Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perbedaan Skor Plak Gigi pada Anak Usia 11-12 Tahun Menggunakan Alat Ukur Dental Plaque Detector dan Disclosing Agent Arzaqi, Rahadyan Ilham; Riolina, Ana; Karyadi, Edi; Nugrahani, Nur Ariska
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15544

Abstract

Kondisi kesehatan gigi dan mulut di Indonesia harus menjadi perhatian. . Hal tersebut linier dengan dengan kondisi yang ada di Indonesia. Hasil riset kesehatan dasar RISKESDAS pada tahun 2018 menunjukkan 57,6% penduduk Indonesia m emiliki masalah gigi dan mulut. Salah satu indikator awal dari keluhan gigi dan mulut adalah karies. Karies dan penyakit periodontal disebabkan oleh plak yang berkembang karena tidak dibersihkan. Plak merupakan lapisan lengket yang melapisi gigi dan mengan dung bakteri. Jika plak gigi tidak dihilangkan ketika masih lunak, plak akan mengeras dan sulit dihilangkan Selama ini untuk mengetahui keberadaan plak menggunakan sebuah bahan yang dikenal sebagai disclosing agent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor plak pada gigi anak usia 11 - 12 menggunakan alat ukur dental plaque detector dan disclosing agent . Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik menggunakan desain cross sectional. Jenis pengambilan sam pel menggunakan Purposive Sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 52 siswa berusia 11 - 12 tahun. Pengambilan data menggunakan instrument Turesky et al Modification of the Quigely and Hein Index untuk mengukur skor plak gigi pada anak. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas Klomogorov Smirnov dan di uji statistik menggunakan Wilcoxon signed rank test. Hasil uji Wilcoxon signed rank test yaitu, adanya tidak ada perbedaan yang signifikan sebesar 0,915 yaitu (p>0,05) antara denta l plaque detector dan disclosing agen t . T idak terdapat perbedaan skor plak gigi pada anak usia 11 - 12 tahun menggunakan dental plaque detector dan disclosing agent , sehingga dental plaque detector bisa digunakan sebagai alat pengganti disclosing agent.
Gingivektomi Sebagai Perawatan Enlargement Gingiva : Laporan Kasus Karyadi, Edi; Widodo, Aisha Farrachan
Bhakta Dental Journal Vol 3 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi IIK Bhakti Wiyata, Kediri.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/bhaktadent.v3i2.66

Abstract

Background: Gingival enlargement is a pathological condition characterized by excessive growth of the gingiva. Objective: To describe a case of gingival enlargement treated with a gingivectomy procedure. Case report: A 67-year-old woman came to Soelastri General Hospital complaining of enlarged gums. The complaint had been felt for 1 month. The patient complained that her upper right gum was enlarged and often bled. Intraoral examination found gingival enlargement in region 12. The treatment plan was scaling and root planing followed by gingivectomy. Discussion: Gingival enlargement in this patient was treated with phase 1 periodontal therapy, followed by gingivectomy. Gingivectomy improves visibility and accessibility to remove superficial deposits and thoroughly smooth the roots, creating a good environment for healing and restoration of the physiological contour of the gingiva. Conclusion: Gingivectomy is a procedure to eliminate gingival enlargement and requires periodic supportive periodontal therapy to monitor for recurrence in the future.