Claim Missing Document
Check
Articles

Teori dan Proses Seleksi Sumber Informasi di Perpustakaan Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.638 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.1.47-52

Abstract

Pengembangan koleksi di perpustakaan merupakan kegiatan yang sangat kompleks dan dilematis. Dimulai dari mengidentifikasi demografi masyarakat yang dilayani guna mengenali kebutuhan informasi sampai pada tahap mengoptimalisasi kebergunaan sumber daya informasi yang dimiliki. Dari beberapa tahapan pengembangan koleksi, proses seleksi merupakan aktifitas yang paling kompleks dan dilematis. Perpustakaan dihadapkan pada pilihan yang sulit, yaitu antara tuntutan untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat yang dilayaninya dengan ketersediaan dana (budgeting) yang dimiliki/ tersedia di perpustakaan. Pada tulisan ini penulis berupaya menjelaskan seluk beluk kegiatan dan proses seleksi sumber informasi di perpustakaan.
Pengalaman Informasi (Information Experience) Sebuah Alternatif Perspektif Komprehensif dalam Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 2 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.442 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.2.101-108

Abstract

Pengalaman informasi merupakan objek dan domain kajian yang cukup baru di Indonesia. Belum banyak penelitian yang menggunakan perspektif teoritis pengalaman informasi guna mengungkap fenomena sosial lokal di Indonesia. Baik sebagai objek maupun domain kajian dalam fenomena sosial tertentu, perpektif ini memiliki sifat yang cukup fleksibel yaitu mempu diadopsi dalam berbagai konteks dan interdisipliner. Dengan mengusung tradisi interpretative di mana setiap tujuan penelitiannya adalah mengkonstruksi pemahaman dari setiap peristiwa sosial yang terjadi dalam konteks informasi. Pengalaman Informasi adalah salah satu dari sekian banyak pilihan perspektif baru yang dapat digunakan dalam kajian ilmu informasi dan perpustakaan di Indonesia. Perihal ini membuka peluang dan tantangan bagi para peneliti dan akademisi di Indonesia untuk melakukan kajian. Melalui tulisan ini penulis mencoba memberikan pengantar dan gambaran umum sebagai modal untuk memahami kajian pengalaman informasi.
Upaya Pelestarian Pengetahuan Arsiparis di Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang Annisa Nur Nur Prasiwi; Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.477 KB) | DOI: 10.14710/anuva.6.1.43-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menangkap pengetahuan pengelolaan arsip sebagai pelestarian pengetahuan kearsipan Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan kaji tindak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, teknik semi terstruktur, dan analisis data menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pelestarian pengetahuan ini bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan staf pengelola arsip yang kurang memahami pengetahuan kearsipan, sehingga penulis membantu memberikan solusi kepada informan untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi. Pelestarian pengetahuan dilakukan untuk aktivitas kerja dan peningkatan kinerja dari kurang baik menjadi lebih baik. Peneliti melakukan tindakan dengan menjaring ilmu dari para ahli, kemudian dikemas dalam bentuk visualisasi rekaman video pengelolaan arsip dinamis dari Subbagian Umum Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang. Video dibuat dengan menangkap pengetahuan manajemen arsip dari staf Subbagian Umum, dan peneliti melakukan refleksi pengetahuan dengan berdiskusi dengan staf administrasi, kepala sekretariat umum. Peneliti melakukan refleksi studi pelestarian pengetahuan dengan para ahli dari staf Subbagian Umum dan staf Sumber Daya Air untuk men-transfer pengetahuan. Tahap terakhir adalah pelaksanaan preservasi pengetahuan dan refleksi atas pembahasan hasil observasi yang telah direview. Staf menyerap beberapa pengetahuan untuk melakukan beberapa tahapan pengelolaan arsip yang dapat diimplementasikan dari video.
Perkembangan Open Access dan Kontribusinya bagi Komunikasi Ilmiah di Indonesia Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 1, No 2 (2017): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.665 KB) | DOI: 10.14710/anuva.1.2.93-100

