Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Katuk Leaf Consumption with Breast Milk Production in Primipara Breastfeeding Mothers in Pekanbaru Rika Andriyani; Cecen Suci Hakameri
Science Midwifery Vol 10 No 1, October (2021): Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The success of breastfeeding is influenced by the production of breast milk from the mother. Lack of milk production results in the failure of exclusive breastfeeding. Breast milk is the single most important food and has many benefits for babies 0-6 months. Katuk leaf is one of the plants that can help increase the production of breast milk. This study aims to determine the consumption of katuk leaves on the milk production of primiparous nursing mothers. This research method is quantitative with a correlational research design using a cross sectional study approach. The number of samples was 35 breastfeeding mothers. Sampling used a random sampling technique with consecutive random sampling. The results of the study obtained a p value of 0.001 and the analysis of the close relationship between the two variables obtained OR (odds ratio) = 15,000. The conclusion is that there is a significant relationship between consumption of katuk leaves and breast milk production in primiparous breastfeeding mothers in Pekanbaru city. So it is hoped that katuk leaves can be used as the main menu in determining the menu when the mother is in postpartum care.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN RISIKO TINGGI DI PMB PUTRI ASIH KOTA PEKANBARU TAHUN 2019 Rika Andriyani
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i1.159

Abstract

Kehamilan merupakan fertilisasi atau penyatuan spermatozoa dan ovum yang dilanjutkan dengan implantasi.Kehamilan risiko tinggi merupakan keadaan kehamilan yang menyimpang dari keadaan normal yang secara langsung dapat menyebabkan kesakitan dan kematian ibu dan bayi. Untuk mengetahui apakah ibu memiliki risiko tinggi dalam kehamilannya yaitu dengan cara deteksi dini. Deteksi dini yaitu tindakan untuk mengetahui seawal mungkin adanya kelainan, komplikasi dan penyakit ibu selama kehamilan yang dapat membahayakan ibu dan bayi dalam persalinan serta nifas. Beberapa kategori kehamilan risiko tinggi yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu cepat dan terlalu banyak. Tujuannya memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil risiko tinggi secaramenyeluruh. Pengambilan kasus ini menggunakan pendekatan pendokumentasian SOAP dan dilakukan sebanyak dua kali kunjungan. Kesimpulan yang didapatkan yaitu Ny. K hamil di usia 36 tahun, hamil lebih dari 4 kali, pernah abortus dan jarak persalinan yang terlalu dekat yakni 1,5 tahun. Penulis memberikan edukasi tentang tanda bahaya kehamilan, bahaya kehamilan risiko tinggi, nutrisi serta menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ulang dan mempersiapkan persalinan.Hasil dari asuhan ini ibu bersedia melakukan pemeriksaan hamil dan sudah menentukan tempat bersalin dan berat badan ibu mengalami peningkatan.Untuk BPM Putri Asih disarankan untuk memberikan penkes tentang kehamilan risiko tinggi dengan menyediakan brosur kehamilan risti.
Pemberdayaan Ayah ASI Melalui Pelatihan Pijat Oksitosin Untuk Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Nifas Risa Pitriani; Rika Andriyani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i2.838

Abstract

ASI Eksklusif mengalami penurunan setiap tahunnya. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) memperlihatkan terjadinya penurunan prevalensi ASI eksklusif dari 32% pmenjadi 27%. Menurut Riset Kesehatan dasar menjelaskan bahwa cakupan ASI eksklusif masih belum maksimal hanya mencapai 30,2%. Menurut Profil Kesehatan Indonesia pada jumlah ASI eksklusif di Indonesia dari lebih dari tiga juta bayi yang ada di 34 provinsi di Indonesia, terdapat sekitar satu juta bayi saja yang mendapat ASI eksklusif dengan persentase 55,7%. Angka tersebut membuktikan bahwa target 80% cakupan ASI eksklusif masih sangat jauh dari kenyataan. Produksi ASI  dirangsang oleh pengosongan payudara dan berlaku prinsip suplly and demand, sehingga semakin banyak ASI dikeluarkan, maka semakin banyak ASI  yang dikeluarkan. Pijat oksiton merupakan salah satu cara untuk dapat memperbanyak dan memperlancar produksi ASI. Tujuan kegiatan ini diharapkan kepada para ayah dapat melakukan pijat oksitosin pada istrinya yang memiliki bayi untuk memperlancar ASI. Tahapan metode pengabdian, yaitu: 1) Mengadakan penyuluhan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan pada Kader dan Ayah ASI, kader yang ikut pada penyuluhan ada 6 orang, untuk ayah ASI atau yang memiliki bayi yang berusia 0-6 bulan yang berada pada RW 11 ada 10 orang, 2) Mengadakan pelatihan dengan dibantu oleh terapis terlatih yang mempunyai sertifikat pelatihan massase, dan 3) Melakukan Pembinaaan yang dilakukan melalui pertemuan rutin di posyandu , pemantauan dimaksudkan untuk mengamati kegiatan yang dilakukan kader terhdap para suami, dan evaluasi melihat hasil yang dilakukan terhadap keberhasilan pemberian ASI apakah sudah berhasil yang di pantau secara langsung oleh kader yang berada di RW 11. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7-16 Februari 2022. Diharapkan pada kader membuat posko/pokok Ayah ASI untuk konsultasi atau memberikan edukasi terhadap Ayah ASI yang lain. Kata  Kunci : Pijat Okitosin, Ayah ASI, Produksi ASI, Ibu Nifas
Edukasi Pentingnya Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi dan Balita Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Sejak Dini Di Posyandu Sinaran Bulan Purnama Rw 06 Kec.Rumbai Timur Risa Pitriani; Rika Andriyani; Rina Yulviana
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v4i2.571

