Claim Missing Document
Check
Articles

Smart Feeder Kucing Menggunakan Metode You Only Look Once (YOLO) Aprima Mulky, Andre; Tulloh, Rohmat; Alfaruq, Akhmad
eProceedings of Applied Science Vol. 9 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pet atau hewan peliharaan diartikan sebagai hewan yang dipelihara oleh manusia untuk kesenangan dan persahabatan dan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari Sebagian masyarakat. Contoh Hewan peliharaan adalah kucing yang memiliki bulu yang indah. Namun kesejahteraan kucing sendiri seringkali kurang diperhatikan, dilihat dari jumlah kasus kekerasan dan perdagangan illegal terhadap hewan peliharaan berdasarkan Lembaga terkait. Pada Proyek Akhir ini dilakukan klasifikasi deteksi wajah kucing dengan mengunakan Webcam menangkap objeck detection secara realtime kemudian diproses menggunakan metode You Only Look Once (YOLO) object detection. Hasil yang seharusnya yang didapat adalah Ketika perangkat menangkap atau mendeteksi objeck yaitu wajah kucing, maka sistem smart feeder akan berjalan dengan putaran sudut dari sumbu motor servo dengan adanya sinyal PWM. Sehingga makanan port makanan akan terbuka, dan denga delay 200ms, maka motor servo akan menutup Kembali.Kata kunci: Pet, YOLO, realtime, detection.
Perancangan Dan Implementasi Website Ujipetik Sebagai Media Validasi Pasang Baru Menggunakan Framework Laravel Pt. Telkom Indonesia Hardianto, Agung; Tulloh, Rohmat; Darojat, Feriq Muhammad
eProceedings of Applied Science Vol. 10 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Website digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk untuk memberikan informasi, promosi, bisnis, menjual produk ataupun validasi. Dalam suatu instansi pasti dibutuhkan sebuah website yang mampu membantu pekerjaan agar lebih efisien. PT.Telkom Indonsia terdiri dari beberapa tim diantaranya tim Fulfilment. Tim Fulfilment bertanggung jawab untuk validasi data pasang baru pelanggan yang terindikasi mengalami gangguan dalam waktu dekat. Proses validasi pasang baru dilakukan secara manual sehingga seringkali mengalami salah input data pelanggan yang mengakibatkan pendataan salah. Solusi yang ditawarkan penulis yaitu membuat webiste validasi pengolah data yang dinamai Ujipetik. Ujipetik memiliki fitur menambahkan data pelanggan kepada petugas dan data petugas akan diterima oleh validator. Tujuan dirancangnya website ujipetik untuk mempermudah proses validasi pasang baru dan meminimalisir salah input data pelanggan. Hasil dari perancangan website Ujipetik menggunakan kuesioner survei yang diisi oleh 17 users telah didapatkan hasil rata-rata 52,9% respon sangat setuju dan 47,1% respon setuju menilai website Ujipetik membantu dalam validasi, kemudian didapatkan hasil rata-rata 35,3% respon sangat setuju dan 64,7% respons setuju mengenai fitur pada website Ujipetik, lalu didapatkan hasil rata-rata 47,1% respon sangat setuju dan 52,9% respon setuju mengenai fitur yang dapat digunakan dengan mudah dan didapatkan hasil rata-rata 52,9% respon sangat setuju dan 47,1% respon setuju untuk kepuasaan terhadap website UjipetikKata kunci— Website, Laravel, Ujipetik, Validasi
Analisis Optimasi Algoritma IP Hash pada P4 Menggunakan Algoritma Round Robin Baihaqi, Mohammad Rifki; Negara, Ridha Muldina; Tulloh, Rohmat
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load balancing adalah mekanisme untuk membagi beban komputasi ke beberapa server. Load balancing ini bertujuan untuk mengoptimalkan resource dan meningkatkan throughput agar server tidak mengalami overload. Software Defined Network (SDN) adalah teknologi jaringan komputer yang memisahkan fungsi Data Plane dan control plane. Protokol OpenFlow digunakan untuk mengontrol/mengelola arus lalu lintas, tetapi OpenFlow ini telah ditentukan dan tidak dapat diubah atau dimodifikasi. Untuk mengatasi masalah di atas, Programming Protocolindependent Packet Processors (P4) adalah bahasa pemrograman untuk pemrograman top-down yang dapat menentukan bagaimana pipeline pada switch bekerja dan bagaimana paket-paket ini dapat diproses. P4 ini dapat mengatasi kelemahan OpenFlow yang kurang fleksibel dalam mengontrol/mengatur arus trafik dan memungkinkan berjalannya proses load-balancing. Pada Tugas Akhir ini telah dilakukan simulasi dan analisis load balancing pada infrastruktur jaringan yang dapat diprogram berbasis bahasa P4. Algoritma round-robin dengan P4 memiliki nilai throughput rata-rata 127,61 KB/s. Algoritma hash IP dengan P4 memiliki nilai throughput rata-rata 127,50 KB/s. Algoritma round robin memiliki nilai response time rata-rata 3,13 ms; pada algoritma hash IP, nilai rata-ratanya adalah 12,16 ms. Nilai response time sistem berbasis P4 dengan algoritma round robin lebih baik daripada algoritma hash IP, dan request loss kedua sistem dapat mendistribusikan request dengan baik sehingga request loss sebesar 0%.Kata Kunci—load balancing, data plane, P4, round robin, IP hash
Implementasi Strategi Branding dan Digital marketing pada UMKM Mama Risol di Desa Gunung Kijang Fathin, Ahmad Darwisy; Nando, Calvin Elva; Marpuang, May Cristine; Rarung, Ester Dolhard; Ferzia, Selta; Tulloh, Rohmat; Cahyanti, Meilinda; Rikayana, Hadli Lidya
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1087

