Claim Missing Document
Check
Articles

Pengalaman Informasi Orang Kalang Kendal Tentang Tradisi Kalang Obong Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Tradisi Kalang Obong Durotun Nur Laili; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 14, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v14i1.49-62

Abstract

Culture is rapidly developing nowadays with easy access to diverse informationanywhere. However, this development impacts the information experience of the Orang Kalang regarding their culture. The exposure to new knowledge has led to the formation of different characters among the Orang Kalang in interacting with the Kalang Obong tradition. The Kalang Obong tradition remains rich in local wisdom and has been recognized as one of Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) since 2018. This supports the aim of this research to understand and explain the information experience of the Orang Kalang in Kendal regarding the Intangible Cultural Heritage of the Kalang Obong tradition. The researcher employed a qualitative method with a phenomenological approach to accurately and systematically uncover the phenomena that occur. The data collection process was conducted through interview methods using snowball sampling techniques to obtain informants. Subsequently, the data was analyzed thematically. The study found three themes: the interpretation of the Kalang Obong tradition by the People of Kalang, the implementation of Kalang Obong knowledge, and the preservation of Kalang Obong knowledge. The first theme indicates that the essence of the Kalang Obong tradition has an influence based on the experiential information of the Kalang People. The second theme describes that the implementation of the Kalang Obong tradition is closely related to the commitment of the Kalang People and their environment. The third theme emphasizes that the peak of the existence of Kalang Obong tradition knowledge still requires efforts in knowledge preservation through education, legality, and documentation. The study can be further developed with a more specific topic.
ANALISIS PEMANFAATAN LAYANAN POJOK BNI DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Riyanna Dia Puspitasari; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v3i4.21-30

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya pemanfaatan layanan Pojok BNI yang diterapkan dengan konsep learning commons untuk disesuaikan dengan visi misi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan perpustakaan perguruan tinggi. Adapun tujuan yang ingin penulis capai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan layanan Pojok BNI di UPT Perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang, untuk mengetahui apakah layanan Pojok BNI sudah sesuai dengan konsep learning commons, untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi pengguna dalam pemanfaatan layanan Pojok BNI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah dengan cara reduksi data dengan membuat transkrip, mengklasifikasikan sekaligus membuat analisa dan membuang kalimat yang tidak diperlukan. Penyajian data dengan mendeskripsikan hasil dari reduksi data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan layanan Pojok BNI dilihat dari ketersediaan fasilitas sudah mendukung kebutuhan informasi, namun dalam jumlah dan kelengkapan fasilitas perlu ditambah. Sedangkan untuk konsep learning commons yang diterapkan di layanan Pojok BNI tidak berjalan sesuai dengan fungsinya, karena masih minim pengetahuan pengguna untuk memanfaatkan layanan Pojok BNI, dilihat dari konsep ruangan layanan Pojok BNI sudah sesuai karena dirasa telah memberikan kenyamanan dan disain interior yang mendukung kegiatan belajar. Namun untuk pengelolaan layanan Pojok BNI berdasarkan pemanfaatan dirasa kurang maksimal, karena ditemukan pola hubungan yang tidak jelas antara pihak yang terkait untuk menyediakan layanan. 
Pengalaman Literasi Informasi Dalam Membuat Artikel Blog Anggota Divisi Litbang Ukm Peduli Napza Universitas Diponegoro Oktavia Putri Sabilla; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 12, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v12i2.77-88

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengalaman anggota Divisi Litbang UKM Peduli Napza Universitas Diponegoro dalam membuat artikel blog. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan pengalaman dalam menyusun artikel blog anggota divisi litbang telah melakukan serangkaian kegiatan yang merupakan bagian dari literasi informasi yang dimulai dengan menemukan ide untuk menyusun artikel, dilanjutkan dengan mencari informasi yang mereka butuhkan untuk menunjang isi artikel kemudian mengolah informasi yang telah ditemukan hingga mengevaluasi hasil dari artikel utuh yang telah mereka susun.
APLIKASI SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID UNTUK PEMETAAN PERPUSTAKAAN KOTA SEMARANG Fajar Firdaus; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 2 (2014): April 2014
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v3i2.21-30

