Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : JUTEKS

PROTOTIPE AUTOMATIC SOLAR CHARGER BATERAI 20VDC BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328 Galih Renda; Fithri Muliawati; Sarah Chairul Annisa
JUTEKS Vol 8 No 1 (2021): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v8i1.15881

Abstract

Peningkatan penggunaan kendaraan bermotor, akan menyebabkan krisis energy terutama bahan bakar minyak. Salah satu alternative energy yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti adalah energi matahari atau yang biasa disebut solar cell. Pemanfaatan Sistem pembangkit listrik solar cell dalam perkembangan kendaraan listrik ini membutuhkan suatu alat dan sistem yang mampu memanage listrik yang dihasilkan. Dengan pengumpulan data dan memanfaatkan solar cell yang ada di laboratorium Elektro maka dibuatlah PROTOTIPE AUTOMATIC SOLAR CHARGER BATERAI 20 VDC BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328. Sistem kontrol solar charging bekerja dengan mengontrol tegangan input solar cell sebesar 38vdc dan mengkonversi tegangan menjadi 21vdc sesuai kebutuhan baterai. Menghindari terjadinya pengisian berlebih maka ketika baterai dalam kondisi penuh sesuai pembacaan sensor MAX471 dan arduino akan otomatis relay menghentikan proses pengisian saat baterai penuh, ini bertujuan agar tidak terjadi pengisian berlebih. Pengujian prototype solar charger baterai menggunakan baterai bor cordless dengan spesifikasi baterai 20vdc 1,5ah, Tegangan keluaran solar charger ini disesuaikan dengan beban baterai sebesar 21vdc. Pengujian ke lima pada jam 12.40 – 13.31 WIB didapat data pengisian tercepat dengan waktu 51 menit.
ANALISIS KONTINGENSI LEPASNYA TRAFO-II IBT 500/150 KV PADA SISTEM TENAGA LISTRIK SUBSISTEM DI BANDUNG Opa Mustopa; Sarah Chairul Annisa; Joki Irawan
JUTEKS Vol 8 No 2 (2021): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v8i2.15889

Abstract

Keandalan dan stabilitas suatu sistem tenaga listrik perlu dijaga karena berkaitan erat dengan kelangsungan hidup manusia. Sistem ini terbagi atas tiga, yaitu pembangkit, transmisi, dan distribusi. Kestabilan penyaluran listrik dari pembangkit sampai konsumen di lakukan dengan saling terintegrasi antara ketiga bagian tersebut. Pelaksanaan operasi dalam sistem tenaga listrik haruslah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Simulasi pada sistem tenaga listrik adalah salah satu cara mengurangi resiko kesalahan operasi agar dapat mengidentifikasi jiaka ada alat atau komponen yang lemah selanjutnya dilakukan antisipasi pencegahan gangguan yang bersifat teknis. Analisis kontingensi dilakukan untuk mengetahui perubahan aliran daya akibat terjadinya pelepasan salah satu komponen sistem tenaga listrik. Pelepasan tersebut dapat terjadi karena adanya gangguan maupun karena akan dilakukannya pemeliharaan berkala sehingga harus dilepasnya salah satu komponen sistem tenaga listrik. Oleh karena itu, analisis kontingensi dapat menjadi sebuah solusi untuk menganalisa suatu sistem tenaga listrik untuk mencegah pemadaman meluas. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini antara Studi literatur, Observasi, dan Diskusi. Hasilnya adalah pada saat system tenaga listrik sub system Bandung dalam keadaan normal, terdapat under voltage pada bus Cianjur oleh karena itu perlu diantisipasi dengan penambahan Kapasitor, kemudian saat dilakukan simulasi pelepasan IBT-II, hampir semua bus mengalami under voltage sehingga system menjadi tidak stabil dan beberapa trafo mengalami over load. Dan apabila system mengalami overload, perbaikan yang dilakukan bisa dengan cara pengurangan beban, sedangkan apabila terjadi under voltage, dapat diperbaiki dengan menambah kapasitor.
Analisis Perawatan Plant Produksi Di PT Elang Perdana Tyre Industry Ilham Rizq Fauzan; Sarah Chairul Annisa; Opa Mustopa
JUTEKS Vol 10 No 2 (2023): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v10i2.15898