Abstract

Fenomena Gold dan Green Open Access mulai tumbuh dan berkembang di Indonesia. Telah banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyediakan institusional repositori (institutional repositories) yang berfungsi sebagai media yang memfasilitasi kegiatan desiminasi, akses, penggunaan kembali dan pelestarian dari sebuah karya yang dihasilkan oleh civitas akademika perguruan tinggi tersebut (Green Open Access). Selain institusional repository, perguruan tinggi juga menerbitkan jurnal secara elektronik dengan lisensi terbuka (Gold Open Access) sehingga mampu memacu proses desiminasi ilmu pengetahuaan dan mengakselerasi dampak (impact) agar artikel ilmiah yang diterbitkan tersebut dapat disitasi oleh publkasi artikel ilmiah yang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Penelitian ini menunjukan perkembangan open access dan kontribusinya bagi komunitas ilmiah di Indonesia, melalui pemaparan data baik secara kuantitatif maupun kualitatif mengenai jumlah dan pertumbuhan repositori institusi dan jurnal elektronik. 
Pengembangan Instrumen Pengukuran Kemampuan Literasi Informasi Berbasis Efikasi Diri (Self Efficacy) Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 3 (2018): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.327 KB) | DOI: 10.14710/anuva.2.3.273-279

Abstract

Literasi informasi merupakan kemampuan untuk menentukan informasi yang dibutuhkan, mengakses kebutuhan informasinya secara efektif dan efisien, mengevaluasi informasi dan sumber-sumber yang didapatkannya secara kritis, menggabungkan informasi yang dipilihnya menjadi sebuah landasan pengetahuan, menggunakan informasi secara efektif untuk mencapai tujuan tertentu, mengetahui isu-isu ekonomi, hukum, dan sosial seputar pengguanaan informasi, serta menggunakan informasi secara etis dan legal. Untuk mengetahui kemampuan tersebut pada seorang individu maka dirancanglah berbagai instrumen pengukuran. Instrumen yang telah lebih dahulu dikembangkan dengan cara mengukur secara kognitif kemampuan literasi informasi tersebut. Selanjutnya muncul premis yang menyatakan bahwa faktor psikologis berupa kepercayaan diri juga turut andil menjadi penentu kesuksesan individu dalam menyelesaikan tugas. Melalui premis tersebut muncul argument bahwa kepercayaan diri dapat menjadi ancangan untuk mengukur kompetensi literasi informasi. Dengan mengadopsi disiplin ilmu psikologi disusun dan dikembangkanlah sebuah alternatif pengukuran kemampuan literasi informasi yang disebut Information Literacy Self-Efficacy.
PENYULUHAN BAHASA INGGRIS BAGI PARA PUSTAKAWAN ALUMNI PRODI S1 ILMU PERPUSTAKAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNDIP DALAM RANGKA MEMPERKUAT LITERASI INFORMASI Jumino Jumino; Yanuar Yoga Prasetyawan
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.1-6

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian terhadap kemampuan literasi informasi bahasa Inggris oleh para pustakawan Alumni Prodi S-1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Tujuan penelitian hasil pengabdian ini ialah untuk mengetahui kemampuan para para pustakawan tersebut dalam pemahaman informasi berbahasa Inggris. Selanjutnya metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dokumen yang diperoleh dianalisis dengan pedoman tata bahasa dan aturan penerapannya dalam bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pustakawaan masih lemah dalam kemampuan memahami informasi berbahasa Inggris, dan masih ditemukan kesalahan-kesalahaan dalam penggunaan kosa-kata dan penerapan pola kalimat yang baik, dalam penggunaan kosa-kata, tatabahasa, maupun dalam organisasi penulisan.Kata kunci : pustakawan; alumni, literasi informasi, pola dan tata bahasa Inggris This article is the result of a study on English information literacy skills by librarians of the Alumni S-1 Study Program of Library Science, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The purpose of this research is to determine the ability of these librarians in understanding English information. Furthermore, the method used in the research is a qualitative descriptive method. The documents obtained were analyzed with grammar guideline and the rules of its application in English. The results shows that most of the librarians are still weak in the ability to understand English information, and errors are still found in the use of vocabulary and the application of good sentence patterns, in the use of vocabulary, grammar, and in writing organization.Keywords: librarian; alumni, information literacy, patterns and English grammar 
Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Diponegoro dalam Menyelesaikan Tugas Perkuliahan Farah Hindun Istiqomah; Yanuar Yoga Prasetyawan
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 6, No 1 (2022): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v6i1.41-61

