Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGGUNAAN APLIKASI PENDETEKSI PLAGIARISME IMAGE SEBAGAI FASILITAS PENDUKUNG OTOMATISASI PERKANTORAN Rizki Maulana Rachman; Ade Sobandi; Asep Wahyudin
Jurnal MANAJERIAL Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v21i1.42652

Abstract

Peranan teknologi pada dunia perkantoran yang dibentuk dalam lingkup otomatisasi perkantoran mempercepat koordinasi dan pengelolaan pekerjaan sehingga mendukung organisasi atau perusahaan dalam mencapai visi dan misinya. Salah satu fungsi adanya otomatisasi perkantoran adalah untuk mendukung pekerjaan kantor khususnya dalam pencegahan plagiarisme pekerjaan baik dalam hal dokumen yang terdiri dari unsur teks dan gambar. Melalui analisis, penggunaan aplikasi pendeteksi plagiarisem berupa image atau gambar memberikan gambaran pentingnya pendeteksi plagarisme, pelanggaran plagiarisme dalam dunia perkantoran, cara kerja dan fungsinya dalam otomatisasi perkantoran. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) Tinjauan ini dimulai dari definisi plagiarisme, aplikasi plagiarisme, tujuan penelitian, metode, hasil dan pembahasan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi pendeteksi plagiarisme image atau gambar sangat penting sebagai fasilitas pendukung otomatisasi perkantoran untuk menjaga mutu dan citra organisasi atau perusahaan  serta pengelolaan pekerjaan yang teratur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Implementasi Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Manajemen Kearsipan (Studi pada Sekolah Dasar Muhammadiyah Priangan Kota Bandung) Raden Fitri Karina Suryadhiningrat; Asep Wahyudin; Ade Sobandi
Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpm.v8i1.47246

Abstract

Perkembangan sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam manajemen kearsipan, akan mempermudah proses pencarian data, dokumen atau arsip yang diperlukan. Rentannya tempat penyimpanan tidak akan melindungi arsip ketika terkena debu ataupun terkena bencana alam. Maka diberikanlah pelatihan kepada para guru dan staf Tata Usaha (TU) khususnya di SD Muhammadiyah Priangan Kota Bandung. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, artinya penulis terjun secara langsung ke lapangan. Untuk mengumpulkan data yang valid dan objektif, penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Solusi yang ditemukan yaitu dengan adanya manajemen kearsipan berbasis TIK dengan digitalisasi arsip dokumen, kemampuan pencarian dan bagian data dapat dengan mudah ditemukan dan diambil untuk digunakan kembali. Pencadangan data juga dapat digunakan sebagai rencana cadangan apabila terjadi kerusakan dari berkas atau dokumen arsip agar dapat dipulihkan kembali.
The K-Means Algorithm for Generating Sets of Items in Educational Assessment Lala Septem Riza; Rendi Adistya Rosdiyana; Alejandro Rosales Pérez; Asep Wahyudin
Indonesian Journal of Science and Technology Vol 6, No 1 (2021): IJOST: VOLUME 6, ISSUE 1, April 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijost.v6i1.31523

Abstract

In a national-scale educational assessment system, such as the National Examination, the need for several sets of questions that have the same level of difficulty is very required to avoid cheating by students. Therefore, the objective, which is to make a set of questions with the same level of difficulty automatically, is done in this research. It used a machine learning approach, namely K-Means. To achieve this goal, several following procedures need to be implemented. Firstly, we need to create banks of questions to be assigned to students. Then, we build training data by determining the value of each question based on Bloom's Taxonomy, item characters/types, and other parameters. Then, with utilizing K-Means, several cluster centers are obtained to represent the uniformity of the questions in the cluster members. By using several heuristics criteria defined previously, several sets or packages of questions that have the same characteristics and difficulty levels are obtained. From the experiments conducted, the analysis with descriptive (i.e., mean, standard deviation, and data visualization) and inference (i.e., ANOVA) statistics of results are presented showing that questions of each sets have the same characteristics to ensure the fairness of examinations. Moreover, by using this system, the contents of the questions in the generated set do not need to be the same, the package of questions can be generated automatically quickly, and the level of the difficulties can be measured and guaranteed.
Integrasi Sistem Data Pemilih Menggunakan Web Service dengan Metode Representational State Transfer (REST) Runi Dwi Hapsari; Asep Wahyudin; Herbert Siregar
JATIKOM: Jurnal Aplikasi dan Teori Ilmu Komputer Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jatikom.v3i1.33210

