Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : civil engineering for community development

Konservasi vegetatif kendalikan aliran permukaan daerah resapan mata air Restu Wigati; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Rama Indera Kusuma; Rifky Ujianto; Soelarso Soelarso; Bambang Adhi Priyambodho; Soedarsono Soedarsono; Heri Mulyono
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.17244

Abstract

Idealnya suatu daerah yang memiliki aset serta potensi sumber air bersih berasal dari mata air perlu adanya upaya perlindungan fungsi mata air untuk tetap berkelanjutan, salah satunya dengan melakukan kegiatan konservasi vegetatif. Kegiatan konservasi vegetatif dilakukan di sekitar mata air Cinyusu di Desa Tamansari Kabupaten Serang dengan menanam 120 bibit pohon. Bibit pohon yang ditanam adalah pohon jati bongsor (Anthocephalus cadamba); pohon mahoni (Swietenia mahagoni); pohon kayumanis (Cinnamomum verum); pohon kayu ulin (Eusideroxylon zwageri); dan pohon sengon (Albizia chinensis) yang diperoleh dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Banten. Metode pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) diterapkan dengan mengikutsertakan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan serta memotivasi masyarakat luas untuk sama-sama bergerak mensosialisasikan manfaat penanaman pohon. Kegiatan konservasi vegetatif mampu menyelamatkan mata air Cinyusu dari zat berbahaya serta bakteri sehingga terpelihara kualitasnya. Memberikan dampak terhadap proses resapan air ke dalam tanah agar dapat memicu munculnya mata air baru sehingga keberadaannya selalu tersedia sepanjang waktu. Ideally, an area with assets and potential sources of clean water from springs needs to protect the function of the springs from remaining sustainable, one of which is by carrying out vegetative conservation activities. Vegetative conservation activities were carried out around the Cinyusu spring in Tamansari Village, Serang Regency, by planting 120 tree seedlings. Tree seeds planted are big teak trees (Anthocephalus cadamba); mahogany trees (Swietenia mahagoni); cinnamon trees (Cinnamomum verum); trees ironwood (Eusideroxylon zwageri); tree sengonAlbizia chinensis) obtained from the Forestry and Plantation Service of Banten Province. Approach method Asset-Based Community Development is applied by involving the community to care about the environment and motivating the wider community to move together to socialize the benefits of tree planting. Vegetative conservation activities can save Cinyusu springs from harmful substances and bacteria to maintain their quality. It impacts the process of water infiltration into the ground so that it can trigger the emergence of new springs so that their presence is always available.
Pembangunan MCK komunal di Desa Bantarwangi Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Woelandari Fathonah; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Restu Wigati; Soelarso Soelarso; Shandi Irfani Sasmita; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Dwi Novi Setiawati
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 1, No 1 (2022): Civil Engineering for Community Development
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i1.17253

Abstract

Desa Bantarwangi merupakan salah satu desa di Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Ketersediaan MCK di Desa Bantarwangi belum memenuhi kebutuhan setiap warganya. Keberadaan MCK komunal di Desa Bantarwangi sangat dibutuhkan karena sebagian warga belum memiliki MCK pribadi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membangun dua unit MCK komunal bagi warga desa Bantarwangi. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pemilihan lokasi MCK, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terbangunnya 2 unit MCK komunal yang dibangun sesuai dengan standar SNI. Diharapkan keberadaan MCK komunal ini dapat meningkatkan kesehatan lingkungan sekitar dan mendorong setiap warga desa untuk hidup sehat. Bantarwangi Village is one of the villages in Cinangka District, Serang Regency, Banten Province. The availability of MCK in Bantarwangi Village has not met the needs of every citizen. The existence of communal MCK in Bantarwangi Village is very much needed because some residents do not yet have private MCK. The purpose of this service activity is to build dua communal MCK units for residents of Bantarwangi village. This activity consists of the preparation stage, selection of MCK locations, implementation, and evaluation of activities. This service activity results in the construction of 2 communal MCK units built according to SNI standards. It is hoped that the existence of this communal MCK can improve the health of the surrounding environment and encourage every villager to live a healthy life.
Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Program Keahlian Desain Pemodelan Informasi Bangunan SMKN 1 Tanara Banten Bethary, Rindu Twidi; Krisdianto, Nanang; Intari, Dwi Esti; Budiman, Arief; Soelarso, Soelarso; Purnaditya, Ngakan Putu; Asyiah, Siti
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i2.24931

