Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF TAXPAYER AWARENESS, TAX OFFICER SERVICES AND TAX SANCTIONS ON TAXPAYER COMPLIANCE IN TAXPAYER SERVICE OFFICES PRATAMA JEMBER Fendi Chandra Setiawan; Karim Budiono; Wiwik Fitria Ningsih
ABM: International Journal of Administration, Business and Management Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/abm.v3i1.539

Abstract

This study aims to determine the effect of taxpayer awareness, tax officer services and tax sanctions on tax compliance of free workers in the Jember Pratama tax service office. The data used in this study are primary data collected by survey method using questionnaire media. The data processing method uses multiple regression analysis methods with the help of the SPSS 18 analysis program. The results of hypothesis testing show that taxpayer awareness, tax officer services and tax sanctions have a positive and significant effect on individual taxpayer compliance with independent workers. Keywords: Taxpayers, Taxpayer Compliance, Taxpayer Awareness, Tax Officer Services, Tax Sanctions, Self-employment, Individual Taxpayers
A COMPARATIVE ANALYSIS OF THE DEGREE OF FINANCIAL LEVERAGE BETWEEN PT UNILEVER INDONESIA AND PT WINGS GROUP Wiwik Fitria Ningsih; Hamzah Fansuri Yusuf; Setyawardahna Nugraha
RISTANSI: Riset Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): RISTANSI: Riset Akuntansi, Volume 7,Issue 1, May 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/ristansi.v7i1.2848

Abstract

This study aims to analyze the comparison of the Degree of Financial Leverage (DFL) between PT Unilever Indonesia Tbk and PT Wings Group. DFL is important to measure because it reflects the extent of change in earnings per share resulting from changes in earnings before interest and taxes, thus serving as a key indicator of a company's financial risk. These two companies are compared because both are major players in the consumer goods industry in Indonesia with significant market shares, yet they have different ownership structures and operational strategies, making it interesting to examine their risk differences. This research is a quantitative comparative study using the financial statement data of both companies for the period 2020-2024. Sampling was conducted using a purposive sampling method, with the research samples being PT Unilever Indonesia Tbk and PT Wings Group. Data were collected through financial statement documentation techniques and analyzed using an Independent Sample t-Test. The descriptive results show that PT Wings Group has a higher and more fluctuating average DFL compared to PT Unilever Indonesia, whose DFL is more stable. However, the results of the Independent Sample t-Test indicate that there is no statistically significant difference in DFL between the two companies. The financial risk inherent in the capital structure of both companies is statistically within a balanced range within the same industry.
Peran Good Governance dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Dana BOS di Sekolah Dasar Siti Nur Hafifah; Wiwik Fitria Ningsih; Ratih Rakhmawati
SRODJA (Sroedji Journal Administration) Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/srodja.v3i2.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, transparansi, pengendalian internal, pengawasan, dan partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Curahkalong 03 Kecamatan Bangsalsari Jember. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pengelolaan dana BOS yang efektif sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. Jenis penelitian yang yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi penelitian ini adalah anggota SDN Curahkalong 03 dengan jumlah 50 responden yang terdiri dari Komite sekolah, Kepala sekolah, Bendahara, Guru, dan Wali murid. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan yakni analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas, transparansi, pengendalian internal berpengaruh secara parsial terhadap efektivitas pengelolaan dana BOS. Sedangkan, Pengawasan dan partisipasi masyarakat tidak berpengaruh secara parsial terhadap efektivitas pengelolaan dana BOS. Secara simultan, Akuntabilitas, transparansi, pengendalian internal, pengawasan dan partisipasi masyarakat berpengaruh secara simultan terhadap efektivitas pengelolaan dana BOS. Kata kunci: akuntabilitas, transparansi, pengendalian internal, pengawasan, partisipasi masyarakat, dana BOS
The PENGARUH PERTUMBUHAN LABA, STRUKTUR MODAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP KUALITAS LABA DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2019-2023 : PERTUMBUHAN LABA, STRUKTUR MODAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP KUALITAS LABA DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Adela Lirintan A; Wiwik Fitria Ningsih; M. Rijalus Sholihin
SRODJA (Sroedji Journal Administration) Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/srodja.v3i2.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan laba, struktur modal, dan likuiditas terhadap kualitas laba dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Sektor energi dipilih karena perannya yang strategis dalam perekonomian Indonesia dan tingginya fluktuasi harga komoditas yang dapat memengaruhi kualitas laba perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 8 perusahaan sektor energi yang memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan regresi moderasi (MRA) dengan uji asumsi klasik sebagai prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan laba tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba, struktur modal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba, dan likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh pertumbuhan laba dan struktur modal terhadap kualitas laba, tetapi memoderasi secara signifikan pengaruh likuiditas terhadap kualitas laba. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan struktur modal dan likuiditas yang baik merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas laba, sedangkan ukuran perusahaan hanya relevan ketika dikaitkan dengan kemampuan perusahaan mengelola likuiditas.