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi yang saat ini sudah berkembang pesat di berbagai bidang menuntut suatu sistem untuk dapat mengolah dan menyajikan data sehingga menghasilkan informasi dengan cepat dan akurat. Bidang pemerintahan adalah salah satu yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas di lembaga pemerintahan seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan pengolahan data pemilih dan memberikan informasi data pemilih kepada masyarakat. Satu kemajuan teknologi yang dapat mengatasinya adalah dengan mengimplementasikan teknologi web service dengan metode Representational State Transfer (REST) yang bertujuan untuk memungkinkan dilakukannya pengecekan data transaksi secara terpusat walaupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki database yang berbeda-beda di dalam website yang berbeda-beda pula. Pada penelitian ini penulis dapat menghasilkan sebuah website yang bersifat terpusat dengan memanfaatkan web service metode REST dalam proses pengambilan datanya yang bertujuan untuk menggabungkan atau menyatukan data-data tersebut walaupun berasal dari database yang berbeda-beda.
Implementation of ADDIE in Multimedia to Improve Students' Understanding of Extrapolation Sofhia Nabilah; Eka Fitrajaya Rahman; Asep Wahyudin
Jurnal Guru Komputer Vol 4, No 1 (2023): JGrKom: July 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jgrkom.v4i1.30640

Abstract

Branching becomes one of the materials in basic programming subjects in vocational schools that have not been properly understood by the student. The observation results showed a problem in the learning process of the subject. The proposed solution to solve the identified problem is develop an interactive learning multimedia. Interactive multimedia helps solve problems by making the subject matter more interesting and easier to understand. This study aims to analyze the implementation of ADDIE model in the design and development of learning, improve student extrapolation understanding, and student response to multimedia. Interactive multimedia has been developed and rated "Feasible" by material experts with a score of 3,67 and is rated "Feasible" by multimedia construction experts with a score of 4,03. The use of multimedia, on the other hand, improves the understanding of student extrapolation shown it is emphasized by using the ANOVA test with a value of 0,553 x 10-130,05. The student's response to interactive multimedia received a score of 4,53 with the category "Very high".
Application of Unplugged Computer Science Based on Ethnopedagogy as a Teaching Alternative in Basic Programming Algorithms Subjects Bara M. Buana; Lala S. Riza; Asep Wahyudin
Journal of Computers for Society Vol 4, No 1 (2023): JCS: June 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jcs.v4i1.71174

Abstract

This research is motivated by the lack of equal distribution of technology in regions of Indonesia, including Papua, Sulawesi and even Java, which is still not evenly distributed, so that technology education in some areas is difficult to progress and develop. Therefore, the aim of this research is to design and implement Ethnopedagogy-based Unplugged Computer Science (UCS), creating animation-based media as documentation to make it easier for teachers to understand UCS. The UCS method is a method for teaching computers without using computers and is based on ethnopedagogy, so technology learning can be done using cultural elements, both traditional tools and traditional games from a region in Indonesia. In designing Ethnopedagogy-based UCS, 4 stages are carried out, namely compiling the material, determining the ethnopedagogy tools or games that will be used, mapping the material as well as abstracting ideas for ethnopedagogy-based UCS and preparing steps for Ethnopedagogy-based UCS that will be carried out by teachers and students. The waterfall method is used as a reference for creating animated media as documentation of Ethnopedagogy-based UCS.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada Mata Pelajaran Informatika Rochma Ayustyaningtias; Enjang Alinurdin; Asep Wahyudin; Wahyudin Wahyudin
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7738

Abstract

This study aims to develop and evaluate the effectiveness of an Android-based learning media to enhance students' understanding of digital literacy, particularly in distinguishing between facts and opinions. The learning media was developed using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. In the analysis stage, the software and hardware requirements were identified to support the media development. During the design stage, the media was created using Microsoft PowerPoint and iSpring Suite 11, with the content presented descriptively and in an easily understandable manner. The development stage produced media that was validated by experts, achieving scores of 88% for instructional design, 97% for content quality, and 92% for user experience, indicating excellent quality. The implementation was conducted in grade VIII at SMPN 43 Bandung, with the LORI questionnaire results showing an average score of 84.33%, indicating that the media is highly suitable for use in learning. The evaluation results demonstrated that the Android-based learning media is effective in helping students understand digital literacy and is highly suitable for classroom application.
Penerapan Double Diamond untuk Rancang Bangun Website Pelaporan Keamanan Mahasiswa UPI Azzahra Fahriza Fitriani; Asep Wahyudin; Rosa Ariani Sukamto
Digital Transformation Technology Vol. 6 No. 1 (2026): Periode Maret 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v6i1.7545

