Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Teknologi Pompanisasi Kebun Holtikultura Area Perbukitan Berbasis Tenaga Surya di Desa Gunung Silanu Kabupaten Jeneponto darmawan, fitrah; Arnanto, Ganggang Canggi; Sokku, Saharuddin; Soiswaty Purnama, Dwi; Haripuddin, Haripuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v2i2.5159

Abstract

Desa Gunung Silanu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan luas wilayah mencapai 12,50 km². Desa ini memiliki iklim yang serupa dengan desa-desa lain di Kabupaten Jeneponto, yaitu iklim tropis yang ditandai dengan curah hujan yang sangat rendah. Mayoritas petani di Desa Gunung Silanu lebih memilih untuk membudidayakan tanaman hortikultura dibandingkan dengan tanaman padi, hal ini disebabkan oleh kebutuhan air yang tinggi pada tanaman padi. Sebagian petani menanam berbagai jenis sayuran hortikultura, seperti sawi, bayam, terong, kubis, labu, dan kangkung, yang hanya ditanam pada musim hujan, mengingat tanaman sayuran tersebut memerlukan lebih banyak air dibandingkan dengan tanaman hortikultura lainnya, seperti cabai, tomat, dan bawang. Meskipun demikian, pada musim kemarau, para petani tetap melanjutkan penanaman sayuran hortikultura dengan memanfaatkan air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Puncara, menggunakan pompa air berbahan bakar diesel untuk mendukung kebutuhan irigasi mereka. Melihat kondisi ini, maka kami bermaksud untuk memberikan pelatihan tentang teknologi pompanisasi lahan Perkebunan holtikultura menggunakan pompa yang digerakkan oleh motor listrik dengan sumber daya yang dapat diambil dari tenaga surya. Pelatihan ini telah memberikan wawasan baru kepada para petani terkait teknologi pompanisasi yang ramah lingkungan dan menggunakan energi baru terbarukan berdasarkan respon yang diberikan oleh petani.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI ARUS PUTUS PADA JARINGAN LISTRIK DOMESTIK Nofan Toding; Saharuddin Saharuddin; Supriadi Supriadi
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 10, No 1 (2025): April
Publisher : Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) membangun sebuah alat pendeteksi arus putus yang dapat digunakan dalam instalasi tegangan domestik rumah tangga dengan pendekatan non-kontak. Arus putus adalah masalah umum dalam instalasi listrik rumah tangga yang dapat menyebabkan kebakaran dan bahaya lainnya. Metode non-kontak dipilih untuk menghindari resiko bahaya bagi pengguna saat melakukan pengukuran. (2) Mempercepat dan mempermudah proses pencarian titik gangguan arus putus. (3) Memanfaatkan teknologi mikrokontroller yang dengan mudah membantu proses pembuatan alat pendeteksi arus putus pada Jaringan Domestik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Langkah kerja alat pendeteksi arus putus dengan menekan pushbutton sebagai saklar power untuk mengalirkan tegangan listrik dari baterai ke mikrokontroller dan LED berwarna kuning dengan posisi standby. Untuk membuat perangkat input bekerja perlu menekan pushbutton. Setelah itu dekatkan alat pendeteksi dengan kabel yang di uji coba. Ketika kabel yang diuji memiliki arus listrik maka buzzer mengeluarkan suara dan LED berwarna hijau menyala. Tetapi apabila kabel yang diuji coba tidak memiliki tegangan maka buzzer tidak mengeluarkan suara dan LED warna hijau tidak menyala. Penelitian yang dilakukan pada 10 lokasi di Kota Makassar yang berbeda-beda dengan percobaan yang dilakukan sebanyak 100 kali. Pengumpulan data dari hasil pengujian tegangan, pengamatan observasi, pengujian Laboratorium dan usability. Hasil pengujian usability dari responden menghasilkan persentase 87,3% dengan kategori (Sangat Layak). Berdasarkan kedua pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa alat tersebut dapat digunakan dengan baik dan efektif dengan tetap mengevaluasi tingkat kelayakan alat ini. Alat ini tidak dapat mendeteksi arus listrik pada instalasi dalam tembok.