Claim Missing Document
Check
Articles

Pengalaman Informasi Remaja di Kota Semarang Menggunakan Media Sosial dalam Mengikuti Trend Korean Wave Latifah Mutia Sari; Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.1.110-125

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengalaman informasi remaja penggemar K-Pop di Kota Semarang dalam penggunaan media sosial untuk mengikuti tren Korean Wave. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menyelidiki penggunaan media sosial dalam berinteraksi dengan tren Korean Wave oleh remaja penggemar K-Pop di Kota Semarang. Penelitian ini bersifat deskriptif deskriptif dan metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara secara berani, observasi, dan dokumentasi dalam bentuk chat, voice note (pesan suara), maupun sambungan telepon dengan narasumber. Pengambilan informan penelitian menggunakan teknik non-probabilty sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja penggemar K-Pop di Kota Semarang berperan penting dalam menyebarkan tren Korean Wave, karena informasi tentang tren Korean Wave yang diperoleh akan disebarkan lagi melalui akun media sosial para remaja penggemar K-Pop di Kota Semarang atau melalui komunitas pencinta K-Pop secara online. Aplikasi media sosial yang sering digunakan oleh remaja penggemar K-Pop di Kota Semarang untuk mencari dan bertukar informasi (komunikasi) adalah Instagram, Twitter, Weverse, dan Weibo. Faktor yang mendorong remaja untuk mengikuti tren Korean Wave adalah faktor lingkungan, khususnya lingkungan pertemanan. Bentuk informasi tren Korean Wave yang disukai remaja adalah gambar, video, dan berita. Selain itu tren Korean Wave yang digemari banyak orang penggemar K-Pop di Kota Semarang adalah tren kecantikan, busana, bahasa, musik, dan kuliner.
EVALUASI KUALITAS SIPRUS (SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN) BERDASARKAN PENDEKATAN THE DELONE AND MCLEAN MODEL OF INFORMATION SYSTEMS SUCCESS (STUDI KASUS UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PGRI SEMARANG) Nawang Saraswati; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i2.101-110

Abstract

Penelitian dengan judul “Evaluasi Kualitas SIPRUS (Sistem Informasi Perpustakaan) berdasarkan Pendekatan The Delone and Mclean Model of Information Systems Success (Studi Kasus UPT Perpustakaan Universitas PGRI Semarang” ini bertujuan untuk mengetahui kesuksesan SIPRUS ditinjau melalui pendekatan The DeLone and McLean Model of Information Systems Success. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi .Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari empat pustakawan yang berhubungan langsung dengan SIPRUS dan empat pemustaka yang sedang menggunakan OPAC pada saat penelitian berlangsung. Kualitas SIPRUS dikaji melalu ienam dimensi yaitu kualitas informasi, kualitas sistem, kualitaslayanan, penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Hasil penelitian menunjukan bahwa SIPRUS selalu dapat menampilkan informasi yang lengkap, tetapi pada sistem OPAC memilikii nformasi yang tidak akurat sehingga pengguna tidak merasa puas dengan sistem OPAC.SIPRUS merupakan sistem yang fleksibel karena bisa diterapkan pada semua sistem operasi seperti windows dan linux, tetapi hal inisangat disayangkan karena sampai saat ini SIPRUS belum ada perkembangan yang berarti. Pihak perpustakaan juga belum merencanakan untuk pengembangan sistem. Manfaat yang didapat setelah menggunakan SIPRUS yakni produktivitas kerja pengguna meningkat, serta adanya penggurangan waktu pencarian informasi.
PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DI PERPUSTAKAAN SMP NEGERI 15 TEGAL Juvita Umar Hadinata; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.295 KB) | DOI: 10.14710/jip.v5i4.121-130

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengembangan koleksi perpustakaan di SMP Negeri 15 Tegal”. Tujuan dari penilitian ini adalah menidentifikasikan proses pengembangan koleksi di perpustakaan sekolah SMP Negeri 15 Tegal. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pengembangan koleksi perpustakaan sekolah di SMP Negeri 15 Tegal tidak memiliki prioritas di dalam kinerjanya. Proses evaluasi digunakan untuk mengelola pencapaian kegiatan yang sudah dilakukan, mencari peluang untuk mengoptimalkan kinerja perpustakaan, dan menangkal potensi masalah yang akan datang. Proses kebijakan diberlakukan untuk melindungi perpustakaan dari penyimpangan. Proses seleksi dan akuisisi disertai dengan proses budgeting memerlukan kerjasama antara pustakawan, penerbit, penanggungjawab kurikulum, dan guru mata pelajaran untuk mendapatkan koleksi yang sesuai. Proses penyiangan dan preservasi diperlukan untuk melindungi dan merawat secara fisik isi dari koleksi yang dimiliki perpustakaan. Tidak adanya prioritas kegiatan antara evaluasi, kebijakan, seleksi, akuisisi, penyiangan, dan preservasi. Setiap kegiatan saling bersinergi sesuai dengan model yang peneliti identifikasikan bahwa perpustakaan sekolah SMP Negeri 15 Tegal menggunakan model koleksi terpusat.
KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU : STUDI KASUS SD NEGERI REJOSARI 01 SEMARANG Vina Nur Itsna Ningrum; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i2.41-50

