Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal INFOTEL

Simulasi Virtual Local Area Network (VLAN) Berbasis Software Defined Network (SDN) Menggunakan POX Controller Rohmat Tulloh; Ridha Muldina Negara; Arif Nur Hidayat
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 2 (2015): November 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v7i2.40

Abstract

VLAN (Virtual LAN) merupakan sebuah teknologi yang dapat mengkonfigurasi jaringan logis independen dari struktur jaringan fisik. Hasil dari penelitian sebelumnya sudah diprediksi bahwa dibutuhkan Virtual Network yang akhirnya terciptalah VLAN. Namun paradigma jaringan saat ini tidak flexible, ketergantungan terhadap vendor sangat besar karena fungsi data plane dan control plane berada dalam satu paket device. SDN (Software defined network) yang merupakan salahsatu evolusi teknologi jaringan sesuai dengan tuntutan yang berkembang dimana memisahkan fungsi data plane dan control plane pada suatu perangkat. POX Controller digunakan untuk men-simulasikan dan menguji Platform SDN (Software defined network). Pada penelitian ini menggunakan Openflow versi 1.0 untuk memasang header VLAN sehingga penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi performa forwarding VLAN yang memanfaatkan Openflow sebagai control plane dapat berfungsi dengan baik. Hasil penelitian ini mengusulkan penerapan karakteristik teknologi VLAN pada SDN karena telah berjalan dengan benar sesuai hasil pengujian konektifitas, verifikasi dan keamanan. Kemudian hasil pengujian lanjutan untuk melihat pengaruh SDN dengan skenario penambahan jumlah VLAN ID didapatkan bahwa set-up time akan bertambah seiring meningkatnya jumlah host dan dengan menggunakan protokol OpenFlow, latency yang terjadi di jaringan dapat dipantau dengan parameter round trip time (RTT) yang stabil direntang 0,2 sampai 6 second walaupun jumlah vlan_id dan background traffic bertambah.
Analisis Simulasi Penerapan Algoritma OSPF Menggunakan RouteFlow pada Jaringan Software Defined Network (SDN) Ridha Muldina Negara; Rohmat Tulloh
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.172

Abstract

Pada jaringan konvensional, konfigurasi protocol routing sangat tidak fleksibel, tidak efisien dan konfigurasi dilakukan pada tiap perangkat. Hal ini tentu saja tidak dapat memenuhi tuntutan operasional saat ini yang rata-rata memiliki jaringan yang besar dan perangkat jaringan yang memiliki spesifikasi berbeda. Software Defined Network (SDN) muncul sebagai harapan untuk permasalahan kompleksitas jaringan konvensional. Paradigma baru SDN melakukan pemisahan antara control plane dan forwarding plane. RouteFlow merupakan salah satu komponen berbasis software yang dapat mengaplikasikan protocol routing konvensional pada jaringan SDN. Open Shortest Path First (OSPF) merupakan sebuah protokol routing konvensional yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi perubahan topologi jaringan dengan cepat dalam sebuah jaringan yang besar. Protokol routing OSPF diterapkan pada teknologi SDN menggunakan RouteFlow dengan tujuan untuk mempermudah dalam mengontrol jaringan dengan sistem terpusat. Convergence time dan parameter Quality of Service (Throughput, Delay, Jitter dan Packet Loss) diukur dengan skenario pemutusan link, penambahan jumlah switch dan background traffic. Hasil pengukuran convergence time menunjukan bahwa penambahan jumlah switch mempengaruhi pertambahan waktu konvergensi, sedangkan untuk parameter Quality of Service (QoS) pada peningkatan topologi switch didapatkan hasil yang masih sesuai dengan standar ITU-T G.1010 namun apabila ditambahkan background traffic yang memenuhi 50% bandwidth jaringan maka QoS memburuk.
Analisis Performansi VLAN Pada Jaringan Software Defined Network (SDN) Rohmat Tulloh
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 4 (2017): November 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i4.319

Abstract

Software defined network (SDN) adalah sebuah paradigma baru dalam dunia jaringan yang mampu memusatkan fungsi beberapa control plane pada layer 2 maupun di layer 3 secara terprogram, hal tersebut menyebabkan jaringan akan bersifat lebih fleksibel dan terskala. Dengan jumlah pertumbuhan pengguna internet yang semakin tinggi maka hal tersebut akan berbanding lurus terhadap kompleksitas dari jaringan internet itu sendiri. Sehingga paradigma SDN ini menjadi salah satu solusi yang muncul. Penerapan Virtual Local Area Network (VLAN) pada jaringan tradisional telah menjadi hal yang penting dan banyak diterapkan. Fungsi VLAN adalah untuk membatasi broadcast trafik dari suatu host, sehingga hanya dapat mengirim data kepada VLAN ID yang sama. Penelitian ini menganalisis performansi VLAN di jaringan SDN. Terjadi penurunan angka jumlah paket yang dapat terkirim (data transfer) dan nilai throughput pada sebuah VLAN ID karena terdapat pengaruh dari VLAN ID yang berbeda. Pada pengujian membandingkan VLAN dengan non VLAN over Netwok Functions Virtualization (NFV) didapatkan bahwa nilai data transfer dan throughput yang diperoleh pada VLAN lebih besar. Hasil analisis dari seluruh pengujian penambahan traffic terlihat bahwa kinerja VLAN pada SDN akan membebani kinerja jaringan pada VLAN yang berbeda