Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Akupresur sebagai bagian Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Meningkatkan Imunitas Dewi Siyamti; Kartika Sari; Eka Adimayanti
Jurnal Pengabdian Perawat Vol. 2 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpp.v2i1.2072

Abstract

Masyarakat luas telah memeperoleh pengalaman berharga dari adanya pandemi Covid-19. Pandemi yang berlangsung lama memebrikan dampak luas kepada masyarakat di berbagai aspek.  Penerapan adaptasi kebiasaan baru dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan menjadi perhatian bersama saat melakukan aktifitas sehari-hari. Menjaga kesehatan dilakukan dengan memelihara dan meningkatkan imunitas melalui gizi seimbang, aktfitas cukup, istirahat cukup dan akupresur. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan melatih masyarakat melakukan akupresur mandiri untuk membantu meningkatkan imunitas. Tahapan pelaksanaan dimulai dengan survey ke lokasi mitra, menjalin kerjasama dengan mitra, berkoordinasi dengan kader dan pengurus, merencanakan solusi dan tahapannya. Penyuluhan dilakukan dengan topic imunitas dan akupresur kemudian dilanjutkan dengan pelatihan akupresur untuk meningkatkan imunitas. Titik akupresur yang digunakan yaitu SP6, PC6 dan Li4, titik dipilih karena terletak pada area tangan kaki, mudah ditemukan dan ditentukan titiknya secara mandiri. Pemijatan pada titik meridian dilakukan memutar searah jarum jam sebanyak 30 kali pada masing masing titik bergantian pada ekstrmitas kanan dan kiri. Hasil pos tes yang didapatkan pengetahuan peserta terhadap akupresur untuk meningkatkan imunitas signifikan dengan pengetahuan kurang 0% dan sangat baik meningkat menjadi 33.3%. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat bermanfaat dan di lakukan mandiri oleh masyakarat sebagai salah satu upaya meningkatka imunitas.
Optimalisasi Pengetahuan Health Security pada Masyarakat Pasca Pandemi Dewi Siyamti; Eka Adimayanti
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.2981

Abstract

Indonesia has weathered the COVID-19 pandemic. The conditions that occured have a tremendous impact on all aspects of society. Restrictions on social activities, social distancing, prohibition of going home, covid 1, 2 and booster vaccines, implementation of health protocols and adaptation to new habits are part of the national strategy to return to normal activities during the pandemic. Various efforts were made by government to prevent and break the chain of transmission of the disease, but over time new variants emerged and returned to the disease. Family as the smallest unit in society that has the most influence in efforts to implement health awareness and healthy behavior of all family members. The purpose of this community service activity is to optimize public knowledge about health security.
PENGETAHUAN PERAWAT MEMBERIKAN HIGH QUALITY CPR DAN KESIAPSIAGAAN DALAM MANAJEMEN BENCANA DI INSATALASI GAWAT DARURAT DI 4 RUMAH SAKIT DAERAH DI KAB. SEMARANG Maksum; Dewi Siyamti; Purnomo
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v5i2.264

Abstract

Blockage of coronary arteries causes problems in the heart's electrical system, one of them is cardiac arrest occurs suddenly at any time and at anyone. The heart failure caused the supply of food to organs to decrease. As health workers, knowledge of High-QualityPR must be maintained by nurses in dealing with cardiac arrest, and as part of preparedness, nurses carry out their duties when disaster occurs. Objective: This research aims to determine nurses' knowledge of improving High-Quality CPR capabilities in practice settings and in disaster activities. Research method: this research used qualitative descriptive design using the Convenience Sampling Technique, namely sampling taken based on the wishes of the researcher based on convenience, adequacy, and cooperation. Research solution: nurses in carrying out their duties in health services and disaster preparedness must know High-Quality CPR and carry out activities to reduce disasters in patients who experience cardiac arrest problems. Conclusion: This research is expected to confirm in provision High Quality CPR services.  Keywords:  Cardiac Arrest, High-Quality CPR,  Knowledge
Persepsi Stres Mahasiswa DIII Keperawatan Mengahadapi Praktik Klinik Kegawatdaruratan Dewi Siyamti; Maksum
Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Vol. 1 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jkbs.v1i2.2408

