Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Moringa Leaf Powder as Environmentally Friendly Repellent Agent for Controlling the Warehouse Insect Pest for Black Soybean Grain Roosma Ria, Elly; Hidayat, Enceng; Muliani, Yenny; Komariah, Ai; Abdullah, Rohana; Masnenah, Endeh; Kantikowati, Endang
Jurnal Agrosci Vol 1 No 5 (2024): Vol 1 No 5 Mei 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/agrosci.v1i5.270

Abstract

Black soybean grain (Glycine max L. Merril.) storage is susceptible to insect pests such as Callosobruchus analis (F.), which feeds on soybeans. Steroids/triterpenoids, phenolics, alkaloids, tannins, and terpenoids found in moringa leaf powder can be employed as insect repellents in black soybean grain warehouses. The purpose of this study was to ascertain how applying plant-based insecticides made from powdered moringa leaf will affect the amount of C. analis (F.) that died, the severity of the damage, and the weight loss of black soybean seeds of the Detam 4 Prida varieties. The study took place from August to October 2019 at an elevation of 878 meters above sea level in the Biology Laboratorium of the Agriculture Faculty, University of Winaya Mukti. An experimental design including five treatments and five replications was employed as the research methodology. A was not given any moringa leaf powder; B, C, D, and E each received 0.25, 0.75, and 1 grams of moringa leaf powder, fine powder, and so on. 10 pairs of C. analis (F) per jar were used in each treatment, which involved 100 g of black soybean grain. In the storage of black soybean grain, the percentage of seed damage, weight loss, the number of eggs, larvae, pupae, and images, and mortality of C. analis (F) were all impacted by 0.75 g of moringa leaf powder, according to the findings. According to this research, C. analysis, a warehouse insect pest, is effectively repelled by powdered moringa leaf (F.).
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Varietas Granola Endeh Masnenah; Iis Aisyah; Teguh Riswandi
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 1 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Februari 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i1.176

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman sayuran penghasil umbi dari famili Solanacea. Pengembangan agribisnis kentang sangat strategis, karena dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani serta menunjang program penganekaragaman (diversifikasi) pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Namun produktivitas kentang di Indonesia masih rendah karena belum bisa memenuhi kebutuhan penduduknya. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas kentang yaitu dengan pemupukan. Pupuk kandang ayam mengandung unsur hara lengkap yang dibutuhkan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Percobaan ini dilakasanakan di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan November 2023, percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan 5 perlakuan. Masing-masing diulang sebanyak 5 ulangan sehingga didapat 25 satuan percobaan. A= 0 t ha-1 , B = 10 t ha-1, C = 20 t ha-1, D = 30 t ha-1, dan E = 40 t ha-1. Data pengamatan dianalisis menggunakan uji F dan jika terdapat pengaruh dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf ?%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kendang ayam memberikan pengaruh terhadap hasil panen tanaman kentang pada jumlah ubi per tanaaman, bobot umbi per tanaman, bobot umbi per petak. Dan tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kentang pada tinggi tanaman dan jumlah daun. Untuk meningkatkan hasil tanaman kentang G2 (Solanum tuberrosum L.) Varietas Granola disarankan untuk menggunakan pupuk kandang ayam dengan dosis 30 t ha-1.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Benih Teh (Camellia Sinensis L O.Kuntze) Klon Gambung 7 Masnenah, Endeh; Amir; Roosma Ria, Elly; Ulfah, Indriana
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v2i4.246

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi pupuk organik cair Nasa terhadap pertumbuhan benih teh (Camellia sinensis, L. O.Kuntze) klon gambung 7. untuk memperoleh konsentrasi pupuk organik cair Nasa yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan benih teh (Camellia sinensis, L. O.Kuntze) klon gambung 7. Percobaan ini dilaksanakan di satuan pelayanan Kebun Dinas Citiis. Balai Pengembangan dan Produksi Benih Perkebunan (BPPBP) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur. pada ketinggian 980 meter di atas permukaan laut. Pada bulan desember 2021 sampai dengan bulan pebruari 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola sederhana. Konsentrasi POC NASA yang digunakan tediri atas 6 perlakuan dengan 4 kali ulangan yaitu p0 = Kontrol 0 ml L-1, P1 = 1,5 ml L-1 , P2 = 3 ml L-1, P3 = 4,5 ml L-1, P4 = 6 ml L-1 , P5 = 7,5 ml L-1. Pemberian berbagai konsentrasi POC Nasa memberikan pengaruh yang sama dengan kontrol terhadap semua parameter pengamatan yaitu pertambahan tinggi, pertambahan jumlah daun, pertambahan diameter batang, luas daun, bobot segar dan bobot kering pada umur 2 MSP, 4 MSP, 6 MSP dan 8 MSP.
Agronomic Characteristics and Kinship Of 10 High Yielding Inbred Rice Varieties (Oryza Sativa L.) In West Java Amalia, Lia; Mustofa, Sofyan; Komariah, Ai; Sondari, Nunung; Noertjahyani, Noertjahyani; Masnenah, Endeh; Turmuktini, Tien; Budiasih, R.
Jurnal Agrosci Vol 2 No 6 (2025): Vol 2 No 6 July 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/agrosci.v2i6.814