Abstract

Penelitian ini berjudul “Aplikasi Sistem Informasi Berbasis Android untuk Pemetaan Perpustakaan Kota Semarang” Tujuan dari penelitian ini adalah membangun aplikasi peta perpustakaan digital berbasis android dan mengevaluasi aplikasi tersebut berdasarkan kemudahan akses, keakuratan tujuan/lokasi dan kedetailan direksi pemetaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan (action research). Pengambilan sampel informan untuk penelitian ini 5 informan yang menggunakan aplikasi rancangan peneliti. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa aplikasi android peta perpustakaan digital kota Semarang sudah baik. Dilihat dari kemudahan akses dalam pengoprasiannya sudah mudah, keakuratan tujuan yang sudah tepat, dan kedetailan direksi yang mudah dipahami. Dengan dilakukannya evaluasi dari informan terhadap aplikasi android peta perpustakaan digital kota Semarang menjadi semakin membaik sehingga dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat dengan mudah.
Pengalaman Informasi Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro Tahun 2023 dalam Menggunakan Media Sosial sebagai Sarana Penentuan Program Studi Alifia Aima Shahira; Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 10, No 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.10.2.409-422

Abstract

Mahasiswa memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi tentang program studi dengan tingkat keterlibatan dan sumber informasi yang beragam, sehingga pengalaman mereka dalam memperoleh informasi dan pengaruhnya terhadap pemilihan program studi pun berbeda-beda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengalaman informasi pada mahasiswa baru Universitas Diponegoro tahun 2023 ketika menggunakan media sosial dalam menentukan program studi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data penelitian diolah menggunakan thematic analysis. Penelitian yang dilakukan pada mahasiswa baru Universitas Diponegoro tahun 2023 ini menghasilkan lima tema, yaitu (1) preferensi bentuk media sosial mahasiswa, (2) pengumpulan informasi media sosial, (3) pemantauan informasi media sosial, (4) konfirmasi informasi media sosial, dan (5) pemenuhan kebutuhan informasi di media sosial. Tema pertama menunjukkan bahwa mahasiswa yang sebelumnya mengenyam pendidikan di SMA, memanfaatkan berbagai media sosial yaitu X, TikTok, Instagram, dan Telegram untuk mencari informasi mengenai program studi pilihan. Tema kedua menjelaskan bagaimana mahasiswa mengumpulkan informasi dari media sosial X, TikTok, Instagram, dan Telegram yang berpengaruh pada pilihan program studi mereka dan tema ketiga menjelaskan mahasiswa berusaha mendapatkan tambahan informasi dari sumber lainnya untuk meyakinkan keputusan mereka. Tema keempat menunjukkan bahwa mahasiswa menyadari bahwa beberapa informasi dari sumber tidak resmi bersifat subjektif dan memanfaatkan informasi tersebut untuk mengonfirmasi informasi yang mereka terima. Tema kelima menjelaskan bahwa pengalaman mahasiswa baru Universitas Diponegoro tahun 2023 dalam menggunakan media sosial sebagai sumber informasi telah terpenuhi, meskipun masih terdapat beberapa unsur lainnya pada kebutuhan informasi para mahasiswa yang belum terpenuhi setelah berinteraksi di media sosial.
Migrasi Sistem Automasi LONTAR menjadi SLiMS di UPT Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung Semarang Sahesti Ningtyas; Yanuar Yoga Prasetyawan
Information Science and Library Vol. 1 No. 1 (2020): Juni
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jisl.v1i1.2489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan     tentang   hal-hal     apa   saja  yang   menjadi     pertimbangan. UPT Perpustakaan UNISSULA dalam memilih sistem automasi perpustakaan dan bagaimana bentuk kegiatan migrasi sistem automasi perpustakaan dari   LONTAR     (Library   Automation     and   Digital     Archives)     ke     SLiMS (Senayan Library Management System). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian bentuk kegiatan migrasi sistem automasi ini terbagi ke dalam dua jenis kegiatan yaitu migrasi kebijakan pada pengolahan   metadata koleksi secara fisik dan migrasi database koleksi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa yang   menjadi   pertimbangan   dalam melakukan   migrasi   sistem automasi   adalah   karena   sistem   sebelumnya   tidak   bersumber   terbuka   sehingga tidak dapat dimodifikasi secara bebas sesuai kebutuhan perpustakaan dan apabila sistem LONTAR mengalami gangguan harus memanggil teknisi dari Universitas Indonesia sebagai pemilik hak cipta dari LONTAR dengan biaya yang tidak sedikit.This study aims to explain the consideration by UNISSULA Central Library choosing library automation systems and how the form of migration of library automation systems from LONTAR (Library Automation and Digital Archives) to SLiMS (Senayan Library Management System). The method used is qualitative research. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data processing techniques using descriptive methods. The results of this research into the form of automation system migration activities are divided into two types of activities, namely migration policy on physical collection metadata processing and collection database migration. From the results of the research it can be concluded that the consideration in migrating automation systems is because the previous system was not open source so that it cannot be modified freely based on the library needs and if the LONTAR system suffers from interference, it must call a technician from the University of Indonesia as the copyright owner of LONTAR for a significant cost.