Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Perkalian Bilangan Dasar dengan Metode Jarimatika pada Siswa Kelas III MI Muhammadiyah Kota Madiun Dewi, Lenny Puspita; Pradana, Yan Aditya; Andyani, Rhavida Anniza; Aji, Angelia Sukma Ningrum Afrida Yono Putri; Ishartono, Naufal; Machromah, Isnaeni Umi; Widyastuti, Erma
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 3, No. 2, Oktober 2023
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v3i2.148

Abstract

Hal paling dasar dalam penguasaan materi matematika adalah tentang pengoperasian aritmetika. Salah satu pokok bahasan matematika yang harus dikuasai tetapi masih banyak siswa yang merasa kesulitan adalah perkalian bilangan. Kebanyakan siswa kelas III MI Muhammadiyah Kota Madiun, mengalami kesulitan pengoperasian hitung perkalian. Hal ini disebabkan metode pembelajaran perkalian menggunakan sistem hafalan. Bagi sebagian siswa yang lemah dalam hafalan mengalami kesulitan yang menyebabkan siswa kurang optimal dalam mempelajari materi pelajaran termasuk materi perkalian. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan jarimatika bagi siswa kelas III MI Muhammadiyah Kota Madiun agar siswa terampil dalam mengoperasikan perkalian dasar 1 hingga 9. Dalam pelaksanaannya, pengabdian ini menggunakan metode persiapan yaitu observasi dan penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan jarimatika, dan tahap akhir yaitu evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah siswa memiliki pengetahuan tentang metode jarimatika sehingga siswa dapat menjawab soal perkalian dengan cepat dan tepat. Kesimpulan dalam pengabdian ini adalah siswa sangat antusias mengikuti pelatihan jarimatika.
Mathematical Literacy In Solving Hots-Based Problems On Spldv Material In Terms of Cognitive Style Lively, Wanodya Kirana Intan; Machromah, Isnaeni Umi
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 3 (2024): Mathline: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v9i3.661

Abstract

The concept of mathematical aptitude pertains to an individual's capacity to articulate, elucidate, and employ mathematical principles in everyday scenarios. This investigation stemmed from concerns surrounding substandard levels of mathematical literacy, potentially stemming from students' inability to meet established benchmarks. The primary objective of this inquiry was to evaluate students' mathematical acumen in tackling HOTS-based challenges linked to SPLDV materials, while considering their cognitive inclinations. Employing a qualitative framework with a descriptive approach, the study centered on four eighth-grade students from SMP Negeri 3 Colomadu, comprising two individuals exhibiting a field-dependent cognitive style and two with a field-independent cognitive orientation. Data on the participants' mathematical proficiencies were gathered through a combination of assessment tools and interviews, complemented by a cognitive style questionnaire. The validity of the data was fortified through triangulation methodologies. Analysis ensued through three distinct phases: data reduction, presentation, and synthesis. The results showed that students with Field Dependent cognitive style type only fulfill one indicator of mathematical literacy, namely communication. While students with cognitive style type Field Independent able to meet all indicators of mathematical literacy well include communication, mathematization, representation, reasoning and argumentation, designing strategies to solve problems, as well as the use of operations, symbols, formal, and technical.
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS pada Materi Pola Bilangan Wulandari, Tri; Machromah, Isnaeni Umi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2014

Abstract

Dalam matematika, penalaran diperlukan untuk menentukan menentukan benar salahnya dalam sebuah argumen matematika. Masalah dengan jenis HOTS membutuhkan banyak pemikiran dan melibatkan proses penalaran. Tujuan dari studi ini yaitu guna mengetahui kemampuan penalaran matematika belajar untuk menjawab soal HOTS pada materi pola bilangan. Jenis studi ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek studi ini adalah dua siswa kelas 8 SMP dengan kemampuan awal tinggi. Studi ini memakai instrumen berupa tes kemampuan penalaran matematika dan pedoman wawancara. Soal tes berbentuk uraian yang terdiri atas 3 soal dimana masing-masing soal mewakili 3 indikator soal HOTS. Hasil studi menjelaskan bahwasanya siswa dengan kemampuan awal yang tinggi memenuhi beberapa indikator penalaran matematika yaitu memanipulasi matematika, dapat memberi bukti dan alasan terhadap beberapa solusi, dan membuat konklusi dari pernyataan.
Peningkatan Aktivitas Pembelajaran Geometri melaluli Modul Berbasis Teori Van Hiele Fatmasari, Lina Wahyu Sri; Sari, Christina Kartika; Machromah, Isnaeni Umi
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2020: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.259 KB)

