Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Konsep Arsitektur Tropis dan New Normal pada Desain Kafe di Sekitar Universitas Muhammadiyah Surakarta Sabila, Zida; Setiawan, Wisnu
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2021: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.665 KB)

Abstract

Melalui surat Edaran oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pendidikan Tinggi No.1 Tahun 2020 tentang pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di perguruan tinggi, telah direalisasikan kebijakan baru kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk memulai pembelajaran jarak jauh, maka dalam hal ini mahasiswa mengikuti kegiatan perkuliahan dari rumah masing-masing. Namun adanya sistem pembelajaran jarak jauh memberikan potensi besar dalam memberikan dampak pada mahasiswa terkait perubahan pola hidup dan interaksi akibat penerapan pembelajaran jarak jauh. Pemilihan tempat belajar menjadi suatu hal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap efektifitas dan produktifitas mahasiswa dalam menyelesaikan tugasnya. Masa pandemi ini kafe menjadi variasi tempat belajar yang memberikan lingkungan belajar memadai dan seperti jaringan dan suasana belajar yang kondusif. Sebagai tempat yang memiliki peran dalam lingkungan komersil, pekerjaan, sosial dan pendidikan, selayaknya kafe menyediakan tempat yang nyaman, maka bagaimana kesesuaian kafe di sekitar Universitas Muhammadiyah Surakarta terhadap konsep arsitektur tropis dan penerapan protokol kesehatan untuk memenuhi kenyamanan pengunjung kafe di masa new normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter kegiatan di kafe selama masa new normal, mengevaluasi kesesuaian konsep arsitektur tropis yang diterapkan sebagai bangunan di daerah tropis untuk mewujudkan kenyamanan pengunjung dan mengevaluasi desain protokol kesehatan yang diterapkan pada masa new normal. Menggunakan metode kuantitatif melalui observasi lapangan dan metode kualitatif dalam menganalisa data dan membandingkan dengan standarisasi sebagai evaluasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa hannya beberapa kafe yang memenuhi beberapa indikator arsitektur tropis.
Identifikasi Kualitas Parkir Dan Sirkulasi Terhadap Kinerja Terminal Tegalgede Di Kabupaten Karanganyar Hasan, Najib Suwendho; Setiawan, Wisnu
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal adalah salah satu komponen dari sistem transportasi yang mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan barang hingga sampai ketujuan akhir suatu perjalanan. Terminal Tegalgede yang terletak di Kabupaten Karanganyar adalah Terminal Bus atau angkutan pedesaan yang masih aktif sampai sekarang. Hal ini mengingat terminal Tegalgede berada di Kota Karanganyar dan bersebelahan langsung dengan pasar Tegalgede, dengan demikian aktivitas masyarakat di Terminal cukup ramai. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi Terminal Tegalgede kian memperhatikan karena kurangnya perawatan serta kurangnya optimalisasi fungsi sebagaimana mestinya. Latar belakang penelitian ini berfokus tentang penataan lahan parkir dan jalur sirkulasi keluar masuk terminal tegalgede sudah tertata dengan baik menurut Permen Perhub No PM 132 Tahun 2015 dan menganalisis keterkaitan penataan fasilitas parkir dan sirkulasi di terminal dengan pemanfaatan oleh pengguna/pengunjung di Terminal Tegalgede. Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui karakteristik lahan parkir dan jalur sirkulasi keluar masuk terminal tegalgede sesuai standar Permen Perhub No PM 132 Tahun 2015, untuk mengetahui keterkaitan penataan fasilitas parkir dan sirkulasi terminal dengan aktivitas pengguna/pengunjung dengan pemanfaatan Terminal Tegalgede. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mengunakan keadaan sebenarnya (alamiah) sebagai sumber data, memiliki sifat deskriptif analitik yang memperoleh data berdasarkan hasil observasi, pemotretan/dokumentasi, wawancara langsung kepada pengguna/pengunjung. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas parkir dan jalur sirkulasi di Terminal Tegalgede Karanganyar belum sepenuhnya berfungsi dengan baik. Manfaat penelitian membantu meningkatkan kemampuan dalam menganalisa lahan parkir dan jalur sirkulasi di terminal yang sesuai standart dan tingkat kenyaman bagi penggunanya, memberikan masukan atau kontribusi terhadap pihak Terminal Tegalgede Karanganyar agar ada perbaikan kedepannya.
