Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effect of the Jigsaw Cooperative Learning Model on Elementary Students’ Learning Outcomes in Islamic Religious Education Hilabi, Abdurrahman; Sari, Reni Puspita; Ulum, Miftahul; Isnaini, Durrul
Jurnal Simki Postgraduate Vol 4 No 3 (2025): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v4i3.1538

Abstract

This study aimed to examine the effect of the Jigsaw cooperative learning model on students’ learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) at the elementary school level. The study employed a quantitative pre-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 24 fourth-grade students selected through total sampling. Data were collected using a 20-item multiple-choice achievement test that had been validated through expert judgement and empirical testing. The instrument demonstrated high reliability with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.82. Data were analysed using descriptive statistics, The Shapiro–Wilk normality test, the paired sample t-test, effect size (Cohen’s d), and normalised gain (N-Gain). The results showed a significant improvement in students’ learning outcomes, with the mean score increasing from 68.75 (SD = 7.11) in the pretest to 89.17 (SD = 7.76) in the posttest. The paired sample t-test revealed a statistically significant difference, t(23) = 9.60, p < .001. The effect size was enormous (Cohen’s d = 1.96), indicating a strong practical impact of the intervention. Furthermore, the N-Gain score was 0.65, categorised as moderate-to-high improvement. These findings indicate that the Jigsaw cooperative learning model significantly and practically enhances students’ cognitive learning outcomes and supports the implementation of student-centred learning in elementary Islamic Religious Education.
KEBIJAKAN PEMANFAATAN ASUHAN KEBIDANAN HOLISTIK PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN KARANGANYAR: TINJAUAN IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN Widyaningrum, Primastuti; Sari, Reni Puspita
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v10i1.1059

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Asuhan kebidanan holistik merupakan pendekatan pelayanan kesehatan maternal yang mencakup dimensi bio-psiko-sosial-spiritual dan budaya, yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil secara menyeluruh. Meskipun telah diakomodasi dalam kebijakan nasional, implementasi di tingkat daerah masih belum optimal. Kabupaten Karanganyar, sebagai wilayah dengan cakupan layanan maternal yang cukup baik, menjadi fokus kajian dalam penelitian ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebijakan daerah terkait pemanfaatan asuhan kebidanan holistik, menelaah implementasinya di lapangan, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendekatan ini di Kabupaten Karanganyar. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi analisis kebijakan. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam dengan informan kunci, dan observasi partisipatif di beberapa fasilitas kesehatan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan pendekatan tematik. Hasil: Penelitian menemukan bahwa belum ada regulasi lokal yang secara eksplisit mengatur penerapan asuhan kebidanan holistik. Implementasi di lapangan masih bersifat parsial, tergantung inisiatif individu bidan. Faktor pendukung antara lain motivasi tenaga kesehatan dan dukungan keluarga, sedangkan hambatan utama mencakup minimnya pelatihan teknis, beban kerja tinggi, serta belum adanya sistem evaluasi berbasis mutu pelayanan holistik. Kesimpulan: Diperlukan penyusunan regulasi teknis di tingkat kabupaten, pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan, dan integrasi nilai budaya lokal ke dalam pelayanan. Kebijakan yang adaptif dan berbasis komunitas berpotensi meningkatkan kualitas layanan kebidanan dan kesejahteraan ibu hamil secara menyeluruh. Kata kunci: asuhan kebidanan holistik, kebijakan kesehatan daerah, ibu hamil, pelayanan maternal, Karanganyar