Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

TRANSITIVITY AND MOOD ANALYSIS ON ENGLISH EDUCATION UNDERGRADUATE STUDENTS' RECOUNT TEXTS AT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Fakhrurozi, Muhammad; Budiastuti, Riana Eka; Wijayatiningsih, Testiana Deni
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penggunaan fitur kebahasaan dalam menulis teks cerita ulang yang ditulis oleh mahasiswa pendidikan bahasa inggris di universitas muhammadiyah semarang. Hal tersebut dapat direalisasikan dengan melakukan analisis transitivitas dan mood terhadap teks. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam mengeksplorasi hasil analisis berupa tipe-tipe proses dan mood. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan transitivitas dan mood ditemukan didalam teks cerita ulang mahasiswa. Pertama, terdapat enam tipe proses yang ditemukan dari total 322 kalimat. Proses material (49.7%), Proses Behavioral (5.5%), Proses Mental (14.5%), Proses Verbal (3.2%), Proses Relational (24.2%), dan Proses Existential (2.8%). Sementara itu, pada struktur mood, didapatkan sebanyak 564 klausa, sebesar 99.8% dituliskan dalam mood deklaratif, sedangkan hanya ditemukan satu interogatif klausa (0.2%). Selain itu, material process dan declarative mood type menjadi jenis transitivity process dan mood type yang dominan ditemukan dalam teks cerita ulang mahasiswa. Oleh karena itu, peneliti menyatakan bahwa mahasiswa dikategorikan sebagai penulis yang berpengetahuan luas dan kritis dalam mengeksplorasi pengalaman masa lalu mereka dalam bentuk tulisan, yaitu teks cerita ulang. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan proses material atau kata kerja aksi dan klausa deklaratif sebagai fitur bahasa yang dominan digunakan mahasiswa untuk membuat teks recount yang terstruktur dengan baik.
Belajar tanpa batas: Transformasi pembelajaran bahasa Inggris anak imigran melalui Mobile-Assisted Language Learning Wijayatiningsih, Testiana Deni; Mulyadi, Dodi; Budiastuti, Riana Eka; Setiawan, Anjar; Sucipto, Annisa Widya; Izatunnajah, Hana
Community Empowerment Journal Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v3i4.294

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris bagi anak-anak imigran di Malaysia menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari rendahnya motivasi belajar, keterbatasan akses terhadap pendidikan formal, hingga minimnya pemahaman dan pemanfaatan media pembelajaran digital. Berdasarkan kondisi tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris anak-anak imigran melalui penerapan Mobile-Assisted Language Learning (MALL), memperluas akses mereka terhadap pembelajaran yang bermutu, serta membangun kemandirian belajar melalui pemanfaatan teknologi mobile yang mudah dijangkau. Kegiatan ini dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Sentul, Kuala Lumpur, dengan fokus pada penerapan MALL sebagai pendekatan pembelajaran yang fleksibel, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan: sosialisasi, pelatihan penggunaan media digital, pendampingan intensif, implementasi video pembelajaran berbasis YouTube, serta evaluasi yang dilakukan secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris peserta, khususnya pada aspek penguasaan kosakata, keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, serta kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Rata-rata skor pre-test peserta sebesar 45 meningkat menjadi 75 pada post-test. Selain itu, sebanyak 83% siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan MALL dan menilai pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, interaktif, dan fleksibel. Temuan ini menegaskan bahwa MALL merupakan pendekatan pembelajaran yang humanis, inklusif, dan efektif bagi komunitas rentan seperti anak-anak imigran, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan model pembelajaran berkelanjutan di masa depan. English language learning for immigrant children in Malaysia faces complex challenges, ranging from low motivation to learn, limited access to formal education, to minimal understanding and utilization of digital learning media. Based on these conditions, this international Community Service (PkM) program aims to improve the English skills of immigrant children through the implementation of Mobile-Assisted Language Learning (MALL), expand their access to quality learning, and build learning independence through the use of accessible mobile technology. This activity was carried out at the Sentul Guidance Center, Kuala Lumpur, with a focus on the application of MALL as a learning approach that is flexible, easily accessible, and tailored to student needs. This activity was carried out through several stages: socialization, training in the use of digital media, intensive mentoring, implementation of YouTube-based learning videos, and regular evaluations. The results of the activity showed a significant increase in the participants' English skills, particularly in aspects of vocabulary mastery, listening skills, speaking skills, and confidence in using English. The average pre-test score of 45 participants increased to 75 in the post-test. Furthermore, 83% of students responded positively to the use of MALL, finding learning more enjoyable, interactive, and flexible. These findings confirm that MALL is a humanistic, inclusive, and effective learning approach for vulnerable communities such as immigrant children, while also opening up new opportunities for developing sustainable learning models in the future.
Membangun Pemahaman Lintas Budaya melalui Folklor Digital Animasi ‘Malin Kundang’ Mulyadi, Dodi; Wijayatiningsih, Testiana Deni; Aimah, Siti; Budiastuti, Riana Eka; Ifadah, Muhimatul; Santoso, Heri Dwi; Winaryati, Eny
Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/dinamika.v3i2.869