Analisis Pengaruh Transformasi Kawasan Kalijodo Menjadi Ruang Terbuka Hijau Terhadap Perilaku Masyarakat Putra, Iqbal Adiyaksa Eka; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Kalijodo berada di wilayah kelurahan Angke, sudah bertahun-tahun kawasan tersebut menjadi tempat prostitusi, perjudian, dan banyak terjadi tindak kejahatan. Munculnya kelompok-kelompok preman membuat kawasan tersebut menjadi kuat, sehingga kawasan Kalijodo dibiarkan seperti itu, sampai pada tahun 2016 kawasan tersebut berhasil dirobohkan dan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Transformasi fungsi lahan yang sebelumnya merupakan permukiman ilegal menjadi ruang terbuka hijau telah memberikan pengaruh terhadap perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisperubahan Kalijodo dahulu dan sekarang, serta untuk mengetahui kaitan yang terjadi akibat keberadaan ruang terbuka hijau di kawasan Kalijodo terhadap perilaku masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, melalui pengamatan fisik, mencari informasi dengan wawancara, lalu menganalisis data yang sifatnya deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan ruang terbuka hijau Kalijodo mampu membuat pengaruh positif terhadap perubahan perilaku masyarakat, hilangnya kegiatan perjudian dan prostitusi tergantikan menjadi banyak kegiatan olahraga, kegiatan anak-anak bermain, terjadinya alih pekerjaan dari PSK menjadi pedagang di UKM, melalui ruang terbuka hijau masyarakat mendapat ruang untuk berinteraksi sosial.
Pengkuran Greenship New Building Versi 1.2 pada Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor Kabupaten Boyolali Ananta, Arfian Setia; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global warming (Pemanasan global) yaitu suatu fenomena kenaikan suhu rata-rata permukaan laut dan permukaan bumi yang mengakibatkan suhu bumi semakin panas dan akan mengganggu aktivitas makhluk hidup di bumi. Bangunan hijau menjadi salah satu solusi guna menurunkan pemanasan global. Bangunan hijau di Indonesia dinaungi oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dan GBCI membuat suatu syarat kelayakan bangunan serta sistem rating penilaian greenship versi 1.2. Tujuan penelitian ini yaitu, mengukur tingkat greenship pada gedung pengujian kendaraan bermotor Kabupaten Boyolali. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisakualitatif dan kuantitatif dengan data-data yang diperlukan diperoleh melalui studi literatur, wawancara dan pengamatan langsung dilapangan. Data yang telah diperoleh kemudian diolah menggunakan variable yang ada dalam penilaian greenship versi 1.2.Hasil yang diperoleh setelah dilakukan penelitian menunjukkan empat syarat terpenuhi dari tujuh syarat kelayakan bangunan menurut GBCI. Sedangkan hasil pada setiap kategori yaitu, tepat guna lahan (ASD: 6 poin), efisiensi dan konservasi energi (EEC: 3 poin), konservasi air (WAC: 0 poin), sumber dan siklus material (MRC: 7 poin), Kesehatan dan kenyaman dalam ruang (IHC: 3 poin), manajemen lingkungan bangunan (BEM: 0 poin) total semua poin tersebut 19 poin atau 18,81%. Gedung pengujian kendaraan bermotor Kabupaten Boyolali belum bisa dikategorikan sebagai bangunan hijau karena poin yang didapat hanya 18,81% sedangkan poin minimal untuk bangunan dapat dikategorikan sebagai bangunan hijau adalah sebesar 35%.