Abstract

Keamanan kampus merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman dan nyaman bagi mahasiswa. Berbagai insiden seperti kehilangan barang, kekerasan, pelecehan seksual, dan vandalisme masih terjadi di lingkungan perguruan tinggi, termasuk di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sementara sistem pelaporan yang tersedia masih bersifat manual dan kurang optimal sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi website pelaporan keamanan mahasiswa berbasis User Experience (UX) untuk meningkatkan kemudahan, kejelasan, dan kepercayaan dalam proses pelaporan. Penelitian menggunakan metode Double Diamond yang meliputi tahap Discover, Define, Develop, dan Deliver. Evaluasi dilakukan melalui System Usability Scale (SUS) dan User Experience Questionnaire (UEQ) yang melibatkan 37 responden mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 88 yang termasuk kategori acceptable dengan interpretasi excellent. Seluruh skala UEQ juga menunjukkan evaluasi sangat baik berdasarkan benchmark, yang mengindikasikan kualitas pengalaman pengguna yang positif. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Double Diamond efektif dalam menghasilkan prototipe sistem pelaporan dengan tingkat usability dan UX yang tinggi. Secara praktis, sistem ini berpotensi meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pelaporan keamanan dan mendukung penguatan sistem keamanan kampus. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji performa sistem dalam implementasi nyata dan penggunaan jangka panjang.
Perancangan Website Servis Laptop dan Komputer Sebagai Wujud Penerapan Technopreneurship Mahasiswa Muhamad Firdaus; Herbert Siregar; Asep Wahyudin; Yudi Ahmad Hambali; Rasim
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i2.453

Abstract

Permasalahan umum yang dihadapi mahasiswa dalam menjaga kinerja perangkat laptop dan komputer adalah sulitnya menemukan layanan servis yang cepat, terjangkau, dan transparan. Minimnya informasi mengenai estimasi biaya dan waktu pengerjaan menjadi kendala utama, terlebih bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan waktu dan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah platform digital bernama RakIT, yang menyediakan layanan servis laptop dan komputer berbasis website, sekaligus menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan technopreneurship mahasiswa. Metode yang digunakan adalah gabungan dari prototype dan lean startup. Pengembangan sistem dilakukan secara iteratif, dimulai dari identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan Minimum Viable Product (MVP), hingga evaluasi kegunaan sistem. Data diperoleh melalui kuesioner dan diuji menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian awal menunjukkan skor SUS sebesar 57, mengindikasikan sistem belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pengguna. Setelah dilakukan perbaikan berdasarkan masukan responden, evaluasi lanjutan menghasilkan skor 77, yang menandakan peningkatan signifikan pada aspek kegunaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa RakIT berpotensi menjadi solusi digital yang tepat bagi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan servis perangkat, sekaligus menjadi media pembelajaran technopreneurship melalui pengalaman langsung membangun dan mengelola layanan berbasis teknologi.
Pengukuran Tingkat Kematangan Layanan E-Learning Menggunakan Framework Information Technology Infrastructure Library dan Critical Success Factor Fadhlirrahman Kusumanagara; Asep Wahyudin; Yudi Ahmad Hambali
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i2.516

Abstract

Dunia pendidikan pada saat ini telah menerapkan Sistem informasi terutama untuk membantu proses belajar mengajar. Penerapan layanan Teknologi Informasi dapat membantu operasional layanan akademik dan kegiatan belajar mengajar, contoh penerapan TI di sekolah yaitu e-learning, dimana proses seperti belajar mengajar dan ujian dapat dilakukan dimana saja dengan memanfaat jaringan internet. Salah satu sekolah yang menggunakan e-learning sebagai layanan TI yaitu SMAN 21 Bandung. Sejak pelaksanaannya, sekolah belum melakukan evaluasi terhadap layanan e-learning dan sejauh mana tingkat implementasi e-learning secara sistematis dan terstruktur. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan dari e-learning di sekolah sebagai analisis sejauh mana kapabilitas layanan e-learning dapat mendukung proses pembelajaran dan memberikan rekomendasi perbaikan agar layanan TI dapat ditingkatkan. Sebagai best practices, framework yang digunakan pada penelitian ini adalah Information Technology Infrastructure. Library (ITIL) versi 3 dengan berfokus pada domain service operation dilengkapi Critical Success Factor (CSF). Dalam melakukan analisis tingkat kematangan layanan e-learning, penulis menyebarkan kuesioner ke 31 responden terdiri dari guru dan murid sebagai pengguna dari e-learning. Dari hasil sebaran kuesioner didapatkan bahwa tingkat kematangan e-learning secara keseluruhan bernilai 3.034 yang berarti berada pada level tiga yaitu defined. Sedangkan tingkat kematangan yang diharapkan sekolah ada di angka empat di level managed, GAP analisis bernilai 0.95. Beberapa rekomendasi diberikan oleh penulis kepada pihak sekolah dengan harapan dapat mencapai level yang diinginkan sesuai dengan kerangka ITIL dan CSF.