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan terus berkembang dimana pada saat ini industri konvesional sudah berubah menjadi digitalisasi, hal tersebut harus sejalan dengan peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu faktor keberhasilan kegiatan pembelajaran terutama guru SMK yang mengajar dibidang produktif keteknikan. Dalam pendidikan vokasi dituntut untuk dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja, sehingga dalam proses pembelajaran bukan hanya mendengarkan penjelasan guru didepan, tetapi juga melakukan kegiatan mengamati dan mendemonstrasikan. Untuk itulah dirancang kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam upaya peningkatan kinerja guru melalui pelatihan berkesinambungan dengan tema pengembangan bahan ajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode ceramah, praktik dan diskusi. Pelatihan diikuti oleh 14 orang guru pada keahlian desain permodelan informasi bangunan, hasil dari pelatihan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para guru dalam membuat rancangan media pembelajaran interaktif berbasis TIK. Harapan dari pelatihan ini dapat meningkatkan prestasi dan semangat belajar siswa.  Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam kegiatan ini adalah bekal pengetahuan peserta terhadap aplikasi komputer, dengan dilakukannya pelatihan ini media pembelajaran yang telah dihasilkan dapat dilaksanakan secara optimal dan berkesinambungan. 
Sosialiasi platform digital BIM (Building Information Modelling) bagi guru SMKN 1 Tanara Banten Bethary, Rindu Twidi; Krisdianto, Nanang; Soelarso, Soelarso; Intari, Dwi Esti; Hermita, Nuniek; Budiman, Arief; Purnaditya, Ngakan Putu; Asyiah, Siti
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 2, No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v2i2.22176

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dalam bidang konstruksi telah berkembang secara pesat, salah satunya yaitu konsep Building Information Modeling (BIM). Teknologi tersebut fokus pada bidang arsitektur, engineering, dan konstruksi dengan mensimulasikan seluruh informasi. Pemerintah Indonesia juga menerapkan regulasi dan hukum terkait implementasi BIM di bidang konstruksi. Salah satu upaya untuk memperkenalkan teknologi tersebut yaitu memasukkan BIM sebagai salah satu kompetensi keahlian pada kurikulum SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada guru-guru SMK Negeri 1 Tanara pada kompetensi Desain Pemodelan Dan Informasi Bangunan (DPIB). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode ceramah, praktek, dan diskusi. Peserta yang hadir adalah 13 guru dan kegiatan dilakukan secara tatap muka. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini adalah memperkenalkan BIM sehingga diharapkan setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini para guru dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kegiatan pembelajaran khususnya kompetensi DPIB. The development of technology and science in the construction sector has developed rapidly, including the concept of Building Information Modeling (BIM). This technology focuses on architecture, engineering, and construction by simulating all information. The Indonesian government also implements regulations and laws related to the implementation of BIM in the construction sector. One effort to introduce this technology is to include BIM as one of the skills competencies in the Vocational High School (VHS) curriculum. This community service activity aims to provide knowledge and understanding to teachers at SMK Negeri 1 Tanara regarding the Design, Modeling, and Building Information (DMBI) competency. The methods used in this activity are lecture, practice, and discussion methods. The participants who attended were 13 teachers, and the activities were carried out face-to-face. The result of this socialization activity is to introduce BIM so that after participating in this socialization activity, teachers can apply this knowledge in learning activities, especially DMBI competencies.
IDENTIFIKASI KERENTANAN ASET PUBLIK PADA KUA KECAMATAN PONTANG Ina Asha Nurjanah; Midia Rahma; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Woelandari Fathonah; Prastika Wahid Santoso; Soelarso Soelarso; Abdurohim Abdurohim; Safira Aprilya Putri Setyana; Muhammad Dananiri; Muhammad Bintang Rangga Permana; Raihan Naufal Hakim; Muhammad Rakha Revaldo; Robby Firman Hidayat; Didied Haryono
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 5, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v5i1.41160

Abstract

Aset publik pada instansi pemerintah memiliki peran penting dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat, sehingga kondisi fisik struktur bangunan perlu dipastikan dalam keadaan aman dan layak fungsi. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pontang sebagai salah satu fasilitas pelayanan publik memerlukan identifikasi terhadap kerentanan aset, khususnya dari aspek fisik struktur bangunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan aset publik berdasarkan kondisi eksisting di lapangan. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan melalui pelatihan enumerator, survei lapangan untuk pengumpulan data kondisi fisik bangunan, serta analisis berdasarkan hasil pengamatan visual terhadap elemen struktur. Parameter yang diamati mencakup kondisi komponen struktur seperti kolom, balok, dinding, dan atap, termasuk indikasi kerusakan seperti retak, deformasi, dan penurunan kualitas material. Hasil identifikasi menunjukkan adanya variasi tingkat kerentanan pada beberapa bagian bangunan yang dipengaruhi oleh kondisi fisik dan usia bangunan. Kegiatan ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi fisik aset publik di KUA Kecamatan Pontang sebagai dasar informasi dalam pengelolaan aset, tanpa memberikan rekomendasi tindak lanjut.