Abstract

PT Elang Perdana Tyre Industry (PT.EPTI) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yaitu manufaktur produksi ban mobil dengan beberapa merek diantaranya yaitu merek Accelera, Forceum, dan Zeetex. Dalam proses produksi ban mobil yang dilakukan oleh PT.EPTI terdapat beberapa alur proses produksi yang harus dijalani untuk mengubah bahan bahan baku menjadi sebuah ban mobil yang siap untuk dikirim dan diperjual belikan, baik untuk domestik maupun mancanegara. Area produksi di PT.EPTI dibagi menjadi 4 Plant, mulai dari Plant Produksi 1 sampai dengan Plant Produksi 4. Plant Produksi 1 sampai dengan 3 merupakan aktivitas produksi yang mengahasilkan output produk, berbeda dengan Plant Produksi 4, pada area ini hanyalah menjalankan serangkaian pengecekan mulai dari pengecekan manual hingga pengecekan oleh mesin. Mesin-mesin di area ini merupakan mesin pengukuran yang dimana mesin ini harus andal dan tepat dalam proses pengukuran atau pengujian pada ban, karena jika keandalannya tidak bisa dipastikan maka ban yang sudah di produksi tidak diketahui kualitasnya. Oleh karena itu, mesin Balance dan Uniformity pada Plant Produksi 4 ini harus dilakukan perawatan dengan perlakuan khusus dikarenakan mesin mesin tersebut sangat sensitif dalam pengukuran. Hasilnya Proses perawatan mesin uniformity sangatlah penting dilakukan, dikarenakan mesin ini merupakan mesin pengukuran yang nilai dari hasil pengukurannya sangat sensitif dan jika tidak dilakukan perawatan secara berkala maka tingkat keandalan mesin uniformity akan menurun. General Accuracy dan Checking Load merupakan dua kegiatan yang sangat penting dalam perawatan mesin uniformity, hal ini karena pada kegiatan tersebut bisa dibilang secara tidak langsung ialah proses kalibrasi secara mekanikal untuk General Accuracy, dan proses kalibrasi secara electrical untuk Checking Load.
Analisis Permasalahan Disconnecting Switch Pada Unit Induk Transmisi Jawa Barat Sarah Chairul Annisa; Adi Mardiansah; Nurhidayatulloh
JUTEKS Vol 10 No 2 (2023): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v10i2.15900

