Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS PESERTA DIDIK SMP PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Juleka Sari; Sutirna Sutirna
JIPMat Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v6i1.7987

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis peserta didik di salah satu SMP Negeri 3 Cikarang Timur dalam menyelesaikan soal pada materi SPLDV. Metode dalam penelitian yakni metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dengan cara teknik purposive sampling pada kelas VIII tahun ajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tingkat koneksi matematis dari 31 peserta didik di kelas VIII, diperoleh 6 peserta didik dengan kategori tinggi memperoleh persentase 19,4%, 19 peserta didik dengan kategori sedang memperoleh persentase 61,3%, dan 6 peserta didik dengan kategori rendah memperoleh persentase 19,4%.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERIK MATEMATIS SISWA SMP IT NURUL HUDA BATUJAYA KELAS VII PADA MATERI ARITMATIKA DASAR Reza Nur Zaini; Sutirna Sutirna
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 4, No 5 (2021): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v4i5.p%p

Abstract

The purpose of this research to describe the mathematical numerical ability of students class VII SMP IT Nurul Huda Telukbango in learning mathematics. This research uses descriptive qualitative research methods because they only want to know the mathematical numerical abilities of students at the school. The data analysis used in this research is using qualitative descriptive, data analysis and interviews. The instrument in this study used a multiple choice test instrument. Based on the research results of students at SMP IT Nurul Huda Telukbango have high to very high mathematical numerical abilities there are only 5 students, those who have moderate mathematical numerical abilities are 5 people, students who have low to very low mathematical numerical abilities there are 20 students.
Total Quality Management Through Lecturer Assessment With Students to Improve Graduate Quality Sutirna Sutirna
ADI Journal on Recent Innovation Vol. 2 No. 1 (2020): September
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/ajri.v2i1.55

Abstract

Total Management System or abbreviated as TQM is a management system quality that is focused on the customer (Customer focused) by involving all levels of employees in making improvements or continuous improvements (in a manner continuously). Total Quality Management or TQM uses strategy, data and effective communication to integrate quality discipline into culture and company activities. In short, Total Quality Management (TQM) is a management approach to achieve long-term success through satisfaction Customer (Customer Satisfaction). Lecturers are the spearhead of a TQM in college with always carry out Tri Dharma College, but keep in mind that customer satisfaction (in this case students) is the main key to the implementation of the tri dharma of the university high, because with the assessment of students we will be able to find out weaknesses what we have done in PBM. With this weakness, the lecturer is obliged to make changes so that TQM is achieved so that our graduates' expectations will be become competitive with overseas college graduates. The results of this study concluded that the assessment of the implementation of the learning process most lecturers have done from the preparation, implementation and evaluation stages states agree that the stages are prepared in advance by the lecturer before carrying out the lecture process.
PERSEPSI GURU TERHADAP INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS INFORMASI TEKNOLOGI Sutirna Sutirna; Suntoko Suntoko
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 01 (2018): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenuh dan Bosan merupakan hal yang pasti datang dan terjadi pada setiap manusia (siswa, mahasiswa, guru, dan dosen) dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya. Salah satu yang menyebabkan siswa jenuh dan bosan dalam mengikuti pembelajaran adalah kemonotonan guru dalam memberikan materi pelajaran, apalagi ditambah dengan sifat guru yang “Galak” atau “Menakutkan”, begitupun dengan guru/dosen dalam kesahariannya. Oleh karena itu diperlukan melakukan inovasi pembelajaran, baik secara konvensional atau dengan berbasis IT, sehingga tidak terjadi kejenuhan dan kebosanan dalam proses pembelajaran yang pada akhirnya diharapkan mutu pembelajaran meningkat serta hasil belajar optimal. Dari hasil penelitian tentang persepsi guru terhadap inovasi ternyata sebagian besar guru telah melakukan inovasi dalam pembelajaran dan menyatakan bahwa dengan inovasi, pembelajaran menjadi lebih baik. Namun untuk inovasi berbasis IT sebagian besar masih terkendala dengan sarana dan prasara sekolah yang belum merata, tetapi para guru tetap optimis ingin melakukan inovasi pembelajaran. Kata kunci: jenuh, bosan. pembelajaran, inovasi,  
FGD Model Pembelajaran Matematika Berbasis Prinsip Layanan Bimbingan Dan Konseling Bagi Guru-Guru Matematika Sutirna Sutirna; Haerudin Haerudin; Kamal Prihandani
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 1 (2022): March
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.1.49-64.2022