Abstract

Background. The success of rice production is influenced by many factors, one of which is the selection of varieties. Varieties, as a supporting factor in increasing agricultural productivity, will be able to show values according to potential yields with optimal farming management. Aims. This study aims to examine the differences in agronomic characteristics and kinship of 10 high-yielding inbred rice varieties (Oryza sativa L.) in West Java. The experiment was conducted at the Variety Display Land, Pamekaran Village, Soreang District, Bandung Regency. The experiment was conducted from April to August 2024. The experimental location was situated at an altitude of 700 m above sea level. Methods. The agronomic characteristic experiment method used a qualitative descriptive approach. In the experimental approach, a Randomized Block Design (RBD) was employed with 10 inbred rice phenotype treatments, repeated three times. The materials used in this experiment were 10 high-yielding inbred rice varieties. Result. Based on the study's results, similarities were observed in morphological characters among several inbred rice varieties, including those in Group I, Inpari 32 HDB, and Situ Bagendit, with a similarity level of 100%. In Group II, the Mekongga, Inpari 42, Inpari 33, and Inpari 30 varieties, and in Group III, the Ciherang and Padjadjaran Cakrabuana Agritan varieties, achieved a coefficient value of 78%. Conclusion. The similarity is 0.10 or 100% with a similarity coefficient level of 100% seen from the morphological character data based on the Rice UVOP Table
Optimalisasi Penggunaan Pupuk Majemuk Sintesis NPK 15-15-15 dengan Pupuk Hayati Trichoderma sp. untuk Tanaman Bawang Merah (Allium ascolanicum) Fatchullah, Deden; Masnenah, Endeh; Rahman, Ramdani Abdul
Jurnal Biodjati Vol 3 No 2 (2018): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v3i2.3008

Abstract

Pupuk NPK mempunyai peranan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta hasil umbi bawang merah. Salah satu cara memperbaiki hasil dan kualitas umbi bawang merah, yaitu dengan aplikasi pupuk NPK 15-15-15 dan pupuk hayati Trichoderma. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan kombinasi aplikasi pupuk NPK 15-15-15 dan pupuk hayati Trichoderma sp yang sesuai untuk meningkatkan hasil dan kualitas umbi bawang merah. Penelitian dilakukan di bawah naungan plastik Balai Penelitian Tanaman sayuran, Lembang (1.250 m dpl) dari Juli – Oktober 2012. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial 3x3 dengan 3 ulangan. Faktor I adalah dosis pupuk NPK 15-15-15 yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 kg/ha, 250 kg/ha dan 500 kg/ha. Faktor II adalah pupuk hayati yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Trichoderma, Trichoderma + Aspergillus dan Trichoderma+ Penicillum, masing-masing dengan dosis 1010. Parameter yang diamati meliputi; tinggi tanaman, luas daun, dan bobot kering tanaman 40 hst, analisis tanaman pada 40 hst (kandungan unsur hara N, P, dan K tanaman), hasil umbi benih saat panen (jumlah umbi anakan, bobot individu umbi, bobot umbi per tanaman dan bobot umbi total), kandungan bahan kering umbi saat dipanen, analisis bobot akar (segar) bobot akar kering setelah umbi dipanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk NPK 15-15-15 dosis 250 kg/ha yang dikombinasikan dengan pupuk hayati Trichoderma + Aspergillus meningkatkan persentase akar bawang merah dengan bobot kering akar bawang merah tertinggi  didapat pada perlakuan aplikasi NPK 15-15-15 dosis 250 kg/ha + pupuk hayati Trichoderma yakni 13,67. Hasil umbi bawang merah nyata meningkat dengan aplikasi pupuk hayati Trichoderma, yaitu bobot individu umbi (8,58 g), bobot umbi per rumpun tanaman (40,97 g/tanaman) dan bobot total umbi (10,24 t/ha)..