Nurotun Mumtahanah, Nurotun
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN PENGURUS DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DARUSALLAM DUNGMAS As-Shobiroh, Kamilal Widad; Mumtahanah, Nurotun
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 2 No 02 (2024): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pengurus Dalam Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Santriwati Di Pondok Pesantren Darussalam Dungmas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini antara lain yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ada 3 proses yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian ini adalah peran pengurus dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab santriwati di pondok pesantren Darussalam Dungmas. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa aspek yang dilakukan pengurus pondok pesantren Darussalam Dungmas dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab antara lain yaitu melakukan pembiasaan yang terstruktur, memotivasi dan menasehati, menjadi suri tauladan yang baik, hukuman, kegiatan ekstrakulikuler seperti menjahit dan pramuka. Untuk faktor pendukung dan penghambat pengurus dalam membentuk karakter santriwati yaitu ada faktor internal dan eksternal. Faktor pendukung internal adalah Kesadaran diri, niat dari santriwati tersebut, minat dan pembawaan. Faktor pendukung eksternal adalah dukungan dari dewan pengasuh dan ustadz/ustadzah, motivasi ataupun nasehat yang di berikan dari guru dan pengurus, teman yang baik, adanya aturan yang telah ditetapkan. Sedangkan faktor penghambat internal adalah kesadaran diri, minat yang kurang. Faktor penghambat eksternal adalah lingkungan, teman yang suka melanggar aturan, pengaruh gaya (style). Upaya yang di lakukan dalam mengatasi faktor penghambat santriwati melakukan komunikasi, menasehati, memberikan teladan dan konsisten dalam menjalankan peraturan dan menyanksi bila diperlukan.
Strengthening the Quality of Education through Curriculum Innovation Management in Private Islamic Senior High Schools Mumtahanah, Nurotun; Fahruddin, Ahmad Hanif; Aziz, Muhammad; Noviana, Leni Duwi
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 18 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v18i1.8270

Abstract

This article explains how curriculum innovation is managed to improve educational quality in madrasas, focusing specifically on MA Al-Rosyid Bojonegoro and MA Assalam Tuban. The research uses a field study design with a qualitative–descriptive method and a multiple case study approach. Data were gathered through interviews, observations, and document analysis, and subsequently analyzed within and across cases. The findings show that the planning of curriculum innovation in both madrasas has been structured and carried out effectively to enhance educational quality. This planning includes: (1) the delivery of information related to the conditions and urgency of innovation by the Madrasah principal in a structured manner and in accordance with regulations; (2) active participation of teachers, education staff, committees, and parents; (3) determination of curriculum implementation through annual and semester meetings approved by all related parties; (4) implementation of continuous evaluation through meetings, observations, and routine monthly meetings between the Madrasah principal and the curriculum head, as well as semester meetings with teachers; and (5) holding meetings with parents and the committee at the end of the semester. Theoretically, this research contributes to strengthening the discourse on the quality management of Islamic education in the context of curriculum innovation. At the same time, practically, it offers strategic recommendations for curriculum management in private madrasas in rural areas.