Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Ensiklopedia Junior dalam Meningkatkan Pemahaman dan Kepedulian terhadap Budaya Lokal pada Anak Usia Dini Endang Puspitasari; Roudlotun Ni’mah; M. Tsaqibul Fikri
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas media Ensiklopedia Junior Karesidenan Bojonegoro dalam menanamkan cinta budaya lokal pada anak usia dini. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe One Group Pretest-Posttest Design, penelitian ini melibatkan 15 anak di RA Manbaul Islam, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Instrumen yang digunakan meliputi tes pretest dan posttest serta lembar observasi yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Aspek budaya lokal yang diukur meliputi makanan khas daerah, jenis batik lokal, tempat wisata, dan tarian tradisional. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara skor pretest dan posttest berdasarkan analisis statistik deskriptif dan uji paired sample t-test (nilai signifikansi 0.000 < 0.05). Selain itu, observasi menunjukkan bahwa anak sangat antusias dan aktif dalam proses pembelajaran menggunakan media ensiklopedia. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang interaktif, visual, dan kontekstual sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan budaya lokal anak sejak dini serta mampu menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
PENGUATAN LITERASI BUDAYA LOKAL BAGI GURU RA DI KECAMATAN SOKO TUBAN Roudlotun Ni'mah; Endang Puspitasari; Ahmad Muthi' Uddin; Putri Nedike Hernayanti
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jnnva381

Abstract

This community service initiative addresses the limited integration of local cultural content in early childhood education. The primary objective is to enhance cultural literacy among young children by empowering PAUD (early childhood education) teachers in Kecamatan Soko through the utilization of a localized cultural encyclopedia as an innovative learning medium. The method employed was a participatory approach involving socialization and training sessions, where teachers were actively engaged in utilizing and integrating the encyclopedia into their lesson plans and classroom activities. The results indicate a significant increase in teacher understanding and enthusiasm for incorporating local culture into their teaching practices. This initiative not only strengthens teachers' capacities but also fosters the development of cultural awareness and appreciation among early learners.
Resiliensi dan Religiusitas Mahasiswa Prodi. Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama’ Sunan Giri Bojonegoro di Masa Pandemi Covid-19 Silfiyah, Khoirotus; Ni’mah, Roudlotun; Khoiriyah, Siti
QUALITY Vol 10, No 2 (2022): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v10i2.17021

Abstract

Resilience and Religiosity of the Islamic Education Students of the Nahdlatul Ulama Sunan Giri University Bojonegoro during the Covid-19 Pandemic. The coronavirus disease (COVID-19) that emerged at the end of 2019 in Indonesia has had a negative impact on various aspects of human life including in the lives of students, including: the transition of the learning system from offline to online, restrictions on interaction between individuals, changes in rules in the implementation of religious practices and so on. In addition, the quality of students' faith and piety during the COVID-19 pandemic also needs to be maintained through deepening of religious teachings and practice in life, so that efforts to maintain mental health and body resilience are met, and spiritual needs or spirituality in worship and doing good deeds are also fulfilled, so that realize a calm, balanced life without excessive anxiety, fear and worry. This study uses qualitative research methods with analytical descriptive methods, in which the results of this study indicate that the formation of self-resilience in 6th semester PAI study program students is supported by several factors including high self-confidence, a healthy lifestyle, and good social skills and high religiosity is triggered by religious activities such as the implementation of the five daily prayers, the practice of Islamic sunnah such as reading the Qur'an, participating in virtual religious studies and maintaining friendship with religious leaders and the surrounding community. Coronavirus Disease (COVID-19) yang muncul pada penghujung tahun 2019 di Indonesia telah memberikan dampak negatif pada berbagai aspek kehidupan manusia termasuk dalam kehidupan peserta didik.Di antaranya peralihan sistem pembelajaran dari offline ke online, pembatasan interaksi antar individu, perubahan aturan dalam pelaksanaan praktik keagamaan dan sebagainya. Selain itu, kualitas keimanan dan ketakwaan santri di masa pandemi COVID-19 juga perlu dijaga melalui pendalaman ajaran agama dan pengamalan dalam kehidupan, agar upaya menjaga kesehatan jiwa dan ketahanan tubuh terpenuhi, serta kebutuhan spiritual atau spiritualitas dalam beribadah dan beramal juga tercukupi, sehingga terwujud kehidupan yang tenang, seimbang tanpa rasa cemas, takut dan khawatir yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis, dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuknya kemandirian pada mahasiswa Prodi. PAI semester 6 didukung oleh beberapa faktor antara lain kepercayaan diri yang tinggi, pola hidup yang sehat, dan pola hidup yang baik. keterampilan sosial dan religiusitas yang tinggi dipicu oleh kegiatan keagamaan seperti pelaksanaan sholat lima waktu, praktik sunnah Islam seperti membaca al-Qur'an, mengikuti pengajian virtual dan menjaga silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat sekitar.