Abstract

Modul Geometri berbasis Teori Van Hiele merupakan modul inovatif yang dikembangkan berdasarkan Teori Van Hiele dengan memusatkan pada aktivitas pembelajaran Geometri siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan keefektifan modul Geometri berbasis Teori Van Hiele dalam pembelajaran lingkaran. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitain Reseach and Development yang menekankan pada uji keefektifan penggunaan modul dalam pembelajaran Geometri SMP. Sampel penelitian ini adalah 2 kelompok siswa kelas 7 di salah satu SMP Muhammadiyah Surakarta. Data penelitian diperoleh dari observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar siswa. Data tes hasil belajar diolah menggunakan uji Mann-Whitney Test. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa (1) siswa memiliki aktivitas pembelajaran yang bermakna melalui tahapan Van Hiele, yaitu informasi, orientasi terbimbing, penjelasan, orientasi bebas, dan integrase; (2) modul Geometri berbasis teori Van Hiele efektif digunakaan dalam pembelajaran Geometri SMP dengan kriteria adanya perbedaan signifikan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan modul Geometri berbasis teori Van Hiee dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran yang biasa dilaksanakan di kelas, dan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan modul ini lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran yang biasa dilakukan.
Kesalahan Menyelesaikan Soal HOTS berdasarkan Langkah Krulik-Rudnick Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Pambudiningsih, Yetty; Machromah, Isnaeni Umi
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2020: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.085 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan mengidentifikasi serta menganalisis kesalahan menyelesaikan soal tipe Higher Order Thingking Skill (HOTS) materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan langkah Krulik dan Rudnick ditinjau dari kemampuan awal matematika siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu satu siswa berkemampuan awal matematika tinggi serta satu siswa berkemampuan awal matematika rendah kelas VIII – C SMP Al Irsyad Surakarta. Teknik pengumpulan data berupa tes, dokumentasi serta wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penulisan data, dan pengecekan. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukan Siswa berkemampuan awal matematika rendah melakukan kesalahan membaca dan berfikir, menggali informasi dan merencanakan, menyusun rencana, menemukan jawaban, kilas balik dan perpanjangan dan Siswa berkemampuan awal metamatika tinggi melakukan kesalahan kilas balik dan perpanjangan. Kesalahan paling sering dilakukan subjek yaitu kesalahan kilas balik dan perpanjangan. Faktor penyebab meliputi : Siswa tidak membaca soal dengan baik, kurangnya rasa percaya diri, tidak mengetahui maksud soal, tidak memahami materi yang diberikan, tidak membuat model matematika, tidak merencanakan penyelesaian, melakukan kesalahan perhitungan, tidak menuliskan jawaban secara lengkap, tidak menulis kesimpulan, dan tidak mengatur waktu dalam mengerjakan soal.
Enhancing Students’ Critical Thinking by Integrating Contextual Problems Worksheets on Problem Based Learning Sari, Christina Kartika; Dwiyani, Endang; Machromah, Isnaeni Umi; Toyib, Muhamad; Sari, Dwi Nur Vita
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.43392

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama yang dibutuhkan dalam berkarir di era digital. Meskipun berpikir kritis telah dipelajari, pemikiran kritis siswa belum begitu ditekankan dalam matematika sekolah. Namun, penting untuk memberikan kehidupan siswa di masyarakat di masa depan, terutama ketika mereka menghadapi situasi yang tidak dikenal. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung penalaran matematis siswa pada materi barisan dan deret dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Langkah-langkah pembelajaran mengintegrasikan masalah kontekstual pada lembar kerja di setiap episode. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes tertulis untuk menggali kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data paket pembelajaran dilakukan secara kualitatif, sedangkan kemampuan berpikir kritis siswa diolah dengan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menyajikan deskripsi episode pembelajaran yang difokuskan untuk mengatasi pemikiran kritis siswa tentang masalah barisan dan deret. Analisis data menekankan pada lembar kerja masalah kontekstual pada pembelajaran berbasis masalah. Selain itu, kemampuan berpikir kritis siswa dijelaskan dengan metode kualitatif. Berpikir kritis siswa ditingkatkan dengan mendapatkan pembelajaran berbasis masalah dengan LKS kontekstual, meskipun keterampilan pada indikator penilaian dan inferensi belum optimal.
Students' mathematical reflective thinking ability on statistics material with STEAM approach Machromah, Isnaeni Umi; Musthofa, Wafa Sandwi
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2023): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v14i1.16778