Abstract

Imunisasi atau vaksinasi adalah cara sederhana, aman, dan efektif untuk melindungi seseorang dari penyakit berbahaya, sebelum bersentuhan dengan agen penyebab penyakit. Cakupan imunisasi dasar pada bayi di indonesia meliputi BCG, Hepatitis B, DPT,Polio dan campak. Angka kematian bayi dan bayi akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Tujuan kegiatan ini diharapkan kepada para ibu dapat memberikan imunisasi pada bayi dengan lengkap agar terhindar dari penyakit dikemudian hari. Tahapan metode pengabdian, yaitu: Mengadakan penyuluhan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki bayi dan balita untuk mengetahui pentingnya imunisasi pada bayi dan balita. Penyuluhan ini juga diikuti beberapa kader yang berada di posyandu RW 06 berjumlah 4 orang dan Ibu yang memiliki bayi dan balita berjumlah 11 orang. Mengadakan pembinaan, Pemantauan, Evaluasi, Melakukan pembinaaan yang dilakukan melalui pertemuan rutin di posyandu, pemantauan dimaksudkan untuk mengamati kegiatan yang dilakukan kader terhadap para ibu yang memiliki bayi dan balita untuk hadir pada kegiatan posyandu, dan evaluasi melihat hasil yang dilakukan terhadap keberhasilan pemberian imunisasi apakah sudah tercapai yang di pantau secara langsung oleh kader yang berada di Posyandu Sinaran Rembulan Purnama RW 06. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 24-30 Juni 2023. Diharapkan petugas kesehatan agar dapat memberikan edukasi kepada ibu yang memiliki bayi dan balita agar dapat memberikan imunisasi dasar lengkap kepada bayinya.
PENGARUH KOMPRES REBUSAN JAHE TERHADAP NYERI LUTUT PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU een husanah; Rika Andriyani
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 8 No 2 (2019): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v8i2.149

Abstract

The knee is the main joint to support the body's weight. The stability of the work of this joint depends on the muscles and ligaments around it. Muscular strength begins to decline around the age of 40 with an accelerated setback after 60 years. The main signs of a musculoskeletal system disorder are pain and discomfort, which can vary from the mildest to the most severe. The results of interviews with 10 elderly people who had knee pain, found 7 elderly people using pharmaceutical drugs, 3 people did not consume certain drugs. Of the 7 elderly who use drugs, they often feel the side effects of medications taken such as nausea and diarrhea and feel the effects of dependence. This type of research is pre-experimental research with pre-test and post-test design using a quantitative research approach with design Quasi in one group (one group pre-posttest design) to determine the strength of the influence of ginger compresses on the intensity of knee pain. The research method made direct observations to respondents by filling in the observation sheets of pain intensity pretest and posttest with numerical pain intensity scale (0-10). Research data were analyzed using Wilcoxon signed rank test. The results showed that the average (mean) pain intensity before being given a ginger compress was 4.56 with a standard deviation of 1.381. The mean (intensity) pain intensity after being given a ginger compress is 2.89 with a standard deviation of 1.451. From the results of the statistical test p value (α) of 0,000, that there is an effect of ginger compresses with knee pain in the elderly.
Penerapan P5 Dengan Tema Hidup Cinta Lingkungan dalam Mengembangkan Karakter dan Peduli Lingkungan pada Siswa Kelas 1 SD Negeri 74 Kota Bengkulu Dwi Jayanti, Cici; Yurni, Fenti; Andriyani, Rika; Marlistina, Via; Asvio, Nova
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 4 No. 1 (2023): March
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/dawuh.v4i1.1228