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kemampuan Literasi Informasi Guru dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru : Studi Kasus SD Negeri Rejosari 01 Semarang”. Guru berperan dalam memberikan ajaran kepada anak didiknya mengenai bagaimana cara mencari dan menggunakan informasi dengan bijak maka seorang guru wajib memiliki kemampuan literasi informasi. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian adalah bagaimana seorang guru dapat memenuhi tuntutan pemerintah untuk mengembangkan kompetensi profesionalnya dan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi pada saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan literasi informasi guru di SD Negeri Rejosari 01 Semarang dengan menggunakan standar ACRL (Association of College & Research Libraries).Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam mengidentifikasi kebutuhan informasi guru SD Negeri Rejosari 01 Semarang dengan cara merumuskan permasalahan terlebih dahulu. Namun strategi yang digunakan guru hanya mengetikkan kata kunci. Kemudian untuk proses mengevaluasi sumber informasi yang diperoleh guru menggunakan informasi lain untuk mengetahui kebenaran informasi yang diperoleh. Selanjutnya dalam menggunakan dan mengkomunikasikan informasi secara efektif dan efisien melalui penggabungan informasi yang didapatkan dengan pengetahuan yang sudah dimiliki menjadi satu rangkuman. Setelah itu, guru telah mengetahui cara bagaimana menghindari tindakan plagiasi yaitu dengan mencantumkan nama pengarang maupun sumber informasi di mana informasi tersebut diperoleh. Guru telah menerapkan literasi informasi dalam proses pembelajarannya dengan cara memberikan suatu permasalah kepada anak didiknya untuk kemudian didiskusikan.
KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI PENELITI DI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN STANDAR LITERASI INFORMASI YANG DIREKOMENDASIKAN OLEH ASSOCIATION OF COLLEGE AND RESEARCH LIBRARIES (ACRL) Fitri' Ainurrohmah; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i4.291-300

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kemampuan Literasi Informasi Peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah berdasarkan Standar Literasi Informasi yang direkomendasikan oleh Association of College and Research Libraries (ACRL)”. Peneliti perlu mempunyai kemampuan literasi informasi untuk membantu kegiatan penelitian dan berpikir secara kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi informasi peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah berdasarkan standar literasi informasi yang direkomendasikan oleh Association of College and Research Libraries (ACRL). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah  mencari informasi dengan cara memasukkan kata kunci secara langsung pada mesin pencari. Sumber informasi yang menjadi pilihan peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah  yaitu jurnal dan buku. Sumber informasi tersebut dievaluasi dengan cara yang cukup unik yaitu berdasarkan dari pengalaman dan intuisi, membandingkan informasi satu dengan informasi lain, dan  memperhatikan kepengarangan sumber informasi tersebut. Informasi yang didapatkan tersebut diolah hingga menghasilkan produk informasi baik berupa jurnal, buku dan prosiding. Peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah telah mematuhi kode etik peneliti dalam menghasilkan produk informasi yaitu dengan mencantumkan sumber pada setiap kutipan yang digunakan.  
ANALISIS STRATEGI PEMBINAAN MINAT BACA SISWA DI PERPUSTAKAAN SMP N 1 KERTEK WONOSOBO Lilin Subiyanti; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i4.191-200

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Strategi Pembinaan Minat Baca di Perpustakaan SMP N 1 Kertek Wonosobo”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembinaan minat baca siswa di Perpustakaan SMP N 1 Kertek Wonosobo dan mengetahui dampak strategi pembinaan minat baca siswa  terhadap minat dan kebiasaan membaca siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kombinasi jenis sequential exploratory design. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu purposive sampling, sementara teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Miles dan Huberman yang dikombinasi dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan, program strategi pembinaan minat baca siswa berupa program Kamis Serentak Membaca yang didukung dengan pembuatan pojok baca di setiap kelas. Hambatan pelaksanaan strategi pembinaan minat baca yaitu adanya keterbatasan waktu dan koleksi, serta perbedaan minat siswa. Adapun strategi pembinaan minat baca tidak terlalu berdampak pada minat baca dan kebiasaan membaca siswa. Hasil data kuantitatif menunjukkan, bahwa aktivitas membaca sebagai aktivitas paling diminati siswa hanya mencapai 35,2%, alasan siswa ketika membaca karena guru/ pustakawan merekomendasikan bacaan mencapai 7%, dan kebiasaan siswa memperoleh bahan bacaan dari perpustakaan kelas mencapai 6,8%.
ANALISIS PEMANFAATAN APLIKASI UMSLIBRARY BERBASIS ANDROID DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Muhammad Priestian Habib; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i2.251-260