Abstract

This study aimed to find out how information seeking behavior of English Literature major students from Diponegoro University using internet to completing their college assignments. This study used qualitative method and purposive sampling in selecting informants with semi-structured interview as a data collection. The interview conducted on 12 undergraduate students from Diponegoro University’s English Literature major. This study used thematic analysis in analyzing the data. The results of this study show that undergraduate students from Diponegoro University’s English Literature major need information that can help them completing their college assignments which can be found by conducting information seeking activities. Information seeking activities carried out by these students used internet with sources such as search engine Google, scientific journals sites, downloadable literary works sites, sites that provide information related to literary works, movie streaming apps and social media. Information seeking activities are carried out by determining the sources, seeking information, selecting information, evaluating information, checking the credibility of information, monitoring the development of information and applying it to their college assignments. The problem that students experienced while doing information seeking activities is a certain kinds of information that are difficult to find.
IMPLIKASI KULINER SESAJI DAN DHANYANG DALAM UPACARA TRADISI DI JEPARA Sri Indrahti; Siti Maziyah; Alamsyah Alamsyah; Yanuar Yoga Prasetyawan
Berkala Arkeologi Vol 39 No 1 (2019)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.733 KB) | DOI: 10.30883/jba.v39i1.327

Abstract

The article describes the culinary imp lic ation of offerings and d hanyang in 5 (five) villages in Jepara in the form of traditional ceremonies of Jembul Tulakan, Hari Jadi Kota Jepara, Sedekah Laut, Perang Obor, and Pesta Baratan. Only three out of five ceremonies were present ing culinary offerings as a representation of the dhanyang presence. The objective of this study is to reveal the existence of culinary offerings and d hanyang both by their food types and the intended dh anyang. This study was using a qualitative method which includes the collection of primary and secondary sources through literature study, observation, participants, structured interviews, indepth interviews, and Focus Group Discussion. The approaches which were used are anthropological and hermeneutical approaches. The study reveals a symbolic meaning from the presence of various culinaries presented to dhanyang and wishes expressed implicitly or explicitly in the ceremony. The wishes include the requests of safety, kindness, protection, etc. Recently, these wishes have shifted which caused by better knowledge, belief, and social experience of the performers towards their religion. Public belief in the power of d hanyang still exists even though it is not dominant.
Pengalaman Informasi Pustakawan dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Sukma Salsabilla; Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.3.371-384

Abstract

Adanya program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sebagai program unggulan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarspus) Kabupaten Purbalingga, dirasa penting untuk mengetahui bagaimana interaksi yang terbentuk antara pustakawan, masyarakat dan mitra program dengan informasi yang ada, serta peristiwa seperti apa saja yang dialami oleh pustakawan yang terlibat selama ini, guna dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan dan pengembangan program kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman informasi yang dialami pustakawan di Dinarspus Kabupaten Purbalingga dalam melaksanakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah  Pustakawan sebanyak 7 orang,  yang terdiri dari: 4 Pustakawan Dinarspus Kabupaten Purbalingga dan 3 Pustakawan Mitra Program. Dengan menggunakan thematic analysis, penelitian ini menunjukan hasil bahwa dalam mencapai keberhasilan jalannya program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga, banyak sekali pengalaman informasi yang dialami pustakawan dan berpengaruh besar terhadap perubahan perasaan, pola pikir dan tindakan pustakawan dalam menjalankan profesinya, terutama dalam menjalankan program inklusi sosial. Pengalaman informasi yang dialami ini membantu pustakawan dalam menentukan kebutuhan informasi masyarakat mana yang penting untuk dipenuhi terlebih dahulu dan kegiatan inklusi atau pelatihan apa yang paling tepat dirancang dan dibuat guna menjadi strategi dalam pemenuhan kebutuhan informasi tersebut. Meskipun terdapat beberapa kesulitan dan hambatan, pelaksanaan program di Kabupaten Purbalingga sudah berjalan cukup baik dan mendapatkan respon yang positif. Selain itu, program ini juga telah memberikan banyak manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta diri pustakawan secara pribadi. Penelitian ini membantu pustakawan dan/atau perpustakaan lain sebagai pembelajaran dalam pelaksanaan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
The Existence of Culinary at Lomban Festival in Jepara: Comparative Study of the Dutch East Indies and Reformation Period Indrahti, Sri; Prasetyawan, Yanuar Yoga; Alamsyah, Alamsyah; Maziyah, Siti
Komunitas Vol 10, No 1 (2018): March 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v10i1.10971

Abstract

In Jepara, various cultural activities are conducted regularly every year. This cultural activity is always accompanied by a culinary presentation in accordance with the activities, needs, and interests. One of the cultural activities in Jepara is the lomban festival. In this local tradition, a variety of culinary is presented as complement to the cultural activities. The culinary consists of various types, such as market snacks and complete food with rice, vegetables, and side dishes. The culinary in this lomban activity is described in sequence and detail. The culinary depicts the belief, symbolic and spiritual meaning of the supporters of that culture. Through this study, various types of culinary in cultural activities are well described including the symbolic and spiritual meaning behind the culinary presentation.