Abstract

The character of caring for the environment must be taught in elementary schools, one of which is through children's character education lessons. The aim of this research is to form environmentally caring character in elementary school students through children's character education learning. Children's environmentally caring character is not formed by itself but must be stimulated repeatedly. The right way to Developing environmentally caring character is through the habituation method. Indicators of the environmentally caring character of elementary school children are keeping the environment clean, being responsible for the environment, and caring for/preserving the environment. Based on observations made by researchers in class 1 of SDN 74 Kota Bengkulu, children were still found whose environmentally caring character had not yet developed, this was because the habits carried out by the teachers there had not been carried out optimally. The data collection tools used were observation, interviews and documentation methods. With data reduction analysis techniques, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of this research, the author can conclude that in the teacher's process of developing children's environmentally caring character through the habituation method there are still habituation steps that have not been carried out by the teacher, namely the teacher still has not reminded children who have forgotten to carry out positive habits in caring for the environment. Therefore, the teacher's process in developing children's environmentally caring character must be carried out through a habituation method that is carried out repeatedly.
Pemanfaaatan Terapi Kompres Hangat dan Kompres Dingin dalam Mengatasi Nyeri Kehamilan dan Persalinan pada Ibu Hakameri, Cecen Suci; Andriyani, Rika; Kastia, Meli; Amalia, Sri Sevia
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/vwf9ma68

Abstract

  Ketidaknyamanan yang dikeluhkan selama kehamilan dan persalinan adalah nyeri punggung. Pengelolaan nyeri pada kehamilan dan persalinan merupakan salah satu tujuan asuhan sayang ibu. Tujuan keseluruhan dalam pengobatan nyeri adalah mengurangi nyeri sebesar-besarnya dengan kemungkinan efek samping paling kecil. Penatalaksanaan nyeri pada punggung saat kehamilan dan persalinan bervariatif seperti penatalaksanaan farmakologi maupun non farmakologis, Efek fisiologis kompres hangat dapat meredakan nyeri dengan merileksasi otot, memiliki efek sedatif dan meredakan nyeri dan kompres dingin dapat membuat area menjadi mati rasa, memperlambat kecepatan hantaran syaraf sehingga memperlambat aliran impuls nyeri. Tujuan PkM adalah memberikan penyuluhan dan demonstrasi penerapan kompres hangat dan dingin dalam mengatasi nyeri pada kehamilan dan persalinan. Metode pelaksanaan PkM ini ada 3 tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. PkM ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2023 di PMB Ernita S.Tr.Keb Pekanbaru. Pelaksanaan PkM ini bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan ibu dan dalam mengatasi nyeri pada kehamilan dan persalinan
Tantangan Identitas Nasional dalam Perspektif Pancasila di Tengah Arus Globalisasi Gusniyanda, Elsa Maharani; Amanda, Aura Fricila; Andriyani, Rika; Azzahra, Dinnie; Rahmadini, Suci Riska
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the challenges of Indonesia's national identity from the perspective of Pancasila amidst the waves of globalization. Globalization brings significant impacts to various aspects of life, including culture, social, economic, and political factors, which can affect the preservation of national identity. The method used in this research is a literature review, in which the author collects, analyzes, and synthesizes the results of previous relevant studies. The discussion of this study focuses on the role of Pancasila as the foundation of the state in preserving the integrity of national identity in the face of globalization, with emphasis on values such as tolerance, humanity, and unity. The research findings show that strengthening national identity through civic education and the preservation of local culture is essential in addressing the challenges of globalization. Pancasila functions as a moral guideline that can adapt to the times without losing its essence.
Tantangan Identitas Nasional dalam Perspektif Pancasila di Tengah Arus Globalisasi Gusniyanda, Elsa Maharani; Amanda, Aura Fricila; Andriyani, Rika; Azzahra, Dinnie; Rahmadini, Suci Riska
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the challenges of Indonesia's national identity from the perspective of Pancasila amidst the waves of globalization. Globalization brings significant impacts to various aspects of life, including culture, social, economic, and political factors, which can affect the preservation of national identity. The method used in this research is a literature review, in which the author collects, analyzes, and synthesizes the results of previous relevant studies. The discussion of this study focuses on the role of Pancasila as the foundation of the state in preserving the integrity of national identity in the face of globalization, with emphasis on values such as tolerance, humanity, and unity. The research findings show that strengthening national identity through civic education and the preservation of local culture is essential in addressing the challenges of globalization. Pancasila functions as a moral guideline that can adapt to the times without losing its essence.
Pengaruh Metode Becerita terhadap Kemampuan Kosakata Anak Usia Dini Andriyani, Rika; Masrul, Masrul; Fauziddin, Mohammad
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 1 No. 1 (2018): December 2018
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v1i1.3

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di TK Taruna Pertiwi Pulau terhadap kemampuan kosakata anak belum berkembang dengan optimal. Sehingga perlu dilakukan penerapan kegiatan metode bercerita. Masalah dalam penelitian ini adalah kosakata yang dimiliki oleh anak rendah, ditandai ketika anak belum mampu menjawab pertanyaan yang diajukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan kosakata anak usia 5-6 tahun di TK Taruna Pertiwi Pulau. Sampel penelitian berjumlah 15 anak. penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan statistik dengan uji t-test dengan program SPSS 16,0. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t dengan teknik independent T-test, diperoleh thitung sebesar 0,000 pada taraf signifikansi a < 0,005. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima karena 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan koskata pada anak usia 5-6 tahun di TK Taruna Pertiwi Pulau