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Pemanfaatan Aplikasi UMSlibrary Berbasis Android di Perpustakan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Technology Acceptance Model (TAM). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi UMSLibrary melalui dua aspek teori TAM, yaitu aspek kemudahan penggunaan dan kegunaan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah pustakawan dan pemustaka dari kalangan mahasiswa yang mengoperasionalkan serta memanfaatkan aplikasi UMSLibrary. Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi aplikasi UMSLibrary memenuhi dua aspek teori TAM.. Aplikasi UMSLibrary mampu melayani kalangan Net Generation untuk menjangkau layanan perpustakaan melalui aplikasi bertema mobile library menggunakan smartphone android secara online.
Pengembangan Koleksi Sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Di Kantor Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kota Salatiga Infani Karina Wijaya; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i1.231-240

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengembangan Koleksi Sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga”. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan upaya pengembangan koleksi yang dilakukan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Sedangkan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dandata sekunder.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 3 (tiga) metode pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan data meliputi memahami data, mengklasifikasi data dan mengolah data. Keabsahan data telah dilakukan dengan teknik pemeriksaan triangulasi. Hasil penelitian diketahui pengembangan koleksi  merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga, dengan melakukan survey secara langsung dan melihat langsung bahan pustaka seperti apa yang dibutuhkan oleh para pemustaka serta melakukan kegiatan pengadaan sesuai kebutuhan. Pengembangan koleksi dilakukan dengan pedoman kebijakan yang sudah ditetapkan oleh Kepala Perpustakaan dengan anggaran untuk kegiatan pengembangan koleksi yang mengalami kenaikan jumlah anggaran setiap tahunnya. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh sebuah data yang baru bahwa Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga dalam melakukan kegian pengembangan koleksi sudah melaksanakan sesuai kebijakan yang berlaku sehingga pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka dapat terpenuhi secara bertahap.
UPAYA DIGITALISASI KOLEKSI LOCAL CONTENT DI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KOTA PEKALONGAN Arrafi Yustomo; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i3.261-270

Abstract

Upaya digitalisasi koleksi merupakan suatu proses perubahan bentuk model penyajian informasi dari bentuk cetak ke bentuk dokumen digital. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Pekalongan sampai saat ini berusaha memberikan pelayanan yang lebih maksimal tanpa harus ada batasan ruang dan waktu yang akan menghambat pemustaka dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Selain untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal, digitalisasi koleksi juga bertujuan untuk melestarikan bahan pustaka agar tidak mudah hilang ataupun rusak. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya digitalisasi koleksi local content yang dilakukan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Pekalongan. Sejauh mana pemanfaatannya, bagaimana proses terjadinya perubahan bentuk koleksi cetak menjadi koleksi digital, dan hambatan-hambatan yang dihadapi dalam melakukan proses digitalisasi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penulisan skripsi ini dapat disimpulkan bahwa, : 1) dengan dilakukannya upaya digitalisasi koleksi local content dapat memberikan kemudahan bagi pemustaka dalam menemukan informasi yang dibutuhkan dengan cepat, 2) hambatan yang ditemui dalam upaya digitalisasi koleksi local content antara lain ialah masih terbatasnya SDM yang dimiliki untuk pengembangan digitalisasi koleksi, sering terjadi error pada saat upload data dari komputer proses ke server hal tersebut dikarenakan untuk pangkalan data server masih bernaung kepada dinas KOMINFO.
LITERASI DIGITAL OLEH SISWA TUNARUNGU: STUDI KASUS di SMPLB NEGERI KABUPATEN SEMARANG Primadhita Tunjung Wulan; Yanuar Yoga Prasetyawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v5i4.101-110

Abstract

Penelitian ini berjudul “Literasi Digital oleh Siswa Tunarungu: Studi Kasus di SMPLB Negeri Kabupaten Semarang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana performa literasi digital yang dimiliki oleh siswa tunarungu di SMPLB Negeri Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diproleh dengan wawancara, dan observasi interaksi subjek penelitian dengan teknologi dan internet yang berpedoman pada Northstar Digital Literacy Standard yang dikeluarkan oleh Northstar Digital Literacy Assessment Organisation.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tunarungu di SMPLB Negeri Kabupaten Semarang telah mengenal komputer, telepon seluler dan internet dan dapat menggunakannya dengan tingkat keahlian yang berbeda  pada setiap subjek, keahlian yang diteliti  meliputi komputer dasar, email, media sosial dan pengetahuan tentang web.  Internet dan telpon seluler digunakan sebagai sarana komunikasi, hiburan, media belajar, dan sarana sosial.