Desain Rumah Sehat Kampung Purwogondo Kelurahan Kartasura Nugrahaini, Fadhilla Tri; Setiawan, Wisnu; Setyobudi, Razin Yogadwilapatri; Masruri, Faizal Ramadhan
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Purwogondo merupakan permukiman di Kartasura yang terkenal sebagai kampung industri tahu. Lebih dari 40% wargamya bekerja di industri tersebut. Seperti kebanyakan home industri, banyak rumah yang mempunyai dua fungsi utama yakni sebagai tempat industri dan sebagai hunian. Tidak sedikit dari rumah warga mengalami pencemaran seperti bau dan terganggunya kualitas air. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman desain rumah sehat kepada masyarakat Kampung Purwogondo agar terbentuk kesadaran untuk menjaga lingkungan terutama rumah tinggal mereka. Metode kegiatan adalah menggunakan survey dan wawancara. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah redesain rumah industri tahu sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh responden dimana sirkulasi dan pemisahan area aktivitas yang jelas menjadi salah satu solusi.
Identifikasi Kesesuaian Ergonomi Kamar Mandi dengan Antropometri Lansia Tintya, Tinto Agista; Priyatmono, Alpha Febela; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi lansia di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Fenomena itu juga diiringi dengan peningkatan risiko degenerasi tubuh lansia baik bersifat fisik maupun psikis yang berpengaruh pada kemandirian lansia dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Pada proses penuaan, lansia cenderung mempunyai konsekuensi tinggi rentan jatuh. Pada saat ini, tempat kejadian jatuh lansia terbanyak terjadi di area sekitar tempat tidur diikuti dengan kamar mandi. Namun, pada Panti Wredha St. Theresia Dharma Bhakti Kasih terjadi sebaliknya. Kamar mandi merupakan wilayah paling berisiko bagi lansia di panti tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian ergonomi kamar mandi dengan antropometri lansia guna memberikan gambaran desain baru yang aksesibel untuk mencapai kenyamanan dan keselamatan bagi lansia. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan melakukan pengukuran dan observasi variabel ergonomi kamar mandi serta antropometri lansia untuk dijadikan standar ukuran ideal. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa belum semua fasilitas kamar mandi memenuhi syarat ergonomis kamar mandi lansia. Skor persentase penilaian kamar mandi yang memenuhi syarat ergonomis sebesar 21,43 %, sedangkan skor persentase penilaian kamar mandi yang tidak memenuhi syarat ergonomis sebesar 78,57 %. Data antropometri pada penelitian ini berkaitan erat dengan penilaian ergonomi fasilitas kamar mandi karena dijadikan sebagai acuan keberhasilan desain.
Pengaruh Luasan Ruang terhadap Jenis Kegiatan pada Kesekretariatan Kama FT UMS Laksana, Nadiifa Firsty; Priyatmono, Alpha Febela; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian kinerja yang tinggi memerlukan pertimbangan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kegiatan mahasiswa. Berkontribusi secara aktif untuk pengembangan organisasi membutuhkan perhatian dan kemampuan terbaik untuk memanfaatkan potensi mahasiswa untuk mencapai tujuan organisasi. Selain itu, dengan menciptakan lingkungan berkegiatan yang kondusif, terutama tata ruang kesekretariatan, untuk mengembangkan sikap dan perilaku profesional agar dapat menjalankan pekerjaan sesuai dengan bidangnya. Luasan ruang juga berpengaruh terhadap kegiatan yang bisa dilakukan di ruang tersebut. Namun, pada Ruang Kesekretariatan Kama FT UMS memiliki ukuran ruangan yang sempit tetapi memiliki banyak kegiatan yang harus ditampung di sana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luasan ruang terhadap jenis kegiatan yang ada pada Kesekretariatan Kama FT UMS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif dengan melakukan pengukuran pada ruangan dan melakukan wawancara untuk mendapatkan data kegiatan disana lalu akan dianalisis bersama data pengukuran yang ada. Hasil dari penelitian ini untuk mengetahui bahwa luasan ruang akan mempengaruhi kegiatan yang dilakukan mahasiswa di Ruang Kesekretariatan Kama FT UMS dengan ukuran ruang yang terlalu sempit sedangkan barang di bagian dalam maupun luar bisa dibilang cukup banyak.
