Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Skema Siswa SD untuk Menjumlahkan Bilangan Pecahan dengan Menggunakan Gambar Gembong, Sardulo
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1643.817 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mendiskripsikan skema siswa SD dalam menjumlahkan bilangan pecahan dengan cara menggunakan gambar. Subyek penelitian dipilih pada siswa kelas SD V sebanyak 1 siswa dengan kriteria kemampuan matematika tinggi. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan instrumen pendukung tes kemampuan matematika dan tes masalah penjumlahan pecahan. Trianggulasi data dilakukan dengan memberikan tes masalah penjumlahan sebanyak dua kali secara paralel. Metode analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema subyek masih belum lengkap, subyek dapat mensketsa gambar penjumlahan pecahan dengan benar, tetapi subyek tidak mengkaitkan sketsa gambar yang dibuatnya dengan masalah penjumlahan pecahan yang dijumlahkannya.
Students' Metacognition in Solving HOTS Questions in the Context of the Flag Ceremony Yard Based on Initial Mathematical Abilities Murtafiah, Wasilatul; Yunitasari, Anisa; Gembong, Sardulo; Alvarez, Joel I.; Yahya, Faridah Hanim
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.76120

Abstract

This study aims to determine the ability of metacognition in solving HOTS problems in the context of problem related to activities in the context of the flag ceremony yard in solving problems based on initial mathematics ability. This research approach was descriptive qualitative involving 3 students as research subjects who were selected based on high, medium, and low initial mathematics abilities. The data were validated by using method triangulation techniques, namely tests and interviews. The results showed that students with high initial mathematics ability showed good metacognition skills in solving HOTS problems in planning, monitoring, and evaluating activities. However, they still need to improve their ability to evaluate the repair strategy if there is an error. Students with medium initial mathematical ability showed good metacognition skills in several aspects but needed to improve some aspects. Students with moderate mathematics ability have a good basic understanding of metacognition in planning activities. However, they need to improve their metacognition skills in monitoring and evaluating when solving HOTS problems. Meanwhile, students with low initial mathematical ability show limitations in utilizing metacognition skills in planning, monitoring, and evaluating activities, as a result, students experience difficulties in solving problems. So, teachers need to design teaching materials that can improve students' mathematical abilities and metacognition.
Penerapan Pembelajaran di Luar Kelas untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa melalui Mata Pelajaran IPA dengan Materi Siklus Air Tanah di Kelas V SDN Jomblang Tahun Pelajaran 2023/2024 Pipo, Brilian Habib; Gembong, Sardulo; Purwanti, Purwanti
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.374

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN Jomblang Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Kegiatan pembelajaran yang dilakukan berjalan kurang menarik untuk siswa, karena pembelajaran yang dilakukan disana kurang melibatkan siswa secara langsung didalam pembelajarannya, sehingga siswa merasa lebih mudah bosan dan terlihat pasif, ketika hanya mendengarkan penjelasan dari guru didalam kelas. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini berkolaborasi dan bekerjasama dengan guru pamong sekaligus guru kelas V di SDN Jomblang sebagai kolaborator dan juga berperan sebagai observer penelitian. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, dan soal posttest. Penelitian ini menggunakan model siklus dari Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan masing-masing siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dikatakan tuntas atau berhasil apabila rata-rata nilai peserta didik yang mencapai KKM 70 pada soal evaluasi atau posttest sebanyak 80%.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengimplementasian pembelajaran diluar kelas dengan mata pelajaran IPA dalam materi siklus air tanah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa Kelas V di SDN Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwasannya terjadi peningkatan keaktifan peserta didik ketika melakukan pembelajaran diluar kelas itu dapat dilihat dari hasil pembahasan dari prasiklus yang dilakukan peserta didik kurang akitf didalam pembelajaran, siklus 1 menunjukkan angka kenaikan menjadi cukup aktif dan yang terakhir pada siklus 2 peserta didik terlibat sangat aktif didalam pembelajaran yang dilakukan diluar kelas.
Implementasi Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMP Negeri 6 Madiun Pada Mata Pelajaran Matematika Dzahabiyyah, Syaikhotun Nakhlahul; Gembong, Sardulo; Dwi Retno Nurnaningsih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13713

