Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Studi Korelasi Penggunaan Makeup Sehari-Hari Dengan Kepercayaan Diri Pada Mahasiswi Fakultas Mipa Universitas Negeri Jakarta Putri Nabila; Dra. Eti Herawati; Lilis Jubaedah
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8315

Abstract

To support individual confidence can be seen through physical appearance, one of the factors that can support the confidence of women or female students is the use of makeup. This study aims to find out the extent of the correlation between daily makeup use and self-confidence in students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Jakarta. This study uses a quantitative method of correlation by conducting a survey, namely making a questionnaire consisting of 35 statements. The sample of this study was 82 students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Jakarta class of 2021 and was selected using a simple random sampling technique. The indicators on the variables of makeup use are duration and frequency, while the confidence variables are self-confidence and ability, responsibility, rationality and rationality. The correlation results obtained in this study of 0.299 which are in the range of 0.200-0.399 show that the correlation level is low and positive.
Pengaruh Promosi dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Produk Setting Spray Merek X pada Mahasiswa Tata Rias Universitas Negeri Jakarta Luthfia Diva Maharani; Nurul Hidayah; Lilis Jubaedah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11355

Abstract

Seiring dengan tingginya persaingan dalam industri kosmetik, setiap merek dituntut memiliki strategi yang efektif untuk memperkenalkan dan mempertahankan produknya di pasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara persepsi positif mahasiswa Tata Rias Universitas Negeri Jakarta terhadap promosi Dazzle Me dengan preferensi pembelian yang lebih tinggi terhadap merek lain. Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh promosi dan brand image terhadap keputusan pembelian secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain survei. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta. Sampel berjumlah 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert. Teknik analisis data meliputi uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Brand image juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan dengan koefisien regresi sebesar 0,990. Secara simultan, promosi dan brand image berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan kontribusi gabungan sebesar 73,2%. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa promosi dan brand image merupakan faktor determinan dalam keputusan pembelian. Namun, perusahaan disarankan memprioritaskan penguatan citra merek sebagai faktor determinan utama melalui peningkatan kualitas produk, sertifikasi halal, serta kolaborasi dengan praktisi tata rias profesional.
Pengaruh Etos Kerja Terhadap Kepuasan Pelanggan di R&W Salon Tangerang Sukma Putri; Nurina Ayuningtyas; Lilis Jubaedah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11349

Abstract

Persaingan dalam industri jasa kecantikan menuntut setiap salon untuk memberikan pelayanan yang berkualitas guna menjaga kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etos kerja terhadap kepuasan pelanggan di R&W Salon Tangerang. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan etos kerja karyawan yang memengaruhi kepuasan pelanggan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic sampling dengan responden pelanggan R&W Salon Tangerang. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi linear sederhana, uji t, dan uji koefisien determinasi untuk mengetahui pengaruh etos kerja terhadap kepuasan pelanggan di R&W Salon Tangerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di R&W Salon Tangerang dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,624. Selain itu, hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa etos kerja memberikan pengaruh sebesar 60,4% terhadap kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa etos kerja merupakan faktor penting yang memengaruhi kepuasan pelanggan di R&W Salon Tangerang. Pihak salon disarankan untuk meningkatkan etos kerja karyawan melalui pembinaan kerja keras, disiplin, jujur, tanggung jawab, rajin, dan tekun agar kualitas pelayanan tetap terjaga serta mampu meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan secara berkelanjutan.
Pengembangan Buku Panduan Pengisian Instrumen Color Analysis System untuk Menentukan Undertone Kulit Velia rahmania; Titin Supiani; Lilis Jubaedah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19574

