Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Composite: Journal of Civil Engineering

Analisis Distribusi Aliran pada Pipa Distribusi Sistem Irigasi Tetes di Kampung Glintung (GWS) Kota Malang Kurniasari, Marisa Wahyu; Sedyowati, Laksni; Wibisono, Gunawan
Composite: Journal of Civil Engineering Vol 3, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v3i1.12925

Abstract

Dalam upaya menjaga kelangsungan produksi pangan, Kampung Glintung Water Street (GWS) menerapkan sistem irigasi tetes pada tanaman melon. Sistem irigasi tetes merupakan suatu cara penyaluran air dari pipa utama melalui emitter atau penetes yang didistribusikan melalui aliran dalam jaringan perpipaan. Kebutuhan air tanaman melon untuk irigasi tetes sekitar 1-2 liter/hari per tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis distribusi aliran pada 15 titik pipa irigasi tetes untuk mencapai debit aliran yang diinginkan, yakni 30 liter per hari. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif eksperimental, dengan data primer meliputi kecepatan aliran, debit aliran irigasi, dan keseragaman tetesan. Hasil penelitian menunjukkan distribusi aliran di 15 titik pipa irigasi tetes memenuhi debit aliran yang diinginkan, yakni 30 liter per hari. Distribusi debit aliran pada setiap titik irigasi berbeda-beda. Keseragaman distribusi air menunjukkan perbedaan kriteria keseragaman di setiap titik irigasi, dengan keseragaman rata-rata 91,78%.
Kajian Hubungan Intensitas Hujan – Limpasan pada Plot Uji Berlereng dengan Permukaan Kedap Air Ulumuddin, Muhammad Ageng; Sedyowati, Laksni; Wibisono, Gunawan
Composite: Journal of Civil Engineering Vol 1, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v1i1.7755

Abstract

Perkembangan infrastruktur pembangunan yang pesat menyebabkan semakin berkurangnya lahan tanah resapan. Sebagai dampak langsung maka akan semakin besar limpasan yang terjadi di sepanjang aliran. Pengamatan untuk mengetahui hubungan antara intensitas hujan, kemiringan dan limpasan dilakukan melalui percobaan lapangan. Percobaan dilakukan pada skala plot uji dengan alat simulator hujan yang dapat diatur tekanan air hujan dan kemiringan plot uji sehingga mendekati kondisi sebenarnya di lapangan. Pengamatan di lakukan dengan memvariasikan intensitas hujan dan 3 variasi kemiringan plot uji, yaitu : 0%, 2% dan 5%. Hasil pengamatan menunjukkan nilai koefisien determinasi hubungan intensitas hujan dengan limpasan menggunakan fungsi eksponensial pada software excel terkuat pada kemirigan plot uji 0% (datar) dengan harga koefisen determinasi R2= 0,8455. Semakin besar kemiringan plot uji, semakin kecil nilai koefisien determinasi.
Kajian Kapasitas Pompa sebagai Alternatif Solusi Pengendalian Aliran Balik di Kampung Glintung (GWS) Kota Malang. Zulbihar, Hendy Arifian Mifdar; Sedyowati, Laksni
Composite: Journal of Civil Engineering Vol 1, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v1i2.8597

Abstract

Fenomena banjir yang terjadi di Kampung Glintung (GWS), terutama yang terjadi di RT 01, RT 02 dan RT 03, merupakan suatu fenomena yang jarang ditemukan di daerah lain. Biasanya, banjir terjadi karena intensitas curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan air berlebih yang tidak mampu ditampung oleh saluran air, meluap menjadi banjir. Banjir di GWS menunjukkan adanya fenomena arus balik yang menyebabkan air yang seharusnya mengalir ke sungai berbalik dan meluap ke permukiman warga. Untuk mengantisipasi kejadian banjir akibat arus balik yang berdampak lebih besar, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk pemecahannya adalah dengan memasang pompa untuk mengurangi volume banjir di daerah tersebut. Sehingga diperlukan suatu analisis untuk menentukan kapasitas pompa yang dibutuhkan untuk mengurangi volume banjir. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk mengurangi volume banjir dapat dilakukan dengan memasang 3 stasiun pompa dan 3 buah pompa dengan kapasitas 100 m3/jam untuk RT 03, 3 buah pompa dengan kapasitas 50 m3/jam, untuk RT 02 dan 1 buah pompa dengan kapasitas 50 m3/jam untuk RT 01. Selain itu, juga diperlukan pemasangan backflow valve dan perbaikan dinding penahan sungai eksisting
Desain Outlet Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro untuk Pengendalian Debit Aliran Tinggi pada Saluran Drainase di Jalan Salatiga Kota Malang Darmawan, Aditya; Sedyowati, Laksni; Mudjito, Nanang
Composite: Journal of Civil Engineering Vol 1, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v1i1.7779

Abstract

Perencanaan desain outlet PLTMH menggunakan konsep ecodrain bertujuan untuk mengendalikan debit aliran tinggi di saluran drainase Jl. Salatiga Kota Malang. Konsep ecodrain dipilih karena tidak memerlukan lahan yang luas, dan mampu diandalkan sebagai sistem pengendali debit. Metode pengukuran debit saluran drainase menggunakan aturan SNI. Hasil pengamatan diperoleh hubungan tinggi muka air dan debit yang kuat dengan nilai R² = 0,8464 dan persamaan y = 6,1826x1.8236 dengan debit sebesar 16,27 m³/detik pada saat tinggi muka air mencapai 1,7 meter dan debit yang masuk ke PLTMH sebesar 1,3 m³/detik. Hasil perencanaan ecodrain, didapat unit kolam retensi mampu menampung air sebesar 60,74 m³, sumur resapan dapat meresapkan air sebesar 1,347 m³/detik dan bioretensi meresapkan air sebesar 1,085 m³/detik.
Kajian Koefisien Debit pada Ambang Tajam Termodifikasi: (Studi Kasus: Kampung Glintung Water Street (GWS), Kecamatan Blimbing) Hutagaol, Parluhutan Nofarianto; Sedyowati, Laksni; Prihatiningsih, Bekti
Composite: Journal of Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v4i2.16544

Abstract

Pemanfaatan kincir air sebagai PLTMH di  Kampung Glintung Water Street (GWS) belum menunjukkan kinerja optimal. Ditenggarai salah satu penyebabnya adalah bentuk ambang yang mengalirkan air pada kincir kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai koefisien debit (Cd) pada peluap ambang tajam yang ada di GWS sehingga dapat menghasilkan debit yang optimal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui teknik survei dan pengamatan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien debit pada kemiringan 0% adalah 0,00334, pada kemiringan 1% adalah 0,00210, pada kemiringan 2% adalah 0,00191. Kemiringan ambang berpengaruh pada besarnya nilai koefisien debit pada ambang, sedangkan nilai koefisien debit berpengaruh pada besarnya nilai estimasi debit yang melewati ambang.