Claim Missing Document
Check
Articles

PERLINDUNGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF UU NEGARA RI DAN ISLAM Chusniatun Chusniatun
Suhuf Vol 28, No 1 (2016): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang bagaimana perlindungan anak dalam perspektif UU Negara RI dan Islam, dari data yang didapat dismpulkan bahwa, dalam pandangan UU Negara, Perlindungan Anak diwujudkan dalam hak-hak dan kewajiban yang diatur dalam pasal-pasal yang ada didalamnya dan berdasarkan Pancasila. Sedangkan dalam pandangan Islam perlindungan anak didasarkan pada ajaran Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah saw.Tujuan Perlindungan Anak adalah untuk keselamatan dan kesejahteraan anak dalam tumbuh kembang potensinya agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas dan berbudi pekerti mulia.Adapun tujuan dari perlindungan anak menurut pandangan Islam adalah untuk keselamatan dan kesejahteraan anak agar anak dapat mengembangkan potensinya secara aman sesuai dengan tujuan penciptaan manusia, yaitu menjadi khalifah fil ardl dan Ibadurrahman.
KARAKTERISTIK KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK PEREMPUAN DI WONOGIRI DAN BOYOLALI Joko Suwandi; Chusniatun Chusniatun; Kuswardani Kuswardani
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 29, No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v29i1.8285

Abstract

The future of this nation depends on the quality of its young generation. Sexual violence against daughters that is rampant today can damage the growth of the spiritual and physical body of the young generation. For this reason, a preventive solution is needed for prevention. This initial study will identify the characteristics of sexual violence against girls which occur in two regions, namely Wonogiri and Boyolali. This research was the qualitative descriptive analytic study that explored and described the characteristics of sexual violence against girls in the two regions. Data was collected through in-depth interviews and document review of key informants, PPA Polres officers, Head of P2TP3A, Head of Women and Children Protection, Solopos.com news and Kompasanda.com, and other key informants. Data were analysed using GAP techniques to obtain insightful initial data. The research conclusion is as follows. a) Most intrafamilial abuses are carried out by stepfather, biological father, victim's sibling and grandfather. b) Extrafamilial violence abuse is carried out by the same age victim’s friends and playing that mocking the victims in abuzz and begin with alcoholic parties. The perpetrator with the status of a boyfriend is difficult to trace, and the actual cases are very large in number. c) Institutional violence abuse often occurs in elementary and junior high schools with the perpetrators is a teacher. The victims are more than one student. d) Ritualistic abuse takes the form of shamanic practices. The triggers are such as; a) inharmonious family situation, b) unfavourable economic conditions, c) unhealthy social environment, d) the negative influence of social media use, e) unstable psychological conditions, and f) superficial understanding of religion
PERAN GANDA DAN PENGEMBANGAN KARIER GURU-GURU PEREMPUAN DI SEKOLAH MUHAMMADIYAH DI KOTA SURAKARTA Chusniatun Chusniatun; Kuswardhani Kuswardhani; Joko Suwandi
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 24, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2317/jpis.v24i2.689

Abstract

The aims of this research gender are to describe; 1) The women teachers background at Muhammadiyah school – Surakarta have no ambition to be principal and 2) the relation with doubled role as house wife and teacher. The research subject is case study of women teachers at Muhammadiyah school-Surakarta. Data collection used is: in depth interview towards premmier sources and regarded to know their attitude carrier, while data analysis used Capacities and Vulnerabilities Analysis (CVA) technique. The research result showed that; 1)Women teachers background at Muhammadiyah school – Surakarta have no ambition to be principals, the reasons are; a) Carrier development system and principal candidates recruitment process is conducted by Dinas or foundation is not transparent; b) The role as house wife spend too much times and energy. 2) The conducting of doubled role of women teachers as house wife created role conflict in her profession, thus, structural carrier development did not do in good way.
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (Studi Kasus Pada Keluarga Muslim Pelaksana Homeschooling) Qurrota A’yun; Nanik Prihartanti; Chusniatun Chusniatun
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2601

