Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Efektivitas Operasional Unit Pengelola Sampah (UPS) Pulau Merah Terhadap Jumlah dan Komposisi Sampah Terkelola di Kawasan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi: Analysis of the Operational Effectiveness of the Pulau Merah Waste Management Unit (UPS) on the Amount and Composition of Managed Waste in the Pulau Merah Beach Tourism Area, Banyuwangi Muyasaroh, Siti; Defriatno, Mawan Eko; Yanik, Carri Noer Fida; Achmadin, Wahyu Nur
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 3 No. 1 (2025): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jernih.v3i1.2443

Abstract

Implementasi Unit Pengolahan Sampah (UPS) di kawasan wisata Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan sampah melalui pemilahan, daur ulang, dan pengomposan. Penelitian ini menganalisis dampak UPS terhadap perubahan timbulan dan komposisi sampah dengan membandingkan data bulanan sebelum (November 2020–Oktober 2021) dan setelah implementasi (November 2021–November 2022). Data diperoleh dari laporan bulanan UPS dan divalidasi melalui wawancara terstruktur. Analisis statistik deskriptif dan inferensial (Independent T-test, uji Chi-square) digunakan untuk menguji signifikansi perubahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan volume sampah dari rata-rata 5.298,56 kg/bulan (SD = ±2.092,77) menjadi 13.010,15 kg/bulan (SD = ±6.278,42), diduga akibat perluasan cakupan layanan dan peningkatan kunjungan wisatawan. Komposisi sampah mengalami perubahan dengan dominasi organik meningkat dari 42,1% menjadi 63,2%, residu turun dari 46,3% menjadi 30,5%, dan anorganik daur ulang berkurang dari 11,6% menjadi 6,3%. Temuan ini mengindikasikan efektivitas UPS dalam meningkatkan pemilahan organik dan mengurangi residu, meskipun perlu penguatan sistem daur ulang anorganik. Implikasi penelitian menekankan pentingnya integrasi UPS dengan pendekatan ekonomi sirkular dan edukasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk optimalisasi pengelolaan sampah di kawasan wisata pesisir.
Strategi Public Relations Radio FM Pasuruan dalam Meningkatkan Daya Saing Radio di Era Media Digital Aziz, Abdul; Muyasaroh, Siti
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 14 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/translitera.v14i2.5060

Abstract

This research aims to examine the Public Relations strategies implemented by Radio Star 105.5 FM Pasuruan in enhancing competitiveness in the digital media era. The study adopts a qualitative descriptive method, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The research informants include the Public Relations team, broadcasters, and the management of Radio Star FM. The data were analyzed thematically to identify patterns in the PR strategies applied.The findings indicate that Radio Star FM applies five main strategies: (1) maximizing the use of social media to foster interactive communication and reach younger audiences; (2) expanding broadcast coverage through internet-based streaming services; (3) implementing two-way communication with listeners through quizzes, live broadcasts, and polls; (4) continuously innovating broadcast content to align with trends and audience needs; and (5) integrating conventional
Analisis Wacana Kritis Kapitalisme Visual dalam Konten TikTok Willie Saliem Izah, Nikmatul; Muyasaroh, Siti
HERITAGE Vol 13 No 2 (2025): In Press: Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/phb1v383

Abstract

Kemajuan teknologi digital melahirkan Generasi Alpha yang tumbuh sepenuhnya dalam ekosistem media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana kapitalisme visual dalam konten berbagi yang diproduksi oleh Willie Salim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model Analisis Wacana Kritis Fairclough, melalui tiga dimensi analisis: teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data utama berupa video TikTok yang diunggah antara Januari 2023 hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten berbagi menumbuhkan empati, solidaritas, dan inspirasi bagi anak-anak, sekaligus menampilkan distorsi makna kebaikan yang direduksi menjadi performa konsumtif, spektakuler, dan identik dengan popularitas digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian komunikasi digital dan praktis.
Penjaminan Mutu di Raudhatul Athfal Muyasaroh, Siti
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2016.4.2.317-334

Abstract

Quality assurance is how to organize all the activities and educational resources aimed at customer satisfaction in Raudhatul Athfal. Everyone involved in the educational process of carrying out the task with vigor and participate in the improvement of educational services so as to provide educational services that meet or exceed customer expectations. Implementation of quality assurance systems in Raudhatul Athfal run PDCA system, which is oriented to meet the quality standards that have been defined and are internal. Implementation PDCA will impact on the emergence of Kaizen in the Raudhatul Athfal.
Analisis Wacana Kritis Program Sekolah Rakyat sebagai Upaya Pemerataan Pendidikan di Indonesia Izah, Nikmatul; Muyasaroh, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31294