Makna Bentuk dan Fungsi Penerapan Arsitektur Jawa pada Masjid Agung Surakarta Budiwiyono, Akbar Rizky; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid merupakan sebuah karya seni arsitektur yang digunakan untuk beribadah. Dalam pembuatannya menggunakan banyak gaya arsitektur, salah satunya adalah arsitektur tradisional Jawa. Arsitektur tradisional Jawa merupakan ilmu yang kaya akan makna pada setiap aspeknya, mulai dari tata letak hingga penggunaan warna yang memiliki makna dan fungsi tersendiri yang sudah direncanakan. Masjid Agung Surakarta merupakan bentuk hidup dari arsitektur tradisional Jawa dimana masjid difungsikan sebagai tempat beribadah yang di gabungkan dengan nilai-nilai filosofis masyarakat Jawa. Masjid Agung Surakarta menjadi bangunan religius yang menjadi bukti keberadaan agama Islam yang terdapat di Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna bentuk dan fungsi dari penerapan arsitektur tradisional Jawa yang di aplikasikan pada Masjid Agung Surakarta. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan, data bersifat induktif kualitatif dan hasil penelitian yang lebih generalisasi. Dengan demikian dalam penelitian ini memaparkan dan menggambarkan karakteristik dari objek yang diteliti agar dapat didapatkan gambaran yang jelas dan faktual dari obyek penelitian, agar lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen yang erat dengan arsitektur tradisional Jawa, seperti atap tajug yang menjadi penanda bahwa sebuah bangunan itu merupakan tempat ibadah, saka guru, ruang dalem, kolam emperan dan kruncungan.
Evaluasi Penataan Area Pangan di Pasar Sentra Niaga H. Abdul Malik Cikarang Barat Ramadhani, Novianti Putri; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Sentra Niaga H. Abdul Malik merupakan pasar tradisional yang berlokasi di Jl. Raya Imam Bonjol, Cikarang Barat. Pasar ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan bagi masyarakat Cikarang Barat. Akan tetapi, peran tersebut tidak didukung dengan ketersediaan aspek kenyamanan terkait penataan pada area pangan. Pada area pangan, penempatan dagangan belum teratur dan belum dipisahkan per zonasi, sehingga menyulitkan pembeli untuk mencari kebutuhan yang diinginkan. Oleh karena itu, pasar Sentra Niaga H. Abdul Malik perlu penataan ulang pada area pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek kenyamanan pada area pangan. Metode penelitian yang digunakan, yaitu kualitatif deskriptif. Dalam hal ini peneliti melakukan pengamatan langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data. Dan teknik dalam pengumpulan data ini melalui observasi untuk mengamati faktor permasalahan pada penataan area pangan. Hasil penelitian ini untuk mendapatkan penataan area pangan yang baik berdasarkan kriteria penataan pasar tradisional dengan mengelompokkan sifat dan jenis barang dagangannya.