Abstract

Anak usia dini (0-6 tahun) adalah masa yang pentinguntuk penanaman nilai moral dan ketrampilan hidup.  Keluarga mempunyai peranan penting untuk menanamkan karakter positif  terebut. Orang tua dapat menerapkan metode homeschooling untuk anak, orangtua sendiri yang memberikan pendidikan kepada anak. Pendidikan homeschooling lebih fleksibel dilakukan dan tidak terikat waktu seperti di sekolah formal. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peran orang tua dalam implementasi homeschooling pada anak usia dini, serta mengetahui hasil belajar yang diperoleh anak melalui program homeschooling. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif study kasus. Informan penelitian satu keluarga, dengan informan utama orang tua, dan informan pendukung anak, paman, dan guru. Data diperoleh dengan wawancara dan observasi partisipan pada keluarga. Data kemudian diolah dengan menggunakan analisis tema. Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah orang tua mengkondisikan lingkungan keluarga sebaik mungkin untuk menunjang pendidikan anak, hal ini dibuktikan dengan diputarkan ayat-ayat Al-qur’an setiap malam, orang tua selalu meluangkan waktu untuk anak, dan komunikasi yang baik dalam keluarga. Selanjutnya adanya komitmen dan peran aktif orang tua dalam pelaksanaan homeschooling anak usia dini juga memiliki dampak positif untuk kemampuan akademik maupun non akademik anak.
KONSEP ADIL KELUARGA POLIGAMI DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Rico Setyo Nugroho; Musa Asy’arie; Chusniatun Chusniatun
SUHUF Vol 34, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/suhuf.v34i2.20954

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama. Indahnya sebuah pernikahan poligami dan lebih indah lagi kalau dipraktikkan dengan adil dan penuh tanggung jawab. kajian penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang keadilan dalam rumah tangga poligami. Jenis penelitian ini penelitian pustaka (library research) karena itu pengumpulan data dimulai dengan studi terhadap teks keagamaan dan literatur dan karya dari para praktisi poligami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam tema tentang keadilan dalam rumah tangga poligami sudah selesai dalam arti bahwa keadilan bisa diterapkan dalam kehidupan poligami. Keadilan yang dimaksud adalah pangan, papan, sandang dan giliran mabit. Keadilan akan lahir dari pribadi muslim yang beradab. Temuan ini diharapkan bisa meminimalisir problem yang terjadi dalam rumah tangga poligami terkait masalah poligami
Trend Research of Project-Based Learning in The Database Scopus 1964-2023 Zahra, Afifah Nur; Maksum, Muh. Nur Rochim; Chusniatun, C; Apriantoro, Muhamad Subhi
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2023: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.4064

Abstract

This research intends to track the progress and focus of project-based learning research in Scopus publications. Researchers focus on analyzing Scopus-indexed publications on project-based learning from 1964 to 2023 using bibliometric analysis techniques. Data was analysed using Excel, R/R-Studio. VOSviewer provides a visual analysis of keywords and document citations co-occurring. The author found research data of 1,803 published documents according to the function, subject, and criteria specified. This research demonstrates an annual growth rate of 8.04% for project-based learning research and the highest number of publications in 2022. The United States had the most research papers, while National Taiwan Normal University had the most document affiliates. Barak, M. and Yang, S.C. became the most productive writers on project-based learning themed. Researchers were limited to using Scopus data for bibliometric analysis. The study solely focused on one database without considering other national or international databases. The research presents a brief literature review on learning methods for educators, with recommendations for future research in the field of education.
THE EFFECT OF DHUHA PRAYER HABITUATION ON STUDENT DISCIPLINE (STUDY AT MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA SENIOR HIGHSCHOOL) Nareswari, Ardha Zahro; Chusniatun, C
Proceeding of International Conference of Islamic Education Vol. 2 (2024): Proceeding of International Conference on Islamic Education
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discipline is one of the keys to success to be able to do the job correctly and on time. One of the characters that must be instilled in students from an early age is discipline. This is because students also have the role of children when at home, surrounded by rules that must be followed. The purpose of instilling this discipline is to instill compliance and compliance with applicable regulations. At SMA Muhammadiyah 2 Surakarta there is a program to habituate congregational dhuha prayer with the aim of training students to learn discipline and time management, this program is carried out for students of grades X, XI, XII, teachers and staff employees at school. The methods used in this study are observation, interviews, and documentation. The result of this study is that the habituation of dhuha prayers for students is carried out well, so as to increase student discipline and can prevent and change themselves from things that are not good.
Metode Muri-Q dalam Pengenalan Huruf Hijaiyah (Studi Kasus di Rumah Tahfidz Al-Fatih Pabelan, Kartasura, Sukoharjo) Aldila Luthfiana Rahmadewi; Yeti Dahliana; Chusniatun; Mahasri Shobahiya
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1307