Abstract

Background: The STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach in education has been gaining traction for its holistic and integrated framework that fosters critical and reflective thinking. Previous studies have shown its effectiveness in various aspects of mathematical competencies, yet there is limited research concerning its impact on students' reflective thinking skills in statistical material.Aim: This study aims to analyze students' mathematical reflective thinking skills in statistical material, using the STEAM approach.Method: Utilizing a qualitative research design, this study engaged six twelfth-grade students from MAN 1 Karanganyar as its subjects. Data were gathered through a combination of essay-based tests focused on data interpretation tasks and comprehensive interviews. The analysis was performed through observation, interviews, testing, and data triangulation, followed by thematic data reduction.Result: The findings disclose that students exhibited varying degrees of mastery over reflective thinking in the context of tackling statistical problems. While they demonstrated competence in technical and mathematical aspects under the STEAM approach, their proficiencies were less apparent in scientific, artistic, and technological dimensions.Conclusion: The study concludes that although the STEAM approach facilitates technical and mathematical skill enhancement, it may not fully equip students with comprehensive reflective thinking skills, particularly in statistical contexts. Therefore, there is a need for a more targeted pedagogical approach to bridge these gaps and cultivate well-rounded, reflective thinkers.
Mathematical connection ability in solving hots questions on systems of linear equations in two variables material Afriani, Diana; Machromah, Isnaeni Umi
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/djm.v8i1.25923

Abstract

In the world of mathematics education, mathematical connection skills played an important role, especially in dealing with Higher Order Thinking Skills (HOTS) type questions, where students were required to understand and solve problems well. However, in reality, many students faced difficulty in solving these problems. This research aimed to analyze junior high school students' mathematical connection abilities in solving HOTS questions on systems of linear equations in two variables material. The study used a descriptive method to understand the phenomenon being investigated. Data collection techniques included tests, which assessed specific aspects of student abilities, and interviews, which enabled the researchers to observe and analyze students' behavior in their natural context. The results indicated that students with high mathematical ability demonstrated connections that met all three indicators of mathematical connection, students with moderate mathematical ability fulfilled two indicators well, and students with low mathematical ability fulfilled only one indicator of mathematical connection adequately.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Model Mind Mapping dan Make A Match terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Efendi, Muhamad Taufiq; Machromah, Isnaeni Umi
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 8 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/yeywnz45

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the mind mapping learning model in mathematics learning and to measure the critical thinking skills of eighth-grade students at SMP Negeri 1 Gondang. This study employed quantitative research. The research method used was a quasi-experimental method. The data sources were 64 students in grades VIII B and VIII C. The results of the data analysis indicate that the mind mapping learning model has an effect on students' critical thinking skills, as indicated by an n-gain score of 83%, which is considered high. Meanwhile, the n-gain score for the make-a-match class was 73%, which can be considered high. Conclusion: There are differences between the mind mapping and make-a-match models, with the mind mapping model having a better effect than the make-a-match model.   Keywords: Mind mapping, Make a match, n-gain score
Perpustakaan Dinding sebagai Program Gerakan Literasi Sekolah untuk Meningkatan Kemampuan Membaca Siswa MI Muhammadiyah Kuncen Cawas, Klaten Machromah, Isnaeni Umi; Mahendra, Alif; Dianingsih, Fera Rian; Indriani, Nita; Agustina, Diah Rosa; Fatimah, Siti; Arifah, Nur Zahro Madya; Khusna, Maria Al; Novianto, Dhanny; Nugroho, Ferry Cahyo; Zainuddin, Almuntaqo
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.10796

Abstract

Gerakan literasi sekolah melalui program perpustakaan dinding dan budaya membaca merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan minat baca siswa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan membaca siswa kelas 1 hingga kelas 3 dari program perpustakaan dinding. Program ini dilaksanakan di MI Muhammadiyah Kuncen Cawas.  Pelaksanaan program dilakukan dengan pengadaan perpustakaan dinding dan kegiatan budaya membaca setiap hari. Untuk melihat hasil pelaksanaan program, dilakukan wawancara dan observasi. Dari hasil yang telah diperoleh terjadi peningkatan kemampuan membaca setelah adanya program perpustakaan dinding dan program kegiatan membaca  secara signifikan, yaitu terjadi dikelas 2 A, yang awalnya 31% menjadi 68% .