Claim Missing Document
Check
Articles

Jejak Transformasi Budaya: Evolusi Komunikasi Manusia dari Era Lisan hingga Algoritma Digital Permana, Rangga Saptya Mohamad; Sumarlina, Elis Suryani Nani; Darsa, Undang Ahmad; Rasyad, Abdul
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i1.32459

Abstract

Since the beginning of civilization, communication has progressed from simple gestures and body language to intricate digital systems. Communication is not merely a means of transmitting information; it is also an essential social process in the production of meaning, cultural identity, and societal evolution. This research seeks to examine the evolution of communication as a driving force in the formation, preservation, and transformation of culture over time. Using a descriptive qualitative method and an in-depth literature review approach, this study integrates perspectives from history, anthropology, sociology, and digital media studies, enriched with archaeological data and analysis of two contemporary regulatory case studies: GDPR in the European Union and misinformation handling in the United States. The findings show that every breakthrough in communication—writing, printing, and digitalization—causes structural changes in society, such as the emergence of imagined communities, the differentiation of intellectual classes, and the formation of a surveillance capitalism culture. In the digital era, this shift accelerates cultural norm changes and fosters the emergence of new symbols in cross-cultural communication, while also posing severe issues such as social fragmentation, access inequality, and a digital ethics crisis. This study underlines the importance of a balanced regulatory strategy, collective ethical awareness, and cross-disciplinary cooperation in managing the effects of communication evolution.
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN STUNTING DALAM MANUSKRIP SUNDA KUNO ABAD XVI M. Nani Sumarlina, Elis Suryani; Mohamad Permana, Rangga Saptya; Darsa, Undang Ahmad
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Oktober, 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v7i3.381

Abstract

Manuskrip yang lebih dikenal dengan istilah naskah, di era Generasi Z saat ini masih eksis dan sangat dibutuhkan. Itu sebabnya, manuskrip perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Banyak teks naskah Sunda Kuno Abad XVI Masehi tersebut yang belum terungkap isinya, terutama yang terkait dengan antistunting. Hal ini dimaklumi, karena para pegiat naskah Sunda kuno terkendala dengan penguasaan aksara, bahasa, dan kandungan isinya. Padahal berdasarkan informasi dari katalog, museum, perpustakaan, pasulukan, maupun tempat penyimpanan naskah lainnya, ada puluhan manuskrip Sunda kuno yang ditengarai mengungkap seluk beluk cara pencegahan, perawatan, dan pemeliharaan janin sejak dalam kandungan Ibu hamil hingga remaja, dengan memanfaatkan tanaman obat tradisional, yang mampu mencegah gagal tumbuh kembangnya bayi. (stunting). Jika isi hasil penelitian dan pengkajian antistunting tersebut tidak segera disosialisasikan dan diinformasikan, maka akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan para Gen Z ke depannya. Manuskrip Antistuting mengungkap beragam jenis, fungsi, dosis, cara pengolahan, dan tindak pengobatan. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, melalui metode penelitian deskriptif analisis komparatif. Adapun metode kajiannya melibatkan metode kajian filologis, baik secara kodikologis maupun tekstologis, hermeneutik, sosiologi, leksikografis, serta kajian budaya secara umum. Tulisan ini diharapkan mampu mengungkap upaya pencegahan dan penanggulangan stunting berbasis manuskrip Sunda Kuno yang terungkap dalam tanaman obat tradisional. Hasil tulisan ini diharapkan mampu menjadi referensi literasi yang bermanfaat bagi ilmu lain secara multidisiplin.
KISAH-KISAH HISTORIS YANG BERNUANSA KONFLIK DAN HARMONIS DI NUSANTARA DALAM PERSPEKTIF FILOLOGIS Darsa, Undang Ahmad; Nani Sumarlina, Elis Suryani; Mohamad Permana, Rangga Saptya
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2026
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v8i1.412

Abstract

Artikel ini membahas tentang kisah-kisah historis di Nusantara, baik yang konflik maupun yang bernuansa harmonis. Adapun sumber-sumber data kajiannya berupa tradisi tulis, khususnya khazanah naskah kuno Nusantara. Kisah yang tertuang dalam teks naskah-naskah Kuno Nusantara ini pada dasarnya merupakan sebuah karya sastra bersifat sejarah daerah-daerah yang berpusat pada kisah para tokoh penting sebagai para petinggi atau raja-raja di wilayah Nusantara. Karya tersebut dapat dipandang sebagai refleksi masyarakat dan kebudayaan. Dengan demikian, pengamatan, pendeskripsian, dan analisis terhadap kisah para tokoh historis tersebut tak lain dari pembicaraan tentang gambaran pasang surutnya hubungan antarkerajaan di Nusantara, baik dilihat dari dalam teks naskah-naskah sumber data itu sendiri maupun dari luarnya. Pendekatan yang dilakukan terhadap hubungan naskah sumber data tadi dengan alam sekitar, pada dasarnya berupaya mengungkap naskah ini sebagai dokumen sosial, sebagai potret kenyataan sosial, mengingat ada semacam potret sosial yang bisa ditarik dari tradisi naskah-naskah Kuno Nusantara.