Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL BAHAYA PENGGUNAAN POLISTIRENA BUSA SEBAGAI KEMASAN MAKANAN DAN MINUMAN PADA KALANGAN PEDAGANG DI KOTA PALEMBANG Riansyah, Raden Okta; Mubarat, Husni; Yulius, Yosef
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i1.2590

Abstract

Penggunaan kemasan polistirena busa yang berkali kali pada jenis sekali pakai dapat menyebabkan penyakit terhadap kesehatan manusia mulai dari menganggu sistem syaraf,  alergi kulit, sulit tidur, iritasi mata, diare bahkan dapat memicu kanker. Untuk di Kota Palembang, sampai saat ini masih banyak pedagang makanan yang menggunakan polistirena busa sebagai kemasan makanan, seperti pedagang bubur ayam, seblak, dan nasi goreng, tanpa menyadari bahaya yang ditimbulkan. Oleh karena itu perlu adanya perancangan kampanye sosial mengenai dampak penggunaan polistirena busa yang berlebihan.  Adapun metode pengumpulan data pada perancangan karya ini dititikberatkan pada identifikasi data, analisadata  dan perancangan pada karya Ambient media tempat sampah dan media pendukung lainnya. Perancangan ini menggunakan metode perencanaan design thinking meliputi premedia, main media dan follow up media. Data dikumpulkan melalui, observasi, wawancara, literatur dan website. Data tersebut kemudian diidentifikasi, diklasifikasi, diseleksi, selanjutnya dianalisis menggunakan metode 5W+1H, dan diinterpretasikan sesuai teks dan konteksnya. Perancangan ini bertujuan mengajak masyarakat Kota Palembang khususnya para pedagang untuk beralih ke kemasan yang lebih Higenis. Adapun karya yang dibuat pada perancangan ini diantaranya adalah ambient media berupa tempat sampah, poster, apron, T-Shirt, Masker, dan X Banner.
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PROMOSI KESENIAN WAYANG KULIT PALEMBANG Fahrezi, Zikri Ahmad; Mubarat, Husni; Halim, Bobby
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i1.2893

Abstract

Wayang didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2002, salah satunya yakni Wayang Kulit Palembang yang pada saat itu terancam akan hilang. Hingga saat ini Kesenian Wayang Kulit Palembang masih diperjuangkan keberadaanya agar tidak hilang terbawa oleh zaman, karena banyak generasi muda yang tidak mengetahui bahwa terdapat kesenian pewayangan di Kota Palembang. Dalam prespektif desain komunikasi visual terdapat faktor yang mempengaruhi yakni belum adanya media promosi yang di khususkan untuk menjangkau target sasaran remaja, dalam hal ini media berbentuk Motion Graphics maupun media yang mengikuti trend terkini. Adapun tujuan untuk memberikan informasi terkait Wayang Kulit Palembang kepada generasi muda di Kota Palembang. Metode perancangan yang digunakan yakni Design Thinking yang terdiri dari 5 tahapan yakni: Empathize (Pengumpulan Data), Define (Analisis Data), Ideate (Konsep), Prototype (Perancangan), serta Test (Uji Coba kepada masyarakat). Perancangan Komunikasi Visual Promosi Kesenian Wayang Kulit Palembang ini menghasilkan beberapa media promosi yang menyasar generasi muda dengan media utama berupa Motion Graphics, Serta beberapa media pendukung berupa Kartu Augmented Reality, Poster, Lampu Tidur, Case Handphone, Jam Dinding, Tumbler, T-Shirt, Totebag, X-Banner, dan Gantungan Kunci. Sebagai penunjang media utama dalam mempromosikan Kesenian Wayang Kulit Palembang.
Buku Ensiklopedia Tentang Kidal Sebagai Media Komunikasi Visual Untuk Anak-Anak M, Stiawan; Patriansah, Mukhsin; Mubarat, Husni
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3258