Abstract

Gardu induk sangat mempunyai peranan penting dalam pendistribusian tenaga listrik dari transmisi ke konsumen. Proses penurunan dan penaikkan tegangan melalui transmitter ada pada Gardu Induk (GI yang kemudian didistribusikan ke beban-beban. Pusat beban konsumen juga ada pada Gardu Induk. Pada saat pemeliharaan GI saklar pemisah (PMS) atau disconnecting switch bagian ini menjadi bagian yang sangat penting, karena dapat memvisualkan bahwa suatu peralatan listrik bebas tidaknya dari tegangan listrik sehingga pekerja menjadi lebih safety dalam melakukan maintenance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi lapangan dan wawancara. Hasilnya pemisah pada GI tidak dapat dijalankan ketika mesin dalam keadaan berbeban. Namun pembukaan atau penutupannya harus dilaksanakan setelah pemutus tenaga (pmt) dibuka terlebih dahulu.Ini dilakukan untuk keamanan dan penjaminan interlock antara pemisah dengan pemutus beban. Di dalam rangkaian kontrolnya, rangkaian interlock akan mencegah bekerjanya saklar pemisah apabila pemutus tenaganya masih tertutup
PEMANFAATAN TEKNOLOGI LI-FI SEBAGAI BEL RUMAH Muhammad Heru Rizal; Kamalludin; Muhamad Ridwan; Putri Tasya Agustina Tampubolon; Ferdi Hasan; Hamid Alwi Harahap; Sarah Chairul Annisa
JUTEKS Vol 11 No 1 (2024): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Li-Fi atau Light Fidelity adalah teknologi komunikasi nirkabel berkecepatan tinggi yang menggunakan cahaya tampak (visible light) untuk mengirimkan informasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan dan pembuatan alat. Percobaan Li-Fi pada kondisi terang pada jarak 10 cm, kualitas suara kurang baik dibandingkan dengan kondisi gelap, dan suara yang dihasilkan akan terdengar noise karena adanya cahaya tambahan yang masuk ke panel surya. Percobaan selanjutnya yaitu dengan membedakan jarak anatar LED dan Solar Panel dengan kondisi terang didapatkan beberapa hasil. Pada jarak 1 cm, suara yang dihasilkan terdengar keras namun dengan noise yang cukup banyak. Pada jarak 10 cm suara yang dihasilkan terdengar sedang dengan sedikit noise yang dihasilkan. Pada jarak 20 cm baik suara maupun noise keduanya sudah tidak terdengar. Li-Fi beroperasi dengan menggunakan cahaya yang dipancarkan oleh lampu atau bohlam biasa. Cahaya ini bisa ditemukan di berbagai tempat seperti kamar, gedung pertemuan, auditorium, kafe, bahkan lorong serta jalanan umum. Jika teknologi ini diterapkan secara luas, di mana pun ada cahaya, akan ada konektivitas internet. Cahaya yang digunakan dalam Li-Fi mampu membawa lebih banyak informasi dibandingkan gelombang radio tradisional yang digunakan dalam teknologi WiFi Kata Kunci : Li-Fi, Cahaya, Noise, Teknologi, Data, Led
PROTOTYPE ALAT PEMILAH SAMPAH OTOMATIS LOGAM NON-LOGAM Sarah Chairul Annisa; Ahmad Edian Tohiri; Ferdi Hasan; Siti Solihah; Luki Fajar Rahmatullah5
JUTEKS Vol 11 No 2 (2024): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah adalah material sisa dari kegiatan manusia yang masih menjadi ancaman bagi kehidupan manusia, seperti menyebabkan banjir, lingkungan kotor, dan polusi udara. Sampah anorganik, seperti logam (kaleng, besi, baterai) dan nonlogam (kertas, plastik), sulit diurai oleh mikroorganisme dan dapat merusak lingkungan karena karat [2]. Namun, sampah logam ini juga bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengolahan sampah dengan memilahnya sesuai jenis, jumlah, dan sifatnya. Tujuan pemilahan ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA dan mengurangi beban tampungnya. Penelitian ini membuat alat pemilah sampah logam dan nonlogam otomatis pada tempat sampah dengan menggunakan sensor proximity dirancang. Sampah yang dimasukkan akan dipisah secara otomatis sesuai dengan karakteristiknya, khususnya sampah logam dan nonlogam. alat pemilah sampah otomatis yang memisahkan sampah logam dan nonlogam. Hasilnya alat ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah, membantu mengurangi beban kerja manual, dan berkontribusi positif terhadap masyarakat. Kata kunci: alat pemisah sampah, logam non logam, arduino
RANCANG BANGUN PROTOTYPE SISTEM OTOMASI PENCAMPURAN BIJI KOPI BERBASIS IOT PADA PRODUKSI COFFEE BASE Fithri Muliawati; Dhimas Pratama; Sarah Chairul Annisa