Abstract

Perawat merupakan salah satu profesi yang dituntut untuk memiliki pengetahuan, letrampilan dan sikap yang professional dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tuntutan tersebut berlaku sama bagi mahasiswa yang akan melakukan praktik klinik keperawatan di fasilitas kesehatan sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk mengaplikasikan ilmu dan ketrampilan yang telah diperoleh di akademik. Perlunya penguasaan pengetahuan, ketrampilan dan adaptasi pada lingkungan baru menjadi pemicu stress bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress yang dialami oleh mahasiswaDIII keperawatan yang akan melaksanakan praktik klinik kegawatdaruratan di rumah sakit. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif non eksperimen dengan metode cross sectional dan menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini mahasiswa DIII keperawatan semester 6 sejumlah 20 orang. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) yang terdiri 10 pertanyaan dan di kelompokkan menjadi skala ringan, sedang dan berat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami stress sedang 65%, ringan 20% dan berat 15%. Mahasiswa perawat yang melaksanakan praktik klinik kegawatdaruratan mengalami stress sedang secara mayoritas. Diharapkan identifikasi awal dan pengelolaan stress yang baik dapat dilakukan oleh pihak akademik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa di klinik.
Pengaruh Peer Support Group terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Rumah Tangga Terdampak Banjir Siyamti, Dewi; Maksum; Purnomo
Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jkbs.v2i2.3199

Abstract

Bencana merupakan serangkaian peristiwa yang terjadi karena faktor alam dan non alam yang dapat menimbulkan korban serta menganggu kehidupan dan psikologis dari seseorang. Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terjadi bencana. Bencana yang sering terjadi adalah banjir dan tanah longsor. Dampak bencana adalah korban jiwa, harta benda serta dapat menimbulkan masalah psikologis salah satunya adalah kecemasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Peer Support Group terhadap kecemasan ibu rumah tangga yang terdampak banjir. Penelitian menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) yang terdiri dari 30 pernyataan. Design pada penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimental With Control Group Pre – Post Test dengan intervensi Peer Support Group. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan menggunakan Lottery Technique atau menggunakan bilangan acak pada responden yang akan dilakukan penelitian. Hasil penelitian didapatkan pengaruh Peer Support Group pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan uji stastistik Korelasi Pearson Product Moment SPSS for Windows dengan nilai p-value 0,000 < 0,780. Terdapat pengaruh intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Simpulan bahwa Intervensi Peer Support Group dapat menurunkan kecemasan pada ibu rumah tangga yang terdampak banjir dan dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam menurunkan tingkat kecemasan.
Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik dengan Range Of Motion pada Stroke Non Hemoragik (Studi Kasus) Salmawanti, Yuni; Siyamti, Dewi
Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jkbs.v3i1.3411

Abstract

Stroke non hemoragik disebabkan oleh gumpalan atau sumbatan lain pada arteri yang mengalir ke otak. Pada pasien terdapat kelemahan anggota gerak, dan parese nervus VII dan XII yang mengarah pada stroke non hemoragik. Masalah umum yang muncul pada penderita yaitu gangguan mobiltas fisik. Gangguan mobilitas fisik adalah keterbatasan dalam gerakan fisik dari satu atau lebih ekstremitas secara mandiri, sehingga dilakukan latihan ROM (Range of Motion) yang merupakan salah satu bentuk  rehabilitasi yang dinilai efektif dalam mencegah kecacatan. Penelitian bertujuan mendeskripsikan pengelolaan gangguan mobilitas fisik dengan range of motion di Charlie Hospital. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif bentuk studi kasus. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukan pasien mengalami gangguan  mobilitas fisik  dari  hasil  pemeriksaan ekstremitas bagian kanan lemas, pada nervues hipoglosus, aksesorius dan fasialis bermasalah sehingga diberikan terapi selama 3 hari pengelolaan, pasien  mengalami  peningkatan dengan   pemberian   terapi   ROM.   Pada hari   pertama pemeriksaan  ekstremitas kanan  didapati kekuatan  otot  memiliki  skor  2,  dan pada hari ketiga  kekuatan  otot  memiliki  skor  3. Hal  ini  menunjukan  terdapat pengaruh pada  pemberian terapi  ROM pada  pasien stroke  non  hemoragik yang  mengalami  gangguan mobilitas fisik. Saran untuk keluarga dengan pasien stroke non hemoragik agar menerapkan terapi ROM selama perawatan dirumah.
EFFECTIVENESS OF AUDIO VISUAL AIDS (AVA) BASED EDUCATION ON PATIENTS' KNOWLEDGE AND ANXIETY PRE CATARACT OPERATION Nizar, Angga Miftakhul; Purnomo; Suciati; Dewi Siyamti; Maksum; Diana Ani Porwati
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v6i2.563