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana penerapan Metode Muri-Q dalam pengenalan huruf hijaiyah pada pembelajaran Qur’an di Rumah Tahfidz Al-Fatih, Pabelan, Kartasura, Surakarta. Penelitian ini dilatarbeakangi pentingnya pengenalan huruf hijaiyah dalam tahap pembelajaran Qur’an. Metode Muri-Q adalah salah satu metode praktis membaca dan menghafal dengan cara melagukan bacaan al-Qur’an sesuai tajwid. Namun teori ini tidak relevan terhadap apa yang terjadi di Rumah Tahfidz Al-Fatih, yang mana sebagian santri tidak dapat mengenal huruf hijaiyah dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerepan metode Muri-Q dalam pengenalan huruf hijaiyah di Rumah Tahfidz Al-Fatih. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus. Metode yang digunakan dalam pengambilan data di penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa di Rumah Tahfidz Al-Fatih belum menggunakan metode Muri-Q pada seluruh pembelajaran Qur’an, namun hanya adalah dalam pembelajaran tahfidz. Metode Muri-Q yang digunakan di Rumah Tahfidz Al-Fatih efektif untuk membantu menghafal al-Qur’an, anak-anak merasa senang dan tidak cepat bosan saat menghafal karena metode Muri-Q menggunakan irama-irama yang menarik. Sedangkan dalam pembelajaran qira’ah (membaca) menggunakan metode Iqro’. Dalam pengenalan huruf hijaiyah di Rumah Tahfidz Al-Fatih tidak memasukkannya dalam perencanaan pembelajaran Qur’an, Sehingga para pengajar tidak memperkenalkan huruf hijaiyah kepada para santri. Akibatnya sebagian santri kurang dalam mengenal huruf hijaiyah.
Relavansi Konsep Akhlak Penghafal Al Qur’an Terhadap Perkembangan Kompetensi Afektif Santri di Unit KMT Darusy Syahadah Boyolali Muhammad Saubari Abdullah; Mohammad Zakki Azzani; Chusniatun
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1367

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa relevansi konsep Akhlak penghafal Al Qur'an yang dijelaskan dalam kitab Hilyatu Ahlil Qur'an, terhadap perkembangan kompetensi afektif santri penghafal Al Qur'an. Penelitian ini memberikan manfaat yaitu memperkaya khazanah keilmuan pendidikan agama Islam dan membantu lebih memahami lagi bagaimana konsep akhlak penghafal Al Qur'an, khususnya bagi peneliti, praktisis pendidikan, dan menjadi sumber refrensi bagi instansi pendidikan. Jenis Penelitian ini bersifat kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dalam hal ini mendeskripsikan konsep akhlak penghafal Al Qur'an yang bersumber dari kitab Hilyatu Ahlil Qur'an yang disusun oleh Tim Penyusun Markaz Dirasat wal Ma’lumat Qur’aniyyah Ma’had Imam Asy Syathiby, serta mencari tahu relevansi nya terhadap kompetensi afektif santri. Jenis penelitian Tesis ini menggunakan metode field research (penelitian lapangan) yaitu penelitian dengan melakukan pengamatan secara langsung dengan cara observasi lapangan, tes wawancara dan menyebarkan kuesioner. Sementara teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi, yaitu teknik dengan cara menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data dengan melakukan observasi berperan serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan konsep akhlak bagi penghafal Al Qur’an, pola pembinaan akhlak santri serta relevansinya terhadap perkembangan kompetensi afektif para santri penghafal Al Qur’an, adapun konsep yang ditemukan antara lain: konsep berakhlak kepada diri sendiri, konsep akhlak kepada guru, konsep akhlak kepada teman, konsep akhlak terhadap masjid, dan konsep akhlak terhadap kehidupan ilmiyahnya. Adapun relevansi penerapan konsep ini pada berbagai kegiatan di pesantren, terlihat bahwa kompetensi afektif santri secara keseluruhan mengalami perkembangan yang baik dan memiliki relevansi yang kuat antara konsep akhlak yang diterapkan pada beberapa kegiatan sebagai pola pembinaan akhlak terhadap perkembangan kompetensi afekti pada berbagai ranahnya. 
Implementing Student Life Regulations for Religious Character Development in Islamic Schools Hafizah; Chusniatun
Cendekia Vol. 17 No. 01 (2025): Cendekia March 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v17i01.958

Abstract

This research aims to describe the implementation of religious character building at CT Arsa Foundation Sukoharjo High School by integrating faith values in every aspect of education. In facing the challenges of globalization and an increasingly complex moral crisis, CT Arsa Foundation High School plays a crucial role in shaping a young generation that is not only intellectually intelligent but also has a strong religious character. The method used in this research is descriptive qualitative. The research subjects consisted of homeroom teachers who also acted as foster guardians, Islamic Religious Education teachers, and three students who the Islamic Religious Education teacher directly selected. Data collection techniques used interviews, observation, and document analysis. Thematic Analysis was used in the research analysis. The results show that religious character building is successfully implemented through a holistic approach that includes various scheduled activities, such as congregational prayer, morning roll call, evening roll call, and tadarus, which aim to internalize the values of faith in daily life. In addition, implementing the Learner Life Regulations (PERDUPDIK) also plays an important role in strengthening this religious character-building process. Thus, SMA Unggulan CT Arsa Foundation not only produces a generation with religious character and is ready to face global challenges, but also a generation that has a good character.