Abstract

Paradigma negatif sebagian guru matematika tentang peran sebagai pembimbing di dalam proses pembelajaran masih dominan. Tujuan dari pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan motivsi belajar dan prestasi belajar matematika. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre test – post test design, yaitu penelitian eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok dan dalam pemilihan subjek penelitian dilakukan secara random. Hasil pengabdian ini ditemukan bahwa motivasi belajar peserta didik termasuk dalam kategori cukup baik dan prestasi belajar di kelas VII dan VIII sangat signifikan, sedangkan di kelas IX tidak signifikan.
MODEL PELAKSANAAN EVALUASI BERBASIS IT (GOOGLE DRIVE) DI SMA NEGERI 1 TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG Sutirna Sutirna
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 2 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yang pertama ingin memberikan informasi tentang evaluasi berbasis internet dan kedua ingin mengetahui gambaran tentang persepsi siswa terhadap pelaksanaan evaluasi berbasis IT. Pelaksanaan penelitian di SMA Negeri 1 Telukjambe Timur. Hasil penelitian didapat bahwa tingkat kemampuan akademik rata-rata nilai hanya mencapai 50,44, artinya masih tingkat kemampuannya rendah, hal ini sebanding rendahnya persepsi siswa terhadap pelaksanaan evaluasi melalui google drive. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persepsi aspek keefektifan, interaktif, kemenarikan, kreatif dan paikem yang menyatakan sangat setuju berkisar antara 17,67% - 33,33% termasuk dalam kategori rendah persepsinya dan yang menyatakan setuju antara 53,49% - 66,05% termasuk dalam kategori cukup persepsinya.
PROKRASTINASI AKADEMIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII Dian Sesilia; Sutirna Sutirna
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 7 No 1 (2021): Edisi Vol. 7 No. 1 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v7i1.1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prokrastinasi akademik siswa pada pembelajaran mateamtika siswa SMP kelas VIII terhadap aktivitas ekstrakurikuler siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode observasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Budi Mulya dengan jumlah 142 siswa dan sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan wawancara. Hasil Penelitian menunjukkan siswa yang memiliki kegiatan ektrakurikuler (pondok pesantren) memiliki perilaku prokrastinasi akademik yang tinggi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang sangat mempengaruhi yaitu faktor internal.
Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari kesulitan belajar siswa Elva Nuranggraeni; Kiki Nia Sania Effendi; Sutirna Sutirna
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v6i2.2066

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis yang ditinjau dari kesulitan belajar siswa pada materi persegi dan persegi panjang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 siswa dari kelas VII-8 dengan subjek yang diteliti sebanyak 3 siswa disalah satu sekolah menengah pertama yang berada di Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dengan cara menyebarkan soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan wawancara dengan menggunakan bantuan aplikasi whatsapp. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa subjek berkemampuan matematika tinggi dan sedang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan prinsip dan kesulitan dalam memecahkan soal uraian, sedangkan subjek berkemampuan matematika rendah masih mengalami kesulitan mengemukakan konsep, kesulitan dalam menggunakan prinsip dan kesulitan dalam memecahkan soal uraian. Persentase koefisien determinasi yang diperoleh dari tes kemampuan berpikir kreatif matematis diperoleh sebesar 20% siswa yang tergolong ke dalam kategori kelompok kemampuan tinggi, 60% siswa tergolong ke dalam kelompok kemampuan sedang dan 20% siswa tergolong ke dalam kelompok kemampuan rendah.
Bimbingan dan Penyuluhan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Prinsip Layanan Bimbingan dan Konseling Sutirna Sutirna; Rina Marlina Marlina; Kamal Prihandani
Abdimas Singkerru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam pengabdian ini melalui Focus Group Discussion dengan tema “Bimbingan dan Penyuluhan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Prinsip Layanan Bimbingan dan Konseling” bagi guru matematika se Wilayah Komisariat Telukjambe Karawang dengan tujuan yang diharapkan adanya perubahan paradigma peserta didik yang negatif terhadap metematika menjadi persepsinya positif, meningkatkan Proses Be;ajar Mengjar Matematika yang menyenangkan, dan dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik setelah guru matematika mengimplementasikannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini digunakan Focus Group Discussion secara langsung untuk memperoleh pengatahuan tentang model pembelajaran tersebut. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat melalui Focus Group Discussion ini adalah (1) Model pembelajaran matematika berbasis prinsip layanan bimbingan dan konseling memiliki kemungkinan besar untuk dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah peserta Focus Group Discussion, (2) Model pembelajaran matematika berbasis prinsip layanan bimbingan dan konseling diprediksi akan dapat berdampak dalam meningkatkan prestasi belajarnya, dan (3) Implementasi model pembelajaran matematika berbasis prinsip layanan bimbingan dan konseling dapat dijadikan sebagai bahan untuk penelitian.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Mengerjakan Soal pada materi Eksponen Juju Junengsih; Sutirna Sutirna
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 12, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v12i1.303

Abstract

The fact that there are difficulties in working on the questions on the exponential material is the background of this research. The purpose of this study is to analyze the difficulties of students in working on questions on the Exponential material. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. The subjects in this study were 18 students of class X TBSM 2 SMKN 1 Rawamerta. Collecting data in the study from the results of the student's answer test based on the exponential question instrument consisting of two questions. Processing data using the percentage formula to see the level of difficulty. The results of the study showed that there were still many students who had difficulty working on the questions in numbers 1 and 2, this was seen from the number of students who made mistakes in working on the two questions on the exponent material. So it can be concluded that students lack mastery or lack of understanding of Exponential material, especially in its operation of working on Exponential questions.