JUTEKS Vol 12 No 1 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini industri kopi di Indonesia sedang mengalami peningkatan yang pesat. Namun di tengah meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadapat minuman kopi, masih banyak aktifitas produksi yang dilakukan secara manual termasuk di PT. Sebastian Citra Indonesia. PT. Sebastian Citra Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Retail Food And Beverage. Pada PT. Sebastian Citra Indonesia terdapat divisi coffee base yang bertugas memperoduksi bahan dasar kopi dengan menggunakan biji kopi yang sudah di roasting sebanyak 300 gram dengan takaran kopi berjenis robusta 70% dan arabika 30% yang bertujuan menciptakan cita rasa khas sesuai dengan yang di inginkan perusahaan. Dalam proses produksi coffee base, operator melakukan penimbangan satu persatu jenis kopi secara manual dengan takaran yang sudah di tetapkan. Hal tersebut menyebabkan pekerjaan operator berjalan lambat dan menyebabkan target produksi tidak tercapai. Untuk itu, sistem prototype di rancang sebagai alat bantu pencampuran biji berbasis Internet Of Things (IoT). Sistem yang dibangun pada mikrokontroller Nodemcu Esp8266 akan memberi perintah untuk mencampurkan biji kopi dan memberi notifikasi jika penampungan biji kopi sudah mau kosong. Hasil dari penelitian ini didapat akurasi sensor berat load cell sebesar 99%,. Sehingga hasil pencampuran kopi dan waktu proses produksi menjadi lebih cepat dan tepat hal ini menandakan bahwa sistem prototype ini membuat produksi lebih efektif dan efisien. Kata Kunci: Sistem Pencampuran Biji Kopi, Internet of Thing dan Mikrokontroler.
RANCANG BANGUN POMPA ELEKTRIK OLI MESIN DAN OLI TRANSMISI MOBIL TRANSMOVER PT. BLUE BIRD Tbk. BERBASIS IOT (INTERNET OF THING) Muhammad Hasbi; Fithri Muliawati; Sarah Chairul Annisa
JUTEKS Vol 12 No 1 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pengambilan oli mesin dan oli transmisi pada mobil transmover PT. Blue Bird saat ini dilakukan secara manual memerlukan tenaga dan sering kali pada perhitungan akhir bulan mengalami minus oli. Ini berdampak pada kerugian perusahaan dan juga para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pompa elektrik berbasis IOT menggunakan Arduino Uno dan ESP8266 yang terintegrasi dengan aplikasi Blynk untuk memodernisasi proses pengambilan oli armada kendaraan. Pengujian sistem dilakukan melalui simulasi pada kendaraan transmover. alat ini mampu mengeluarkan oli mesin dan transmisi sesuai dengan yang dibutuhkan mobil transmover yaitu 3,5 liter untuk oli mesin dan juga 1,5 liter untuk oli transmisi. Dua Motor Dc bekerja untuk memompa oli dari drum oli yang berbeda. Sensor flow meter yf-s201 digunakan untuk menghitung debit oli yang keluar dan memberhentikan motor DC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini berhasil memiliki akurasi yang cukup pengambilan oli secara otomatis dengan ketentuan oli yang diingiinginkan. Data yang dibaca oleh flow meter dapat dipantau melalui aplikasi Blynk secara real-time melalui sistem IOT yang terintegrasi dengan ESP 8266, memungkinkan pengawasan dan pengontrolan jarak jauh oleh staff gudang, serta penyesuaian debit oli yang diinginkan untuk klasifikasi oli mesin dan oli trasnmisi pada kendaraan transmover. alat ini menunjukkan bahwa penerapan IOT di industri dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional, dan memberikan kemampuan manajemen yang lebih baik dalam memantauan pengambilan oli mesin dan juga oli transmisi pada kendaraan transmover, dengan pengurangan biaya operasional yang cukup signifikan. Kata kunci : Pompa oli mesin dan transmisi, pengambilan oli otomatis. Teknologi INTERNET OF THINGs (IOT), flow meter YF-S201, monitoring.
Rancang Bangun Mesin Pemisah Gabah Portabel Berbasis Motor DC 775 Dengan Sistem Kendali Arduino Uno Kamalludin; Sarah Chairul Annisa
JUTEKS Vol 12 No 2 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan negara agraris, di mana sebagian besar penduduknya menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian, terutama pada komoditas padi. Dalam proses pascapanen, salah satu tahapan penting adalah pemisahan gabah bernas dan gabah hampa. Proses ini seringkali masih dilakukan secara manual oleh petani, sehingga kurang efisien dan menyita waktu. Untuk meningkatkan efisiensi, penelitian ini membahas perancangan dan pembuatan mesin pemisah gabah portabel dengan metode eksperimen, yaitu merancang, membuat, dan menguji prototipe. Mesin menggunakan motor DC 775, Arduino Uno, sensor load cell, dan driver BTS7960. Hasil uji menunjukkan variasi kecepatan putar (RPM) memengaruhi waktu pemisahan dan kehilangan gabah. Pada 1138 RPM, waktu pemisahan 40,50 detik dengan kehilangan 10%, sedangkan pada 2438 RPM waktu pemisahan 34,05 detik dengan kehilangan 25%. Rentang optimal berada pada 1400–1700 RPM dengan waktu singkat dan kehilangan rendah. Kata Kunci: pemisah gabah, motor DC 775, load cell, RPM, efisiensi