Abstract

Ketimpangan akses pendidikan di Indonesia masih menjadi persoalan serius, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah meluncurkan Program Sekolah Rakyat sebagai strategi pemerataan pendidikan yang menekankan inklusivitas dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana kebijakan Sekolah Rakyat dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough, yang mencakup tiga dimensi: analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap dokumen kebijakan, pemberitaan media daring, dan pernyataan pejabat pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi teks, penggunaan diksi seperti pendidikan gratis dan berbasis digital membangun citra negara yang ramah dan inklusif. Pada dimensi praktik diskursif, wacana diproduksi dan disebarluaskan pemerintah melalui media untuk memperkuat legitimasi politik. Sementara pada dimensi praktik sosial, program ini hadir sebagai respons terhadap ketimpangan pendidikan sekaligus menciptakan praktik sosial baru berupa pendidikan digital yang inklusif dan bermartabat. Secara kritis, penelitian ini menyimpulkan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya kebijakan pendidikan, tetapi juga instrumen legitimasi ideologis dan hegemoni politik yang membentuk narasi pemerataan pendidikan di Indonesia.
KOMUNIKASI POKDARWIS CAFE LAUT SEMARE DALAM PEMBENTUKAN CITRA DESA WISATA SEMARE KRATON PASURUAN Muyasaroh, Siti; Rio Aushaf, Sulthan
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i1.1675

Abstract

This research aims to explain group communication used by tourist conscious groups in shaping the image of semare tourist village, kraton subdistrict.Semare village is a village that is known to be loud, rundown to anarchist but has various potentials in the field of marine, fisheries to tourism.Seeing this some coastal residents and teenagers around who have a high concern for the environment form a tourist conscious group.The purpose of the formation of this tourist conscious group to form the image of semare village into a tourist village.In an effort to change the image, tourist conscious groups approach by creating discussion forums and providing examples of activities to persuasion the surrounding community.As for examples of activities carried out with clean beaches, garbage collection to the provision of garbage can facilities. This research was conducted using qualitative descriptive research methods. The results of the study showed that the activities carried out had the impact of persuasion of the community.Starting from the discussion forum to all village cleaning activities. Since the formation of semare sea café now Semare Village is better known as a tourist village by the surrounding community.And provide changes to various sectors of the economy and human resources that exist.
Tinjauan Metode Pengolahan Sampah Organik Skala Rumah Tangga di Indonesia: Review of Household Organic Waste Processing Methods in Indonesia Muyasaroh, Siti
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 3 No. 2 (2025): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jernih.v3i2.2685

Abstract

Sampah organik (material berbahan organik dan/atau bisa dikomposkan) merupakan jenis sampah rumah tangga dengan komposisi paling dominan di Indonesia, dengan persentase sisa makanan 39,26%, kayu dan ranting 12,58%, serta kertas dan karton 11,24% dari total timbulan sampah secara keseluruhan. Untuk mencapai keberlanjutan pengelolaan sampah di Indonesia, terdapat beberapa metode pengolahan sampah organik yang dapat diimplementasikan di skala rumah tangga, seperti pengomposan, vermikompos, maggot BSF, biogas, dan eco-enzim. Pemilihan metode pengolahan sampah organik skala rumah tangga sebaiknya tidak hanya didasarkan pada kondisi lingkungan sekitar, namun juga kemampuan dan kesediaan tiap anggota keluarga dalam menerapkan pengolahan sampah organik di sumber. Pemanfaatan hasil pengolahan, baik kompos, maggot, biogas, bioslurry, pupuk kandang, maupun eco-enzyme, juga bisa menjadi dasar pertimbangan metode yang akan dipilih. Agar program pengelolaan sampah organik skala rumah tangga dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan partisipasi aktif masyarakat, dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait, serta strategi edukasi yang efektif.
Communication Model of Internalising Tolerance for Women in Islamic Boarding Schools M.W Wonuola; Wina Kurnia; Muyasaroh, Siti
Communicator: Journal of Communication Vol. 2 No. 2 (2025): Communication
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/comm.v2i2.223

Abstract

Women's empowerment is a crucial aspect of the strategic role of Islamic boarding schools, which encompasses women's contributions in education, politics, health, and the economy. This study aims to explore the dynamics of communication processes in women's empowerment at the Ngalah Islamic Boarding School in Kediri City and to formulate a communication model that captures these mechanisms. This study employs a qualitative case study approach and draws on Joseph A. Devito's communication model, which comprises the wheel, chain, circle, Y, and star models. Data was obtained through observation, in-depth interviews, and documentation of activities related to women's empowerment in the Pesantren environment. The results of the study show that the communication process used in women's empowerment in PP. Ngalah comprises three main models: the chain, wheel, and star models. The chain model is evident in the process of synchronising hierarchical information, such as in book recitation activities and routine meetings. The model is evident in the pattern of communication between the caregiver or central figure and the female students, mediated by Mauidloh Hasanah and health counselling. Meanwhile, model stars are seen in participatory and interactive communication patterns that develop in entrepreneurship training and skills programs. The combination of this third model reflects the communication strategy of Islamic boarding schools that are adaptive in empowering women holistically across the spiritual, social, and economic realms.