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi branding dan digital marketing pada UMKM Mama Risol di Desa Gunung Kijang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Tantangan utama yang dihadapi UMKM ini adalah keterbatasan pemasaran tradisional, kurangnya identitas merek yang kuat, dan pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal. Program pendampingan dilakukan secara praktis meliputi perancangan logo, pembuatan akun media sosial, pendaftaran lokasi di Google Maps, serta pelatihan pembuatan konten promosi. Hasil dari implementasi ini menunjukkan peningkatan signifikan pada visibilitas produk dan perluasan jangkauan pasar, yang tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga membangun kredibilitas serta kepercayaan konsumen. Dengan demikian, pemanfaatan branding dan digital marketing terbukti menjadi solusi strategis untuk membantu UMKM Mama Risol berkembang di era digital.
Penerapan Teknologi Content Delivery Network (CDN) untuk Mendukung Digitalisasi Sekolah di Daerah 3T Syambas, Nana Rachmana; Ahdan, Syaiful; Hamidi, Eki Ahmad Zaki; Mayasari, Ratna; Nurhayati, Ade; Nurkahfi, Galih Nugraha; Jupriyadi, Jupriyadi; Sucipto, Adi; Arifin, Hasan Nur; Tulloh, Rohmat
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 6, No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v6i4.12976

Abstract

This Community Service Program was implemented at SMKS Bumi Moro, Pulau Morotai Regency, a school located in a frontier, outermost, and underdeveloped (3T) region. The school was selected due to its limited telecommunication infrastructure, which has significantly constrained the implementation of digital learning. An initial survey revealed that the school relied on a single unstable internet access point, had only 12 active computers for approximately 180 students, and most teachers lacked experience in independently operating a Learning Management System (LMS). These conditions highlighted the urgent need for technological intervention. The program adopted a Participatory Action Research (PAR) approach consisting of four stages: (1) needs analysis through online surveys and interviews with the school principal and 20 teachers; (2) design and implementation of a local Content Delivery Network (CDN) integrated with Starlink-based internet connectivity; (3) training and mentoring on Moodle LMS utilization and the introduction of Artificial Intelligence (AI) applications in learning; and (4) evaluation of program effectiveness. The training involved 30 participants, including 20 teachers and 10 educational staff members. Evaluation using a Likert-scale questionnaire (1–5) showed that 70% of participants were very satisfied and 30% were satisfied, with average scores ranging from 4.6 to 4.9. Post-program observations indicated improved teacher capacity in managing digital classes, conducting online assessments, and utilizing stable internet access. Overall, the program successfully strengthened digital learning infrastructure and teacher competence, offering a replicable model for other schools in 3T regions in Indonesia.