Evaluasi Tata Letak Mesin di Ruang Produksi Teh Hijau pada Pabrik Teh Jamus Ngawi Choirunnisa, Maharani; Priyatmono, Alpha Febela; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem produksi yang baik terwujud dari tata letak mesin pabrik yang baik. Maka dari itu tata letak mesin produksi perlu diperhatikan karena menjadi penentu keefisien operasi pada pabrik. Pabrik Teh Jamus memiliki permasalahan seperti pemanfaatan ruangan yang kurang optimal dan perletakan mesin-mesin yang kurang teratur dan sesuai dengan alur produksi teh sehingga mempengaruhi kualitas produksi. Penelitian ini berfokus pada perencanaan tata letak ruang produksi meliputi bagaimana sebaiknya pembagian dan penempatan mesin atau peralatan kerja pada ruang produksi Pabrik Teh Jamus. Penataan fasilitas yang kurang efektif mengakibatkan tidak efisienya kegiatan produksi serta akan memunculkan biaya tambahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tata letak fasilitas yang tepat agar terciptanya efisiensi dan efektifitas sistem produksi. Penataan fasilitas yang baik mampu mengurangi biaya produksi tanpa terjadinya penurunan kualitas hasil produksi. Menyesuaikan tata letak mesin dengan alur untuk meminimalkan jarak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yakni dengan observasi dan wawancara secara langsung tentang kondisi ruang produksi di Pabrik Teh Jamus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tata letak ruang produksi kurang baik sehingga diperoleh inovasi berupa usulan rancangan tata letak mesin-mesin atau alat-alat yang tepat sehingga dapat memaksimalkan fungsi ruang produksi pada pabrik teh dengan maksimal.
Co-Authors Abdullah, Mu’tashim Agistakumala, Cindy Agus Triyono Alpha Febela Priyatmono An Nuurrika Asmara Dina An Nuurrika Asmara Dina, An Nuurrika Asmara Ananta, Arfian Setia Andika Saputra Ardhiansyah Irsyadi Arfian, Zharfan Al Hafiz RIzkanda Ariefa, Huda Wisnu Arif Budi Sholihah Arif Hidayatullah, Arif Asrul Mahjuddin Ressang Balich, Rama Pratama Brilliani, Indira Dwina Budiwiyono, Akbar Rizky Choirunnisa, Maharani Damayanti, Sekar Deviana, Bella Rizky Alysia Dewi Novita Sari Dhani Mutiari Dwi Budi Santoso Dwi Linna Suswardany Fadhilla Tri Nugrahaini Fathoni, Rois Fatmawati, Denisa Dewi Fitri Ghozie, Muhamad Ezri Saccarhoni Rosa Al Gunawan, Riyan Fahmi Hadiyati, Afina Rahma Hafidasari, Apridina Hananta, Naufal Nurdias Handayani Dwi Ambarwati Hapsari, Regita Hasan, Najib Suwendho Hastono, Tri HIDAYAT, TAUFIK NUR Indah Pratiwi Irsyadi, Ardhiansyah Kuncoro Harsono Kuncoro Harsono, Kuncoro Kuswaji Dwi Priyono Laksana, Nadiifa Firsty Mahadika, Surya Kresna Mahendra, Dewangga Cipta Masruri, Faizal Ramadhan Moch. Solikin, Moch. Mubarak, Fauzi Muhammad Nur Alamsyah Mulyawan, Yudhistira Setya Negoro, Abdul Rafi' Damar Nur Aklis Nur Rahmawati Syamsiyah Pratama, Elbyansyah Rahmat Nur Pratama, Yusuf Agung Prihatin, Silverius Djuni Priyatmono, Alpha Fabela Putra, Iqbal Adiyaksa Eka Putri, Hafizhah Winda Putri, Pramesti Hemartya Rama Sona Ramadhani, Novianti Putri Rini Hidayati Sabila, Zida Salsabila, Syifa Putri Setyobudi, Razin Yogadwilapatri Siti Fatonah Subakti, Imam Aji Sugito, Nur Cahyo Syarifah, Marfuah Nuha Syukur, Muhammad Abdhul Tintya, Tinto Agista Tri Hastono Umar Utama, Dinda Satriya Utami, Dinda Sekar Yayi Arsandrie Yuslimu, Anna Yusuf Agung Pratama Yuwono, Iswahyudi Tejo Zahro, Faridatuz