Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Dampak Anime Haikyuu terhadap Motivasi Belajar PJOK Siswa Fase B Sekolah Dasar Sahiya Abkar, Gebril; Nurudin, Ahmad Alwi; Septiadi, Firman
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3588

Abstract

Motivasi belajar yang rendah dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan permasalahan yang lazim ditemukan pada siswa sekolah dasar, namun potensi media hiburan populer berbasis narasi olahraga sebagai stimulus motivasional belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak paparan anime Haikyuu terhadap motivasi belajar PJOK siswa Fase B di SD Negeri Karadenan. Pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest diterapkan pada sampel 30 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Motivasi belajar diukur menggunakan angket berskala Likert yang diadaptasi dari Firmansyah et al. (2024) dengan nilai validitas 0,893 dan reliabilitas Cronbach's Alpha 0,920. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rerata skor dari 63,47 (pretest) menjadi 84,93 (posttest), dengan uji beda berpasangan menghasilkan nilai t(29) = –14,37, p < 0,001, dan ukuran efek yang sangat besar (Cohen's d = 2,62). Temuan ini menegaskan bahwa anime Haikyuu efektif sebagai stimulus motivasional melalui mekanisme identifikasi model simbolik dan internalisasi nilai, sekaligus memperluas konseptualisasi media pembelajaran PJOK ke dimensi afektif-motivasional.
Contribution of martial arts participation to interpersonal intelligence in adolescents: An ex post facto study Alif, Muhammad Nur; Komarudin; Septiadi, Firman; Mulyana
Journal Sport Area Vol 10 No 3 (2025): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2025.vol10(3).24353

Abstract

Background: Adolescence is a crucial stage for identity formation and social skill development, yet many adolescents struggle with emotional regulation and building healthy interpersonal relationships. Martial arts activities are known to instill discipline, respect, and cooperation, contributing to socio-emotional growth. However, empirical studies examining the direct relationship between martial arts participation and interpersonal intelligence especially in the Indonesian adolescent context remain limited. Objectives: This study aims to analyze the role of martial arts activities in supporting the development of adolescent interpersonal intelligence through the values of discipline, cooperation, and respect for others. Methods: This study used an ex post facto method with a quantitative approach. The subjects were 87 adolescents who actively participated in martial arts training in pencak silat, karate, and taekwondo in Bandung City. The instruments used included a martial arts activity questionnaire and a validated interpersonal intelligence scale. Findings/Results: The results of the compare mean analysis showed that the highest average score in interpersonal intelligence was found in the empathy indicator (M = 17.2; SD = 2.1), while in martial arts activities the highest was found in the activity type indicator (M = 13.4; SD = 2.2). In addition, the results of simple linear regression showed a 36.4% contribution of martial arts activities to interpersonal intelligence (R2 = 0.364; F = 122.77; p = 0.001). Conclusion: The findings indicate that martial arts participation contributes positively to adolescents’ socio-emotional development, particularly by strengthening interpersonal intelligence. This study provides an important contribution by offering empirical evidence for the role of sports-based character education in shaping interpersonal skills. However, the limited sample and the use of an ex post facto design reduce the generalizability and do not allow causal interpretation. Future research should involve larger and more diverse participants as well as stronger methodological designs to better understand how martial arts influence adolescents’ interpersonal development.
Respons Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi terhadap Pembelajaran Daring saat Pandemi Covid-19 Ayi Abdul Muhyi; Firman Septiadi; Firman Maulana
Journal of Education and Sport Science Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui respon mahasiswa terhadap pembelajaran daring saat pandemic Covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey deskriptif dengan desain penelitian Cross sectional atau longitudinal. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 6 PJKR se-Sukabumi yang terdiri atas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Respons mahasiswa mengenai pembelajaran daring diperoleh berdasarkan tanggapan mahasiswa terhadap 22 butir. Adapun hasilnya adalah kesiapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring diperoleh 7 mahasiswa (10,9%) menyatakan sangat siap dan 19 mahasiswa (29,7%) yang menyatakan siap. Respon mahasiswa terkait efektifitas pembelajaran daring dibandingkan tatap muka adalah sebanyak 61 mahasiswa (95,3%) menyatakan pembelajaran tatap muka lebih baik dan 3 mahasiswa (4,7%) menyatakan pembelajaran daring lebih baik. Kesimpulan bahwa mahasiswa tidak siap dalam pelaksanaan pembelajaran daring dan menyatakan tatap muka lebih baik dibandingkan daring