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam membangun bangsa dengan menciptakan generasi yang berkarakter dan cerdas. Guru menjadi salah satu aspek dalam membentukn keberhasilan sumber daya manusia yang berkarakter dan cerdas. Kurikulum merdeka dikenal sebagai paradigma baru yang menitikberatkan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Dalam paradigma ini, guru diberikan kebebasan untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Pendekatan pembelajaran yang memperhatikan karakteristik serta kebutuhan peserta didik salah satunya ialah Teaching at The Right Level. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek peserta didik kelas VIIIG SMPN 6 Madiun. Dengan tujuan untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika.
Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Berorientasi Pisa (Programme For International Student Assessment) Mudjiyanto, Rega Melaneo; Gembong, Sardulo; Handayani, Sri Tanjung
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masing-masing tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IX SMP Negeri 6 Madiun dalam memecahkan masalah berorientasi PISA. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil jawaban tertulis beserta wawancara dalam menyelesaikan masalah berorientasi PISA. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling atau sampel bertujuan. Subjek pada penelitian ini adalah tiga siswa untuk masing-masing kemampuan matematika untuk kemudian diwawancarai. Teknik uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode. Teknik analisa data dalam penelitian ini melalui beberapa tahap yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan: (1) siswa yang berada pada TKBK (Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif) 0 dapat mengidentifikasi apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan pada soal tetapi tidak dapat merencanakan penyelesaian soal, (2) siswa yang berada pada TKBK 1 dapat mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal, dapat mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal, dapat merencanakan satu cara penyelesaian soal, dan dapat mengerjakan soal dengan banyak jawaban yang benar, (3) siswa yang berada pada TKBK 3 dapat mengidentifikasi apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan pada soal, dapat merencanakan satu cara penyelesaian soal yang tidak biasa, dapat mengerjakan soal dengan banyak jawaban yang benar.
Analisis kesalahan siswa berbakat matematika dalam menyelesaikan soal transformasi geometri berdasarkan kriteria Watson Febrianti, Adysti Niken; Gembong, Sardulo; Handayani, Sri Tanjung
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pyth.v13i1.6151

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar siswa masih banyak mengalami kesalahan-kesalahan dalam proses menyelesaikan soal cerita matematika, kesalahan-kesalahan tersebut dijumpai pada pekerjaan siswa berbakat matematika di kelas di mana kegiatan pengamatan berlangsung. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa beserta faktor penyebabnya berdasarkan kriteria Watson dalam menyelesaikan soal cerita transformasi geometri pada siswa berbakat matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa berbakat matematika kelas IX SMP Negeri 6 Madiun, subjek diambil sebanyak 3 siswa ditinjau dari hasil belajar matematika pada materi transformasi geometri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan tes (soal cerita) dan wawancara. Teknik analisis data meliputi proses pemeriksaan jawaban siswa, selanjutnya dilakukan penyajian data menggunakan tabel dan narasi, lalu penarikan kesimpulan. Dari analisis diperoleh hasil, pada soal 1 siswa paling banyak mengalami kesalahan prosedur tidak tepat, masalah hirarki keterampilan, dan kesalahan selain ketujuh kategori (above other/ao), sedangkan pada soal 2 siswa paling banyak mengalami kesalahan data tidak tepat, kesimpulan hilang, dan manipulasi tidak langsung. Faktor penyebab siswa melakukan kesalahan salah satunya adalah siswa kurang menguasai materi yang bersangkutan dengan soal dan siswa tidak menyadai kesalahannya karena siswa bingung dengan rumus awal, serta siswa tidak bisa menjelaskan dari mana perolehan data tersebut, sehingga cenderung langsung menuliskan jawabannya. Dampak hasil penelitian ini adalah sebagai bahan pertimbangan guru dalam merancang pembelajaran yang dapat meminimalisir kesalahan siswa dalam mengerjakan soal cerita.
Pelatihan Digital Asesmen Berbantuan Artificial Intelligence Quizizz pada Guru SMP di Kabupaten Ngawi Gembong, Sardulo; Yunianto, Taufik Hidayat Eko; Yuhanna, Wachidatul Linda
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/1v3sza96

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence telah mengubah paradigma asesmen pembelajaran menuju sistem yang lebih efisien, interaktif, dan adaptif. Berdasarkan hasil observasi di salah satu SMP di Kabupaten Ngawi, hanya sekitar 40% guru yang aktif memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran, sedangkan 60% lainnya masih menggunakan asesmen manual. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kualitas evaluasi belajar dan belum optimalnya penerapan soal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan dan penerapan digital assessment terintegrasi AI menggunakan platform Quizizz. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dan pendampingan kolaboratif selama Juli–September 2025, melibatkan 50 guru SMP di Kabupaten Ngawi. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi program, pelatihan penggunaan AI-Quizizz, serta monitoring dan evaluasi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 92% peserta mampu mengoperasikan Quizizz dengan baik, dan tingkat keberhasilan keseluruhan mencapai 91% dengan kategori sangat baik. Selain peningkatan kemampuan teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan budaya kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap teknologi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat profesionalisme guru menuju pembelajaran digital berkelanjutan.