Abstract

AbstrakKidal merupakan kondisi di mana seseorang menggunakan tangan kirinya dengan intensitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan tangan kanannya, sehingga tangan kirinya lebih terampil dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari, bahkan sampai sesuatu yang detail. Faktor yang menyebabkan seseorang bisa menjadi kidal yaitu faktor genetik dan kebiasaan. Bagi sebagian masyarakat orang kidal masih menjadi objek yang sering dianggap salah atau tidak baik, sehingga orang kidal sering mendapat hal-hal tidak menguntungkan atau perlakuan yang kurang adil. Hal itu diakibatkan minimnya referensi atau media yang memberi informasi, wawasan, dan pengetahuan mengenai kidal. Tujuan dari media buku Ensiklopedia Kidal ini adalah menambah referensi atau media yang memberi informasi, wawasan, dan pengetahuan mengenai kidal, terutama untuk anak-anak kidal dan orang tua yang mempunyai anak yang kidal supaya mengetahui tentang potensi dan kelebihan yang orang kidal miliki. Metode yang digunakan pada perancangan ini yaitu Design Thinking yang terdiri dari 5 tahapan yakni Empathize (memahami masalah), Define (menganalisis data), Ideate (menghasilkan ide atau konsep), Prototype (memvisualisasikan ide), Test (penerapan hasil ke masyaraakat). Selain buku Ensiklopedia Kidal yang menjadi media utama, perancangan Tugas Akhir ini juga membuat media pendukung lainnya berupa poster, xbanner, pembatas buku, gantungan kunci, kotak pensil, stiker, tshirt, totebag, dan tumbler. Perancangan Tugas Akhir ini juga melakukan sebuah pameran yang diselenggarakan di mall Palembang Trade Center yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 28 dan 29 Juli 2023.
Buku Pop-Up Sebagai Media Untuk Mengenalkan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di Kota Palembang Muhammad, Nur; Mubarat, Husni
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3325

Abstract

This design stems from the problem of the lack of promotion of museums to children, especially aged 6-12 years in Palembang City. Children's lack of interest in visiting museums is also directly influenced by the development of technology and the internet. Museums also have an educational role in conveying educational missions to children. Through pop-up books, children can imagine museums from a fun perspective. This design aims to provide education and foster children's interest in visiting museums, especially the Sultan Mahmud Badarudin II Palembang museum. which holds a lot of history or history about the city of Palembang. This design uses the 5W 2H (What, Who, Where, When, Why, How, How To Much) data analysis method. The main media used in this design is a Pop Up book, while the supporting media consists of posters, drink bottles, bag hangers, T-Shirts and bag hangers. By designing a pop-up book to introduce the Sultan Mahmud Badarudin II museum, it is hoped that the public, especially children aged 6-12 years and also the nation's generation, will enjoy getting to know the museum interactively through pop-up book visuals and getting to know the history and culture of their ancestors. as a learning medium in the future.
Pelatihan Kerajinan Bambu Untuk Meningkatkan Keterampilan dan Pendapatan Masyarakat Desa Gajah Mati Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Mubarat, Husni; Viatra, Aji Windu; Pambudi, Diaz Rilo; Ansyah, Aldi
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13588

Abstract

Pelatihan kerajinan lampu hias dari bambu di Desa Gajah Mati bertolah dari kurangnya pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam lokal, salah satunya adalah bambu karena masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan untuk membuat kerajinan tersebut, seperti lampu. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan bagi masyarakat bagi mengolah bambu menjadi produk yang kreatif. Pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan keterampilan dasar berupa teknik mengolah bambu, mulai dari mengenal jenis bambu, mengukir bambu sampai pada tahapan pembuatan produk kerajinan bambu, dalam hal ini adalah lampu hias. Metode yang digunakan adalh presentasi materi, pengenalan desain produk, praktik dan evaluasi. Adapun hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu berupa produk lampu hias dengan beragam variasi, diantaranya adalah lampu hias dinding dan lampu hias meja yang dapat ditemapta di ruang tamu, teras rumah maupun di dalam kamar tidur.
Optimalisasi Pemasaran Produk Home Industry di Kabupaten Musi Banyuasin Melalui Pelatihan Desain Kemasan. Iswandi, Heri; Mubarat, Husni
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nv4kw978

Abstract

https://docs.google.com/document/d/139DydUhwHwy-Asu2cAu5snd9U5PrGABC/edit?usp=drive_link&ouid=105857590544126872103&rtpof=true&sd=true