Abstract

This study analyzes the effectiveness of digital storytelling based on the folklore "Malin Kundang" in improving the understanding of moral values, bilingual communication skills, and digital skills of elementary school students in SK Senawang, Seremban, Malaysia. The program was designed using a Participatory Action-Based Learning approach and an Experiential Learning framework that emphasizes hands-on experience, reflection, and digital content production. A total of 100 students aged 10–12 participated in animation screenings, bilingual discussions (Malay-English), creative workshops, and moral retelling and reflection activities. Data were collected through observation, visual documentation, student work, and teacher interviews, then analyzed descriptively and qualitatively through source triangulation. The results indicate that digital storytelling effectively clarified understanding of moral values through visualization of conflict and consequences, increased students' confidence in using English through familiar story contexts, and developed creativity and digital literacy through drawing, animation, and voice-over activities. The program also strengthened teachers' pedagogical capacity and institutional collaboration as a model for culture- and technology-based education relevant to the Southeast Asian region.
Revealing Student’s Reading Interest through creative WhatsApp Status Budiastuti, Riana Eka; Mulyadi, Dodi
Journal of English Teaching and Learning Issues Vol 2, No 1 (2019): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jetli.v2i1.5033

Abstract

Along with the rapid development of technology and digital era, this research investigated and reveal millennial students about their reading habit and interest. Specifically, this paper investigates about students’ reading interest through creative WhatsApp status.  This study was carried out by 18 students taking “Basic Reading” class and “Cultural Based Reading” class. It was conducted with descriptive qualitative method by using interview and observation of the students’ WhatsApp status screenshot. It is found that 89% students of English Department Universitas Muhammadiyah Semarang are more interested in reading fiction than the factual text. Besides, students also find that learning using experiment with social media is fun and challenging.
TRANSITIVITY AND MOOD ANALYSIS ON ENGLISH EDUCATION UNDERGRADUATE STUDENTS' RECOUNT TEXTS AT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Fakhrurozi, Muhammad; Budiastuti, Riana Eka; Wijayatiningsih, Testiana Deni
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penggunaan fitur kebahasaan dalam menulis teks cerita ulang yang ditulis oleh mahasiswa pendidikan bahasa inggris di universitas muhammadiyah semarang. Hal tersebut dapat direalisasikan dengan melakukan analisis transitivitas dan mood terhadap teks. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam mengeksplorasi hasil analisis berupa tipe-tipe proses dan mood. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan transitivitas dan mood ditemukan didalam teks cerita ulang mahasiswa. Pertama, terdapat enam tipe proses yang ditemukan dari total 322 kalimat. Proses material (49.7%), Proses Behavioral (5.5%), Proses Mental (14.5%), Proses Verbal (3.2%), Proses Relational (24.2%), dan Proses Existential (2.8%). Sementara itu, pada struktur mood, didapatkan sebanyak 564 klausa, sebesar 99.8% dituliskan dalam mood deklaratif, sedangkan hanya ditemukan satu interogatif klausa (0.2%). Selain itu, material process dan declarative mood type menjadi jenis transitivity process dan mood type yang dominan ditemukan dalam teks cerita ulang mahasiswa. Oleh karena itu, peneliti menyatakan bahwa mahasiswa dikategorikan sebagai penulis yang berpengetahuan luas dan kritis dalam mengeksplorasi pengalaman masa lalu mereka dalam bentuk tulisan, yaitu teks cerita ulang. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan proses material atau kata kerja aksi dan klausa deklaratif sebagai fitur bahasa yang dominan digunakan mahasiswa untuk membuat teks recount yang terstruktur dengan baik.