Abstract

Background: One of the treatments for cataracts is surgery. Lack of knowledge of precataract surgery patients can cause fear, anxiety and stress, because it can threaten the integrity of the body, soul and can cause pain. The purpose of the study was to determine the effect of audio visual education on the cataract surgery process on the knowledge and anxiety of precataract surgery patients at Tulungagung hospital Method: This study was conducted on July 15-August 10, 2024 using the pre- experimental design method with a one group pretest posttest design approach. population of all pre-cataract surgery patients at RS Tulungagung underwent surgery on July-August 2024, samples were taken using accidental sampling techniques of 40 respondents Result: in this study with statistical test showed that there was an effect of audio visual education of the cataract surgery process on the knowledge of pre-cataract surgery patients (0.000 <0.05) and anxiety of pre-cataract surgery patients (0.000<0.05) at Tulungagung Hospital in 2024. Conclusion : Audio-visual-based health education carried out by health workers as people who are proven in the health field is very useful in increasing knowledge and reducing anxiety of pre-cataract surgery patients
PROGRAM BIMBINGAN PADA ANAK TUNAGRAHITA DAN AUTIS MELALUI TERAPI BERMAIN UNTUK MENGEMBANGKAN PERILAKU ADAPTIF DI SLB NEGERI UNGARAN Adimayanti, Eka; Siyamti, Dewi
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2019): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.289 KB)

Abstract

Every child has different characteristics, strengths, weaknesses, and abilities and levels of disability.Children with special needs need special assistance for learning. Assistance can be done when thechild is playing. Play can improve children's abilities, both cognitive, affective and psychomotorabilities. Abilities that we can value in children with special needs through mentoring to playadaptive abilities. This study aims was to determine the overview of the guidance program throughplay therapy in children with special needs in SLB Negeri Ungaran. This study used a descriptiveresearch design with a qualitative approach. In its implementation there were quantitativecategorizations, and concluded with qualitative descriptions. Selection of respondents who met theinclusion criteria, namely retarded children and children with autism aged 4-11 years. Respondentswould be assessed using the VSMS questionnaire consisting of 117 items of question orders at thetime before and after the intervention play therapy guidance. The results of this study illustrated theincrease in students' adaptive abilities in general self help, self eating, self dressing, self direction,locomotion, occupation, socialization and communication. Conclusion: the provision of guidancemethods through play therapy can provide stimulus to retarded and autistic students to improve dailyadaptive behavior.
EFFECTIVENESS OF AUDIO VISUAL AIDS (AVA) BASED EDUCATION ON PATIENTS' KNOWLEDGE AND ANXIETY PRE CATARACT OPERATION Purnomo; Suciati; Dewi Siyamti; Maksum; Diana Ani Porwati; Nizar, Angga Miftakhul
Jurnal Penelitian Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v6i2.563

Abstract

Background: One of the treatments for cataracts is surgery. Lack of knowledge of precataract surgery patients can cause fear, anxiety and stress, because it can threaten the integrity of the body, soul and can cause pain. The purpose of the study was to determine the effect of audio visual education on the cataract surgery process on the knowledge and anxiety of precataract surgery patients at Tulungagung hospital Method: This study was conducted on July 15-August 10, 2024 using the pre- experimental design method with a one group pretest posttest design approach. population of all pre-cataract surgery patients at RS Tulungagung underwent surgery on July-August 2024, samples were taken using accidental sampling techniques of 40 respondents Result: in this study with statistical test showed that there was an effect of audio visual education of the cataract surgery process on the knowledge of pre-cataract surgery patients (0.000 <0.05) and anxiety of pre-cataract surgery patients (0.000<0.05) at Tulungagung Hospital in 2024. Conclusion : Audio-visual-based health education carried out by health workers as people who are proven in the health field is very useful in increasing knowledge and reducing anxiety of pre-cataract surgery patients
Optimalisasi Pengetahuan Health Security pada Masyarakat Pasca Pandemi Siyamti, Dewi; Adimayanti, Eka
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.2981

Abstract

Indonesia has weathered the COVID-19 pandemic. The conditions that occured have a tremendous impact on all aspects of society. Restrictions on social activities, social distancing, prohibition of going home, covid 1, 2 and booster vaccines, implementation of health protocols and adaptation to new habits are part of the national strategy to return to normal activities during the pandemic. Various efforts were made by government to prevent and break the chain of transmission of the disease, but over time new variants emerged and returned to the disease. Family as the smallest unit in society that has the most influence in efforts to implement health awareness and healthy behavior of all family members. The purpose of this community service activity is to optimize public knowledge about health security.