus Winarsih . Komang Erna Astari . Komang Setemen KOMANG WIDIASTARI . LUH MERTASARI . Luh Puspaningsih . Luh Putu Sri Indra Partiwi . Made Diah Angendari Made Mahatmi Pradnya Pramita . MADE SURYADANA . Made Yustika Yani Milarika, Ni Putu Oka Muniah . NENI PEBRIYANA . Ni Kadek Budi Adnyani Ni Ketut Dewi Tara Dipa . Ni Ketut Suarni NI LUH MADE MERRIYANTHI ASMI . Ni Luh Sukaniti Ni Made Devi Meilasari . Ni Made Novi Indah Puspita Ni Made Oktasari Ni Made Oktasari . Ni Made Sari Rezeki . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suriani Ni Nyoman Dina Triana Dewi . Ni Putu Ayu Ari Anggarwati . Ni Putu Novi Darmini Ni Putu Veny Lismaharti . Ni Putu Veny Lismaharti ., Ni Putu Veny Lismaharti Ni Wayan Widya Sami . Nilam Sari . Nyoman Dantes Oktasari, Ni Made P. WAYAN ARTA SUYASA Paramartha, I Putu Gede Indra Prengki Gito Sudarsono Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA . PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Putu Agus Mayuni Putu Ayu Dinda Deviyanti Putu Nada Widiya Purnashita . RATNA SARI DEWI . renianggraini renianggraini Rewo, Josep Marsianus Ririn Pebrianti . Rizki Ari Safitri . Sang Ayu Alit Wilantari . SANG AYU KETUT SUMARGI ., SANG AYU KETUT SUMARGI Sanjaya, Putu Dharma Sawitri, Ni Luh Sukaniti, Ni Luh Suryani Suryani Swastini, Kadek Onny Syifaullinnas Hs . Virnayanthi, Ni Putu Erna Surim Widad Azizah Yani, Made Yustika Yuliawan, Ketut Darma Yundari, Yundari