Muhammad Ismail Sriyanto, Muhammad Ismail
Sebelas Maret University

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Nilai Karakter Pada Motif Batik Sejarah Khas Ngawi sebagai Muatan Pendidikan Seni Rupa di Sekolah Dasar Handayani, Siska; Sukarno, Sukarno; Sriyanto, Muhammad Ismail
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.774

Abstract

Munculnya permasalahan terkait kurangnya moral di masyarakat yang disebabkan oleh gagalnya penanaman nilai karakter pada anak usia sekolah menimbulkan kekhawatiran. Pendidikan karakter menjadi penting untuk menjawab soalan tersebut salah satunya melalui penanaman di lingkungan sekolah. Pendidikan karakter diintegrasikan dan dikembangkan dalam setiap muatan pelajaran yang ada sesuai dengan perencanaan dari Kemendikbud, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Salah satunya melalui mata pelajaran Seni Rupa (SBdP) yang termuat pada Kompetensi Dasar di kelas V yaitu (KD) 3.4 memahami karya seni rupa daerah (batik). Penelitian dilaksanakan dengan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan hermeneutika atau pemaknaan untuk menganalisis nilai karakter yang terkandung pada motif batik. Penelitian dilakukan di tiga rumah produksi batik di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menemukan adanya nilai karakter pada setiap motif batik khas Ngawi yang sesuai dengan 18 nilai karakter menurut UU Sisdiknas Tahun 2003 Pasal 3. Kesimpulan tersebut dapat dilihat melalui pemaknaan motif batik secara visual terkait gambar dan warna.
Nilai Karakter Pada Motif Batik Sejarah Khas Ngawi sebagai Muatan Pendidikan Seni Rupa di Sekolah Dasar Handayani, Siska; Sukarno, Sukarno; Sriyanto, Muhammad Ismail
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.774

Abstract

Munculnya permasalahan terkait kurangnya moral di masyarakat yang disebabkan oleh gagalnya penanaman nilai karakter pada anak usia sekolah menimbulkan kekhawatiran. Pendidikan karakter menjadi penting untuk menjawab soalan tersebut salah satunya melalui penanaman di lingkungan sekolah. Pendidikan karakter diintegrasikan dan dikembangkan dalam setiap muatan pelajaran yang ada sesuai dengan perencanaan dari Kemendikbud, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Salah satunya melalui mata pelajaran Seni Rupa (SBdP) yang termuat pada Kompetensi Dasar di kelas V yaitu (KD) 3.4 memahami karya seni rupa daerah (batik). Penelitian dilaksanakan dengan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan hermeneutika atau pemaknaan untuk menganalisis nilai karakter yang terkandung pada motif batik. Penelitian dilakukan di tiga rumah produksi batik di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menemukan adanya nilai karakter pada setiap motif batik khas Ngawi yang sesuai dengan 18 nilai karakter menurut UU Sisdiknas Tahun 2003 Pasal 3. Kesimpulan tersebut dapat dilihat melalui pemaknaan motif batik secara visual terkait gambar dan warna.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KREATIF BERMUATAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI PADA GURU-GURU SEKOLAH DASAR MELALUI HYBRID LEARNING Winarni, Retno; Slamet, St Y; Poerwanti, Jenny IS; Sriyanto, Muhammad Ismail; Yulisetiani, Septi; Syawaludin, Ahmad
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.921 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.37151

Abstract

This service activity aims to improve creative writing skills with character education for elementary school teachers through face-to-face and virtual training. The participatory method was used in this training to stimulate teachers to be active in practicing poetry writing both in theory and practice. Face-to-face meetings were held twice for theoretical training, while virtual meetings were held for practical training in writing poetry and presenting it. Based on the results of scoring the ability to write poetry in the posttest session, the classical ability in writing poetry was 84.90%, where at the pretest stage it was 70.79%. The results show that poetry writing training containing character education through a mixed face-to-face and virtual method (Hybrid Learning) is able to improve the ability of elementary school teachers in writing creative poetry types. The improvement in the poetry writing skills of the participants was seen in all aspects of writing poetry, including themes and meanings, the power of imagination, accuracy of diction, and the message.