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konten sosial media mengenai konsep undertone kulit, banyak perempuan memahami konsepnya namun tidak bisa mengidentifikasi undertone kulit, masalah tersebut dirasakan juga oleh mahasiswa tata rias dan belum tersedianya media panduan yang sistematis dalam menentukan undertone kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Panduan Color Analysis System untuk Menentukan Undertone Kulit serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya sebagai media pendukung pembelajaran. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui validasi ahli materi dan ahli media, angket respons mahasiswa, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest yang melibatkan sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Rias. Data dianalisis menggunakan teknik persentase menurut Sugiyono dan uji keefektifan dengan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 98,07% dan ahli media sebesar 90,90% dengan kategori Sangat Layak. Uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 95,00% dengan kategori Sangat Praktis. Pada uji keefektifan diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 25 dan posttest sebesar 91, dengan nilai N-Gain sebesar 0,88 yang termasuk dalam kategori Tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Buku Panduan Color Analysis System untuk Menentukan Undertone Kulit dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai Pendukung media pembelajaran.
Hubungan  Pengetahuan Kosmetika Tata Rias Wajah Dengan  Perilaku Pemilihan Kosmetika Rias Wajah Yang Aman Pada Peserta Senam Sanggar X Oktriana Sekar Fajarini; Elvyra Yulia; Lilis Jubaedah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kosmetika tata rias wajah dan perilaku pemilihan kosmetika rias wajah yang aman pada peserta Sanggar Senam X. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional dan dilaksanakan di Sanggar Senam Yanztech Studio, Pondok Ungu Permai, Bekasi, pada Mei–Juli 2026. Sampel penelitian berjumlah 38 peserta yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data pengetahuan dikumpulkan melalui tes pilihan ganda sebanyak 25 butir, sedangkan data perilaku diperoleh menggunakan angket skala Likert sebanyak 25 pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kosmetika tata rias wajah pada kategori sedang, yaitu 25 orang (65,8%), dan perilaku pemilihan kosmetika rias wajah yang aman pada kategori sedang, yaitu 26 orang (68,4%). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,967 dengan nilai p < 0,001. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif, signifikan, dan sangat kuat antara pengetahuan kosmetika tata rias wajah dan perilaku pemilihan kosmetika rias wajah yang aman. Semakin tinggi pengetahuan peserta, semakin baik perilakunya dalam memilih kosmetika yang aman.
Formulation and Evaluation of a Facial Mask Prepared from Green Tea (Camellia sinensis) Waste and Honey as a Cosmetic for Acne-Prone Skin Marsha Dwicahya Utami; Neneng Siti Silfi Ambarwati; Lilis Jubaedah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i3.12841

Abstract

Acne is a skin condition influenced by excessive sebum production, clogged pores, and the growth of Cutibacterium acnes bacteria. Green tea dregs retain catechins, flavonoids, and tannins compounds with potential antioxidant and antibacterial properties while honey possesses humectant, anti-inflammatory, and antimicrobial qualities, making both suitable candidates for development as natural cosmetic active ingredients. This study aimed to formulate a paste-type face mask using green tea dregs and honey, evaluate the product's physical characteristics, identify the optimal formula, and assess the selected formula's antibacterial activity against Cutibacterium acnes. An experimental laboratory method was employed using four formulas containing varying concentrations of green tea dregs: F0 (0%), F1 (5%), F2 (10%), and F3 (15%). Evaluations included organoleptic properties, pH, viscosity, homogeneity, spreadability, drying time, stability, irritation potential, and antibacterial activity via the disc diffusion method. The results demonstrated that all formulas met the physical quality standards for face masks, exhibiting a pH of 5.4–6.4, viscosity of 12,422–42,582 mPa.s, spreadability of 5.1–5.9 cm, and drying times ranging from 15 minutes 38 seconds to 23 minutes 21 seconds; they were stable during storage, homogeneous, and non-irritating. Based on the physical evaluations, Formula F3 was determined to be the best formulation. Antibacterial testing revealed that Formula F3 produced an inhibition zone diameter of 15.15 mm against Cutibacterium acnes, falling into the "strong" activity category. Thus, the green tea dreg and honey face mask shows potential for development as a safe, stable, natural cosmetic product with antibacterial activity suitable for acne-prone skin care.
A Toner Formula Based on Piper Betle Leaf Extract (Piper betle L.) to Control Excess Oil on Acne-Prone Skin Aini Nur Rohmah; Neneng Siti Silfi Ambarwati; Lilis Jubaedah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i3.12872

Abstract

Oily and acne-prone skin are common skin problems caused by excess sebum production by the sebaceous glands. Betel leaves (Piper betle L.) contain bioactive compounds such as tannins, flavonoids, phenols, and hydroxychavicol, which have the potential to help control sebum levels through astringent, antioxidant, and antibacterial activities. This study aimed to formulate a betel leaf extract toner, determine the physical characteristics of the preparation, and analyze its effectiveness in reducing sebum levels in acne-prone facial skin. This experimental study used two formulas: Formula 1 (F1) with a 3% extract concentration and Formula 2 (F2) with a 5% concentration. These formulas were tested on 20 respondents (10 per group) for seven days. Evaluation included organoleptic tests, homogeneity, pH, viscosity, irritation, and sebum level measurements using a skin analyzer before and after treatment. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk test, Paired Sample t-test, Wilcoxon Signed Ranks Test, and Mann-Whitney U-test. The results showed that both formulas were homogeneous, non-irritating, and had pH (4.91 and 5.16) and viscosity (46.41 and 47.10 cPs) that met the standards for topical preparations. Formula 1 experienced a significant decrease in sebum levels from 51.00 to 45.40 (p = 0.005), while Formula 2 decreased from 51.20 to 48.70 (p = 0.011). However, the Mann-Whitney test showed no significant difference in effectiveness between the two concentrations (p = 0.102). It can be concluded that betel leaf extract toner at concentrations of 3% and 5% is effective in reducing sebum levels, but increasing the extract concentration does not provide a statistically significant difference in effectiveness.